
##
Karin telah sampai di bar yang di maksud oleh penelepon tadi, tampak beberapa orang memperhatikannya, Karin merasa sangat risih.
" Maaf nona anda tidak dapat masuk." kata penjaga pintu masuk bar.
" Memangnya kenapa, saya sudah cukup umur,apa masalahnya." kata Karin
" Di sini tidak bisa menggunakan pakaian tidur untuk masuk."
Karin pun tersadar dari kebodohannya, namun karena terlalu malu untuk mengakuinya.
" Biasanya juga boleh kok, lagian saya juga tidak lama, saya cuma mau jemput seseorang di dalam sana." kata Karin tidak mau kalah.
" Tapi tetap tidak bisa nona, ini sudah menjadi peraturan di sini." kata penjaga pintu bar.
" Ada apa ini." tanya seorang pria yang tiba tiba sudah berada di belakang Karin.
" Begini tuan peraturan di bar ini tidak boleh menggunakan pakaian tidur, Namun nona ini memaksa ingin masuk."
" Biarkan saja dia masuk, dia adalah temanku."
" Baiklah tuan."
Karin di buat terkejut karena penjaga bar itu dengan cepat setuju dengan perkataan pria itu tanpa adanya perlawanan.
" Ah terimakasih sudah menolongku tuan." sambil memandangi lelaki itu.
" Ya sama sama, namaku Rivan, siapa namamu?"
" Aku Karin, maaf aku terburu buru untuk menjemput bosku."
" Kenapa harus kamu, ini sudah larut malam, apa bosmu tidak tau waktu istirahat."
__ADS_1
" Ceritanya panjang, lain kali akan aku jelaskan jika sewaktu kita akan bertemu lagi."
" Baiklah, ini kartu namaku." sambil menyodorkan kartu nama.
" Aku masuk dulu Rifan."
" Tunggu dulu, pakailah jasku, bajumu sedikit tipis, jangan sampai nanti kucing nakal yang mengganggumu." kata Rifan sambil memakaikan jasnya di pundak Karin.
"Terimakasih." setelah mengatakan itu Karin pun masuk kedalam bar.
Karin mulai celingukan mencari keberadaan Revano, sesekali ada pria yang mengganggunya namun gak ia hiraukan.
Akhirnya dia menemukan biang masalahnya, Revano ternyata sudah sangat mabuk, hingga tertidur dengan posisi kepala menyandar di meja bar.
Dengan segera Karin membangunkannya, dia juga membantu memapah tubuh Revano, sesekali Revano meracau tidak jelas.
Karin tidak tau alamat rumah bosnya dimana, dengan sangat terpaksa dia membawa bos gilanya untuk ke apartemen nya.
Dengan perjuangan ekstra akhirnya sampai juga di apartemen Karin.
" Kau sangat tampan saat tidur, Namun saat kau sadar kau sangat menyebalkan." Karin memandangi wajah Revano dengan jarak yang sangat dekat.
Karin melepaskan sepatu dan dasi yang Revano agar ia bisa tidur dengan nyaman.
Karin akan beranjak menuju sofa namun tiba tiba tangan Revano menariknya hingga tubuh Karin jatuh menimpa tubuh Revano.
" Revano lepas." Karin berusaha melepaskan pelukan Revano, dan hasilnya Karin malah di jadikan bantal guling Revano, membuat badan Karin sama sekali tidak bisa bergerak, karena sudah sangat mengantuk Karin pun tertidur.
###
Pagi hari usadah banyak berita tentang skandal johan yang tertangkap kamera jika ia sering membawa wanita yang berbeda beda kesebuah bar.
Dan sebagian dari wanita itu adalah model model terkenal.
__ADS_1
Keluarga mexander sangat terkejut kecuali Alea karena ini memang rencananya, namun dia pura pura tidak tau dengan semua berita ini.
Para pemegang saham banyak yang meragukan johan atas berita skandal ini, dan membuat harga saham menurun drastis.
Mereka menuntut agar Juan di gantikan dari posisi CEO.
" Baiklah, karena mendiang Juan menginginkan saat usia Alea menginjak 18 tahun dia akan mengambil alih posisi CEO di perusahaan ini." kata Cristian.
" Apa Alea bisa memimpin perusahaan sebesar ini dengan usia yang begitu muda, bisa bisa perusahaan ini akan rugi." kata petinggi perusahaan, dan banyak yang menyetujui nya.
" Aku pasti bisa memimpin perusahaan ini dengan caraku, oh ya aku membawa kejutan untuk kalian." kata Alea
Dia mulai membagikan sebuah kertas kepada para petinggi perusahaan.
Dan nampak beberapa orang langsung pucat pasi.
" Apa kalian meragukan ku." tanya Alea dengan nada dingin.
" Ternyata diam diam anda menyelidiki semua gerak gerik kami nona." kata salah seorang petinggi.
" Bukan hanya itu, bahkan aku juga tau siapa yang sudah banyak korupsi uang perusahaan dan juga bnyak bergonta ganti wanita, bukankah begitu pak Tino." kata Alea sambil memandang wajah orang yang di maksud.
Wajah wajah pucat dari para petinggi makin membuat Alea senang.
" Aku peringatkan, segera ganti uang yang kalian korupsi atau semua keluarga kalian akan terkena imbasnya." jelas Alea." Aku memberi waktu 2 hari untuk yang bersangkutan mengembalikan semuanya, dan juga karena wasiat ayahku jika usia 18 tahun aku harus memimpin perusahaan ini, maka siapapun tidak dapat menolak, karena saham terbesar di pegang oleh mendiang ayahku, rapat selesai."
" Alea paman bangga padamu." kata Cristian.
" Terimakasih paman, Alea tidak ingin mengecewakan ayah di surga." Jawa Alea.
Sementara Tiara dan juga Johan memandang Alea dengan senyum terpaksa, mereka akan merencanakan sesuatu agar Alea segera di tendang dari perusahan ini.
Mereka akan membuat Alea jatuh sejatuh jatuhnya.
__ADS_1
Namun mereka tidak tau siapa Alea sebenarnya, karena tidak ada satupun keluarga yang mengetahui jika Alea memiliki komplotan mafia.