
Hari pernikahan kakak Ria pun tiba..
"Sedih rasanya mamah dan bapak nak, kakak pertama kalian engga bisa datang. padahal ini moment keluarga besar kumpul" Ucap ibunda Ria kepada Ria dan kakak Ria...
"Iya mah,,sedih.. tapi mau gimana lagi mereka emang ga bosa datang karena ada.pekerjaan yang engga bisa di tinggalin... " Jawab mereka kepada ibunda Ria...
Mereka pun masing-masing sibuk mempersiapkan diri mereka untuk acara pernikahan kakak Ria...
"Pah, nanti kita foto bersama yaa.. mau ?" Ucap Ria kepada suaminya...
"Yaa mah bisa aja.... " Jawab suami Ria...
Ria pun kembali menghubungi ibu mertuanya, mengingat kemarin beliau bilang akan datang apabila sudah hari H...
Namun, telpon Ria beberapa kali tidak ada dapat jawaban dari ibu mertua nya...
"Tumben mama engga angkat telpon aku beberapa kali ya pah... apa mungkin mama sudah ada dijalan" Ucap Ria kepada suaminya...
"Yaa mah, bisa jadi. karena dijalan gak dengar kan ada bunyi hp nya" Jawab suami Ria...
Ria pun segera melajutkan berdandan bersama keluarga lainnya..
Aku memang suka berdandan... apalagi ini adalah acara besar kakak ku...
Meski muka aku biasa saja... aku memang suka sekali mempercantik diriku selama tidak merugikan orang lain dan berlebihan..
Tapi, kadang yang membuat aku sedikit kecewa ya karena suamiku justru tidak menyukai aku yang suka berdandan.
__ADS_1
Dia selalu bilang...
"Ngapain juga kamu dandan-dandan gitu, kaya apa aja... udahlah,biasa-biasa aja gak usah lebayy gitu"
Mau jengkel,tapi ya itu suamiku... binggung kadang aku memikirkan nya.
Semua itu Ria pendam dalam hati, dia enggan kembali mempermasalahkan hal-hal yang justru akan merusak mood nya saat itu...
Yaa,,, Ria tetap saja melanjutkan berdandan saat itu karena dia ingin terlihat cantik juga di acara kakak perempuan nya...
Anaknya pun sudah Ria pasangkan gaun, dan sedikit Ria rias muka anak nya agar terlihat semakin imut dan cantik...
Tiba-tiba,Suami Ria menghampiri nyaa...
"Mah, didepan ada bapak sama ibu datang..."
Namun,saat Ria ingin kedepan menghampiri ibu dan bapak mertua nya, Papah Ria memanggil Ria ...
"Nak... sini sebentar ada yang mau bapak bilang " Ucap bapak Ria...
"Ya pak... ada apa... " Jawab Ria sembari mendatangi bapak nya saat itu.
Aku sudah merasa ada yang mengganjal mungkin yang dirasakan bapak, sehingga beliau tidak sabar menyampaikan apa yang beliau dengar saat itu...
Ya, itu yang ada dibenak Ria...
Benar saja.,..
__ADS_1
"Nak, tadi aku tidak sengaja mendengar suami kamu entah menelpon siapa, cuma sepertinya dia sedang berbicara dengan adik nya.."
"Lalu pak ?"
"Dia bilang dia akan kirim duit 20 juta untuk ade nya membayar beberapa bahan bangunan untuk menambah dapur rumah ibu nya disana" Ucap bapak Ria..
Sejenak,Ria terdiam... dia mengerti kenapa bapak nya menyampaikan itu kepadanya..
Tidak ada maksud tidak baik dari bapak nya Ria menyampaikan itu kepadanya saat itu...
Ria sedih, karena jika benar suaminya ada uang sebanyak itu .. lalu kenapa suaminya selalu bilang tidak ada uang sama sekali...
Bahkan,untuk mencicil membayar utang ke bapakku pun dia bilang tidak ada uang ...
Tidak ada banyak kata yang saat itu bisa Ria sampaikan kep bapaknya...
"Kagetnya aku pak dengar ini,, nanti pelan-pelan aku tanyakan ke suamiku ya pak... sekali lagi maaf ya pak" Ucap Ria kepada bapaknya...
"Tidak nak, tidak apa-apa... bapak tidak ada maksud apa-apa... bapak cuma ingin kamu lebih meneliti dengan bijaksana lagi bagaimana pengelolaan uang suami kamu... ini semua untuk kebaikan kamu dan anakmu" Jawab Bapak Ria kepadanya...
Dengan perasaan kecewa, Ria menghampiri keluarga besar untuk segera mengikuti acara pernikahan kakaknya....
Aku harus fokus dulu... aku tidak mau di acara kakak ku mood aku rusak...
Setelah selesai, aku akan cari tau kebenaran nyaa...
Dalam hati Ria, dia bertanya-tanya kenapa suami nya begitu terhadap dirinya ...
__ADS_1
Namun, dia belum berani memastikan kebenarannya sebelum benar-benar menanyakan langsung ke suaminya ..