
Alea tidak mau makan apapun, dia hanya mandi dan membersihkan tubuhnya lalu sholat , hatinya hancur meskipun perutnya yang kosong tak diisi makanan oleh apapun. David sangat kecewa melihat Alea menolak semua makanan tersaji di kamar, lalu dia menghampiri kamar dan melihat Alea yang tengah berdoa dalam tangisnya. Pikiran David yang tadinya marah tidak jadi ketika dia melihat gadis cantik yang tengah berdoa menjadi tidak tega. Dia keluar dan menyuruh Leni kepala pelayan yang sangat berpengalaman membujuk Alea untuk makan.
Alea baru saja selesai sholat dan terdengar ketukan pintu lalu masuk. Dia melihat wanita muda yang seusia kakaknya bernama Leni.
"Nona makanlah! aku tau anda lapar! cepatlah makan untuk mengisi perut mu yang lagi kosong!" kata Leni meletakan baki yang berisi makanan.
"Bawa pulang makanan itu sebab aku tidak lapar!" kata Alea terlihat dingin.
Mata Leni menatap tajam gadis cantik yang berusia adiknya, dan mencoba membaca disetop karakter Alea dalam bahasa tubuhnya, Leni adalah mahasiswa psikologi jadi dia mencoba membujuk Alea.
"saya tau anda lapar nona! lalu anda menghukum kekesalan anda dengan makanan! yang tidak tau duduk masalah anda! jika kita menolak makanan yang diberikan Tuhan, itu berarti tidak bersyukur akan rezekinya . Contohnya saja pada makanan ini yang terlihat lezat! makanan ini pasti lezat apa bila masuk ke perut!, dan otak kita bisa mencerna dalam segala tindakan! tapi bila perut kosong bagaimana kita bisa keluar akan masalah! ayolah nona jangan hukum masalah perut mu dengan masalah mu!" kata Leni sambil bicara panjang lebar.
Alea menatap wanita yang sangat anggun dan sedikit menghiburnya.
"Aku tidak mau makan!" Alea tetap keras kepala membuat Leni jadi gemas melihatnya.
"Ya ampun, kasian sekali makanan ini menangis tidak mau dimakan oleh gadis cantik! mungkin nasibku akan disiksa oleh tuan David dan dia pasti marah dan menyiksa keluargaku!" ucap Leni sambil ingin membawa baki lagi dan melirik Alea.
"Tunggu aku akan makan!" Seru Alea.
Mata Leni melebar Sanga senang mendengar Alea ingin makan.
"Apakah perlu aku siapin nona?" tanya Leni menyerahkan baki makanan pada Alea.
"Tidak perlu aku bisa saja melakukan Nya!" jawab Alea ketus.
Alea lalu melahap makanan ayam panggang hingga habis dan nasi begitu juga sayuran tumis dan membuat Leni senang , hatinya bahagia berhasil membujuk Alea makan dan menunggu Alea makan agar bisa membersihkan kamar dan sekaligus membawa baki itu kembali. Sebagai bukti keberhasilanya telah membujuk Alea.
__ADS_1
"Siapa nama mu?" tanya Alea terhadap Leni.
"Leni nona!" jawab Leni.
"Oh iya kak Leni, dimana lemari pakaian?" tanya Alea kembali.
"Jangan panggil kak nona, nanti tuan David marah! kalau Anda butuh pakaian nanti saya siapkan, sebab disitu hanya ada sepray kasur!" ucap Leni dengan sopan.
"Oh begitu, aku panggil kakak sebab usia mu lebih tua dariku! jadi nama si bajingan itu David! ya sudah tunjukan lemarinya!" kata Alea dengan ketus.
"Disana nona belok kiri!" kata Leni dan ingin pergi.
"Tunggu kak Leni" Alea menghampiri Leni.
"Ada apa lagi nona?" tanya Leni.
"Maaf nona saya tidak bisa! saya akan dihukum dan bisa bisa nyawa keluarga saya taruhannya!" ucap Leni lalu pergi.
