Awal Kehancuran Salah Memilih Pasangan

Awal Kehancuran Salah Memilih Pasangan
AKSMP 16


__ADS_3

Hari Hari dilewati Ria dan anaknya dengan penuh kebahagiaan.


Meski bukan tidak mungkin banyak hal membuat Ria kelelahan menjalani rutinitas nya,dia tetap saja selalu semangat dan berusaha memperlihatkan ke semua orang kalau dia sedang baik-baik saja.


Keluarga yang selalu mensuport Ria menjadi penyemangat untuk dirinya tetap kuat.


"andai saja dulu aku mendengarkan semua apa yang di sampaikan kedua orang tua kua,mungkin kehidupan ku sekarang tidak sesulit sekarang"


kalimat itu sering sekali muncul dalam benak Ria tiap kali dia merasa kehidupan nya terasa berat.


Harus nya kehidupan nya bisa saja berada di zona nyaman saat ini, di usia yang terbilang muda, Ria sudah bekerja dan sekarang bisa menjadi asn, mempunyai penghasilan sendiri dan mempunyai tabungan sendiri.


Namun semua berbanding terbalik. semua terasa berat.


Tapi Ria tetaplah Ria, yang setiap kali ada masalah dia akan berdiri kokoh, ditambah ada anak nya yang harus dia besarkan,jaga, rawat penuh kasih sayang.


Ria yang saat itu merasa lelah dengan sikap suaminya berpikiran menyampaikan keluh kesah nya kepada mertuanya.


Ria memang cukup dekat dengan mertua nya,terutama sang ibu mertua.. Itu membuat Ria tidak segan meminta nasehat apabila dirinya merasa ada beberapa masalah yang dia tidak bisa selesaikan sendiri terkait suaminya.


Respon ibu mertua Ria pun sangat baik, ketika Ria menceritakan semua keluh kesah nya tentang suaminya, ibu mertuanya menyikapi dengan bijaksana.


Beliau akan menasehati suami Ria supaya tahu apa yang harus dia lakukan sebagai seorang suami dan sosok ayah bagi cucu nya.


"Ma.... Ria mau cerita... Ria merasa terlalu berat masalah yang Ria alami ma.. " Ucap Ria kepada ibu mertua nya.


awal mula Ria menceritakan keluh kesah permasalahan yang dihadapinya kepada ibu mertua nya.


"iya Nak, ceritakan saja apa yang mau kamu ceritakan, selama mama bisa bantu, pasti mama akan bantu Ria dan cucu nenek" jawab ibu Mertua Ria kepadanya kala itu ..


Ria pun mulai menceritakan permasalahan dirinya dengan suami nya, meski tidak semua masalah Ria sampaikan saat itu.


Namun Ria berusaha menekankan ke ibu Mertua nya agar bisa menasehati suami nya suoaya bisa bertanggung jawab kepada dirinya dan anak nya.


Ria tahu betul bahwa ibu mertua nya baik, beliau tidak akan memihak kepada siapa yang salah, beliau selalu menengahi setiap masalah dengan bijaksana,terutama masalah yang berkaitan dengan Ria dan suaminya.


" Ria cape Ma sama semua ini... Ria merasa Ria hanya berusaha sendiri dalam pernikahan Ria.. Ria merasa semua nya hanya Ria yang harus memikirkan nya " ucap Ria kepada ibu mertua nya...

__ADS_1


"Sabar nak... sabar... mama tahu Ria cape... Ria sangat baik menjaga anak Ria sendiri, itu sulit padahal. Mama pun tahu, Ria banyak berkorban selama ini... Nanti mama akan menasehati suami Ria ya nak... "


yaa... benar saja... jawaban dari ibu mertua Ria sedikit membuat dirinya lega, karena Ria sadar bahwa suaminya sangat meghormati kedua orang tua nya.


Mungkin saja dengan nasehat dari ibu mertua nya,suami nya bisa sadar akan apa yang harus nya dia lakukan sebagai seorang suami dan ayah dari anak nya.


"iya ma... makasih ma...semoga Ria mamou melewati cobaan ini ma" jawab Ria kepada ibu mertua nya kala itu.


