Badboy VS Gadis Bercadar

Badboy VS Gadis Bercadar
[27] Arsaj hilang kemana?


__ADS_3

***assalamualaikum.


Jan lupa komen sama like sebanyak banyaknya ya.


dan iya , kemarin sempet baru enakin fikiran akibat gagal sbmptn. dan kali ini juga masih ribut mau lanjut kemana. barangkali ada saran sok atuh , biar aku ada masukan.


udh ya semoga enjoyyyyyyy. maap ga crazy up😘


wassalamu'alaikum***


Tak terasa pernikahan sudah tinggal 2 hari lagi. Namun terdapat masalah besar, karena si pengantin laki laki, yaitu si Arsaj sudah menghilang entah kemana dari kemarin siang. Dan hari ini , dari pihak keluarga Arsaj pun sudah mencoba berulang kali untuk menghubungi Arsaj namun tidak bisa.


Sungguh sangat menggemparkan, karena menjelang detik detik akad si pengantin laki laki menghilang tanpa kabar. keluarga Arsaj pun langsung menghubungi Reno, tapi Reno menjawab tidak tau atas keberadaan Arsaj. Lalu ganti dengan Ando yang masih di korea. Namun sama dengan halnya Reno, Ando pun tak tau keberadaan Arsaj.


seluruh keluarga sangat khawatir dengan keadaan Arsaj. Namun tak lama ada sepucuk surat yang dikirimkan oleh Arsaj melalui kantor pos.


surat itu berisi tentang keadaan Arsaj yang baik baik saja, dan menyuruh keluarganya untuk tenang dan tak perlu mencari nya, ia mengatakan bahwa dirinya sekarang sedang menyelesaikan pekerjaan, dan ia juga berjanji akan pulang sebelum akad pernikahan dimulai.


seperti itulah surat yang dikirimkan oleh Arsaj.


Daddy Arsaj sebenernya sangat khawatir pada awalnya. Namun setelah ia membaca surat ini ia sedikit lega. begitupun dengan anggota keluarga lainnya.


Mereka yakin Arsaj tidak mungkin juga akan kabur dari rumah akibat pernikahan, lagian juga kemarin Arsaj sudah mengatakan bahwa ia setuju menikah dengan Qisi.


Meski percaya seperti itu , selaku eomma Arsaj. eoammanya juga tidak ada henti hentinya menangis, karena anak sulungnya itu. Takut terjadi apa apa kepada Arsaj. maklum perasaan cemas seorang ibu kepada anaknya.


Namun disini lain halnya dengan halmonie Arsaj. Dari awal ia sebenarnya sudah nampak tenang. karena ia sudah sangat mengenal cucunya itu.


Akhirnya halmonie pun memutuskan memanggil oleh Reno untuk di interogasi. Dan mengapa harus Reno? jelas jawabannya ada dengan banyak alasan. salah satunya adalah yang paling dekat dengan Arsaj adalah Reno. jadi kemungkinan besar Reno tau dimana Arsaj berada. meski sudah bilang tidak tau, jelas dia tau tapi pura pura tidak tau.


Alasan kedua, yaitu karena Reno tipekal orang yang tidak bisa berbohong. Karena akan sangat terlihat jika ia sedang berbohong. makanya lebih baik mengintrogasi secara langsung agar tau jawabannya secara langsung.


Itulah mengapa halmonie Arsaj memilih memanggil Reno dan menyidangnya. Ia memilih untuk berbicara hanya berdua dengan Reno.


Reno sebenarnya sudah memberi banyak alasan agar tidak bisa berhadapan dengan halmonie Arsaj. Namun sepertinya halmonie sudah paham akan rencana Reno sehingga mengancam Reno. Jadi mau tidak mau ia harus berhadapan dengan halmonie Arsaj.


Setelah berhadapan dengan halmonie Arsaj pun Reno memilih bungkam. Karena pertanyaan halmonie Arsaj yang sudah pasti menanyakan keberadaan Arsaj.

__ADS_1


sebenarnya Arsaj baik baik saja. dia juga tidak dalam masalah. namun ia hanya menyuruh Reno untuk mengantarnya dan juga merahasiakannya. Yang menyuruh Arsaj mengirim surat tak lain ya dari Reno. karena Reno yang sudah pusing dihubungi keluarga Arsaj sehingga ia datang ke tempat Arsaj dan memintanya menulis surat lalu mengirimkan ke keluarganya. Namun sepertinya percuma, halmonie tetap saja merecoki Reno sekedemikian rupa.


mana bisa Reno mengkhianati kepercayaan Arsaj terhadap nya. bisa bisa saat arsaj kembali malah jiwa Reno yang menghilang dari muka bumi ini. oh my God. tolong Reno. belom juga punya pacar terus nikah, honeymoon dan punya anak. masa ya udah mati aja di tangan sahabatnya.


