
Saat ini adam dan sherina tengah memasak lebih tepatnya adam yang memasak sedangkan sherina hanya melihat dan menganggu adam.
"sherina cantiiiik .....tadi katanya mau bantuin kok malah gangguin aja" ucap adam gemas sambil menjepit hidung sherina karena dari tadi sherina hanya mengikuti gerakan adam tanpa membantu sama sekali.
"aaaa sakit (menggosok hidungnya yang habis di jepit oleh adam) aku kan sudah bilang ingin memakan masakanmu kalau aku bantuin kan bukan masakanmu namanya" jawab sherina
"alesan aja" adam pun geleng-geleng dengan jawaban yang diberikan oleh sherina.
"loh anak mama sama calon mantu mama lagi ngapain di dapur" suara ibu adam sontak membuat kedua sejoli yang tengah berdebat itu pun kaget.
"tante ,,, lagi masak tan hehe" ucap sherina sambil cengengesan "tante abis dari mana tan dan om mana kok tante sendiri" tanya sherina soalnya setelah sherina dan adam pulang ibu adam nangis kejer dan meluk sherina tapi setelah itu gak kelihatan lagi.
"mama habis dari nikahan anaknya teman tante dan papa kamu habis ngaterin tante langsung pergi ke kantor katanya da yang mau diambil " jawab ibu adam sambil tersenyum
"ooo mama mau makan sekalian ma biar adam masakin sekalian" tawar adam.
"loh kamu yang masak dam ,,,, enggk mama masih kenyang" jawab ibu adam
"iya tante ,,,sherina yang minta,,, maaf tante nyuruh-nyuruh anak tante ,,,emang adam gak pernah masak dirumah tan" sherina gak enak dengan ibunya adam karna sudah menyuruh adam memasak kan seharusnya dia yang masakin adam karna sudah di tolong.
"hahhaha gak papa sayang ,,,justru mama seneng jadi ada yang nyuruh-nyuruh adam,,, adam tuh gak pernah mau masak di rumah walaupun mama yang nyuruh juga gak mau" jawaban ibu adam memmbuat sherina heran
'lalu kenapa mau waktu aku suruh masak' bingung sherina di dalam hati
"maaaaa" eluh adam "riiin katanya mau bantuin kok malah ngobrol sama mama.....mama juga gitu ..mandi dulu gih sana" adam mulai sebal dengan ibunya karna membongkar kebiasaannya ke sherina.
__ADS_1
"hahhah iya iya... mama ke atas dulu ya sayang .... sebelum anak mama ngamuk ...soalnya kalo udah ngamuk mama gak bisa ngadepin hahhaha" pamit ibu adam sambil terus tertawa mengejek adam.
"iya tante" jawab sherina ,,,adam hanya melihat kearah ibunya pergi sambil terus tertawa mengejeknya.
"udah kali melototin tante" celetuk sherina karna melihat adam masih melihat ke arah ibunya.
"rin emangnya kamu bakalan jadi mantu mama" tanya adam sambil terus memasak
"hah maksudnya" sherinapun bingung dengan pertanyaan yang di ajukan oleh adam.
"tadi kan mama nyapa anak mama sama calaon mantu mama" mendengar itu sherina teringat saat ibunya adam baru datang tadi.
"emang anaknya tante sama om selain kamu siapa lagi" tanya sherina.
"gak ada" jawab adam enteng
"kenapa" bingung adam
"yah tante ada anak cowok" jawab sherina santai
"YAAAK KAU PIKIR AKU APA OH" teriak adam saat mendengar jawaban sherina
"hahhahaha" sherinapun tertawa mendengar adam berteriak.
5menit berlalu
__ADS_1
"berhenti tertawa sherina atau kau akan menyesal" ancam adam saat melihat sherina masih tertawa.