"ahhh kemarin bilang mau belikan aku mobil, ternyata bayar pengasuh untuk anak nya saja harus aku yang bayar " aku cape !!


Ria mulai muak dengan tingkah suaminya...


"sudah aku harus meninggalkan kedua orang tua ku... aku harus terpisah jarak dan waktu... aku harus merawat anak sendirian... aku harus berhutang untuk bayar utang suamiku... aku bosan !!! ucap Ria kala itu...


Hari-hari Ria terasa semakin berat... di sisi lain dia merasa bahwa apa yang terjadi dalam hidup nya merupakan ujian dari sang pencipta.. di sisi lain dia merasa ini adalah akibat dari apa yang dirinya lakukan yang membuat keluarga nya menanggung malu selama ini...


Kring kring kring....


Suami Ria menelpon..


"yaa pah, ada apa... ??"


"kabar kami baik-baik saja " jawab singkat Ria kepada suaminya.


" mah... aku minggu depan pulang kesana .. sudah dapat ijin dari atasan ku mah... "


"oh yaa?? dadakan sekali pah... aku senang dengar nya.. semoga tidak ada perubahan ya pah.. " jawab Ria kepada suaminya...


"iyaa mah.. amin"


Ria pun merasa sangat bahagia suaminya mau datang...


"wahhh jangan-jangan suamiku beneran mau belikan aku mobil,makanya sampai bela-belain cuti" ... Ria yang saat itu spontan teriak bahagiaa...


Ria pun kembali melakukan rutinitas seperti biasanya.. kebetulan hari itu Ria merasa ingin sekali makan diluar,dia begitu lelah..


ya... benar saja.. karena selama ini Ria sangat perhitungan dalam mengeluarkan uang, dia sadar banyak yang harus dia bayar tiap bulan nya membuat dia enggan makan di luar...

__ADS_1


Namun, Ria yang benar-benar kehabisan tenaga enggan memasak.. dia pun bergegas pergi kepasar bersama anak nya untuk makan di luar.


Karena keadaan, membuat Ria terbiasa kesana kemari pergi kemanapun bersama anak nya menggunakan motor...


Ria pun tiba di Rumah makan, kebetulan posisi Rumah Ria dan rumah makan cukup jauh...


Ria pun makan dengan begitu lahap nyaa...


"astagaaa...Nikmat nya makanan ini... lama sekali aku tidak makan di rumah makan ihhh... kasian sekali diriku yaa" ucap Ria kepada dirinya sabil menahan tangis...


selesai melahap semua makanan pesanan nya, Ria pun kembali kerumah nya bersama anaknya.


Yaa... anak Ria sedari kecil memang selalu Ria bawa kemanapun dia pergi.. kecuali bekerja... Ria kebetulan menitipkan anak nya kepada Bude tiap dirinya harus bekerja..


Tak disangka... dipertengahan jalan motor Ria mogok...


"astaga.. apa lagi ini ya Tuhan... "


tolong... tolong...


Ria berusaha mencari pertolongan dari beberapa orang yang melintas di jalan..


kebetulan, ada yang bersedia menolong dirinya dan segera membantu Ria membawa motor nya ke bengkel karena mogok.


bisa di bayangkan bagaimana situasi nya saat itu.. benar-benar menyedihkan...


Ria yang masih memakai motor bututnya kesana kemari membawa anak nya, tiba-tiba motor butut nya pun harus mogok ditengah jalan.


beruntung masih saja ada orang baik yang datang menolong nya saat itu.


Setibanya di bengkel, Ria menghubungi suaminya..


"hallo pah... ini aku dan anak ada di bengkel... astaga.. tadi papah tau?? kami mogok ditengah jalan, untung ada saja orang baik yang mau menolong kami pah.. " ucap Ria kepada suaminya..


"astaga.. kok bisa mah? semoga motornya aman ya habis diperbaiki mah" jawab suami Ria kepada nya....


Yaa... seperti itulah.. suami Ria selalu merespon masalah Ria dengan santai.. dirinya tidak pernah mengerti betapa beratnya yang di alami Ria..

__ADS_1


awalnya Ria berharap suami nya bisa berempati mendengarkan dirinya yang tertimpa masalah,, namun tidak begitu realita nya...


__ADS_2