Badboy VS Gadis Bercadar

Badboy VS Gadis Bercadar
[18] Diundur Atau tidak?


__ADS_3

"Untuk soal surat Ar Rahman mungkin bisa, sekarang jaman sudah modern, Al Qur'an juga ada bacaan latinnya. Dan dia juga bisa menghafalkan nya dengan cara mendengarkan orang lain yang membaca surat Ar Rahman." Jelas Daddy Arsaj.


"Ah benar juga." Jawab Abi Qisi dengan mengangguk angguk.


"Bagaimana sayang, apa kamu sanggup menghafal surat Ar Rahman? " Tanya mommynya Arsaj.


"Akan Arsaj usahakan"


"Ah baiklah , kalau begitu semua sudah siap sekarang orang tua tinggal membahas tentang rancangan acara pernikahan nanti. Tapi apa Qisi atau Arsaj mau tanya sesuatu? Sebelum orang tua membahas rancangannya" Tanya Daddy Arsaj.


"Arsaj tidak mau bertanya tapi Arsaj ingin menyampaikan pemikiran Arsaj. Jadi begini Arsaj adalah idol grup dan juga seorang aktor. Karir Arsaj juga sedang melesat tinggi sekarang. Apalagi Arsaj baru saja lulus sekolah. Arsaj sudah merintis karir Arsaj dari nol. Dan Arsaj tidak mau bahwa karir Arsaj dipertaruhkan. Dan Arsaj juga sebagai  idol junior. Baru melakukan debut 2 tahun lalu. Jadi masih tergolong baru. Dan untuk masalah Qisi, dia juga sedang kuliah, jadi Arsaj juga tidak bisa menggangu kuliahnya. Arsaj juga berkarir di Korea, sedangkan Qisi kuliah di Indonesia. Jadi mungkin bisa dipertimbangkan kembali. Karena ini juga masa depan untuk kita berdua jadi harus dipikirkan dengan baik dan hati hati. Dan masalahnya adalah kita bakal nikah muda. Itu hal yang tidak lazim di Korea kan dad. Usia 20 tahun terasa dini. Apalagi Arsaj sama sekali belum siap jadi seorang suami. Daddy juga bilang kan , sebelum menikah memang baik untuk melihat dan menilai siapa yang baik dan buruk. Mana yang pantas dan tidak pantas menjadi istri. Dan untuk menikah , Arsaj juga mau sekali seumur hidup. Dan mohon jangan berfikiran bahwa ini adalah bentuk Arsaj untuk menolak dan membatalkan perjodohan. Namun Arsaj mengajak kalian untuk memikirkan ulang" jelas Arsaj.


"Benar juga apa yang dikatakan nak Arsaj. Sebenarnya kita tidak perlu terburu buru seperti ini. Karena memang bisa dilihat mereka berdua juga umurnya masih terlalu masih muda untuk menikah dan juga masih punya masa depan yang panjang. Mereka juga perlu mewujudkan impian mereka sendiri. Beri kebesan untuk mereka menggapai apa yang di impikannya." Ujar Abi Qisi.


"Sebenarnya juga saya sempat memikirkan masalah ini , namun dengan menikahkan mereka tidak membatasi mereka menggapai impiannya. Dan soal karir kamu Arsaj juga tidak perlu dikhawatirkan. Kita akan menyelenggarakan pernikahan bersama kerabat dekat saja. Dan nanti jika mereka siap mereka juga bisa kapan saja mempublikasikan pernikahan mereka. Soal Qisi juga begitu, saya rasa Qisi anaknya sudah cukup cerdas dan berfikiran dewasa. Bisa memilih. Dan dia juga sudah tau bahwa tugas istri adalah ikut bersama suaminya kemana pun dia pergi. Berhubung ini juga masih taun ajaran baru juga. Di semester depan Qisi bisa melanjutkan studinya di Korea saja mengikuti Arsaj. Seperti itu" sekat Daddy Arsaj.


"Iya dad bisa juga , tapi apa mau Qisi tinggal Di Korea? Dia juga tidak bisa bahasa Korea? Lalu bagaimana? Ini semua butuh proses juga" Tanya Arsaj.


"Apa kalian kuat LDR?" Tanya mommy.


