Anugerah Untuk Keluarga Ku

Anugerah Untuk Keluarga Ku
Keluarga Prasanna


__ADS_3

Vellani Tiara yang biasa di panggil Lani menikah dengan putra dari keluarga konglomerat bernama Wildan abrisam prasanna. Wildan sangat mencintai Lani, meskipun Lani yatim piatu dan tidak berpangkat dan orang tak berpunya, Wildan sangat mencintai istri nya. Wildan sangat menjaga perasaan sang istri. Wildan selalu mengutamakan istri nya, sayang nya pernikahan Wildan dan Lani tidak di restui oleh keluarga besar Wildan kecuali ayah Wildan Mahendra prasanna. Wildan tinggal di mansion milik orang tua nya, meskipun memiliki mansion sendiri, ibu Wildan memaksa Wildan untuk tinggal di mansion orang tua nya dengan alasan tak ingin kesepian jika tak ada Wildan di rumah, padahal ibu nya ingin memperbudak Lani, ibu Wildan tau bahwa Lani selalu patuh dan penurut pada siapapun karna perasaan nya yang lembut dan enggan menolak.


Hari ini adalah ulang tahun pernikahan yang kelima antara Wildan dan Lani. Wildan berniat untuk membawa istri nya merayakan hari jadi pernikahan mereka.


"sayang... selamat hari jadi pernikahan, ini untuk mu" ucap Wildan memberikan sebuah kado pada Lani.


"Kak wildan... tak perlu memberi ku ini, cukup kakak selalu mencintaiku saja aku sudah merasa itu hadiah terindah setiap hari nya" ucap Lani tersenyum.


"sayang... terimakasih sudah menjaga ku dengan baik, menyiapkan sarapan ku dan membuatkan ku bekal setiap pagi, padahal aku bisa memesan makanan dari luar" ucap Wildan pada Lani.


"Hmmm tidak kakak, makanan dari luar itu belum terjamin kebersihannya. apa kakak malu membawa bekal dari rumah?" tanya Lani berhati hati.


"Tidak sayang, aku hanya tidak tega saja kamu tidur selalu larut malam dan bangun paling pagi untuk mengurus keluarga ku, padahal sudah banyak pelayan di mansion ini" ucap Wildan pada Istrinya.


"itu sudah tugas ku Sayang. aku adalah istri mu, sudah menjadi kewajiban melayani suami ku" ucap Lani tersenyum.


"Ya sudah bersiap lah, kita akan makan malam di luar" ucap Wildan mengalungkan hadiah lain pada istrinya.


Lani sangat bahagia dengan perlakuan suaminya yang tak pernah berubah dari masa pendekatan bahkan sampai menikah, Malahan Wildan semakin mencintai nya dan sangat menjaga perasaan nya.

__ADS_1


Setelah selesai bersiap siap, Lani terlihat anggun dengan dress yang di belikan oleh Wildan, pakaian itu terlihat sopan dan berkesan di pakai oleh Lani. Mereka turun ke bawah bersiap pergi makan malam keluar.


"wah wah... sudah rapi sekali, mau kemana menantu dan putra ku sore sore begini?" tanya mertua Lani yaitu Dady nya Wildan.


"aku akan makan malam di luar dengan Lani dad, apa Dady inginkan sesuatu?" tanya Wildan pada dady nya.


"makan malam di luar? mending uang mu di simpan, lagian istri mu tak pantas di ajak makan keluar, jika ada yang melihat mu dengan nya, itu hanya akan menurunkan reputasi keluarga kita" ucap ibu Wildan berjalan menuju arah mereka.


"mami, Wildan mohon jangan kacau kan suasana, Lani adalah istri ku, aku juga tidak meminta uang pada mami untuk kami makan di luar" ucap Wildan yang memang sudah tau sifat mami nya.


Dady wildan tersenyum mendengar perkataan putranya. Karna sudah seharusnya Wildan melindungi perasaan istri nya.


