
"Allah akan memberi hal yang berguna bagi kuta , bukan sekedar keinginan kita semata saja"-MQI
Qisi langsung mendongakkan kepalanya karena terkejut dengan perkataan uminya Arsaj. Kenapa tepatΒ sekali. Masya Allah.
Mommy Arsaj yang mengetahui gerakan terkejut Qisi pun sudah mengetahui, pernyataan yang dinyatanya tentu benar.
"Jika Arsaj bilang seperti itu tak perlu dipercaya. Dia hanya mencari cari alasan. Biarkan dia dan abaikan saja jika dia terus mencari alasan untuk membatalkan perjodohan kalian. Tidak mungkin Arsaj melakukan hal itu. Dia cukup tau batasan untuk soal itu"
Lanjut mommy Arsaj.
"Mwo?. Mommy aku tidak bilang seperti itu kepada Qisi. Kenapa Mommy menuduhku seperti itu dan mempercayai perkataan dia." Arsaj sungguh tidak terima dengan segala tuduhan mommy nya. Ya meski sedikit membela Arsaj di akhir.
"Sudahlah kamu diam saja. Mari laksanakan pertunangan sekarang dan tentukan secepatnya tanggal pernikahan. Jangan membuang buang waktu untuk hal yang baik. Jika tidak mereka berdua akan terus mencari alasan untuk membatalkan nya." ujar Mommy Arsaj.
"Sebentar honey, aku hanya mau mendengar dari Qisi. Apa yang dikatakan mommynya Arsaj benar? Apa dia mengatakan bahwa dia menghamili perempuan" cegah appa Arsaj.
"Maaf om, memang benar saya ingin membatalkan perjodohan ini karena alasan itu namun"
"Ya!!! Apa yang kau bilang! Aku tak memberimu alasan macam itu. Jangan kau mengada ada! Kau sungguh licik sekali ha? Kalau juga tidak mau menerima perjodohan itu mari katakan sejujurnya. Jangan mengkambing hitamkan aku seperti itu!!!" Sembur Arsaj ke Qisi. Ia sungguh tidak terima. Bisa bisanya Qisi menuduhnya. Bahkan Arsaj sempat terfikir rencana itu namun dia tak berani karena tau resikonya.
"Maaf saya bukan menuduh, tolong dengarkan perkataan saya sampai selesai. Saya tidak bilang bahwa kamu yang mengatakan bahwa kamu yang mengatakannya bukan.
Maaf om,Tante dan Abi ummi. Qisi memang benar membatalkan perjodohan ini karena alasan itu. Namun bukan Arsaj yang mengatakan. Tapi orang lain.
Maaf karena Qisi percaya ucapan orang lain sebelum mencari tahunya.
Qisi sungguh merasa sangat berdosa akan hal itu. Lain kali Qisi akan berhati hati dan mencari kebenaran nya terlebih dahulu"
"Baiklah, sudah lupakan masalah ini. Kita sudah mengetahui alasan yang sebenarnya. Jadi anakku Qisi dan nak Arsaj. Mohon terima perjodohan ini.
Jika Allah mengizinkan kalian berjodoh kalian akan berjodoh. Jadi mari kita membuat tali kekeluargaan yang erat.
Kami selaku orang tua tidak akan pernah memilihkan hal buruk untuk kalian. Percayalah pada kami. Terutama kamu Qisi, apa kamu tidak percaya pada Abi?" Tengah Abi Qisi.
__ADS_1
Mendengar ucapan abinya Qisi langsung menggelengkan kepalanya.
"Tidak Abi, Qisi selalu percaya penuturan dari Abi, maafkan Qisi karena masalah tadi. Sungguh Qisi sangat menyesal"
"Ok sudahlah sekarang kalian bersiap siap lah. Kami akan segera melaksanakan kegiatan pertunangan. Dari pada pertunangan ini batal karena alasan tak jelas lagi"
Sela eomma Arsaj.
"Mommy... aniyooo, dan mari kita rahasiakan dulu permasalahan tentang ini. Sekaranglah Arsaj sudah menurut perkataan Daddy dan Mommy. Sekarang turutilah permintaan Arsaj. Apalagi ini hari ulang tahun Arsaj. Kita bicarakan ini nanti saja dan kita laksanakan acara itu dengan keluarga saja. Arsaj mohon." Pinta Arsaj.
"Kamu jangan macam-macam, Mommy mau segera melaksanakan pertunangan agar semua orang tau dan agar kau tidak bisa membatalkan perjodohan ini lagi"
"Oke serius Mommy. Arsaj tak akan membatalkannya. Arsaj nurut. Arsaj sudah capek berdebat. Apalagi dengan halmeoni (nenek). Sudah. Arsaj tak akan membatalkan. Percayalah. Sekarang Arsaj mau ke acara dulu. Kalo kalian mau mempersiapkan acara nanti silakan. Disini banyak media. Arsaj tidak mau karir Arsaj rusak karena skandal perjodohan dengan Qisi. Mommy tau Arsaj sudah berkerja keras untuk menggapai hal ini. jadi Arsaj mohon." Setelah berbicara Arsaj langsung pamit pergi menemui tamu.
