
"Aaww." tiba tiba terdengar seseorang mengaduh kesakitan.Dan itu mengagetkan semua orang yang berada di ruangan tempat Alea di rawat.
" Alea kau sudah sadar?" kata Cristian.
" Ya paman, kepalaku sedikit sakit." jawab Alea
"Tunggu sebentar,paman akan memanggil dokter." kata paman dan berlalu pergi memanggil dokter.
" Keadaan nona Alea sudah tidak papa, hanya perlu istirahat yang cukup. Luka di kepalanya juga tidak serius, nanti sore sudah boleh pulang." kata dokter menjelaskan.
" Baiklah terimakasih dok." kata Cristian.
" O iya paman dimana Nia, bukannya tadi aku bersamanya?" tanya Alea.
"Dia sudah paman suruh pulang bersama dengan nenek di antar supir ,karena paman lihat dia butuh istirahat." jelas paman." Dua laki laki yang mengantar mu itu siapa,mereka bilang itu temanmu?" tanya Cristian dengan nada yang tidak suka
"Aku tidak tau paman? kata Alea
" Mereka bernama Bimo dan Nick, apa kau kenal? tanya paman curiga. Dan di jawab gelengan Alea.
Di tempat lain seseorang merasa sangat marah karena rencananya gagal. Dan dia kembali menyusun rencana berikutnya.
Sorenya Alea keluar rumah sakit. Dia bingung ingin menceritakan kepada pamannya atau tidak tentang ingatannya yang kembali. Dan dia juga masih penasaran dan curiga akan kematian orang tuanya.
"Mmm paman." kata Alea ragu ragu.
__ADS_1
" Iya Alea,jawabnya dengan suara yang begitu lembut." sembari menjalankan kemudi mobilnya.
" Ingatan Alea sudah kembali." kata Alea.
Karena sangat kaget Cristian sampai mengerem mendadak mobilnya.Untuk memastikan pendengarannya.
" Kamu bilang apa Alea." kata Cristian .
" Ingatan Alea sudah kembali. Dan Alea bisa mengingat kejadian 10 tahun yang lalu." jawab Alea.
Cristian sangat kaget dengan penuturan Alea. Bagaimana kecelakaan ini bisa berdampak pada ingatannya. Padahal selama ini dia berusaha agar Alea melupakan semua masa lalu Alea.
" Paman kenapa berbohong padaku kalau orang tuaku tewas kecelakaan bersama." tanya Alea.
" Karena paman tidak ingin kamu sedih Alea dan paman tidak ingin kamu terpuruk dengan hal itu." kata Cristian mencari alasan.
Pertanyaan Alea sukses membuat Cristian menegang dan juga bingung.
" Paman tidak tau Alea." jawabnya kemudian.
Alea sedikit curiga dengan jawaban pamannya karena pamannya seakan masih menutupi sesuatu darinya dan dia berniat untuk mencari tahunya sendiri.
Di tempat lain, seorang wanita masih mengingat kejadian 10 tahun yang lalu,dan itu membuatnya selalu di liputi rasa bersalah yang dalam.
Tapi dia tidak punya pilihan, hanya itu satu satunya cara agar anaknya tidak di sakiti oleh ayah kandungnya sendiri karena dendam yang tak pernah usai.
__ADS_1
Hanya dengan melakukan itu juga cara agar dia bisa bercerai dengan suaminya yang sangat gila akan dendam.
Sedang asik melamun tiba tiba datang sang putra menepuk bahunya.
" Kami sudah pulang nak?" tanya sang ibu.
" Sudah Bu,buktinya aku sudah di depanmu." Jawab sang putra.
" Segera bersihkan dirimu,setelah itu kita makan bersama-sama." kata ibunda dan di angguki oleh sang putra.
##
Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, namun kerjaan Karin masih sangat banyak. Bagaimana tidak, sore tadi tiba tiba sang bos menyuruhnya untuk mengecek keuangan perusahaan 1 tahun terakhir. Jadilah di sini dia sekarang berkutat dengan berkasnya.
"Ahhh aku sangat lelah." kata Karin. Sambil memijat keningnya.
" Karin ayo makan tadi aku sudah membeli makan untuk kita." kata Doni tiba tiba muncul sambil menenteng plastik berisi makanan.
" Baiklah, aku juga lumayan lapar, cacing di perutku sudah berbunyi dari tadi." kata Karin.
Merekapun makan sambil sesekali bercanda sekedar melepas penat, tanpa mereka sadari Revano melihat interaksi mereka dengan perasaan tidak senang, entah apa yang membuatnya bisa merasakan begitu.
Anggap saja ini Karin dan Doni
__ADS_1
Revano yang tidak suka dengan kedekatan Karin dan doni