"hehe iya iya udah gak ketawa" jawab sherina. Sudah lama rasanya sherina tidak tertawa lepas seperti tadi dan itu membuat hati sherina miris
"sudah berhenti tertawa bukan sekarang saatnya mencicipi makanan buatanku....ini" ucap adam sambil menyuapkan makanan ke sherina untuk mencicipinya.
sherina yang sedang melamun pun kaget dengan suapan adam, tapi tak butuh waktu lama untuk sherina pahan dan akhirnya mencicipi makanan yang adam berikan.
"sepertinya ibumu tidak berbohong tentang masakanmu" ucap sherina setelah mencicipi masakan adam.
"yaa ....berarti saat kau meminta ku memasak hanya ingin tau benar tidak aku bisa masak oh" adam mulai kesal dengan sherina,, apalagi sekarang sherina malah seperti menertawakan kepolosannya karna mudah di bodoh i oleh sherina.
"hahha maaf...aku benar-benar ingin tau rasa masakanmu karna kata om kamu kan rewel soal makanan" jelas sherina saat sudah selesai tertawa dan mulai membawa makana yang sudah matang ke meja makan.
"aku rewel bukan karna tanpa alasan rin... Itu sudah jadi garis keturunan,, sebelum papaku menikah sama mama.. dia sama sepertiku sangat rewel kalau soal makanan bahkan menurut nenek lebih rewel dari pada aku" ujar adam yang gak terima kalau sherina menuduhnya rewel soal makanan ,, karna memang pada dasarnya itu sudah jadi garis keturunan keluarganya. Selesai menjelaskan adam duduk di samping sherina di meja makan karna mereka akan mulai makan.
"jadi maksdmu itu semacam hal yang turun- menurun?" tanya sherina sambil mulai makan.
"yap.....tepat sekali....kenapa kau tertarik mendengar ceritaku" ucap adam saat dia mulai melihat ketertarikan dari sherina. Sherina mengiyakan ucapan adam dan masih terus melanjutkan makannya.
"baiklah kalau begitu aku akan menceritakannya.... Dulu papa adalah orang yang .............." adam terus bercerita tentang ayahnya dulu, sampai tak sadar kalau makanan yang mereka ambil udah habis,, cerita ini dulu dia dapatkan dari neneknya,,, dulu neneknya menceritakan banyak hal sampai hal yang paling memalukan untuk ayah adam pun nenek ceritakan ke adam.
"aku benar-benar tidak percaya kalau om itu dulunya sangat enerjik bahkan sampai membuat nenekmu kualahan mengurus om padahal om terlihat seperti orang yang sangat tenang dan santai ..... Akuu jadi ingin tau ceritamu lebih lanjut" jawab sheerina setelah mendengar cerita dari adam..
"hmm tidak sherina jangan salah dengan yang papa pelihatkan sekarang sebenarnya.............." adam terus mencaritakan tentang ayahnya kepada sherina ,, kadang cerita adam membuat sherina tertawa.
__ADS_1
Ditempat lain, rani sedang bermanja-manja dengan tomi di tempat tidur apartemant tomi, sebenarnya rani cukup marah dengan adanya foto-foto tomi dengan banyak wanita lain tapi tomi berhasil menipu rani dengan berdalih kalau wanita-wanita itu yang mengemis minta padanya bahkan ada yang memberinya obat perangsang. Rani yang mendengar hal itu pun percaya dan kembali pada tomi.
'sial kalau sampai aku kehilangan rani juga maka sumber keuangan ku bakalan ilang semuanya ,,, aku harus bisa kembali lagi sama sherina karna dia adalah orang yang paling cocok sama gue,, bukannya rani yang cuma bisa meminta uang ke orang tuanya,,, tapi sebelum gue bisa balikan sama sherina gue harus manfaatin rani dengan baik,, karna dia kartuku agar bisa balik sama sherina,,, lagian om juga udah janji bakalan bantuin aku' gunam tomi dalam hati , tapi wajahnya sedang tersenyum ke arah rani dan tangannya sedang membelai wajah rani yang tengah menatap tomi