
~ Sepulang sekolah
Daffa membonceng Nayla dengan motornya,mereka hanya terdiam tidak seperti biasa nya. Daffa pun membawa Nayla ke Bangku bambu tempat mereka biasa bermain..
"Daf kenapa kita gak langsung pulang?" tanya Nayla.
"Ada yang harus kita selesaikan Nay,aku enggak mau kita seperti ini terus. tolong kamu jawab jujur sebetulnya ada apa dengan kamu?" tanya Daffa.
"Apa benar kamu berpacaran dengan Kak Citra dan pernah berhubungan badan dengan nya?" tanya Nayla.
"Hah? berita bohong dari mana itu?!" tanya Daffa.
Nayla pun menceritakan semua yang ia dengan dari Citra untuk menanyakan kejelasan nya kepada Daffa. Daffa hanya shock mendengar berita tentang nya yang sama sekali tidak benar.
"Citra berbohong Nay,itu sama sekali tidak benar. kita tidak pernah berpacaran apalagi sampai berhubungan badan. Citra memang pernah menyatakan perasaan nya kepadaku dan selalu ingin dekat dengan ku,hanya saja aku sama sekali tidak tertarik dengan nya sehingga aku menjauh setiap dia mendekatiku. aku harus menemui Citra untuk memperingatkan ny agar tidak bicara sembarangan.." Daffa ingin beranjak menemui Citra dengan muka emosi.
__ADS_1
"Daf tolong aku harap kamu tidak berkata yang menyakiti Kak Citra,biarlah Allah yang membalasnya Daf.. yang terpenting sekarang aku tau kebenaran nya dan aku pun ingin minta maaf telah bersikap seperti itu kemarin dengan kamu tanpa bertanya dulu.. maaf ya Daf.." ujar Nayla menarik Daffa agar tak beranjak.
Daffa pun langsung memeluk Nayla erat..
"Aku hanya Sayang dan cinta kepada kamu Nay,dari dulu aku pendam perasaan ini.. dan aku fikir sekarang aku cukup dewasa untuk bisa menyatakan perasaan ku ini. aku sadar perasaan ini tak hanya sebatas persahabatan tapi aku ingin memiliki kamu sebagai Istri ku kelak Nay.. cinta pertama dan terakhir ku.." ujar Daffa.
Nayla ingin terharu mendengarnya sejujurnya ia senang bahwa kenyataan nya Daffa tidak berpacaran apalagi berhubungan badan dengan wanita lain.
Daffa pun melepaskan pelukan nya dan mencium bibir Nayla yang terlihat menahan air mata nya.
Nayla hanya tersenyum lalu berkata
"Iya aku mau Daf.."
Daffa pun tersenyum lebar dan mencium kening Nayla.
"Daff.. badan kamu panas.. kamu demam kah? pasti gara-gara semalam kamu kehujanan kan.." tanya Nayla sambil memegang tangan dan kening Daffa.
__ADS_1
"Tadi pagi aku sedikit demam tapi aku baik-baik saja ko asal disamping kamu.." ujar Daffa.
"Gombal ah.." ujar Nayla tersipu malu.
"Kalau gitu lebih baik kita segera pulang lalu kamu langsung istirahat ya Daf.." ujar Nayla.
"Baik sayangku.." ujar Daffa tersenyum lalu mencium bibir Nayla sebelum akhirnya mereka pulang.
~ di rumah Nayla
"Makan,minum obat lalu langsung istirahat oke? semoga cepat sembuh sayang.."
Nayla ingin mengirim SMS ke Daffa namun ia masih ragu untuk mebubuhkan kata sayang pada pesan nya. setelah setengah jam mengetik ia pun akhir nya mengirim SMS tersebut.
"Wah.. jantung ini seperti ingin copot. kenapa aku deg-degan seperti ini hanya karena mengirim SMS.. Duuh Nayla..."
Terkirim lah SMS nya untuk Daffa yang sudah ia ganti nama kontak nya menjadi 'Lelakiku'.
__ADS_1