Antara Pilihan Cinta Alea

Antara Pilihan Cinta Alea
Hilangnya Kesucian


__ADS_3

Entah kenapa David dan Alea kini tertidur , Kepala Alea terasa pusing sebab dia hanya ingat bahwa dia berdebat dan kemudian David memberikan dia jus jeruk. Bodohnya Alea meminumnya dan kemudian dia tidak ingat apa-apa.


Semua pakaian bertebaran diatas kasur dan lantai,bahkan Alea menatap dirinya tidak menggunakan sehelai apapun kecuali selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.


Alea menangis, air matanya terjatuh di iringi dengan rasa pedih tepat di bagian tubuhnya.


"Hu...hu..hu... tidak...dia sudah merampasnya! kenapa aku begitu bodoh? kenapa?" tangis Alea pecah sambil memukuli tubuhnya


David terbangun melihat Alea menangis menarik rambutnya.


"Hei jangan sakiti dirimu?" kata David sambil memegang tangan Alea.


"Biarkan saja aku mati, kamu sudah puas telah mengambil semuanya! sekarang kamu akan mencampakkan ku! huhuhu!" Alea meraung menangis.


David menatap dirinya, dia juga tidak memakai apapun ditubuhnya kecuali selimut dan dia mencoba mengingat apa yang telah dia lakukan.


Flash Back.


Ketika Alea dan David tengah saling tarik kaki, David memperbaiki handuk dan tersenyum .


"Gadis kecil,kita tidak boleh berdebat lagi, ini sudah malam! apakah kamu mau jus jeruk! biar aku buat untukmu?" David menawarkan sesuatu pada Alea.


"Baiklah, aku ingin jus jeruk yang tidak terlalu manis!"sahut Alea dengan senyuman.


"Ok.!" jawab David mau pergi.


"Hei tunggu!"seru Alea.


"Apa?" tanya David.


"Apakah kamu tidak memakai celana dan baju?" tanya Alea lagi.


"Nanti saja, aku juga haus!"jawab David.


Alea yang polos itu pun hanya diam dan tidak menaruh curiga tentang suaminya, David tersenyum sambil membuat jus jeruk dan meletakkan sesuatu di balik minuman itu.


(Apa yang harus aku lakukan akan terjadi, aku tidak sanggup menunggu terlalu lama untuk menyentuh mu! malam ini kau jadi milikku seutuhnya!) ucap David dalam hati.


David berjalan menuju kamar sambil mengenakan handuk putih menutupi bagian pinggangnya. Alea tersenyum ketika David membawa minuman itu.

__ADS_1


"Minumlah tuan putri!"ucap David sambil menyerahkan jus jeruk .


"Terimakasih!" jawab Alea dan meminumnya.


Jus jeruk itu habis dia minum dan David tersenyum. Hanya beberapa menit reaksi obat itu berkerja dan membuat seluruh anggota tubuh Alea berkeringat dan kepanasan.


Alea sudah kehilangan kesadaran , mulutnya beracau tidak jelas dan membuka seluruh bajunya. Di saat itulah kesempatan untuk David merenggut kesucian Alea miliki.


David tersadar akan peristiwa malam tadi, dia memegang bahu Alea dan tangannya ditepis.


"Kau bilang tidak akan memaksa ku , lalu kenapa kamu lakukan itu padaku? kenapa?" Teriak Alea.


"Aku hanya tidak kuat saja, aku ini suami mu!" sahut David.


"Sekarang aku kehilangan kesucian ku, huhuhu...!" tangis Alea.


"Maafkan aku, aku berjanji akan menuruti semua kehendak mu, tolong jangan lah menangis! aku mencintaimu!"ucap David.


"Sekarang aku tidak tau lagi kemana aku melangkah! jika aku hamil bagaimana? cinta mu palsu kau hanya menikahi ku hanya untuk menyentuh ku!" Alea dengan nada tinggi.


"Kau ini!" David terdiam dan tidak lagi melanjutkan kata-katanya.


David memakai celana dan menuju kamar mandi. Alea terus menangis sambil memeluk lututnya , tidak cuma perih yang dia rasakan seluruh harga dirinya hilang. Mata Alea menatap selimut dan terlihat bercak darah , benar benar menyakiti hatinya.


