
~ Malam nya di rumah Nayla
Nayla dan Bapak nya sedang makan malam bersama..
"Ndo.. boleh Bapak meminta sesuatu dari kamu?" tanya Bapak Nayla.
"Apa itu Pak?" tanya Nayla.
"Bapak mengizinkan jika kamu dan Daffa bersahabat,tapi jika lebih dari itu Bapak tidak bisa izinkan Ndo.." ujar Bapak Nayla.
"Kenapa pak?" tanya Nayla kaget.
"Kamu boleh jatuh cinta tapi tidak dengan Daffa ndo.." ujar Bapak Nayla.
"Kenapa Pak? apa Daffa kurang baik di mata Bapak?" tanya Nayla
"Bapak tau sejak kecil Daffa itu anak yang baik dan sayang sama kamu,tapi Bapak ndak mau kamu sampai jatuh cinta dengan Daffa. Bapak punya alasan yang Bapak tidak bisa jelaskan,tapi yang pasti Bapak tidak mau kalian saling jatuh cinta apalagi berpacaran.." ujar Bapak Nayla lalu masuk ke kamar nya.
"Pak.. Pak.. tolong jelaskan dulu kenapa bapak berbicara seperti itu Pak.." ujar Nayla mengetuk pintu kamar Bapak nya sambil menahan tangis di pelupuk mata nya.
"Bapak tau tidak seharusnya Bapak seperti ini ndo.. memang ini semua salah Bapak.. Bapak yang memisahkan kalian sejak kecil dan Bapak juga yang membuat ini semua menjadi rumit.. Bapak belum siap cerita kan semua rahasia ini ke kamu ndo.. kamu pasti akan sangat marah ke Bapak.. " ujar Bapak Nayla di dalam hati sambil menangis melihat foto Nayla saat berumur 5 tahun yang sedang menaiki becak milik nya.
~ di kamar Nayla
Nayla sedari tadi terdiam di kamar nya sambil menangis,handphone nya sedari tadi berdering tidak ia hiraukan.rupa nya Daffa mengirimi pesan dan mencoba ingin menelfon Nayla.
~ Besok nya di perpustakaan sekolah
Nayla sedang membaca beberapa buku sambil duduk,kebanyakan buku yang ia baca adalah buku pelajaran dan beberapa buku motivasi hidup.
__ADS_1
Tiba-tiba datang Daffa lalu menepuk pelan pundak Nayla.
"Aku mencarimu kemana-mana,dari semalam kamu tidak membalas atau mengangkat telepon ku,tadi pagi aku menjemput mu untuk berangkat sekolah namun aku lihat rumah mu kosong tiada siapapun.ada apa Nay?" tanya Daffa berbisik.
"Ini perpustakaan Daf,kita bicara nanti saja.." ujar Nayla berbisik.
"Ikut aku ke taman belakang sekolah sekarang" ujar Daffa lalu pergi.
~ di taman belakang sekolah
"Nay kenapa sikap kamu jadi berubah seperti ini? aku ada salah sama kamu? atau Citra membuat masalah lagi?" tanya Daffa sambil duduk di sebelah Nayla.
"Tidak Daf,aku hanya sedang ada masalah dengan Bapak.. jadi aku butuh waktu untuk sendiri dulu ya Daf.." ujar Nayla lalu pergi.
~ di kantin sekolah
"Wah aku gak sabar untuk camping nanti.. aku dengar sih nanti ekskul Tata boga yang akan menjadi seksi konsumsi di perkemahan nanti jadi nanti kita akan di buat group.." ujar Sinta.
Nayla hanya melamun di meja makan. ia hanya minum jus sedangkan Sinta dan Ayu memakan makan siang nya.
"Nay.. kamu harus makan" ujar Daffa yang tiba-tiba datang membawa roti bungkus.
"Oh Hai Kak Daffa,ia nih Ka dari tadi Nayla melamun terus. dia bilang gak selera makan.." ujar Ayu.
"Makasih Daf tapi aku memang sedang tak selera makan.." ujar Nayla memberikan roti nya kembali.
Nayla pun pergi meninggalkan Sinta dan Ayu,saat ia ingin meninggalkan kantin Kevin menyapa nya sambil membawa makanan.
"Oh hai Bek.." sapa Kevin ke Nayla namun Nayla tidak menghiraukan dan hanya berjalan pergi. Kevin pun melihat Daffa,Sinta dan Ayu yang bengong melihat Nayla meninggalkan mereka.
~ di kelas Nayla
__ADS_1
Nayla meminjam gitar milik teman sekelas nya,sambil duduk di bangku nya ia memainkan beberapa lagu sambil menunggu jam istirahat selesai.
Di jendela kelas Nayla,Daffa dan Kevin melihat Nayla dari jendela kelas nya tanpa berani menyapa.
"Aku baru tahu Nayla kalau lagi marah,jutek banget.. hehe dasar Bebek.." ujar Kevin.
"Nayla kalau lagi ada masalah kalau enggak ke bangku bambu,pasti bermain gitar sendiri. Aku juga enggak tahu kenapa Nayla.. apa aku buat salah sama dia kemarin.." ujar Daffa sambil melihat Nayla.
"Bebek Bebek.. makin jutek makin cantik.." ujar Daffa.
"Hei Nayla itu Pacarku jadi aku harap kamu bisa jaga jarak dengan Nayla dan jangan harap rebut dia dariku" ujar Daffa tegas.
"Ooh jadi Nayla menolakku karena kalian sudah pacaran.. sudah kuduga sih. tapi enggak apa-apa asalkan Bebek bahagia,aku juga ikut bahagia.. toh jodoh enggak akan kemana.." ujar Kevin.
"Apaa kamu bilang.." ujar Daffa kaget.
"Daffa.. Kevin sedang apa kalian?" tanya seorang guru yang ingin masuk ke kelas Nayla.
"Aaanu.. Bu enggak ada apa-apa Bu.. kalau gitu kami kembali ke kelas.." Daffa dan Kevin pun berlari tunggang langgang ke kelas mereka masing-masing.
~ sepulang sekolah di depan kelas Nayla
"Nay.. ayo kita pulang bareng" ujar Daffa saat melihat Nayla keluar dari kelas.
"Kamu duluan saja Daf,aku ingin ke pasar membeli bahan kue.." ujar Nayla meninggalkan Daffa.
"Aku antar ya kamu ke pasar.." ujar Daffa mengejar Nayla.
"Tidak Daf kamu duluan saja.." ujar Nayla mengacuhkan Daffa.
"Nay kita harus bicara" Daffa pun menarik tangan Nayla.
__ADS_1