
David membawa Alea kedalam kamar dan meletakkan Alea ditempat tidur sambil membuka jasnya.
"Apa yang kamu inginkan bajingan!" suara Alea terdengar ketakutan.
"Apa yang kamu inginkan kamu bilang... hei gadis kecil kamu itu istriku, jadi mau aku apakan dirimu terserah ku!" David berkata dan mendekati Alea yang ketakutan.
"Jangan mendekat aku belum mengerti, sejak kapan kita menikah? kau pasti berbohong kan?" ucap Alea yang semakin menghindar.
"Kita menikah tadi siang, ayolah jangan menghindari ku!" ungkap David.
David lalu memeluk Alea dan membuat Alea ketakutan dia berusaha meronta dari David yang cukup kuat , namun David sudah tidak peduli lagi dan memegang wajah Alea dengan cukup kuat lalu mencium bibir yang mungil dengan sangat paksa.
Alea tidak berkutik ketika tubuh yang gagah itu membasahi seluruh bibirnya dengan buas.Tangan David sudah tidak karuan lalu Alea mengigit bibir David dan membuat David kaget.
Alea menangis dan terduduk sambil memegang kedua lututnya.
"Kau telah mengambil ciuman pertama ku! kau bajingan! jangan sentuh aku sebelum aku siap!" teriak Alea.
David tertegun mendengar kata-kata Alea, bahkan soal ciuman gadis itu tidak pernah. Betapa beruntungnya dia mendapatkan gadis sesuci Alea.
"Kenapa kamu belum siap bukankah aku sudah menikahi mu seperti yang kamu inginkan! pernikahan lebih baik daripada aku harus memperkosa mu! sekarang lagi dan lagi kamu menolak ku! dengarkan baik-baik kamu tidak akan memperoleh kebebasan sebelum aku menyentuh mu! ancam David pada Alea.
Mata Alea berbinar indah ketika air matanya terjatuh begitu saja, hatinya begitu sakit sesakit yang dia rasakan saat ini.
"Mudah sekali kamu bilang hah.... kamu kira pernikahan ini keinginan ku, aku tidak inginkan karena kamu memaksa ku! kau memang kejam dan tidak punya hati! bagaimana aku sudi menyerahkan kesucian ku pada pria bajingan seperti mu tidak. Terserah kau mengurung ku sebab aku tidak akan Sudi disentuh oleh manusia jahat seperti mu!" kata Alea dengan emosi.
Mendengar ucapan Alea David semakin emosi dia lalu menarik gaun yang dipakai Alea dan merobeknya.
"Lepaskan aku! kau mau apakan aku!" teriak Alea dengan begitu menyedihkan.
"Kau sudah terlalu banyak menghinaku, jadi buat apa aku harus diam dan tidak merampas hak yang aku miliki!" David bersuara dengan tegas.
__ADS_1
Alea menangis dan tidak bisa berkata ketika helai demi helai semua dirobek David, Alea merasa seakan tidak memiliki harga diri tinggal hanya pakaian dalam yang kini dia kenakan.
"Ampun jangan sentuh aku, aku belum siap!" ucap Alea yang tidak berdaya.
David terdiam sejenak ketika tubuh yang indah terlihat , suara Alea tidak terdengar lagi. Kini tubuh Alea berkeringat dan sekujur tubuhnya tiba-tiba saja panas.
"Alea kau...!" kata David yang terhenti ketika gadis pujaannya kini mendadak demam.
Alea terlihat mengigil dan membuat David khawatir, malam pertama yang harus indah pada malam ini kini menjadi malam pertama yang gagal bagi David.
David pun menyuruh Joni menghubungi Dokter Nadine agar bersedia datang untuk mengobati Alea. David kemudian mengambil air dan mengompres Alea.
Dan terdengar deringan handphone berbunyi.
"Halo Joni, apakah Dokter Nadine bisa kesini!" kata David dengan cemas.
