Badboy VS Gadis Bercadar

Badboy VS Gadis Bercadar
[10] Ajari Gue Baca Al Qur'an


__ADS_3

"Siapa dia ?"


"Dia adalah jodoh  terbaik pilihan Allah yang akan diberikan kepada ku untuk menuntun ku ke jalan surganya"


"Menuntun Lo ? Wkwkwk. Emang Lo anak kecil yang perlu dituntun? Ngigau ya Lo!"


"Yang butuh tuntunan bukan hanya anak kecil, tapi siapa pun dia yang memerlukan bantuan untuk dituntun kita harus menuntun nya. Asal menuntun nya ke arah yang benar. Meski pun dia anak kecil, remaja ,dewasa ataupun sudah tua."


"Emang ya! Dari dulu dasarnya emang cewek maunya menang Mulu! Terserah Lo lah! Dari tadi ucapan gue Lo komentar in mulu. Ga capek ?"


"Saya tidak merasa mengomentari ucapan kamu. Saya hanya mengatakan sesuai dengan apa yang ada"


"Tidak mengomentari? Lo ga peka banget tau ga? Jelas jelas Lo selalu ngomentarin apapun yang gue katain dan Lo bilang ga ngomentarin omongan gue? Baka! (Bodoh (bhs jpng) "


"Baiklah , maaf kalau saya membuat hati mu terluka. Saya tidak bermaksud untuk mengomentari setiap perkataan mu. Sekali lagi maafkan saya"


"Tidak segampang itu mendapat kan maaf dariku. Asal kamu tau ada pepatah yang bilang. Hati hati dengan mulutmu, karena mulut bisa lebih berbahaya dari pisau"


"Astaghfirullah, tidak baik kalau tidak maafkan orang yang sudah meminta maaf kepada kita. Sang pencipta saja bisa memaafkan kita saat kita lalai dan membuat dosa. Lalu kenapa kamu tidak bisa. itu sangat tidak baik?"


"Huft! Sekali lagi kalau Lo ngomentarin atau pun ngocehin omongan gue lagi ! Gue bakal duduk di samping Lo! Sambil.... meluk Lo! Gimana?"


"Astaghfirullah! Hilangkan pemikiran kamu yang seperti itu.  Kamu dan saya bukanlah makhram."


"Jadi ? Lo mau gue lakuin itu? Ha?"


"Astaghfirullah , sungguh saya benar-benar tidak menginginkannya"


"Kalau begitu jangan pernah komentarin setiap perkataan gue. Dan sebaiknya Lo ngalah dengan perkataan gue."


"Tap--"


"Setuju atau tidak?"


"Hmm insyaallah"


"insya Allah apa?


gue maunya setuju atau tidak."


"insya Allah seperti yang kamu mau"


" HM berarti setuju. okeylah. tapi gue ingetin ya. Kalo ngomong langsung to the point aja ga usah bertele tele. Kalo iya ya iya gitu ga usah ada kata tambahan insyaallah Insyaallah. Gue gapaham dan ga mau tau soal itu "


"Maaf itu tadi karena saya takut tidak bisa memenuhinya. Karena itu saya bilang seperti itu. Karena lebih baik mengatakan itu. Tapi dengan catatan lebih banyak point untuk menepatinya dan sisanya diserahkan kepada allah"


"Ah ne,(iya) emmm btw gue mau tanya , lirik lagu yang lo nyanyiin kemarin apaan?"


"lagu? lagu apa yang kamu maksud" tanya Qisi heran. Karena ia jarang sekali menyanyi.


"itu yang kemarin gua lupa gimana liriknya. pokonya pas gue mau ke kamar lo, gue denger Lo nyanyi. Entah kenapa adem aja gitu dengernya. Jadi gue juga mau nyanyi itu"


"oh waktu yang kamu mau manggil aku karena disuruh Abi?, tapi aku ga nyanyi. Tapi aku lagi baca Al Qur'an"


"mworago? (apa yang kamu katakan?) baca Alquran? BACA? WAIT!


baca itu bahasa Inggrisnya read kan? micheosseo (kamu gila?) membaca pakai di nadain segala?. aigoooooo." ujar Arsaj kaget. sampai dia melihat ke tempat duduknya Qisi.


