Anugerah Untuk Keluarga Ku

Anugerah Untuk Keluarga Ku
kisah mami wildan


__ADS_3

Dady lani mendapat fakta pahit tentang keadaan istri nya, ternyata istri nya terkena gangguan mental, selama ini mami lani tak berniat menyakiti lani hanya saja perasaaan bersalah tentang masa lalu dan hutang budi nya pada sahabat nya membuat mami lani dilema mengakibatkan emosi nya tidak stabil dan bertindak sebelum berpikir. Sahabat nya memaksa mami lani untuk menjodohkan salah satu putranya dengan lani, Jika mami wildan beralasan atau berusaha menolak orang yang di anggap nya sahabat itu akan mengungkit tentang masa lalu dimana ibu sahabat nya meninggal karna menyelamatkan mami wildan. Padahal dulu saat mami wildan kesulitan mereka hilang seolah di telan bumi dan tiba tiba muncul di saat kejayaan Dady wildan meminta untuk menjodohkan anak anak mereka dengan alasan ingat balas budi.


Mami wildan dari kecil memang yatim piatu, dia besar dengan nenek nya dengan di bantu belas kasih para tetangga termasuk orang tua sahabatnya. Dulu saat bermain mami wildan di dorong oleh orang yang di anggap nya sahabat ke jalanan dengan alasan saat itu mereka masih kecil dan itu hanya permainan, dan saat itu ibu sahabat nya melihat kejadian itu tak jauh dari tempat mami wildan terjatuh ada mobil melaju dengan kecepatan tinggi tanpa berpikir panjang ibu sahabat nya menyelamatkan mami wildan dan meninggal saat di perjalanan ke rumah sakit. Sejak saat itu hubungan mami wildan dan sahabat nya menjadi renggang, sahabat nya menganggap karna mami wildan lah ibunya meninggal, saat mami wildan menikah tak ada kabar dari sahabat nya bahkan mami wildan berusaha mencari keberadaan nya, meskipun mami wildan tak memiliki hubungan seakrab dulu dengan sahabatnya, mami wildan tetap mencari keberadaan nya, tapi mami wildan tetap tak bisa menemukan sahabatnya. Mami wildan hanya mendapat kabar dari tetangga tetangga bahwa sahabat nya sudah menikah dari keluarga besar dan kaya raya, saat mami wildan tau alamat nya dan berniat ingin silaturahmi mami wildan malah di usir oleh penjaga atas perintah sahabat nya.


Hari berlalu begitu saja, perjuangan mami wildan dan dady wildan membuahkan hasil yang sangat luar biasa sehingga mami dan dady wildan bisa mulai membangun usaha dan berinvestasi dengan perusahaan perusahaan besar sehingga sampai di puncak kejayaan dady wildan, saat acara pertemuan para pembisnis besar di sana mami wildan kembali bertemu dengan sahabat nya dulu, tak ada dendam di hati nya,bahkan mami wildan seolah melupakan kejadian saat dia di usir oleh penjaga dari rumah sahabat nya.


"Melinda..." ucap salah seorang wanita dari acara pertemuan itu.


"maya...??" ucap mami wildan tersenyum bahagia akhirnya setelah sekian lama bisa melihat sahabat nya lagi.


"Apa suami mu juga seorang pembisnis? kamu sudah menikah lagi? dimana suami mu dulu? yang berjualan alat rumah tangga keliling? apa kamu tidak sanggup lagi hidup dengan pria miskin dan mencari orang kaya?" ucap maya merendahkan dan sengaja berkata dengan suara yang keras agar tamu di sana memperhatikan dan membuat melinda malu.


"pedagang keliling itu kini adalah pemilik perusahaan prasanna, apa ada masalah nyonya abimana?" ucap dady wildan dari belakang membuat maya kaget.


"Apa yang kau lakukan maya..!" gumam suami nya menarik dan mencengkram tangan istrinya.


"Dia itu kolega bisnis di perusahaan ku, 80% saham ku adalah milik prasanna, jangan cari gara gara, minta maaf lah atas perkataan mu itu" bisik suami maya pada maya membuat maya kaget ternyata suami nya hanya memiliki 30% sahan dari perusahaan ya g sekarang di jalani nya.


