
tak tak tak
Sherina bejalan memasuki kantor butiknya dengan bahagia bahkan dia terus tersenyum sejak turun dari mobil tadi.
"pagi bu" sapa seorang karyawan kepada sherina sambil terus memperhatikan sherina
"pagi" balas sherina dengan ramah dan tersenyum , sesuatu yang jarang sherina lakukan. Dan sherina pun terus melangkah sampai memasuki lift.
"tumben bu sherina tersenyum sebahagia itu"
"iya, padahalkan pertunangannya batal, kok bu sherina malah kelihatan seneng ya"
"hee kalau laki-lakinya kayak gitu sih emang mending dibatalin, masa gak punya apa-apa banyak tingkah"
"iya bener, laki-laki kayak gitu bisanya cuma numpang hidup mending di buang" . Para karyawan menggosipkan tentang batalnya pertungan sherina dan tomi , dan mereka mendukung sherina untuk membatalkan pertunangannya, karna selama ini mereka juga tau bagaimana kelakuan tomi selama ini, yang sering menggoda karyawan butik. Tapi mereka tidak berani untuk lapor ke sherina karena takut, dikira mau merusak hubungan sherina.
Sherina sudah berada diruangannya dan tengah memeriksa laporan butik dari cabang-cabang sampai butik pusat, karna sudah beberapa hari butiknya dia tinggalkan dan hanya memeriksa lewat email yang di kirim siska seketarisnya, pekerjaannya sekarang menumpuk.
"siska tolong bawakan berkas kerjasama kita dengan HAN's COMPANY ke ruangan saya , sekarang" sheeina menghubungi siska lewat telvon kantor dimejanya.
TOK TOK suara pintu ruangan sherina di ketuk
"masuk" jawab sherina tanpa melihat kearah pintu , tetap fokus memeriksa laporan di depannya.
"berkasnya tolong kamu tinggalkan diatas meja akan aku periksa nanti, dan tolong ambilkan laporan keuangan bulan lalu" pinta sherina, tapi yang diajak bicara hanya diam saja tidak ada respon dan berkasnya pun belum diletakkan dimejanya. Sherina yang bingung pun mendongakkan wajahnya dengan alis berkerut, saat melihat orang yang ada di depannya mata sherina membulat, terkejut.
"hai" sapa adam. ternyata yang masuk kedalam ruangannya adalah adam bukan siska, dan berkas yang dia mintapun ada di adam.
"hai......tumben tuan adam kemari tanpa pemberitauan" ucap sherina dan melanjutkan pekerjaan miliknya
"hei nona jangan bilang kalau kau sudah lupa dengan janjimu tadi pagi" jawab adam saat melihat sherina kembali bekerja
"hmmm?" sherina bingung dan mencoba mengingat apa yang dia janjikan ke adam tadi pagi "aaaa keacara pernikahan anaknya adik tante .....hehe maaf" ucap sherina setelah dia ingat "tapi bukankah itu masih jam 3 nanti" lanjut sherina seraya melihat jam di ruang kerjanya yang masih menunjukkan pukul 11 siang
"apa kau gak butuh ke salon dulu" tanya adam
"tidak karna aku akan menyelesaikan pekerjaan ini dulu"jawab sherina sambil menunjuk berkas-berkas yang ada di meja
"ooo oke kalau gitu aku akan menunggumu disini" ucap adam yang langsung duduk di sofa yang ada di ruangan itu
"terserah" jawab sherina sambil tersenyum
__ADS_1
tik tok tik tok
sudah 3 jam berlalu dan sherina mulai membereskan berkas-berkas yang ada di meja. Sherina melihat ke arah adam
"pantas saja tenang orang emang tidur" guman sherina dan berjalan kearah adam yang tengah tertidur
"dam ....dam ...bangun jadi gak ke pernikahannya" sherina membangunkan adam dengan mengoyangkan pundak adam tapi gak membuahkan hasil lalu karena sudah kesal
plak plak sherina menepuk pipi adam pelan
"hmmm udah selsai rin" tanya adam saat membuka mata
"udah.... Aku siap-siap dulu , kamu kumpulin dulu nyawa kamu lalu susul ada di ruang sebelah" ucap sherina seraya memegang pipi adam yang dia tampar pelan tadi "sakit" tanya sherina
"enggk....aku pinjem kamar mandi kamu ya" ucap adam. Sherina hanya menganggukan kepalanya dan pergi ,adampun pergi ke kamar mandi.
