
Sherina dan adam telah keluar dari ruang rahasia dan kini mereka tengah berada di rumah adam. Adam sedang mandi sedangkan sherina entah sedang melamunkan apa di teras kamar adam. Sherina setuju ikut adam kembali kerumahnya karna ibu adam menelvon sampai menangis ,karna tidak diijinkan oleh ayah adam untuk pergi kerumah sherina.
Sesaat setelah adam dan sherina tiba dirumah tadi ,mereka berbincang tentang bisnis karna saat di ruang rahasia tadi ,sherina sempat berbicara tentang perusahaan ibunya yang sedang diambil alih oleh ayahnya dan dia ingin mengambil kembali perusahaan itu. Tapi sherina masih ragu apalagi dia masih belum mengerti bagaimana cara menjalankan bisnis , apa sama dengan saat dia menjalakan butiknya atau berbeda. Sedangkan adam yang mengerti keadaan sherina yang ragu menawarkan bantuan tapi di tolak oleh sherina.
FLASSBACK
"jika untuk bisnis aku bisa membantumu" ucap adam
"enggak dam makasih kamu sudah banyak membantuku" jawab sherina
"rin kamu bisa meminta bantuan kepada seseorang jika memang kamu membutukan itu, segala hal tidak harus kamu sendiri yang melakukan nya , aku memang gak tau apa yang sedang kamu alami yang mengharuskanmu melakukan segalanya sendiri, pikirkan lagi tawaranku aku tidak akan memaksamu" jelas adam
"aku mengerti maksud baikmu dam tapi....." sherina tidak bisa melanjutkan perkataannya karna apa yang dikatakan adam memang benar.
"rin kalau memang kamu tidak ingin menerima bantuanku dengan cuma-cuma bagaimana kalau kita berbisnis" tawar adam lagi
__ADS_1
"kamu pikirkan dulu aku ingin mandi" lanjut adam seraya pergi kekamar mandi di kamarnya.
FLASBACK OFF
SHERINA POV
Haruskah aku menerima bantuan adam, jika tidak menerima bantuan darinya, harus dimulai darimana aku mengambil perusahaan ibu ,aku benar-benar tidak mengerti bisnis apalagi jalannya perusahaan.
Haaaaa apa aku harus melibatkan adam dalam hal ini ......haaa apa yang harus aku lakukan. Ayah gak mungkin diam saja saat tau aku mulai mengumpulkan data-data perusahaan. Apa lagi menurut adam perusahaan ibu sekarang ini membutuhkan dana besar untuk memulai proyek yang di kerjakan ayah. Jadi menurut adam kemungkinan besar ayah akan meminta dana dariku saat itulah aku bisa memanfaatkan hal itu untuk meminta data-data perusahaan.....tapi aku sama sekali gak ngerti masalah perusahaan.
"jangan terlalu dipikirkan ,, pelan-pelan saja " suara adam mengagetkanku
"jangan terlalu dipikirkan ,,pelan-pelan saja" ucap adam mengagetkan tiara. Adam telah selesai mandi bahakan sudah berganti baju.
"mandilah dulu,,, lalu makan ,,,aku lapar "ucap adam sambil mengelus perutnya.
__ADS_1
"kau yqng masak yaa,,, tante bilang kamu jago masak" ucap sherina dengan rayuan andalannya.
"enak aja aku yang masak kamulah" tolak adam . Sebenarnya adam mau-mau saja memasak untuk sherina tapi dia masih ingin dirayu oleh sherina jadi dia pura-pura menolak permintaan sherina.
"ayolaah ,,, aku juga akn membantumu kok ,,gak diem aja ya yaya....aku ingin merasakan masakan buatanmu hmmm" rayu sherina kembali.
"yayaya" jawab adam karna sudah gak tahan dirayu oleh sherina.
"okeeyyyy" ucap sherina seraya pergi ke kamar mandi sedangkan adam pergi ke dapur untuk melihat bahan masakan yang bisa dia masak nanti.
Di dapur
adam dengan santainya mulai memasak mengeluarkan bahan-bahan yang dia perlukan, saat sedang memasakpun adam terlihat tampan dan maskulin walaupun hanya memakai kaos dan celana jeans pendek. Saat mulai menyalakan kompor bik imah tiba-tiba datang
"den aden lapar biar bibik aja den yang masak aden tunggu aja di meja makan" ucap bik imah gak enak karna tuan muda nya memasak sendiri di dapur.
__ADS_1
"gak papa bik biar adam aja yang masak ,, ini mau saya bantuin kok bik ....kan kita yang mau masak sendiri ....bibik istirahat aja gak papa" bukannya adam yang menjawab malah sherina yang baru datang sambil tersenyum yang jawab.
TBC