Apakah cinta mengenal darah?

Apakah cinta mengenal darah?
Kehilangan dan Rahasia yang terungkap.


__ADS_3


~ Di ruang ICU Rumah sakit


“Saudari Daffa.. bisa anda masuk?” ujar seorang Dokter.


Daffa pun masuk ke ruang ICU, dilihat nya Bapak nya yang memakai banyak selang di tubuhnya dan tidak berdaya. Daffa pun duduk di samping Bapak nya sambil memegang tangan nya..


“Pak.. Bapak harus kuat..Bapak pasti sembuh...” ujar Daffa menangis.


“Daf.. dengarkan Bapak baik-baik... maa..maafkan Bapakmu ini Daf.. Buka kotak dibawah kasur BaPak.. ba..ca surat nya.. dan disitu tertera sebuah ala..mat rumah.. cari nak.. cari mereka.. maafkan bapak nak... “ ujar Bapak nya Daffa dengan nafas terengah-engah lalu seketika tidak bersuara.


“Dok.. dokter!!!!”


Daffa menunggu dokter melalukan tindakan kepada Bapak nya dengan sangat cemas..


“Saudari Daffa..” Dokter pun keluar dari ruang ICU.


“Iya Dok bagaimana Bapak saya...” ujar Daffa menangis.


“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin,namun Tuhan berkehendak lain.. Bapak saudari sudah meninggal.. Maafkan kami..” ujar seorang dokter.


..


Almarhum Bapak Daffa pun disemayamkan di sebelah makam Ibu nya..


Sebulan berlalu namun Daffa masih terpukul dengan kepergian kedua orang tua nya, ia menjadi sangat depresi. Tidak ada kegiatan yang ia lakukan selain mengurung diri di rumah sambil menangis menatap foto kedua orang tua nya.. Nayla tiap hari berkunjung ke rumah Daffa untuk memberikan Makan dan Support kepada Daffa.

__ADS_1


“Daf.. dimakan yaa.. jangan sampai kamu sakit..” ujar Nayla.


“Ya Nay.. nanti akan aku makan..” ujar Daffa melamun.


“Kalau gitu aku pulang dulu ya Daf..” ujar Nayla lalu memeluk Daffa.


Saat Nayla ingin pergi,Daffa menarik tangan Nayla..


“Nay.. bisa kah kamu temani aku sebentar?” ujar Daffa.


Nayla menemani Daffa duduk di Sofa rumah Daffa sambil mengelus-elus rambut kekasih nya tersebut, Daffa hanya terdiam sambil mencium tangan Nayla dengan tatapan sedih melihat foto kedua orang tua nya. Hingga sore hari Daffa pun tertidur di pundak Nayla, dan Nayla pun memindahkan Daffa ke kasur nya dan pergi untuk pulang ke rumah nya.


~ Malam nya di rumah Daffa..


Daffa baru teringat perihal pesan almarhum Bapak nya sebelum meninggal, ia pun mencari kotak yang di maksud Bapak nya tersebut dan akhirnya ia menemukan kotak usang di bawah kasur Bapak nya. Di dalam kotak tersebut berisi surat,kartu nama dan sebuah kalung liontin.


***Teruntuk anakku tercinta..


Surat ini adalah surat yang Bapak buat pada saat kamu berumur 2 tahun.


Saat itu kamu sangat lucu Nak.. Bapak dan Ibu senang memiliki kamu sebagai anak kita.


Namun maafkan Bapak yang tak pernah membawamu jalan-jalan pagi seperti Bapak dan anak bayi nya yang lain..


Maafkan Bapak yang membuatmu harus hidup sederhana sebagai anak tukang becak..


Maafkan Bapak yang kurang sempurna menjadi sosok Bapak yang baik untukmu..

__ADS_1


Dan maafkan Bapak yang Egois sekian lama menyimpan rahasia ini kepadamu..


Jika kamu melihat di kotak ini ada kalung berliontinkan nama kamu,ya memang itu kalung saat kamu kecil nak pemberian orang tua mu..


Bapak telah mengambilmu saat kamu berusia 2 tahun di joglo bambu saat Bapak ingin pulang ngebecak, saat melihat kamu terbesit di fikiran untuk menjadikan kamu seorang anak karena Ibumu pernah keguguran dan akhirnya kami belum punya anak bertahun-tahun.


Maafkan Bapak yang egois mengambil kamu dari orang tuamu..


Maafkan Bapak yang pada akhirnya menghidupimu di desa terpencil dengan penuh kesederhanaan..


Setelah kejadian penculikan yang Bapak lakukan,polisi dan detektif mengusut kasus tersebut namun karena letak TKP dan rumah kita jauh sehingga Bapak lolos dari pencarian tersebut nak..


Namun Bapak pernah bertemu detektif di pasar yang sedang mengusut kasus penculikan tersebut, diberilah Bapak kartu nama yang katanya adalah Ayah Kandungmu nak.. detektif itu bilang jika Bapak mendapatkan info perihal kasus tersebut, Bapak diminta menghubungi nama tersebut..


Bapak memang jahat Nak.. Maafkan Bapak..


Namun paling tidak Bapak berterima kasih kepada Tuhan telah memberikan waktu untuk memiliki anak sepertimu Nak..


Carilah orang tua kandungmu Nak.. maafkan Bapak telah menunda kebahagiaanmu sejak lama..


Bawa liontin itu sebagai tanda pengenal kamu sewaktu kecil.


Ada satu rahasia lagi yang tak bisa Bapak sampaikan di surat ini karena sebelumnya Bapak memiliki janji dengan seseorang untuk tidak Bapak ingkari, tapi yang pasti saat Bapak mengambil kamu.. kamu bersama bayi perempuan yang seperti nya dia adalah adik perempuanmu karena dia memiliki liontin yang sama sepertimu.


Pergilah Nak ke Jakarta dan temukan lah kebahagiaanmu disana..


Bapak***

__ADS_1


..


Setelah membaca surat tersebut Daffa menangis sejadi-jadi nya, hati nya benar-benar hancur menghadapi kenyataan yang ada.


__ADS_2