
Perdebatan antara Ria dan suami nya berlanjut...
"ini semua demi kebaikan mah... aku nanti akan ganti semua uang mamah ketika usaha ku disana ada hasilnya" jawab suami Ria.
"bagaimana aku dan anak makan, gimana pengasuh nya, gimana kebutuhan-kebutuhan kami pah kalau uang ku saja habis untuk bayar pinjaman" jawab Ria..
"mamah percaya saja sama aku yaa.. aku akan kirim uang bulanan untuk kebutuhan mamah dan anak"....
lagi lagi, Ria menuruti apa yang suami nya sampaikan...
"yaa sudah kalau memang itu yang terbaik menurut papah... besok aku akan urus" jawab Ria..
"sudahlah... kita rehat saja dulu pah.... "
Keesokan harinya,Ria bergegas pergi ke salah satu tempat meminjam uang... dia menanyakan apa-apa saja berkas yang harus dia siapkan untuk proses nya.
sebelumnya, Ria merenung memikirkan semuanya.. Dia terdiam sendirian di dalam kamar memikirkan baik-baik apa yang akan terjadi kedepan apabila dia tetap mengajukan pinjaman hanya untuk membeli mobil.
Namun Ria kembali percaya penuh dengan suaminya yang akan siap menghendel semua keuangan nya kedepan apabila gaji Ria habis untuk membayar angsuran pinjaman mereka.
"ya sudahlah... tidak apa-apa saja... aku percaya suamiku tidak mungkin membiarkan aku dan anakku kesulitan, toh mobil nya nanti untuk aku dan anakku" Ucap Ria ...
Hari itu Ria sengaja ijin tidak masuk bekerja, dikarenakan harus mengurus beberapa berkas untuk dia mengajukan pinjaman..
Setiba nya disana,Ria cukup kaget melihat hitungan dari pihak peminjam berapa sisa gaji dia apabila meneruskan pinjaman.
Dia segera menyampaikan itu kepada suaminya..
"ah... nanti saja beli mobil... daripada aku harus membayar utang selama 15 tahun hanya untuk sebuah mobil" ucap Ria.
Ria segera pulang kerumah setelah urusan nya selesai kala itu.
Sesampainya dirumah, Ria selalu mengurus anak nya lebih dulu. Ria memberikan Asi, membereskan rumah dan lain sebagainya.
__ADS_1
Setelah semua selesai, Ria menyampaikan kepada suami nya bahwa dirinya menunda mengajukan pinjaman..
"Pah, kayanya aku batal saja mengajukan pinjaman, berat sekali rasanya pah... masa aku harus merasakan sisa gaji yang cuma 500ribuan saja tiap bulan nya demi mobil" ..
"aku gak apa-apa kali pah naik motor kemana-mana... atau papah belikan aku motor baru saja, ini kan motor ku udah tua pah.. sering keluar masuk bengkel"
"mah.. kamu kan tau sekarang usaha aku engga jalan.. dan gaji aku habis untuk aku disana.. karena mamah tau ajakan disana itu apa-apa serba mahal..
"Mamah pinjam aja dulu di bank, nanti aku pasti kirim terus untuk mamah dan anak bulanan disini" Jawab suaminya...
yaa... Ria yang malas sekali berdebat dengan suami nya mengiyakan saja apa yang suami nya suruh.
"ya sudah, besok aku masukan berkas ku.. semoga saja sempat cair sebelum papah pulang"
Ria kembali menegaskan untuk suami nya bahwa setelah dia mengajukan pinjaman, maka sisa gaji nya sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan harian nya.
Dan suami nya tetap yakin dia akan memberikan bulanan yang akan mencukupi kebutuhan dirinya dan anak nya.
Setibanya dirumah, Ria dan suami nya berdiskusi untuk apa saja uang yang mereka pinjam ini. Namun, hasil nya berubah drastis. Suami Ria merubah semua rencana mereka.