"Melinda... maaf kan maafkan aku, aku benar benar tidak bermaksud menyakiti perasaanmu, apa kamu mau meaafkan ku?" ucap maya pada melinda.

__ADS_1


"sudah, sudah, tidak papa maya, kita ini teman lama jangan berlebihan" ucap melinda pada maya saat itu.


mendengar melinda masih menganggap nya sahabat, timbul ide licik dari maya, maya tau jika melinda orang yang mudah tertekan dan depresi juga mudah sekali merasa bersalah.


"Kalau begitu sebagai permintaan maaf ku mau kah kamu duduk dengan ku berdua selagi suami kita sedang sibuk dengan rekan rekan nya" ucap maya pada melinda.


"yaaa dengan senang hati, sudah lama kita tidak bertemu kan" ucap melinda dengan wajah polos nya.


"Melinda... bagaimana hidup mu sekarang? apa kamu bahagia? apa kamu sudah punya anak?" tanya maya pada melinda.


"aku sangat bahagia, suami ku pengertian sekali, dan aku sekarang sudah punya dua anak, yang besar sudah kuliah, yang kecil masih SMA" ucap melinda pada maya.


"Wah benarkah? putri ku juga kelas 3 SMA apa putra mu juga kelas 3 SMA?" tanya maya pada melinda.


"putra mu sangat beruntung bisa sekolah di sekolahan terbaik di kota, putri ku hanya sekolah di sekolahan biasa di dekat kantor ayah nya" ucap maya berpura pura sedih.


"tidak apa apa maya,sama saja, semua sekolah tidak ada bedanya" ucap melinda lembut mencoba menghibur sahabat nya.


"bagaimana jika kita pertemukan anak anak kita, siapa tau mereka bisa berteman baik seperti kita kan?" ucap maya pada melinda, niatnya adalah menjodohkan anak anak mereka, jika salah satu putra prasanna bisa menjadi menantu nya maka reputasi abimana bisa semakin tinggi karna berbesanan dengan keluarga prasanna.

__ADS_1


"boleh, main saja jika kamu ingin berkunjung, aku selalu ada di mansion, tapi mungkin mansion ku memang tidak terletak di kota, karna suami ku membangunnya di perbukitan agar bisa melihat keindahan kota malam hari" ucap melinda pada maya.


Mendengar kata mansion, maya kaget, rumah nya saja hanya rumah bertingkat biasa, memang elit tapi tak ada apa apa nya di banding apa yang namanya mansion.


"Wah benarkah? jika begitu minggu besok aku akan mengajak putri ku ke mansion mu" ucap maya girang tak sabar melihat seperti apa mansion prasanna. karna hanya orang orang tertentu saja yang bisa masuk ke mansion itu.


Asik bercerita dengan maya, akhir nya dady wildan datang mencari istri nya yang sudah cukup lama tak ada di sisi nya.


"Sayang... ayo kita kembali, kasian satria dan wildan, nanti bisa bisa kita kemalaman sampai di mansion" ucap dady wildan lembut pada istri nya. Saat berdiri mami wildan tak sengaja menjatuhkan gelas sirup dan mengenai dress nya yang bewarna putih.


"Aduh.... apa ini bisa di cuci ya, sayang sekali, ini baru di beli tadi pagi" ucap mami wildan pada suami nya.


"Sudah, tidak masalah, kita singgah dulu di toko pakaian, nanti beli yang baru" ucap dady wildan santai.


"tapi ini harganya sangat mahal mas" ucap mami wildan pada suami nya.


"Tak ada yang mahal bagiku untuk bidadari surgaku" ucap dady wildan menggoda istri nya.


"Ya sudah lah mas, nanti aku suruh pelayan di mansion mencuci nya saja semoga noda nya bisa hilang" ucap mami wildan pada suaminya.

__ADS_1


"Jika tidak hilang buang saja, kita bisa membeli yang baru" ucap dady wildan pada istrinya.


Mendengar ucapan kata buang, maya merasa iri dengan kehidupan melinda yang mewah, suami yang romantis, dress yang di pakai melinda adalah dress edisi terbatas dengan harga jutaan, dengan mudah nya dady wildan mengucapkan kata buang, terbesit dalam pikiran maya untuk mengacaukan kehidupan melinda, karna maya tidak suka melihat kehidupan maya lebih baik dari hidup nya.


__ADS_2