Antara Pilihan Cinta Alea

Antara Pilihan Cinta Alea
Gaun Pengantin


__ADS_3

Mendengar ucapan David membuat Alea menatap tajam dan mengambil gaun pengantin dari lemari dan meletakan ditempat tidur.


" Suruh pelayan untuk membawa gaun pengantin ini! mereka salah alamat meletakan gaun pengantin dilemariku!" kata Alea terlihat dingin.


David mendekati Alea namun Alea menjauh, dan dengan tenang David tersenyum dibalik wajahnya yang tampan.


"Itu gaun mu gadis kecil! sekitar 2 Minggu lagi kita akan menikah! jadi bersiaplah untuk kuat agar aku menyentuh mu!" goda David membuat Alea terasa ingin muak mendengarnya.


"Hal bodoh apa yang kamu bicarakan bajingan? siapa ingin menikahi mu? kau kira aku mau menikah dan mengenakan gaun pengantin yang kurang bahan! dengarkan baik-baik, aku tidak akan menikah apalagi dengan mu!" ucap Alea sambil melempar gaun pengantin ke lantai.


Mata David terlihat kesal , dia sering dipuja setiap gadis cantik yang ingin mengejanya, tapi kali ini dia tidak berdaya dengan penolakan yang membuat dirinya tertantang akan Alea.


"Dengarkan gadis kecil yang sombong, tidak ada yang menolak semua keinginan ku termasuk Rony kakak mu! jika kamu tidak ingin terjadi apa-apa pada Rony kakak mu maka pernikahan kita harus terjadi!" ancam David.


"Pekerjaan mu hanya sekedar mengancam orang yang tidak bersalah dan tidak berdaya! mengapa kau tidak puas memisahkan aku dan kakakku! sekarang kamu mengancam ku dengan kak Rony, kamu kira pernikahan adalah permainan yang bisa kamu mainkan begitu saja! pernikahan itu sakral dan hanya bisa dilakukan oleh pasangan yang saling mencintai! kita ini baru kenal, sedangkan alasan mu menikah hanya ingin menyentuh ku! apakah itu terdengar bodoh? berhentilah mengancam ku dengan kebodohan ini, carilah gadis cantik diluar sana untuk kamu nikahi bukan aku!" sahut Alea membuat David marah dan menarik handuk dikepalai Alea.


"Kau terlalu banyak bicara! sudah ku bilang tidak ada yang menolak ku!" teriak David.


"Bajingan kamu pantas disebut bajingan! kembalikan handuk ku! kau memang tidak punya hati!" ucap Alea menjatuhkan air matanya.


"Aku memang tidak punya hati ! kamu mau apa hah? aku akan menyakiti kakakmu sekarang juga jika kamu menolak semua ini!" David berkata ingin pergi , tapi suara Alea terdengar.


"Berhentilah mengancam ku apalagi menyakitinya! jika kamu ingin menikahi ku, tolong ganti gaun pengantinnya ! dan ingat aku ini Muslim kau tahu apa yang akan kamu lakukan sesuai dengan agama ku!" kata Alea terlihat sedih .

__ADS_1


wajahnya tertunduk namun David mengerti ketika Alea sudah naik ditempat tidur dan menutup tubuhnya dengan selimut. David tidak mau menyakiti hati Alea terlalu dalam dan keluar dari kamar Alea dengan pikiran yang aneh.


David terlihat terganggu dengan pikiran yang begitu mengangunya, dia duduk diatas balkon sambil termenung dengan pikiran yang kosong. Niatnya ingin menikahi Alea dengan keyakinan yang berbeda namun gadis itu seakan memberikan isyarat agar David lebih mendalami ilmu agama yang dianut Alea sebagai seorang muslim.


Kening David berkerut ketika melihat dirinya yang masih belum siap untuk pindah keyakinan.Dia juga belum memberi tahukan Alea bahwa dia berbeda keyakinan dengan Alea, dia takut mengalami penolakan yang begitu menguncang hatinya, ditengah ketertarikannya pada Alea.


