
Esoknya Alea menerima kabar bahwa ibu dari Nick sudah berada di kantor polisi. Ya karena Alea melaporkan nya, beberapa kali Nick meneleponnya tapi Alea tidak mengangkatnya karena dia tau Nick akan meminta keringanan untuk ibunya.
" Aku akan membalas semua orang yang terlibat dalam kematian orang tua ku,mereka juga harus merasakan penderitaan ku selama ini." seru Alea sambil meremas jemari tangannya.
Kemudian dia keluar dari kamarnya untuk bertemu dengan pamannya, dia ingin memberi tahu bahwa ia sudah berhasil memenjarakan wanita yang menjebak ayahnya.
" Tok tok tok" Alea mengetuk pintu ruang kerja pamannya, karena biasanya hari libur pamannya akan di ruangan ini.
Tidak mendengar jawaban Alea mencoba untuk memutar kenop pintu.Dan ternyata tidak terkunci. Ini pertama kali dia masuk keruangan kerja pamannya.
Alea mulai celingukan,namun dia sedikit penasaran dengan sebuah ruangan di tempat itu.
" Apa maksud semua ini,kenapa banyak foto ibu di sini. Atau jangan jangan..." kata Alea sambil menutup mulutnya.
Tiba tiba terdengar suara pintu terbuka, Alea pun cepat bersembunyi.
" Celine, bagaimana dengan kabarmu di sana, kenapa dulu kau menolak ku dan memilih kakakku, bahkan kau membunuh dirimu sendiri, padahal aku sudah menjebak Juan sekalipun tapi kau bahkan tak juga melihatku, tapi sekarang aku melihatmu di dalam diri Alea, dan aku akan memiliki nya, tak akan ku biarkan dia menjadi milik orang lain, cukup kau yang meninggalkan aku, aku tidak ingin Alea juga melakukan hal sama,aku akan menikahinya tidak perduli suka atau tidak, karena aku bukan anak kandung di keluarga ini,dengan begitu ibu juga tidak bisa melarang ku memiliki Alea,aku tidak perduli benar atau salah jalan yang ku ambil, yang jelas dia harus menjadi milikku ." kata Cristian sambil mengusap foto Celine.
Alea menutup mulutnya karena sangat terkejut dengan perkataan pamannya.
__ADS_1
" Kenyataan apa lagi ini. Ternyata dulu paman mencintai ibuku, padahal dia tau ibu milik ayah, dan dia yang merencanakan semua ini. Paman sangat keterlaluan." kata Alea dengan pelan, karena ia masih di tempat persembunyiannya.
Tak lama terdengar pintu terbuka, dan Alea tau pasti pamannya sudah keluar.
Dengan hati hati dia keluar dari tempat itu, dengan amarah di hatinya.
Alea berjanji akan menyelidiki masalah ini hingga tuntas.
Alea pun keluar dari rumah menuju di mana tempat mobilnya terparkir. Dia ingin segera menuju kantor polisi, dimana ibu Nick di tahan, untuk meminta penjelasan dari semuanya.
" Apa orang ini yang menyuruhmu?" kata Alea kepada ibu Nick,sambil menunjukkan sebuah foto.
" Aku tidak tau." jawab ibu Nick takut takut.
" Waktu itu aku di paksa melakukan semua nya, karena ingin bebas dari siksaan suamiku, dia berjanji akan menceraikan aku jika aku berhasil menjebak ayahmu, di saat itu aku tidak punya pilihan lain, dia juga akan membunuh Nick jika aku menolaknya." jelas ibu Nick sambil menangis.
" Apa kau tidak sedang berbohong padaku." kata Alea sambil menatap mata ibu Nick.
" Aku bersumpah,aku tidak berbohong, bahkan aku akan bersumpah atas nyawa ku ." kata ibu Nick.
__ADS_1
" Baiklah, Anggap saja aku percaya. Tapi aku ingin tau siapa mantan suamimu."tanya Alea.
" Namanya Alberto Wiraguna." dia adalah pemilik perusahaan Wiraguna grup.
Alea cukup terkejut, ternyata perusaan besar itu cukup andil dalam penjebakan ayahnya. Dia juga berfikir pasti banyak orang yang bekerja sama dengan pamannya untuk menjebak ayah Alea.
Alea pun pergi dari kantor polisi itu. Di sepanjang jalan dia selalu memikirkan hal ini.
Dia pun menelepon teman hacker nya untuk menyelidiki semua ini.
" Halo, aku ingin kau menyelidiki sesuatu. " kata Alea.
" *Baiklah, ada masalah apa?"
" Mencari pelaku yang menjebak ayahku." kata Alea.
" Baiklah." kata temannya.
" O iya satu lagi,aku ingin kau kirim orang untuk mengawasi pamanku, dan cari tau apa saja yang dia lakukan 11 tahun terakhir." kata Alea.
__ADS_1
" oke." jawab sahabatnya.
Alea pun memutus sambungannya, dan fokus dengan kemudinya. Ia akan menuju rumahnya untuk beristirahat. Karena dia sangat lelah hari ini*.