Antara Pilihan Cinta Alea

Antara Pilihan Cinta Alea
Akad Yang Sempat Tertunda


__ADS_3

"Ikutilah aku dan aku akan memberi tahukan mu, ini kartu nama ku!" kata Kevin lalu pergi.


Mata Rony tak hentinya melihat kepergian orang asing tersebut. Dia terus merasa akan terjadi besok, entah apa yang dirasakan Rony saat ini yang jelas dia berusaha untuk bisa menyelamatkan Alea adiknya.


Sekar berdiri dari kejauhan melihat pria yang sudah mencuri hatinya, dan dia berjalan mendekati Rony.


"Kak Rony sudah baikan sekarang?" sapa Sekar terhadap Rony.


"Se....kar, aku sudah sehat! kamu pulang lah!" ucap Rony agar kaget.


"Kok pulang ka! bukankah kak Rony janji bahwa akan menceritakan semuanya!" protes Sekar dengan cemberut.


"Maksudmu! Jujur aku tidak mengerti!" sahut Rony bingung.


"Kak Rony lupa bahwa kakak akan menceritakan Alea dimana padaku, kak beritahu aku!" Sekar berkata seakan memaksa Rony.


Rony baru tersadar akan janjinya tadi malam pada Sekar. Entahlah hati Rony tidak mampu untuk berbohong tentang keadaan Alea sesungguhnya.


"Sekar aku baru ingat, maafkan aku telah lupa tentang Alea. Sebenarnya aku sangat berat menceritakan semua ini! kamu itu sahabat baik Alea, maka dari itu aku mohon kamu jangan marah mendengarnya.!" Mata Rony terlihat pilu ketika berbicara pada Sekar.


"Maksudmu apa kak? Jujur aku tidak mengerti?" tanya Sekar pada Rony.


"Sekar Alea diculik!" jawab Rony. Tubuh Rony terduduk tidak tentu arah.


"Apa ! Alea diculik, kalau begitu kenapa kak Rony tidak mencarinya! ayo kita cari kak! apakah kakak tau siapa pelakunya?" tanya Sekar yang beruntun membuat Rony tidak mampu berkata lagi.


"Kak Rony kenapa kamu diam! jawab pertanyaan ku! bukankah kakak jago bela diri, ayo kak cari Alea!" ajak Sekar dengan mata terlihat kesal.

__ADS_1


"Sekar ini salah ku! Alea diculik oleh bos mafia terhebat dan itu adalah David! David dulunya adalah bos ku! aku dulu pernah memiliki hutang sebanyak 10 milyar untuk mendirikan perkebunan ini! aku sudah menabung untuk bisa melunasi utang ku pada David, tapi David menolak dan ingin kan Alea !" kata Rony dan membuat air mata Sekar terjatuh.


"Berarti hidup Alea dalam bahaya! mengapa kak kamu pertaruhkan masa depan Alea demi melunasi utang mu! kasian Alea, dia tidak bersalah! kak berarti kekayaan yang selama ini kau dapat adalah menjadi mafia! sekarang lihat Alea dalam bahaya dan kau tidak bisa berbuat apa-apa! kak cepat bawa pulang Alea!" Sekar berkata dengan penuh emosi.


"Sekar aku tidak tau harus bagaimana! Aku tahu aku salah, aku sudah membuat kehidupan Alea menjadi hancur! aku juga terpaksa menjadi mafia hanya untuk mencari uang yang banyak hanya untuk membantu warga Palestina yang kita tampung sekarang! dan ini secara ilegal ! Jika aku mengambil Alea dari David maka akan terjadi pertumpahan darah , Jujur Sekar aku tidak mau!" jelas Rony pada Sekar.


"Ini semua salah mu ! Jangan pernah bermain api jika tidak ingin kena percikannya! begitu juga dengan Alea itu oleh mu kak! Jujur aku kecewa kak! aku harus bawa para warga untuk membawa Alea pulang!" ucap Sekar dengan kecewa.


"Sekar jangan, biar aku yang urus semuanya!" Rony menarik tangan Sekar.


"Kau urus semuanya kak? sudah berapa lama Alea belum pulang! hanya mereka yang bisa membantu mu dan menyerang markas David!" ucap Sekar.