"iya benar, memang saya sedang membaca Alquran pada saat itu. Dan saat membaca Alquran itu juga ada tata caranya. Membaca Alquran itu tidak sama seperti membaca buku"


"oh apakah Al-Qur'an itu judul dari puasa? yang membacanya penuh penghayatan. perlu mimik dan membacanya juga memperhatikan panjang dan pendeknya pengucapannya" Ujar Arsaj bersemangat karena merasa dia tau. Sedangkan Qisi mendengar ucapan Arsaj tadi malah tersenyum.


"Bukan Puasa, Tapi Puisi."


"heol (kayak dia shok gitu deh *ini epresinya ya)"


" sudah ganti nama kah. ya gitulah, maksud gue puisi"


"jelas berbeda. Karena Al Qur'an itu kitab sucinya orang Islam. Al Qur'an adalah pedomannya orang Islam. Jadi dia bukan berupa puisi"


"oh beda ya. Gpp deh. Kapan kapan ajarin okey"


"Baiklah, Namun boleh aku tanya Agama kamu apa? soalnya kamu tidak tau sama sekali soal Islam. kamu bukan seorang muslim?"


"wae?? (kenapa?) Lo kok jadi kepo pribadi gue. Gue ga suka ya Lo kayak gitu. Emang Lo siapa nanya nanya gue kek gitu"


"ah , maafkan saya , maksud saya bukan begitu"


"HM"


Hening


1 menit


2 menit


3 menit


----


10 menit .


" Qis"


"Iya"


"Lo mau gue maafin kan?"


" Hm"


"Kalau iya! Bilang sama orang tua Lo buat batalin perjodohan ini!"

__ADS_1


"Tapi maaf saya ga bisa"


"wae?" "Lo ga berani bilang sama Abi Lo?"


"Bukannya saya tidak berani bilang, saya hanya tidak mau menentang keputusan Abi. Yang saya tau abi selalu memikirkan semuanya sebelum bertindak. Jadi saya percaya penuh  , bahwa keputusan Abi mau menerima perjodohan ini pasti baik. Dan pesanku untuk kamu,  setidaknya hormatilah keputusan orang tua kamu. Kamu harus yakin bahwa keputusan yang mereka pilih baik untuk kamu"


"Udahlah ga usah sok nasehatin gue! gue ga butuh nasehat Lo dari tadi"


Tak lama Reno datang sambil membawa pesanan kopi.


"Hey bigbos bagaimana? Dia setuju. Dannnn ini nih kenapa duduknya jauhan. Lagi berantem ya?"


" Coba Lo yang paksa dia deh, capek gue"


"Oh jadi dia ga setuju"


"Hm"


Reno pun berlari ke arah Qisi. Ia duduk di depan Qisi.


"Hey. Yuk kita bicarakan disana bersama sama"


"Sepertinya sudah cukup, saya mengerti bahwa kamu dan Arsaj hanya mau memaksa saya agar berbicara kepada orang tua saya untuk membatalkan perjodohan ini, maaf Reno. Saya tidak bisa menentang keputusan Abi saya. Cobalah mengerti. Dan maaf orang tua Arsaj sendiri yang datang kerumah saya untuk melaksanakan perjodohan itu. Jadi kenapa bukan Orang tua Arsaj yang membatalkan nya. Bukannya yang memaksa untuk melaksanakan perjodohan ini adalah orang tua Arsaj. Oke , maaf bila saya lancang berbicara seperti itu, tapi tolong pahami juga keadaan saya. Abi saya selalu menyerahkan keputusan soal pernikahan saya kepada saya. Namun kali ini Abi saya yang memutuskan nya sendiri dan menyuruh saya untuk menurut."


