Awal Kehancuran Salah Memilih Pasangan

Awal Kehancuran Salah Memilih Pasangan
AKSMP 17


__ADS_3

Tidak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Hari yang dinantikan Ria datang.


"hari ini papah datang nak... mamah senang sekali" Ria berucap kepada anaknya.


dia pun menghubungi suaminya memastikan sudah dimana posisi nya sekarang.


kring... kringg... kring..


"hallo mah... papah sudah di bandara... kemungkinan malam sampai disana,mamah sama anak baik-baik ya disana, nanti aku datang" ucap suami Ria kepadanya.


"iyaa pah,, hati-hati dijalan, selamat sampai tujuan ya pah" jawab Ria..


"iyaa mah"...


Ria pun senyum-senyum sendiri menantikan kedatangan suami nya. Dia sangat semangat untuk melakukan aktifitas harian nya..


berbeda dengan hari-hari sebelumnya... biasanya bawaan Ria mungkin kurang bahagia karena jauh dari suami nya dan dirinya harus melakukan semua aktifitas sendirian,ditambah suami nya sudah pernah melakukan hal-hal di luar batas kewajaran menurutnya..


yaa... mungkin kedatangan suami nya kala itu membuat Ria sangat bersemangat. ditambah, suaminya menjanjikan dirinya akan segera di belikan mobil untuk transportasi dia dan anak nya...


"ya ampun... aku happy banget... mudah-mudahan suami ku beneran beliin aku mobil... " Ucap Ria sembari menyiapkan diri untuk pergi bekerja seperti biasa..


Ria pun menyiapkan dirinya serta anak nya untuk segera pergi ke tempat dia bekerja.


"ayoo anak mamah sayang... kita berangkat yaa... "


Ria pun mengantarkan anaknya ke Bude...


sesampainya disana, Ria mencium memeluk anaknya sebelum dia berangkat bekerja...


"Bude... baik-baik sama anakku yaa... aku percaya sekali sama Bude.. tolong jaga kepercayaan aku yaa bude.. " Itu adalah ucapan yang selalu Ria sampaikan ke Bude setiap kali Ria menitipkan anak nya disana...


"baik Ibu ... " sahut Bude ...


Setiba nya kantor, Ria melakukan pekerjaan nya seperti biasa.. dia terlihat sangat semangat... agar pekerjaan nya segera selesai, dan dia pun segera pulang agar bisa menyempatkan memasak makanan kesukaan suami nya..


"wahh... hari ini aku mau masakin suami ku masakan kesukaan nya... pasti dia suka... wahhh gakk sabarr "


Ria pun menceritakan kepada sahabat nya bahwa suaminya akan datang...


"kak... suami ku datang hari ini.. mungkin larut malam baru bisa datang... " Ucap Ria kepada sahabatnya kala itu..


"cieee... ada yang happy banget nihh... yaa dehh,,, happy-happy aja yaa kalian nanti" Jawab sahabat Ria..


hampir tidak ada yang disembunyikan Ria dari sahabatnya itu,, sehingga Ria pun tidak lupa menyampaikan kedatangan suami nya untuk sahabatnya itu..


"akhirnya... selesai sudah pekerjaan ku... aku pulang... jemput anak dulu, baru deh kepasar beli bahan masakan untuk masakin suami ku masakan kesukaan nya " Ucap Ria sambil menyiapkan barang-barang nya bergegas pulang ...


Ria pun menjemput anaknya di rumah Bude,dan segera pergi kepasar..


"besokk lagi yaa Bude... makasih sudah jagain anak aku" ucap Ria kepada Bude...

__ADS_1


"iyaa bu... hati-hati dijalan" sahut Bude kepada Ria..


Ria pun menyempatkan pergi kepasar membawa anak nya,, Ria sangat semangat ... sulit di ucapkan dengan kata-kata bagaimana happy nya Ria ketika suami nya pulang dan menjanjikan dirinya akan dibelikan mobil...


Selesai berbelanja keperluan untuk dirinya masak, Ria pun pulang kerumah..


"maaf yaa nak mamah bawa kemana-mana... anak mamah kuat yaa... anak baik, anak pintar" Ucap Ria kepada anak nyaa...


Setiba nya dirumah,Ria segera memberikan Asi kepada anak nya dan menidurkan anaknya...


Melihat anak nya tertidur pulas, Ria pun memastikan semua nya aman.. dia pun pergi ke dapur untuk segera menyiapkan bahan masakan menu kesukaan suaminya.


"semogaaa suami ku senang dengan masakan ku nanti... ini aku masak penuh dengan cintaa" Ucap Ria sambil tersenyum memandang masakannya..


tidak terasa.. malam pun tiba. Semua sudah Ria persiapkan...


anak nya pun sudah selesai dia mandikan, diberikan Asi, dan kemudian anak Ria kembali tidur..


Namun.. ,Ria belum di hubungi oleh suaminya.. Dia masih belum tahu sudah dimana posisi suaminya...


"aku telpon sajaa... belum ada balasan masih pesan ku tadi" ucap Ria.


