Balas Dendam Alea.

Balas Dendam Alea.
episode 14. Sedikit petunjuk.


__ADS_3

Beberapa hari Nick mencari informasi tentang ayahnya, dan tibalah ia di sebuah rumah di pinggir kota, menurut informasi itu adalah rumah ayahnya.


" Di sini benar alamatnya, tapi kenapa sepi sekali." kata Nick memperhatikan rumah itu dari luar.


" Maaf nak cari siapa ya." kata salah satu orang yang kebetulan lewat melihat dan Nick yang kebingungan.


" Saya mencari penghuni rumah ini, apa ibu tau kemana orangnya." kata Nick.


" Orang yang menghuni rumah ini ada di rumah sakit, karena beberapa hari yang lalu dia kecelakaan." jelas ibu tersebut.


" Apa ibu tau dimana rumah sakitnya." tanya Nick kemudian.


" Ada di jalan xxx."


" Baiklah terima kasih atas informasinya."


"Sama sama nak."


Nick pun kemudian berlalu untuk menuju rumah sakit.


Sementara di rumah Alea, anak buahnya mengabari bahwa pelaku pengirim foto kepada ibunya sudah tertangkap, dengan segera dia menuju ke tempat anak buahnya menyekap orang itu.


" Nona Alea mau kemana?" tanya Andreas.


" Aku akan pergi ke suatu tempat, tidak perlu di antar." kata Alea kemudian berlalu.


Tak lama kepergian Alea, mobil Cristian tiba di rumah. Cristian mencari Alexa ke kamarnya namun tidak ada.


" Pak Andreas, apa bapak tau kemana Alea? " tanya Cristian.


" Nona Alea pergi tuan." jawab Andreas

__ADS_1


" Apa dia bilang akan kemana?"


" Nona Alea tidak bilang akan pergi kemana tuan, cuma nona Alea pergi dengan terburu-buru." jelas Andreas.


" Anak itu, sudah di larang pergi sendiri, masih saja tidak patuh." gerutu Cristian." Terimakasih pak Andreas." kata Cristian kemudian berlalu.


Di sebuah taman, lelaki tua menelepon bawahannya.


" Aku ingin kau membunuh lelaki itu, agar semua bukti lenyap."


" Baik tuan."


##


Alea sudah sampai di rumah sakit, dia mulai berjalan menuju kamar rawat lelaki yang di carinya.


Di depan pintu ruang rawat itu dia berpapasan dengan seorang berseragam dokter dan menggunakan masker, sedikit mencurigakan.


Tanpa memperdulikan Alea Masuk ke ruangan itu dan melihat laki laki terbaring di tempat tidur pasien.


"Apa kau lupa padaku tuan, ahh sayang sekali, baiklah aku akan mengingatkan mu kalau begitu." kata Alea dengan wajah sinisnya." Aku putri Juan putra Mexander." kata Alea sambil mendekati tempat tidur pria itu.


Laki laki itu sangat terkejut mendengar perkataan Alea, dia tentu tau siapa orang itu, yang tak lain adalah orang yang ia jebak 10 tahun yang lalu.


" Katakan, siapa yang menyuruhmu dan mengapa kau lakukan semua ini."


" Maafkan aku, maaf."


" Aku tidak butuh maafmu."


" Saat itu aku juga di ancam oleh seseorang, jika tidak melakukan itu dia akan membunuhku." kata laki laki itu.

__ADS_1


" Ooohh kau takut terbunuh, tapi kau mengorbankan banyak nyawa di sini, dan kau manusia yang paling tidak punya hati yang pernah ku temui, kau siksa anak dan istrimu, karna kau juga aku tidak mendapatkan kasih sayang dari orang tuaku, terbuat dari apalah hatimu itu." kata Alea, Alea tau tentang anak dan istrinya yang sering di siksa dari anak buahnya, dan itu baru baru ini.


" Maafkan aku, dulu aku memang banyak berbuat dosa, hingga 10 tahun aku menyesalinya."


" Terlambat, katakan siapa yang menyuruhmu, apakah paman cristian." kata Alea menebak.


" Bukan dia..." kata ayah Nick dengan napas tersengal-sengal." Andre.......as." kata ayah Nick dengan pelan sebelum menutup matanya untuk terakhir kalinya.


Alea begitu terkejut, lalu memanggil dokter.Dokter pun segera memeriksa ayah Nick. Dan di saat itu Nick tiba tiba datang. Dan terkejut karena ada Alea di sana.


" Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Nick penasaran.


" Bukan urusanmu." jawab Alea ketus.


" Ini urusan ku, karena kau berada di luar ruangan ayahku." kata Nick mencekal tangan Alea.


" Lepas tangan mu sebelum aku mematahkannya."


Nick lalu melepaskan cekalan di tangan Alea. Dan tak lama dokter keluar dari ruangan itu


" Bagaimana keadaan ayah saya dok."


" Maaf kami sudah berusaha, tapi Tuhan berkehendak lain." kata dokter itu." Tapi kami terkejut karena adanya gejala keracunan di tubuh ayah anda."


Alea terkejut mendengar itu, dia juga curiga kepada orang yang berseragam dokter menggunakan masker yang dia temui.


Nick pun menatap Alea tajam. Alea pun paham apa arti tatapan itu.


" Bukan aku yang melakukannya, kalau aku yang meracuninya buat apa aku memanggil dokter, harusnya aku biarkan saja dia mati, dan aku akan pergi begitu saja. Dari pada kau mencurigai aku, lebih baik kau cek cctv, dasar bodoh." kata Alea.


Nick membenarkan perkataan Alea, namun ia akan tetap mencari tau pelaku sebenarnya.

__ADS_1


Sementara Alea keluar dari rumah sakit, sambil terus berfikir tentang nama yang di sebut, karena nama yang ia dengar sangat mengejutkan.


Dia akan menyelidiki semuanya, dan akan segera memecahkan misteri kematian orang tuanya.


__ADS_2