"Jadi kalian akan 6 bulan LDR sebelum Qisi pindah ke Korea dan setelah kalian menikah. Dan untuk kamu Arsaj, kemarin mommy sudah mengosongkan jadwal kamu dan mengambil cuti selama 3 bulan. Jadi kamu bisa manfaatkan itu dengan Qisi. Saat disini pun Qisi bisa ambil les privat belajar bahasa Korea. Sedangkan kamu bisa juga belajar agama Islam kan?. Jadi tidak ada alasan untuk menunda pernikahan. Mommy dan daddy serta halmeoni dan hal aboeji sudah memikirkannya dengan seksama. Untuk soal proses, ya semua membutuhkan proses. Namun kita juga harus bergerak buka hanya lama memperlambat nya," Jelas mommy.

__ADS_1


"Tapi mommy?"


"Sudah kalian itu mau menikah 1 bulan lagi. Pikirkan saja untuk menghafal surat Ar Rahman itu. Dan jangan membuat masalah menjadi semakin rumit." Serkah Daddy Arsaj.


"Lalu Qisi bagaima denganmu? Apa kamu juga mau bertanya atau mau menyampaikan pendapat juga?" Tanya Daddy Arsaj.


"Qisi menurut apa yang dimau Abi sama umi Qisi saja, Qisi juga sungguh bingung dengan masalah ini. Karena memang ini terlalu mendadak buat Qisi." Jawab Qisi.


"Saya rasa mungkin pernikahannya diundur tahun depan saja. Karena kita juga harus menyiapkannya dengan matang, saya juga masih terlalu berat jikalau anak semata wayang saya pergi meninggalkan kami. Kami belum siap dan ini terlalu mendadak. Biarkan Qisi dan Arsaj bebas dulu, untuk usia 20 tahun juga masih terlalu muda, apalagi sepertinya Arsaj juga masih belum siap. Menikah butuh kesiapan untuk berumah tangga jadi mungkin diundur tahun depan saja." Saran abinya.


"Mungkin menikahkan mereka dulu lebih baik, karena dengan begitu mereka sudah jelas punya ikatan. Jikalau tidak, bukankah nanti kasian Qisi karena sudah mengkorbankan masa depannya dulu untuk pending kuliah? Dan percayalah sebenarnya saja ada  jaminan bahwa anak saya Arsaj ini sudah sanggup. Dia anak yang bertanggung jawab dan saya rasa dia sudah sanggup kok. Dan soal Qisi ke Korea itu juga masih 9 bulan lagi jadi tergolong masih lama, dan untuk soal kedepannya , mungkin Arsaj juga Qisi bisa menunda dulu untuk mempunyai anak." bantah Daddy Arsaj


"Baiklah saya mengikut saja karena saya percaya ke kalian , tapi mohon pertanggung jawaban kedepannya. Dan untuk nak Arsaj saya mohon kedepannya bisa membahagiakan anak semata wayang saya." jawab Abi Qisi.


"Terimakasih atas kepercayaan kamu Sam"


"Saya usahakan om"


"Baiklah mari kita lanjutkan rancangan untuk pernikahan saja"


"Kalo seperti itu, saya ijin menyiapkan makanan supaya tidak terlalu malam untuk makan siangnya, ayok Qisi" pamit umi Qisi.

__ADS_1


"Ah iya silakan" ucap Daddy Arsaj.


"Saya akan bantu menyiapkan" mommy arsaj.


"Iya mari"


🌹🌹🌹


Saat tengah menyiapkan makanan uminya menyikut Qisi. Qisi yang diperlakukan seperti itu hanya melihat uminya dengan penuh tanda tanya. Uminya pun membisikan.


"Mumpung ada kesempatan segera tanya sana ke mommy nya Arsaj, udah tinggal 1 bulan lagi loh, masak kamu mau ga tau apa apa soal calon suamimu itu, cepat tanya?" Bisik uminya.


"Qisi bingung mau tanya apa umi, sudahlah umi Qisi malu"


"Ya tanya kesukaan nak Arsaj itu apa ? Makanan atau minuman kesukaannya gitu loh"


"Umiii , nanti saja"


Tiba tiba uminya berbicara dan tidak berbisik dan mengatakan sesuatu yang membuat Qisi malu.


"Apa sayang? Kamu mau tanya kesukaan nak Arsaj apa?, Aduh kok tanya ke umi. Itu ada mommynya Arsaj. Tanya mommynya Arsaj dong." Seketika muka Qisi langsung merah. Apaan ini uminya. Astaga umi kenapa buat Qisi malu begini.

__ADS_1


__ADS_2