"Mah... ini dana nya bisakah ade ku pinjam dulu ??... jadi dia itu mau kredit mobil, dia pinjam dulu 50 juta ya mah... nanti dia kredit mobil,dan mobil nya mamah sama ade ku bisa sama-sama pakai sampai dia bisa kembalikan 50 juta nya" Ucap suami nya.
Sontak apa yang suami nya sampaikan membuat Ria kaget bukan main.. dirinya kaget dengan rencana suaminya itu karena sebelumnya bukan seperti itu kesepakatan mereka.
"engga !! aku enggak mau pah... bagaimanapun kita harus sesuai rencana awal pah. Aku bukan tidak mau membatu ade, tapi ini kan dana pinjaman pah.. bukan dana lebihan kita sendiri kan.. dan kamu tau itu" Jawab Ria..
"ayolah mah... aku akan marahin ade ku kalau dia macam-macam nanti.. pokoknya nanti mobil itu parkir nya disinilah sampai ade ku bisa bayar 50 juta nya" ucap suami Ria kala itu...
"ya lah... teserah kamu aja.. " Jawab ketus Ria kepada suaminya.
Ria pun pergi kekamar beristirahat sembari mengurus anak nya..
Keesokan harinya, Suami Ria menelpon ade nya untuk segera datang kerumah mereka..
__ADS_1
"De, kamu kesini yaa... ada kabar baik ini... " ucap suami Ria ke ade nya.
Ria menanyakan apa rencana suami nya ...
"rencana kalian gimana pah? mau ambil mobil apa? atas nama siapa kredit nya... kan ade mu belum 17 tahun... apa bisa ?"
lagi-lagi,suami nya menjelaskan kepada Ria bahwa sementara untuk kredit harus nama Ria dan suami... namun mobil nya atas nama ade nya. Sontak Ria marah mendengarkan rencana suaminya.
Bukan karena dia tidak sayang atau tidak mau membantu ade iparnya, namun Ria enggan kedepan ada masalah, dia hanya jaga-jaga saja tidak mau ada masalah.
Tak lama kemudian ade iparnya datang.. dia bersalaman dengan suami dan Ria... juga segera mencium anak Ria karena rindu sekali lama tidak jumpa.
Kebetulan,saat itu ade ipar Ria baru lulus sekolah. Ria pun bercanda gurau dengan ade iparnya itu, makan bersama sembari membahas rencana membeli mobil..
Disisi lain, Ria merasa bahwa ade nya mungkin juga memerlukan mobil karena pekerjaan dia sekarang,namun disisi lain dia pun memerlukan mobil untuk dirinya dan anak nya.
"De, inikan rencananya kamu mau mobil apa? gimana kamu bayar nya nanti uang kk ? mencicil atau gimana... ? " ucap Ria keada ade iparnya.
Yaa... Ria tidak mau ada hal-hal yang disembunyikan. Dia langsung bertanya ke inti permasalahannya.
Mengingat tidak mudah bagi Ria harus menyandang utang bertahun-tahun.. dan Ria tidak mau ada masalah kedepan nya.
"Gini ka... itu nanti aku bayar nyicil ka, mobil nya bisa kita pakai sama-sama. parkirnya di rumah kakak aja, nanti kalau aku mau pakai mobil, aku yang kesini kak.. " Jawab ade ipar Ria kepada nya.
"ini sudah diketahui mama belum de ? apakah mama setuju ?!" Tegas Ria kepada adenya.
"Mama belum aku kasih tau ka,, nanti pas mobil nya ada baru aku masih tau mama ya kak... tapi aku yakin mama oke-oke aja kak" Jawab Ade ipar Ria..
"yaa sudah.. kalau memang begitu, aku pegang omongan kamu de... intinya kakak engga mau ada masalah kedepan nya antara kita de...
"iyaa kakak ku sayang.. makasih yaa... "
Mereka pun berencana merental mobil untuk sama-sama pergi ke kota membeli mobil yang ade ipar nya mau. Ria pun tidak bisa menolak apa yang suami nya putuskan,meski terasa bertentangan dengan hati nya..
__ADS_1