Diruang pakaian atau ruang pripadi sherina yang letak yang letaknya ada di sebelah ruang kerja sherina. Sherina tengah memilih baju yang akan dia kenakan, sherina masih memakai kimono mandinya karna dia lupa untuk menanyakan tema pernikahan kepada adam.
Klek
"kau belum siap-siap" tanya adam saat melihat sherina masih belum mengganti bajunya
"tema pernikahannya apa" tanya sherina
"aaaaa kalau gitu ...ini" sherina pun mengambil dress selutut warna putih dan mengambil setelan pria dan memberikanya pada adam
"kamu pakai ini" suruh sherina
"aku udah ganti baju riin" jawab adam, adan hanya diam dan menyodorkan setelan itubke adam
"baiklah" ucap adam dan menerima setelan pakaian itu. sherina pun memasuki kamr ganti untuk memakai gaun itu dan merias wajah nya.
Setelah beberapa saat adam sudah selesai berganti pakaian tapi sherina belum juga keluar. Adampun masuk ke ruang ganti yang ternyata ada wastafel dan kaca lebih seperti kamar mandi dari pada ruang ganti pikir adam. Setelah melihat dalam ruangan adam bersandar di kepan wastafel
"kau belum selsai" tanya adam
" emmm sudah" jawab sherina dan keluar dari ruangan yang hanya dibatasi tirai
"bagaimana" tanya sherina
__ADS_1
"cantik dan tidak berlebihan" jawab adam seraya melihat sherina dari ujung kaki sampai ujung kepala
"bagus kalau begitu kita berangkat sekarang" ajak sherina adam hanya mengangguk. Merekapun berjalan keluar dari ruang pakaian dan keluar dari kantor sherina di sepanjang jalan banyak karyawan yang melihat ke arah mereka dan berbisik-bisik tapi sherina dan adam tidak peduli.
"gilaaaa..... bos sama CEO HAN's serasi bangeeet cantik ama ganteng"
"sama-sama kaya lagi "
seperti itulah para karyawan bergosip.
DITEPAT NIKAHAN
"selamat ya mit" ucap adam sambil berslaman dengan pengantin wanita
"iya kak ,makasih yaa udah dateng tapi iniiii siapa" ucap mita sambil menunjuk sherina
"hallo aku-" sebelum ucapan sherina selesai ibu adam sudah menyrobot lebih dulu
"ini calon mantu tante,, kamu doain aja supaya kakak kamu itu cepet-cepet ngajak sherina nikah" sahut ibu adam sambil menggenggam tangan sherina lembut dengan kedua tangannya
"iya mit kamu ajarin kakak kamu gih biar berani nikah,, om udah pengen nikahin kakak kamu nih" timpal ayah adam
"pa.. Ma.. Ini di depan umum" protes adam, tapi dia gak menyangkal kalau sherina adalah calon istrinya di masa depan. Sherina hanya diam dan tersenyum karna gak mungkin dia menyangkal disini itu akan membuat ayah dan ibu adam malu pikir sherina
"hahha iya iya maafin mama sama papa yang rin" ucap ayah adam pada sherina
"iya gak papa om , tante" jawab sherina. Sherinapun mengucapkan selamat ke mitta karna sudah menikah tapi mita malah heboh sendiri dan membawanya ke ayah dan ibunya. Sherina yang bingung memelas kearah adam.
"lihat mama sama papa gak kasian liat sherina memelas kayak gitu ,,adamkan belum cerita apa-apa ke sherina jadi dia belum paham soal keluarga kita pa" ucap adam sambil jalan nyusuk sherina
Adam yang melihat sherina sudah di kerumbuni oleh keluarga besarnya pun berlari kecil menghampiri sherina
"om-om ,,,tante-tante kalau kalian kayak gini yang ada malah membuqt sherinaku takut" ucap adam ketika sudah menyusul sherina dan memeluk sherina dari belakang , menaruh dagunya di pundak sherina.
DEG DEG DEG
suara detak jantung sherina saat adam tiba-tiba memeluknya dari belakang
__ADS_1
TBC