"mami benar, lebih baik kita makan malam di mansion saja, makan di luar itu boros, jika kita makan di mansion akan lebih irit" ucap Lani pada Wildan.


"Aku tidak asal bicara, apa yang aku katakan memang benar, buang buang uang saja jika makan di luar" ucap mami Wildan.


"sudah sudah pergilah nak, mami mu bahkan tiap hari selalu pesan makanan online dari luar itu kan sama saja makan di luar bahkan lebih boros padahal pelayan di rumah bisa membuatkan untuk nya" ucap Dady wildan.


Mami Wildan tidak bisa berkata apa apa lagi jadi hanya bisa diam saja karna sudah kalah debat dengan suami nya.

__ADS_1


"sayang ayo kita pergi" ucap Wildan merangkul istrinya.


Wildan membawa Istri nya ke sebuah restoran mewah di kota, Lani sangat tau bahwa makanan di restoran itu sangat mahal mahal.


"apa kakak yakin kita makan di sini? kita cari tempat makan lain saja, di sini semua nya sangat mahal kak" ucap Lani pada Wildan.


"demi istri yang sudah rela mengabdikan hidup untuk melayani suaminya seumur hidup tak ada yang mahal sayang" ucap Wildan tersenyum lembut pada Lani.


setelah sampai di depan restoran, Wildan memberi kunci pada penjaga yang akan memarkirkan mobilnya. Wildan membawa Lani masuk ke ruang VIP yang sudah di pesan sebelum nya, semua nya masih terhidang hangat di sana. Makanan yang di pesan Wildan semua nya makanan kesukaan Lani.


"kakak ini banyak sekali, apa ini bisa kita habiskan?" tanya Lani melihat banyak makanan di atas meja.


"jika tidak habis kita bisa membungkus nya sayang, jangan khawatir" ucap Wildan karna sangat mengenal sifat istrinya yang tidak suka mubazir.


Lani pun tersenyum mengerti dengan perkataan suaminya. mereka merayakan hari jadi pernikahan mereka dengan bahagia.


"Kakak... maaf jika sampai saat ini aku masih belum bisa memberi kamu keturunan" ucap Lani pada Wildan.


"Sayang... kita sudah memeriksa keadaan mu ke dokter. dokter juga mengatakan bahwa tidak ada masalah padamu atau padaku, hanya saja Tuhan belum percaya dengan kita, sabar lah suatu hari nanti pasti kita juga akan memiliki keturunan, sekarang makan lah jangan memikirkan hal yang lain, lihat kamu sudah mulai kurus dan seperti kurang terurus. padahal aku selalu membelikan semua kebutuhan untuk perawatan wajah mu tapi kamu sangat hemat saat memakai nya seolah suami mu ini tidak mampu membelikan lagi jika sudah habis" ucap Wildan pada Istrinya.

__ADS_1


"Baiklah jika begitu aku akan merawat diri ku dengan lebih baik lagi, Agar suami ku senang dan selalu membeli produk kecantikan terbaru untuk ku" ucap Lani dan di jawab tawa oleh Wildan.


"itu baru istri ku, aku bekerja di perusahaan yang ku bangun sendiri Lani, aku tidak bekerja di perusahaan orang tua ku, aku bekerja untuk mu, tentang orang tua ku mereka memiliki perusahaan sendiri yang di atur oleh kakak, jadi tak ada hak mami untuk mengatur uang ku, jadi jangan pernah sungkan jika ingin membeli sesuatu. bahkan kamu di rumah hanya memakai baju kaos saja tidak bergaya, padahal kamu bisa memakai baju bagus setiap hari kan?" ucap Wildan pada Lani. Lani hanya tersenyum. karna saat Wildan dan Dady mertua tak di rumah semua pekerjaan pelayan mencuci piring dan baju serta menyetrika di kerjakan oleh Lani sampai Wildan atau Dady nya kembali. jika mereka kembali mami Wildan akan menyuruh lani beristirahat. Lani pun tidak merasa keberatan karna dengan itu dia merasa berguna sebagai seorang istri dan menantu.


__ADS_2