"Ayo mandilah, sebab nanti aku menunggu mu !"ucap David dan pergi.


Alea terus menangis dan mencoba untuk menuju kamar mandi namu sayang dia terjatuh sebab tubuhnya lemah akibat pergulatan suaminya. Dia berusaha untuk berdiri dan menuju kamar mandi hingga ketika di bathtub dia pingsan dengan noda darah menetes beriringan dengan jejak langkahnya.


David sudah siap tapi belum juga Alea datang, dia sudah menunggu lama dan sarapan yang tersaji sudah dingin, David mengira bahwa Alea pasti masih menangis dengan langkah yang cepat dia menuju kamarnya .


Mata David melebar ketika Alea tidak ada dalam kamar, namun dia melihat sedikit noda darah menetes tepat dihadapan pintu kamar mandi. Kini David merasa khawatir dia membuka pintu kamar mandi dan melihat Alea pingsan.


"Alea.... Alea gadis kecil ku bangun, bangun!" ucap David sambil menepuk wajah Alea.


Tapi Alea masih saja diam dan dengan cepat David membawa Alea keluar.


David lalu buru buru menuju mobilnya dan dia lalu pergi menuju rumah sakit dipinggir kota.


Tiba di rumah sakit, para perawat datang dan langsung membawa Alea masuk kedalam ruang ICU.

__ADS_1


Tidak ada yang tidak mengenal Jhon David,dia terkenal kaya dan kejam, semua fasilitas diberikan istimewa untuknya, khususnya pada Alea istrinya.


Dokter Nadine lah yang menangani Alea dengan cukup baik.


"Dokter bagaimana keadaan istri ku?" tanya David dengan sangat khawatir.


Dokter Nadine memandang wajah David yang begitu tampan dan kemudian sejenak berpikir, bagaimana mungkin pria setampan David begitu ganas memperlakukan istrinya termasuk hubungan suami istri.


"Maaf sebelumnya, sebenarnya saya sangat berat menyampaikan untuk anda, tapi saya harap anda mengerti akan maksud saya!"jawab Dokter Nadine secara hati-hati.


"Maksudnya Dokter?"David terasa malu malu.


"Maaf Pak, Istri anda mengalami luka robekan di daerah intimnya, dan saya sudah menjahitnya! sepertinya anda harus. hati hati. memperlakukan hubungan apalagi dengan gadis perawan!" Dokter Nadine secara berterus terang kepada David.


David merasa bersalah sekaligus wajahnya agak kemerahan karena menahan malu atas perbuatannya.


" Lakukan yang terbaik untuk istri saya Dok!" sahut David.


"Pastinya Pak! mungkin anda harus menunggu waktu beberapa hari menunggu istri anda sembuh!" Dokter Nadine bicara lagi.


Mendengar ucapan Dokter Nadine merasa menyodorkannya David seakan merasa malu dan ingin membuang muka, tapi dia harus menerima saran sebab ini adalah kesalahannya.


"Baiklah Dok!" ucap David lagi.


Dokter Nadine pun pergi sementara David melihat Alea yang tengah tertidur lelap, wajah Alea terlihat pucat David merasa bersalah akan perbuatannya yang begitu membuat Alea menderita.


"Drrrrrrr" dering hp berbunyi.


Pukul 9 malam David terbangun dan melihat nama Joni di handphonenya.


"Halo Joni ada apa?" tanya David pada Joni.


"Bos kau dimana? " Joni malah balik bertanya.


"Dasar bodoh, aku dirumah sakit sekarang!" David marah.


"Hei Bos tenang lah, apakah Bos terluka?" tanya Joni lagi


"Jangan banyak bicara, kamu datang lah kemari! As ku sudah lapar! nanti akan aku beritahu semuanya!" ucap David dengan kesal.

__ADS_1


"Iya Bos!" jawab Joni.


Joni pun beranjak pergi, dia mencari makanan yang disukai tuanya itu. Joni tau bahwa masalah ini pasti ada hubungannya dengan Alea, cuma Joni hanya ingin melihat wajah Bosnya yang tampan ketika mendengar ceritanya.


__ADS_2