"Begini! Sekarang kamu ikut gabung sama kita dulu. Kami bakal cerita masalah kami dengan kamu"


"Tap--"


"Ayo lah"


Akhirnya Qisi pun mau menerima ajakan Reno untuk kumpul bersama dengan Arsaj.


Arsaj dan Reno terus memaksa Qisi untuk bilang kepada orang tua nya agar membatalkan perjodohan Arsaj dan Qisi. Mereka pun memberikan alasan dengan berbagai macam. Baik alasan yang masuk akal maupun tidak. Tapi Qisi masih dengan pendirian nya. Ia tidak mau membatalkan perjodohan ini.


Arsaj dan Reno pun menyerah. Mereka lelah memaksa Qisi untuk membatalkan perjodohan ini.


"Haishh ,dengan cala apa  lagi, sulit banget ngeyakinin dia" batin Arsaj


"Gimana nih , Arsaj kekeh banget maksa Qisi buat batalin perjodohan ini." Batin Reno.


Dan tiba tiba


"Drttt drttt" hp Arsaj


"Drttt drttt" hp Reno


💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬


The Word Handsome Squard


Dominanlim: gimana? Udah berhasil.


ArsajBQ: ???


Dominanlim : ngegagalin perjodohan lah


Renono : berhasil apaan. Kita udah makek segala alasan tapi Qisi kekeh ga mau.


Dominanlim : wah wah , jangan jangan udah kepincut ketampanan Arsaj.


Renono : kepincut apaan!


Dominanlim : ya iya ! Sekarang mana ada yang mau ninggalin Arsaj yang ganteng gitu.


ArsajBQ : 😎


Renono : apaan! Orang tadi gue tinggal beli kopi aja Qisi ga mau duduk berdua sama big bos


Dominanlim : ha? Gila tuh cewek


ArsajBQ : kalo ga tau itu diem aja ****!


Renono : kasih saran dong!


@ArsajBQ galak amat lu


Dominanlim : bentar


Dominanlim : eh Nemu


ArsajBQ : ???


Renono : apaan


Dominanlim : lupa


ArsajBQ : 🔪


Renono : gue cium tau rasa Lo


Renono : tuh mau dibacok Arsaj Lo. ****** ga tuh.


Dominanlim : oke oke ! Ampun bos!


Dominanlim : jadi gini Lo @ArsajBQ bilang sama tuh cewek kalo lo suka sama cewek lain. Dan cewek lain itu juga suka sama lo. Dan bilang kek gini "sumpah gue ga bisa hidup tanpa dia. Apa lo mau ngerusak hubungan diantara kita". GUE YAKIN 100% DIA BAKAL BILANG SAMA ORANG TUANYA UNTUK NGEBATALIN PERJODOHANNYA.


Dominanlim : gimana?


1 menit


2 menit

__ADS_1


3 menit.


Dominanlim : kok ga respon?


Dominanlim : berlian ga ide gue?


Dominanlim : eh cecunguk ! Gimana ide gue? Berlian kan!


Dominanlim : gue tau kalian udah baca ide gue lohhhh


Dominanlim : kok ga ada respon sih!


Dominanlim : tau gitu gue ga mau bagi ide gue ke kalian.


💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬


Arsaj dan Reno yang duduk bersebelahan pun saling tatap lama sekali. Lalu dikeduanya sama sama memamerkan smirk smilenya.


Mereka sangat sangat terkesima dengan ide berlian dominan. Mereka terheran heran kenapa mereka tidak memberi alasan itu dari tadi.


"Gomawo dominan! Gomawo!!!" Batin Arsaj


"Ini gue **** banget ya! Ngapa ga kepikiran dari tadi!"


Reno pun menyuruh Arsaj untuk ke toilet saja biar Reno yang bilang dengan Qisi. Arsaj sempat menolak tapi diyakinkan Reno.