"halmonie arsaj baik baik saja, sungguh. dia menyuruhku untuk tidak mengatakan kepada siapapun tentang dia pergi kemana. please halmonie. Ando juga tau dan disuruh untuk merahasiakannya. halmonie tau kan Arsaj bagaimana?" jawab Reno dengan mimik muka sedih. sungguh ia tertekan karena sedang mengalami situasi yang mematikan.


"λ§ν•˜κ³  μ‹Άμ§€ μ•ŠμœΌμ„Έμš”?!" "kamu tidak mau memberitahu?!


tanya halmonie Arsaj dengan nada marah.


"sumpah demi apapun halmonie. Arsaj gak papa. dua rius. tiga rius. kalo bisa sekalian deh sumpah Manu Rios. kalo halmonie ga percaya" ucap Reno dengan cepat.


"거짓말 μ•ˆν•΄? " kamu tidak berbohong?


tanya halmonie dengan serius.


"ngapain bohong. orang udah diujung tanduk gini kok. mana pernah Reno bohong. kalo Reno bohong juga kelihatan banget kok. meski kek ga kayak Arsaj"


jawab Reno.


"그래 ν• λ¨Έλ‹ˆ λ―Ώμ–΄!. " baiklah halmonie percaya.


"suka suka gue dong" jawab halmonie.


"wasegileh. nih nenek nenek keren juga kalo ngomong bahasa Indonesia. pasti Arsaj nih yang ngajarin." cerocos Reno, lalu dibalas dengan pukulan halmonie yang mendarat tepat di kepala Reno.


plak'


Awwww.


"halmonie apa apaan sih"


"kalo ngomong sama orang tua yang sopan."


"apaan sih hal, siapa suruh halmonie pakek Lo gue segala kalo ngomong"


" suka suka, lagian yang ngajarin pakek Lo gue ke Arsaj juga elu kali."

__ADS_1


"sok tau deh halmonie" ujar Reno dengan nada mengejek. dan dihadiahi dengan pukulan kedua dari halmonie.


"elu fikir halmonie ga tau. emang kalo pakek Lo gue gitu ada masalah?" tanya halmonie sewot.


"jelas ada! kan elu gue itu bahasa buat anak muda yang gaul." jawab Reno.


tak lama Reno pun mendapat pukulan yang ketiga. tapi ini sedikit keras.


"halmonieeee" rengek Reno dengan logat Korea.


"anak ga punya sopan santun kamu ya. udah sana. nanti kabarin halmonie informasi tentang Arsaj. halmonie percayakan ke kamu Lo. awas aja kalo Arsaj kabur. kamu yang bakal halmonie hukum" peringatan dari halmonie ke Reno.


"santai halmonie, Arsaj ga bakal kek gitu. oke?"


"oke udah sana"


"makasih udah percaya Reno"


namun saat Reno hendak pergi halmonie menaggilnya lalu menyuruhnya duduk di dekatnya.


"jangan lupa makan. terimakasih sudah menjaga cucu halmonie dengan baik. perhatikan juga kesehatan dan kebahagiaan kamu." ujar halmonie sambil mengelus elus rambut Reno.


halmonie sebenernya sayang kok ke Reno. ke Ando juga sayang. mereka udah dianggep layaknya seperti cucu sendiri. meski kalo soal Arsaj. ya lebih prioritas. udah jelas. kadang aja Arsaj sedikit iri saat halmonie nya ini marah kepadanya lalu malah lebih dekat ke Reno dan Ando.


πŸ’žπŸ’žπŸ’ž


diseberang.


Disebuah bangunan yang tak pernah Arsaj pikirkan untuk ia tinggali walau sehari. Bahkan ia pun tak pernah tau ini bangunan apa. Ah sudahlah yang penting keinginan nya harus berhasil.


Dan sebenernya Arsaj ga terlalu suka disini. terlalu banyak peraturan. Jauh dari semua hal bahkan orang tua dan juga keluarga serta teman temannya. namun ia harus membuktikan harga dirinya sebagai seorang laki laki.


Di jadwal hari ini Arsaj hanya fokus membaca buku tebal. Sambil mendengarkan musik dengan earphone. Namun tidak dengan menggunakan smartphone nya, melainkan mp4 player. Smartphone nya sudah ia matikan dan titipkan ke Reno. Dan disini juga sesekali mulut Arsaj mengikuti suara dari earphone nya tersebut.


Oh iya. tenang disini Arsaj ga bakal lari atau apalah. kabur dari pernikahan yang udah tinggal didepan mata aja.


ia juga hampir menyelesaikan masalahnya dengan seseorang disini. Dan mungkin malam sebelum hari akad pernikahan, Arsaj sudah akan dirumah. Tak perlu khawatir.

__ADS_1


Tapi kalo dipikir pikir, Disini juga sedikit menyenangkan. Ia malah jauh lebih tenang dan fokus. Kadang ia juga menyempatkan untuk menulis lirik lagu untuk menghibur diri nya setelah capek capek menyelesaikan pekerjaan.


__ADS_2