"Aku sudah bilang David bukanlah orang biasa! Dengan sekali senjata semua warga akan tewas! Sekar ku mohon rahasia kan semua ini, aku akan berusaha besok untuk menyelamatkan Alea dan semoga berhasil , tapi ini penuh resiko?" mata Rony tertunduk lesu dan terlihat sedih.


Sekar tidak bisa menyalahkan dan mendesak Rony, sebab semua warga yang dia bantu adalah butuh bantuan Rony dan nyawa mereka juga terancam, Rony juga berusaha untuk melakukan yang terbaik dan Sekar harus memahami dan mengerti.


"Kak Rony maaf atas kata kata ku tadi, lakukan lah yang terbaik! aku janji tidak akan memberi tahukan siapapun tentang Alea! Meskipun ini salah mu tapi aku yakin kamu pasti tidak berniat mempertaruhkan masa depannya Alea!" suara Sekar terdengar lembut.


"Terimakasih Sekar, aku harap Alloh sentosa melindungi Alea disana!" ucap Rony dan Sekar hanya tersenyum.


"Amin . pulanglah kak, sebab aku sudah memasak. untuk mu! aku pulang dulu bye!" Sekar lalu berlari dan menuju rumahnya. Sedangkan Rony menatap dari kejauhan.


...***************...


Hari Pernikahan telah tiba, ditengah sinar mentari yang menyinari bumi.


Dari balik jendela Alea hanya bisa melihat semua pelayan berlalu lalang dengan kesibukan masing-masing, Dirinya sudah mengenakan kebaya putih dan rambut ditutup oleh kerudung putih dan menggunakan mahkota indah. Matanya terlihat kusut meskipun makeupya memukau.

__ADS_1


Air mata itu terjatuh lagi untuk kesekian kalinya, dan seorang pelayan wanita datang dan membawa Alea masuk ke mobil menuju masjid terdekat. Kevin sebagai sopir terus menatap Alea dengan takjub dia tidak ingin Alea jatuh ke tangan David , begitu menyesal Kevin telah terlibat dalam penculikan Alea. Jika dia tau bahwa Alea begitu cantik mana mungkin dia mau dan pasti dia akan membawa Alea sebagai istrinya.


Mobil yang dituju bukan arah menuju masjid dan menuju arah jalan perkotaan, pelayan terlihat bingung akan tingkah Kevin.


"Bukankah jalan menuju masjid adalah belok kiri, lalu kenapa anda menuju belokan kanan dan itu arah perkotaan, tuan David sudah menunggu! jika kita terlambat tuan David akan marah!" kata pelayan wanita dengan khawatir.


"Diam kau pelayan tak berguna, jangan kau banyak bicara, nona Alea aku akan menyelamatkan mu dari monster itu!" ucap Kevin.


Alea terus termenung tanpa memperhatikan pertikaian antara pelayan dan Kevin sang supir. Dan secara mendadak Kevin menghentikan mobil.


"Keluar kamu pelayan!" kata Kevin mengusir pelayan.


"Apa kata mu! "ucap pelayan bingung.


"Aku bilang kau keluar sekarang juga!"teriak Kevin dan membuat Alea kaget dan juga pelayan wanita.


"Jika tuan David tau kau pasti akan mati!" ucap pelayan wanita dan keluar dari mobil.


Alea terlihat bingung dan menatap Kevin.


"Kau mau bawa aku kemana?" tanya Alea.


"Yang jelas aku akan menyelamatkan dirimu dari monster itu!" jawab Kevin.


"Antar aku kembali ke kampung ku!" ucap Alea.


"Baiklah, dengan syarat nona jadi pengantin ku!" kata Kevin tersenyum sambil menatap Alea dari balik cermin.

__ADS_1


"Kau mau apa, apakah kamu mau uang! ku mohon jangan bicara omong kosong, ayolah bawa aku pulang untuk menemui kakak ku!" Alea berkata dengan panik.


"Aku tidak butuh uang nona, uang ku sudah banyak , akad yang sempat tertunda harus terjadi ! tapi tidak untuk David bajingan itu kau harus menjadi pengantin ku hahaha" Kevin berkata dengan membawa laju mobilya


__ADS_2