"Baiklah kalau begitu!" kata Alea dengan sedih.
Leni lalu pergi dan Alea menuju lemari dan melihat begitu banyak seprei kemudian Alea melihat dari jendela yang tinggi terlihat halaman luas dan penjaga tengah asyik ngobrol sambil meminum kopi.
(ini kesempatan ku untuk lari dari sini) batin Alea bersuara dalam hatinya. Alea mengikat semua seprei menjadikan tali. untuk kabur, kebetulan hari itu sudah memasuki malam dia mencoba turun dan kain yang dia buat dengan perlahan Alea menyusurinya.
David yang melihat cctv dibalik laptop kamarnya tersenyum melihat kecerdasan Alea yang berusaha untuk kabur dari rumahnya, dia yang baru bangga akan kerja keras Leni membujuk Alea membuatnya segera turun menuju lift pribadinya dan menuju halaman mengarah pada kamar Alea.
Alea hampir sampai turun, dia takut melihat bawah dan matanya keatas terus. Sesekali dia melihat bawah memastikan keamananya dan tanpa sadar ketika kakinya ingin meyentuh tanah tiba tiba pinggangnya dipegang oleh seseorang, sontak saja membuat Alea kaget.
__ADS_1
"Lepaskan aku! lepaskan!," teriak Alea sambil meronta.
"Aku tidak akan lepaskan, sebab kamu berani ingin kabur dariku!" kata David.
Alea menatap mata yang sipit itu bagaikan oppa Korea yang begitu tampan, bibirnya merah asli tanpa lipstik. Tubuh yang atletis dan tinggi membuat Alea mengalihkan pandangannya.
"Ada apa kamu memandangi wajah ku, apakah aku terlihat tampan?" kata David senyumannya yang menggoda.
"Siapa ingin memandang wajah bajingan, cepat aku mau pergi!" ucap Alea kesal.
"Kau telah melakukan kesalahan gadis kecil! kau harus diberikan hukuman! malam ini akan aku sentuh!" ancam David dan langsung membawa Alea dibahunya. Dia tidak peduli dengan kata-kata Alea yang memakinya , dengan santai David meletakan Alea ditempat tidur dan membuka kancing bajunya.
"Mau apa kamu bajingan!" teriak Alea.
"Mau ku kamu melayaniku sebagai hukumannya!" jawab David dia menarik sedikit baju Alea dan robek.
"Ku mohon maafkan aku! jangan rebut kesucian ku! aku tidak mau kau rengut semua itu! aku mau melakukannya hanya dengan suamiku!" ucap Alea sambil menangis.
Mendengar tangisan Alea David mengurung kan niatnya dan menatap Alea dengan kesedihan yang mendalam.
"Baiklah kalau itu mau mu, aku akan jadikan dirimu sebagai istriku!" kata David dan mengancing kembali bajunya.
"Apa kamu bilang , kau ingin menjadikan aku istrimu! kamu baru saja bertemu dengan ku, apakah itu sebuah kebodohan! kau ingin menikahi ku hanya untuk menyentuh ku! aku tidak mau! kata Alea dengan tegas.
"Lalu apa mau mu? jelas aku sebagai pria normal berpikir demikian!, kamu' tadi melakukan kesalahan gadis kecil, seharusnya wajarlah jika aku merenggut semuanya, apalagi kakak mu memiliki banyak hutang padaku! ingat tidak ada penolakan dalam hidupku"ancam David pada Alea.
David lalu pergi dengan sangat marah dia keluar dari rumah dan melajukan mobilnya, entah apa yang dia lakukan mungkin biasanya dia menuju sebuah klub malam dan meminum sedikit minuman membuang sedikit masala yang ada pada dirinya. Alea yang tengah ketakutan seumur hidupnya tidak pernah disentuh dan diperlakukan seperti itu membuatnya merasa terhina akan perbuatan David yang ingin merampas kesuciannya. Malam yang penuh keheningan Alea berdoa agar terlepas dari David dan bisa bertemu kakaknya Rony.
__ADS_1