Dia pun mencoba menghubungi suaminya, namun suami nya belum bisa di hubungi.


" mungkin papah lagi habis batrei handpone nya kali yaa " pikir positif Ria kala itu...


malam pun tiba... semakin larut namun tidak ada kabar sama sekali dari suaminya.


Ria pun mulai merasa khawatir, apakah yang terjadi. Tapi dia berusaha berfikiran positif...


"semoga engga lama lagi yaa papah datang" ucap Ria..


Ria pun pergi ke kamar dan segera membaringkan tubuh nyaa, merasa begitu lelah menjalani aktifitas seharian...


tok tok tok..


tok tok tok...


Ria terbangun kaget mendengar ada orang mengetok rumah nya..


Perlahan Ria berteriak dari dalam rumah nya,merasa tidak yakin bahwa itu adalah suami nya.


"iyaa siapa yaa ??" ucap Ria kepada orang yang mengetuk pintu Rumahnya tengah malam kala itu.


"ini aku mah... " jawab suami Ria.


Ria pun segera membukakan pintu rumah nya menyambut kedatangan suaminyaa...


"astagaa pah...senang nya aku kamu datang"


merekapun berpelukan... melepaskan Rindu...

__ADS_1


"iyaa mah.. aku kangen sekali sama kalian dua anak.. " ucap suami Ria..


mereka pun menyempatkan makan malam bersama meski sudah terlalu larut malam,,


suami Ria tidak henti-henti nya memeluk dan mencium anak nya. Dia sangat rindu dengan anak nya.


"ayo pah kita tidur.. pasti kamu capek sekali kan hari ini... " ucap Ria..


"iyaa mah... "


Mereka pun tidur .....


Pagi hari nyaa... Ria pagi-pagi sekali mempersiapkan masakan untuk mereka sarapan.Kebetulan anak Ria masih tertidur pulas.. begitu juga suami Ria.


"masak masak.... masak untuk sarapan pagi menu kesukaan suamiku" ucap Ria...


Ria pun membangunkan suami nya,begitu juga anak nyaa.Ria segera memandikan anak nya dan menyiapkan makanan untuk suaminya.


Ria sangat semangat hari itu karena suaminya datang...


Merekapun makan bersama,, sebelum Ria berangkat bekerja.


"mamah kerja kah ? nanti anak sama aku aja ... " ucap suami Ria..


"iyaa pah, aku lerja sebentar menyelesaikan tugas... baru nanti pulang" jawab Ria...


Ria pun pamit dan mencium suami juga anaknya sebelum berangkat.


setibanya di tempat kerja, Ria melakukan aktifitas nya seperti biasa. Namun dia merasa lebih tenang karena anak nya bersama suami dirumah..


selesai pekerjaan nya, Ria pun segera pulang kerumah. Dia tidak mau menyia-nyiakan waktu selama suaminya ada dirumah..


"nahhh.. mamah datang nakk" ucap suami ria sambil menggendong anak nya menyambut Ria tiba dirumah.


"Ria pun mencium anak nyaa karena rindu.. meski hanya di tinggal bekerja sebentar,Ria merasa selalu rindu dengan anak nya."


Ria pun segera memberikan anak nya Asi, dan menidurkan anak nya.


setelah anak nya tertidur pulas, suami Ria mengajak dirinya membahas tentang rencana membalikan mobil untuk dirinya.


"Mah... soal mobil itu... bagaimana menurut mamah... ini aku kan belum ada uang.. jadi mau ku itu mamah pinjam duit lagi di bank, kita beli cash mobil nya, nanti tiap bulan aku kirim duit untuk semua kebutuhan mamah dan anak" Ucap suami Ria..


Ria pun terdiam seribu bahasa.. antara kaget dan kecewa dia rasa kala itu. dalam hati nya berpikir bahwa suami nya ini memang egois, hanya memikirkan dirinya saja...


"Pah, jika harus berhutang untuk membelikan mobil... baik tidak usah. aku tidak masalah kemana-kemana bersama anak pakai motor.. " Jawab Ria.


"mah... kasian kalian dua anak... aku kesini itu karena mau mengajukan pinjaman,pakai nama mamah dulu.. nanti bulanan mamah dan anak aku yang kirim mah" Sahut suami Ria.


Ria pun menolak dengan tegas ide dari suami nya itu.


"pah, papah ingat ga sih !! dari awal pernikahan semua dana aku yang keluar.. sampai aku harus pinjam ke papah aku duit untuk menutup utang mu pah ? kamu janji akan bayar.. tapi mana ada sampai sekarang??!!!"

__ADS_1


"papah sadar tidak ? selama ini kebutuhan aku dan anak apakah pernah papah kirim ? papah cuma kirim sebisa papah ajakan ? papah gak mikir kah aku dan anak makan apa, dan perlu apa aja ?!!"


semua Uneg-uneg Ria dia keluarkan ke suaminyaa... Dia merasa suami nya tidak pernah sadar akan apa yang pernah dia lakukan melukai perasaan nya...


__ADS_2