*Cerita hidup Arsaj on*
Sebenarnya Arsaj tidak mau menerima perjodohan ini. Namun kemarin halmeoni nya memanggil dia. Sungguh sebenernya Arsaj sangat sayang pada orang tua nya. Meski mereka sibuk dengan pekerjaan dan menitipkan Arsaj ke halmeoninya. Namun mereka selalu memberi kabar dan menyempatkan waktu untuk mengajak jalan jalan.
Namun ia akan lebih menurut dan tidak bisa menolak perkataan halmeoninya. Apalagi masalah kemarin Daddy Arsaj menitipkan Arsaj ke halmeoninya karena harus merintis usaha nya. Karena kemarin sempat tertipu dengan seseorang dan hampir bangkrut. Mereka ke Daegu harus pindah ke Amerika , kota kelahiran daddynya itu agar bisa lebih mudah mengembangkan bisnisnya. Mereka sudah mengajak Arsaj. Namun Arsaj menolak dengan alasan sekolahnya. Ia masih ingin sekolah disini dan tak mau meninggal kan teman temannya.
Halmeoninya sangat menyayangi Arsaj. Ia menurut i semua perkataan Arsaj. Dan satu hal itu yang membuat Arsaj lebih menurut i perkataan halmeoninya daripada orang tuanya.
Halmeoninya bekerja untuk Arsaj. Agar bisa hidup dan mencukupi Arsaj. Sedangkan uang yang dikirimkan orang tua Arsaj disimpan.
Asal kalian tau apa alasannya. Halmeoninya bilang siapa tau masa depan kamu butuh uang jadi kamu bisa pakai uang ini. Karena bisa saja terjadi hal yang tak terduga. Contoh ayah Arsaj yang hampir bangkrut seperti kemarin. Bukankah itu hal yang tidak terduga.
Sungguh padahal Arsaj sudah melarang halmeoni dan hal-abeoji (kakek) nya, karena memang Arsaj merasa uang yang dikirimkan orang tua Arsaj sudah cukup untuk membiayai kehidupan Arsaj dan halmoeni dan hal abeojinya Arsaj. Namun mereka menolak. Katanya mereka juga mampu dan sanggup membiayai kebutuhan dan sekolah Arsaj.
*Cerita hidup Arsaj off*
Setelah kepergian Arsaj , semua yang ada disana tadi menyetujui perkataan Arsaj. Benar kita juga harus menuruti perkataan Arsaj. Apalagi ini hari ulang tahun Arsaj. Karir Arsaj juga dipertaruhkan disini. Apalagi dia sedang menjadi trending trending topik nya.
Orang tua Arsaj menyuruh beberapa orang menghias sebuah ruangan secepat mungkin.
__ADS_1
Sedangkan keluarga Qisi disuruh duduk ataupun menikmati perjamuan di depan.
πππ
Arsaj sibuk berbicara dengan temannya. Disini memang banyak sekali orang. Apalagi orang yang terjun di dunia entertainment. Dan jangan tanya lagi berapa banyak wartawan disini.
Saat Arsaj tertawa dengan salah seorang aktor kenalanya, Reno dan Ando menghampirinya.
"Hey bigbos. gimana?" Sapa Reno
"Mwo?" Sahut Arsaj
"Dari mukanya ini bahagia banget, gimana masalah Lo?" Tanya Ando.
"Gue ga tau lagi. Halmeoni tadi pagi panggil gue dan kalian taulah"
Tanpa Arsaj bicara saja mereka sudah tau. ARSAJ TAK AKAN PERNAH MEMBATAH PERKATAAN HALMEONINYA. PASTI DAN PASTI
"Ga apa apa deh Arsaj Hyung. Pasti kalo ga jodoh bakal ga jadi. Yakin aja ga jodoh" - Ando
"Tapi satu hal yang ga gue ngerti masak tadi Qisi itu batalin perjodohan nya tapi-"
"Wah kok bisa, kesambet apaan deh" - Ando
"Tapi...Β Ngasih alasan yang ga habis gue pikir. Dia mengkambing hitamkan gue banget. sebel gue"
"Emang apaan? Jadi kepo banget " - Ando
"Gue ngehamilin anak orang"
Seketika Ando ketewa saat mendengar perkataan Arsaj. Bahkan sampai menjadi sorotan beberapa wartawan yang ada. Namun si Reno.....
Arsaj semula ga ngeliat Reno langsung liat Reno. Dia diem. Kaget. Dan keringetan banyak. Dia juga gugup dan ga berani liat Arsaj. Pertanda bahwa dia sedang menyembunyikan sesuatu.
__ADS_1
"Emmm baru tau gue ternyata biang keladi nya temen gue sendiri. Gue kira si paboya girl itu yang sengaja ngomong kayak gitu." sindir Arsaj
πππ