"Halo bos , maaf bos sepertinya Dokter Nadine tidak bisa kerumahnya bos! soalnya dia melakukan operasi mendadak bos!" jawab Joni.
Joni malah tersenyum dan pikirannya malah berpikir yang lain pada David.
"Bos nona Alea itu masih perawan, apakah bos melakukannya dengan kasar sehingga seperti itu, bos lakukan dengan hati nurani agar nona tidak kesakitan!" goda Joni pada David.
"Sialan kamu Joni, kau jangan syok mengajariku, aku belum melakukan apapun padanya! sekarang apa yang harus aku lakukan!" David berteriak keras pada Joni.
"Ampun bos jangan marah aku cuma becanda! kompres pakai air es bos!" sahut Joni.
Mendengar kata-kata Joni, David lalu pergi dan mengambil air dari kulkas dan mengompres Alea lagi. Kemudian David baru sadar bahwa dia harus mencari obat pereda demam untuk Alea.
Setelah mendapat obatnya David lalu memberikan pada Alea.
"Alea bangun cepat minum obat ini!" kata David dan Alea pun menurut.
__ADS_1
Malam semakin larut David merasa khawatir dengan Alea beruntung demam Alea turun dan membuat David lega. David merasa bersalah atas tindakannya terhadap Alea, dia merasa bodoh tidak bisa mengontrol emosinya. Bukankah Alea sudah terbiasa berkata yang seakan menghinanya, dengan pikiran yang begitu melelahkan bagi David akhirnya dia tertidur bersama Alea.
...****************...
Rony menjadi terlihat sedih bahkan untuk pulang ke rumah dia begitu malas, hatinya teringat akan Alea dia juga rindu pada Alea bagaimana tidak adik satu satunya tidak bisa dia jaga sepenuh hati dan lebih mengerikan lagi adiknya ditangan seorang mafia.
Rony juga melihat kejadian yang begitu mengerikan dimana Kevin tewas oleh David bagaimana bila Alea juga seperti itu bila Alea melakukan kesalahan pikir Rony .
Dering handphone berbunyi Rony melirik Sekar memanggil dan Rony pun mengangkat telpon dari Sekar.
"Helo Sekar ada apa?" tanya Rony.
"Kak Rony kamu dimana? kenapa kamu belum pulang kak? apakah Alea berhasil kamu bawa kak?" jawab Sekar yang tidak berhenti bertanya pada Rony.
"Sekar kamu jangan pikirkan aku! yang jelas aku baik baik saja! dan soal Alea aku berusaha untuk menyelamatkannya!"jawab Rony dan langsung mematikan teleponnya.
Pikiran Rony semakin kalut dan akhirnya dia berusaha nekat untuk bertemu dengan Alea. Rony menuju mansion David dan dia tidak bisa menahan rindnya pada Alea.
Jam sudah menunjukan pukul 2 pagi, Rony berhenti disebuah pagar yang terlihat mewah, penjaga juga sebagian tertidur dan Rony menyelinap masuk secara diam diam.
Rony melihat disetop sudut ruangan dan melihat penjaga berlalu lalang , Rony lalu memukul penjaga dan mengantikan bajunya menjadi seragam penjaga.
Penyamaran yang dilakukan Rony semata hanya untuk mencari keberadaan Alea, rindu yang begitu menyiksa batinnya tidak bisa membuat Rony berpikir jernih semenjak kehilangan Alea.
Rony juga. mengunakan masker dan juga topi sehingga wajahnya tidak terlihat jelas dan dia juga mencari di setiap sudut ruangan agar bisa menemukan Alea.
Hingga Rony tiba-tiba menabrak seorang gadis yang tidak lain adalah Leni ketua pelayan.
"Upload maafkan aku nona aku tidak sengaja!" kata Rony mau pergi.
"Tunggu kamu sangat mencurigakan!" ucap Leni yang tengah memandang Rony menunduk.
__ADS_1
"Kenapa nona, kau kan pelayan disini, lanjutkan saja tugas mu! aku buru buru!" sahut Rony mencari alasan.