"Kalo Lo yang ngomong pasti dia ga percaya. Biar gue yang ngomong! Oke " kiriman pesan Reno ke Arsaj.


Sesuai keinginan Reno, Arsaj pun ijin pergi ke kamar mandi. Tapi setelah sampai Arsaj langsung menelpon Reno untuk mengetahui isi percakapannya dengan Qisi.


Pertama tama, Reno memasang muka sedih. Tapi tak digubris oleh Qisi karena memang dia tidak memandang Reno. Dia dari awal gabung dengan Arsaj dan Reno pun sudah menundukkannya.


Karena tidak ada respon Reno pun baru teringat bahwa Qisi sedari tadi tidak akan pernah mengangkat wajahnya untuk melihat cowok tampan didepannya.


"Qisi"


"Iya"


"Gue mohon Lo batalin perjodohan nya ya!"


"Maaf Reno "jawab Qisi sambil berdiri.


" Lo mau kemana? "


" mau duduk di sana ga baik duduk berdua an . Kamu dan saya bukan mahram" ucap Qisi lalu pindah tempat ke tempat Qisi tadi.


"what? terus ini ngomong nya gimana? yakali gue ngomong sendirian kayak orang gila"


"kedengaran kok"


"astaga nih anak, terserah Lo deh. Tapi gue mohon ya Lo batalin perjodohannya"


"Maaf , saya tidak bisa"


" Ini demi kebaikan semua orang "


"Apa yang kamu maksud"


"Iya ini demi kebaikan antara keluarga mu dan keluarganya Arsaj."


" Katakan dengan jelas apa yang kamu maksud reno"


" Demi kebaikan keluarga mu dan Arsaj lebih baik kamu membatalkan perjodohan ini. Karena...."


"Karena apa?"


"Arsaj mencintai wanita lain. Dia sangat sangat mencintai wanita itu. Dia bahkan tidak bisa hidup tanpa wanita itu. Maka dari itu dia ingin membatalkan perjodohan ini."


" Benarkah?"


" Iya! Jika dia dijodohkan dengan mu maka kamu akan merusak hubungan antara Arsaj dan wanita itu.


Gue tau Lo wanita yang baik jadi nggak mungkin Lo mau menghancurkan hubungan orang kan?"


" Lalu kenapa dia tidak memberi tau kepada orang tua nya. Jika ia memberi tahu kepada orang tuanya pasti mereka mengerti dan membatalkan perjodohan ini"


"Meskipun Arsaj mengatakan hal itu! Orang tua nya tidak akan mendengar nya. Ia lebih menyukai mu dari pada wanita itu"


"Suruh Arsaj untuk mencoba saja, insyaallah saya yakin orang tua nya pasti merestui mereka. Dan katakan bahwa mereka saling mencintai. Oh ya ini sudah pukul 12 lebih. Saya harus sholat dhuhur dulu. " Setelah menyudahi kalimat yang terakhir Qisi langsung bangkit dari duduknya. Namun segera dicegah oleh Reno.


"Arsaj , kalo gue salah ngomong maafin gue. Tapi ini cara agar Lo bisa ngebatalin perjodohan Lo! Maaf sedikit merugikan Lo" batin Reno.


"Qisi Arsaj dan..................."


🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜🔜


assalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh.


gimana puasanya? lancar?


kalo Milka Alhamdulillah lancar.


gimana nih perasaanya pas baca novel ini sampai episode 10 ini?


Milka berharap bakal tersampaikan dengan baik setiap perkaranya.


oh iya kalian bisa follow Ig Milka. disana biasanya Milka kasih info soal update kapan. soalnya updatenya Milka random banget. kemungkinan dari episode 1 sampai ke -+15 itu Milka masih bisa gercep update. karena tinggal revisi ulang cerita di ******* nya.


jangan lupa kasih like ya!! itu dukung Milka dan novel ini banget.


gomawo.

__ADS_1


wassalamu'alaikum wr. wb


__ADS_2