Emosi dan amarah Alea begitu labil apalagi semenjak Alea berpisah dengan Rony, terlihat kasar dan suka sensitif. David menghela nafas dan melihat jam tangannya yang sudah menunjukan pukul 6 sore.


Entahlah hati David menjadi bingung kala perasaannya bercampur aduk oleh Alea dia begitu dilema melihat wajah cantik yang begitu bersinar dimatanya. Dengan santai David menghubungi Joni agar datang menghampiri nya.


"Joni temui aku di balkon rumah tempat aku beristirahat!" kata David .


"Siap bos!" jawab Joni.


Joni segera datang menemui David yang termenung di balkon. Kebetulan Joni baru datang dari mall dan tengah memarkirkan mobilnya di mansion David.


"Maaf bos aku baru saja datang!" kata Joni mendekati David.


"Hmm!" jawab David singkat.


"Apakah ada tugas untukku sehingga bos menyuruh ku kemari?" tanya Joni.wanot"Tentu saja Joni! Apa kamu tidak melihat ku yang tengah pusing dengan gadis kecil itu! Dia selalu keras kepala bahkan aku mengajaknya menikah dia menolak, hingga jalan satu-satunya aku memilih mengancam Rony kakaknya dan dia setuju!" keluh David.


"Lalu apa yang membuat bos pusing , bukankah dia sudah setuju dengan pernikahan itu! terus terang itu kabar baik bos!" ucap Joni yang terlihat santai.

__ADS_1


"Dia memang dia setuju! tapi gadis itu ingin aku mengikuti keyakinanya! dia tidak tau aku non muslim! terus terang itu hal terberat bagi aku Joni!" keluh David yang terlihat muram.


Joni tersenyum dan memalingkan wajahnya dibalik pria tampan yang banyak dipuja oleh para wanita itu.


"Joni kenapa kamu diam? " tanya David yang kesal.


" Maaf bos aku hanya mencari ide saja!" jawab Joni.


"Beri aku solusi aku bingung harus bagaimana!" ucap David.


"Kenapa bos tidak berterus terang saja pada Alea, atau bawa dia mengikuti keyakinan mu bos!" kata Joni sambil menghisap rokoknya.


" Inilah Joni yang membuat ku sangat sulit untuk terus terang! sebelumnya aku sudah berjanji pada Rony untuk tetap tidak membawa adiknya mengikuti keyakinan ku! jika aku memaksanya aku sudah keluar batas menyakitinya!" David berkata seakan mengharap jawaban dari Joni.


Kening Joni mengerut sejak kapan David memikirkan perasaan orang lain, bukankah dia terkenal kejam dan tidak punya hati dan peduli terhadap orang lain. Tapi baru beberapa mengenal Alea dia kini memiliki sifat yang berbeda dan peduli terhadap perasaan gadis kecil itu.


Joni menatap tajam untuk berpikir keras agar mencari solusi pada masalah yang dihadapi oleh David.


"Bos...bawalah pernikahan ini diatas kertas dan ikutilah keyakinan Alea untuk melengkapi syarat pernikahan yang bos inginkan! bukankah bos ingin menikah hanya sekedar menidurinya! lalu bos berpura pura untuk mengikuti keyakinan Alea dan setelah itu bos bisa bebas!" kata Joni.


Ada rasa kesal mendengar ucapan Joni ketika berbicara yang begitu sensitif dihatinya. Bagaimana bisa keyakinan begitu mudah dipermainkan hanya karena nafsu semata. David menutup matanya dan memandang Joni.


" Joni, apakah ide itu mu sempurna dan harapan akan jalan keluar Joni? kau terlalu mempermainkan semua ini! aku cari solusi bukanya itu!" kata David dengan kesal.

__ADS_1


" Bos tadi kan minta solusi, dan itu solusi terbaik ku! Bos tau hidup itu harus memilih dan butuh pengorbanan! salah satunya jika bos inginkan gadis itu ! bila bos tidak mau, pulangkan saja dia pada Rony itu bereskan!" kata Joni dengan santai.



__ADS_2