Apakah cinta mengenal darah?

Apakah cinta mengenal darah?
Handphone pemberian Daffa.


__ADS_3


~ Sore harinya di bangku bambu di bawah pohon dekat perkebunan..


Nayla sedang bermain gitar sambil sesekali melihat panduan buku musiknya.


"Hayo!" datang daffa dengan gitarnya mengagetkan Nayla


"ah kamu.. bikin kaget tau!"


"Hahaha ya abis kesini gak nyamper dulu atau bilang-bilang dulu. aku ke rumahmu kamu gak ada,aku fikir kamu pasti kesini" ujar Daffa


"Iya habis shalat Ashar aku masak untuk makan bapak nanti, lalu kesini sambil nunggu bapak pulang ngebeca" ujar Nayla


"Oh gituh.. anak baik..." ujar daffa sambil mengusap rambut Nayla


"ih apa sih.. "


"gimana tadi hari pertamamu sebagai murid SMA?" tanya Daffa


"Menyenangkan.. sekolahnya bagus.. ruangannya tertata rapih.. ada lapangan basket nya juga.." ujar Nayla


"Ekskul apa yang kamu ambil?" tanya Daffa


"Tata boga dan basket" ujar Nayla


"Hah? Tata boga?! Hahahaa. kamu serius? kamu yang tomboy begini mau ikut tata boga dan gabung sama kebanyakan cewek-cewek sambil buat masakan?" Daffa tertawa


"aku memang suka masak ko.. dan yang terpenting tujuanku ikut tata boga aku ingin sekali mahir membuat kue, agar bisa kupraktekan dirumah dan kue nya aku jual dipasar tiap minggu pagi.." ujar Nayla

__ADS_1


"jadi kamu seriusan mau jual kue dipasar?" tanya Daffa


"serius lah daf.. aku ingin membantu bapak mencari uang,bapak sudah tua seharusnya sudah tidak lagi mengayuh becak.. tapi aku belum lulus sekolah untuk bisa mencari pekerjaan. aku hanya hidup berdua dengan bapak, setelah lebih dari 20 tahun yang lalu ibu meninggal, kini hanya aku keluarga yang bapak punya. mungkin kalau bapak tau rencana aku berjualan dia akan marah, karena dia tak ingin membuat anaknya bersusah payah.. yang penting fokus sekolah dan tidak meninggalkan shalat. tapi aku tidak bisa hanya berdiam diri.." ujar Nayla


"yasudah nanti kalau kamu berjualan di pasar aku bantu yaa.. " ujar Daffa


daffa pun mengeluarkan sesuatu dari kantong celana nya


"aku sulit menghubungimu walau rumah kita tak berjauhan,pakailah ini.. paling tidak agar handphone ku berfungsi untuk mengirim sms atau telepon ke seseorang.ambil ini.."


daffa memberi handphone N*kia jadul yang belum berwarna kepada Nayla.


"gak perlu daf.." ujar Nayla menolak


"terima lah Nay.. kalau kamu menolaknya aku sangat sedih"


"hmm.. baik terima kasih Daf.. tapi bagaimana caraku memakainya?"


"gitu dong... ini sudah ada kartu dan pulsanya. ini nomorku. ingat hanya boleh nomorku nomor lelaki yang kamu simpan! hehee begini caranya.." ujar Daffa


Dan memberi tahu Nayla cara menggunakan Handphone tersebut.


~ Di rumah Nayla..


"Assalamu'alaikum.." datang seorang pria tua dengan handuk kecil di lehernya membuka pintu.


"Wa'alaikumsalam Bapak.." Nayla pun segera mencium tangan bapaknya.


"Baru selesai shalat magrib ndo? ngaji nya sudah?"

__ADS_1


"sudah pak.. ayo bapak lekas ambil wudhu dan shalat setelah itu kita makan bersama"


bapaknya pun tersenyum dan lekas mengambil wudhu untuk shalat magrib,setelah itu mereka pun makan bersama.


"ndo.. gimana hari pertamamu sekolah? lancar?"


"Alhamdulillah lancar pak.. aku satu sekolah dengan Daffa, dia ketua OSIS di sekolahku. akupun sudah punya teman disana, teman SMP ku dulu namanya Amel"


"


Daffa baik ndo sama kamu?" tanya bapaknya sambil menghentikan makannya


"ya namanya sahabat dari kecil pak,kita harus baik satu sama lain kan.. tapi kalau daffa itu terlalu baik ke aku. udah kaya kakak aku sendiri pak walau kadang emang jail anaknya hehe"


Bapaknya pun hanya tersenyum kecil mendengar ucapan anaknya tersebut


"ya anggaplah dia kakakmu nak.."


Hari sudah malam,setelah membereskan buku dan perlengkapan sekolah besok, dia pun segera pergi ke kamarnya untuk lekas tidur.


"kring.. kring..."


handphone nya pun berbunyi,dia bahkan kaget menerima sms karena baru ingat kini ia memiliki handphone.


dari : Daffa Ganteng


selamat tidur nayla bawel... sampai ketemu besok.


oya besok pagi sebelum berangkat sekolah kutunggu di jalan dekat rumahmu.mulai besok mari kita biasakan berangkat sekolah bareng!oke?

__ADS_1


Nayla hanya tersenyum membaca sms dari Daffa


"bahkan dia menamakan kontaknya sendiri.. hmmm"


__ADS_2