
Kakek terlihat bahagia saat memberikan ponsel adam ke sherina karna adam sedang mengambil pakaian di dalam mobil.
"kakek kelihatan seneng banget" tanya sherina saat menerima ponsel adam.
"yaa kakek sangat senang karna akan dapat menantu hihi"jawab kakek sherina sambil cengengesan.
"haa maksudnya....... Kakek gak ngomng aneh aneh kan sama ayahnya adam" ucap sherina
"enggak... Ya udah kamu tidur gih,, nanti kalau adam udah masuk suruh nemuin kakek bentar di teras yaa" ucap kakek sherina
"mau ngapain lagi udah malem kek ...jaga kesehatan ,,,adam juga butuh istirahat kek" ucap sherina
"iya kakek cuma sebentar cucu kakek yang cantiiik" jawab kakek sherina
"iyaaa nanti sherina sampain" jawab sherina
"heran belum nikah aja udah posesifnya kayak gitu apalagi nanti" gunam kakek sherina pelan dan keluar dari kamar sherina.
Tak berselang lama adam masuk ke kamar sherina
"ini pakaian kamu ri ....untung aja ada pakaian yang kita beli di mall waktu itu kalau enggak mau ganti baju apa kita.....trus kamu tadi juga persiapan bawa laptop kalau ada perubahan berkas" ucap adam ketika masuk kamar dan membeeikan pakaian sherina yang ada di paper back
"yaa minjem pakaian di kakek sama neneklah" jawab sherina enteng
"yaaa kamu gak masalah akunya riin" jawab adam sambil memasanng muka sebal ke sherina
"oo ya kamu mandi dulu gih lalu kamu disuruh nemuin kakek di teras.....ponsel kamu aku taruh dimeja rias" ujar sherina sambil menunjuk ke arah ponsel adam tergeletak
__ADS_1
"iyaaa.... Emang kakek mau ngapain rin" yanya adam sambil berjalan ke luar kamar dan langsung kearah kamar mandi.
"gak tau tanya aja entar" jawab sherina dam adam pun hanya diam dan menutup pintu kamar mandinya.
selesai mandi danbeganti pakaian adam pergi menemui kakek sherina si teras.
"kakek nyari adam" tanya adam saat sudah berada di samping kakek sherina duduk
"iya ada yang mau kakek tanyain ....kamu duduk dulu" ucap kakek....adam yang mendengar ucapan kakek sherinapun langsung duduk di depan kakek sheeina duduk.
"kamu beneran suka sama sherina apa cuma mau main-main aja" tanya kakek sherina
"hmm maksudnya kek" tanya adam yang pura-pura tidak mengerti dengan maksud perkataan kakek sherina tadi,, walau pun sebenarnya adam mengerti hanya bingung dari mana kakek sherina tau apa ayahnya yqng memberi taukannya. Pikir adam
"kalau saya maunya secepatnya kek tapi kalau melihat kondisi sherina sekarang lebih baik kalau saya nunggu masalah sekarang agak reda" akhirnya adam mengatakannya ke pada kakek sherina
"ku pikir kamu bakalan mikirin diri kamu aja,,, ternyata kamu cuma nunggu sherina dalam keadaan pikiran yang dingin" ucap kakek sherina memuji adam
"iya kek" jawab adam
"tapi jangan terlalu lama,,,, karna kamu pasti tau sendiri apa akibatnya" ujar kakek sherina
"aaah sudahlah......kakek yakin kamu punya pertimbangan untuk itu,,,,, terlebih lagi kata gara kamu sudah meminta cicin safir milik keluargamu" memdengar ucapan kakek sherina adam kaget
'sebanarnya seberapa dekat kakek sama papa,,, sampai papa mengatakan tentang cicin ini' pikir adam
__ADS_1
"hahhah gak usah kaget ,,,,kamu sama sherina pelan-pelan juga bakalan tau cerita orang tua kalian,,,,, ayo istirahat ,,sudah hampir tengah malam ,,,ayo masuk ,,,lalu cepat istirahat,,,, kalau kakek kelamaan ngajak kamu ngobrol istrimu yang posesif itu akan berteriak pada kakek hahhaha" ujar kakek sherina sambil tertawa dan pergi kedalam rumah. Wajah adam bersemu merah saat mendengar perkataan kakek sherina tadi.
Adam sudah berada di dalam kamar bersama sherina,,adam kira sherina sudah tidur tapi ternyanta sherina masih berkutat dengan laptopnya.
"kau tidak tidur" tanya adam
"aaa oh sebentar lagi setelah aku menyelesaikan desain ini" sherina kaget dengan sapaan adam langsung mencari sumbee suara dan menjawab pertanyaan adam.
"tidurlah bukankah itu bisa kau kerjakan besok" ucap adam sambil memgambil alih laptoo sherina dan menyimpan berkas yang sherina kerjakan tadi.
"hahaha kau balas dendam padaku oh" ucap sherina
"balas dendam apa" bingung adam
"saat aku mengambil laptopmu waktu makan dirumahku habis renovasi" ucap sherina mengingatkan adam
"astaga yang benar saja" ucap adam
"hahahha" tawa sherina
"sudah ayo tidur" ujak adam sambil mencolek hidung sherina.
"iyaaaaa..... Eh tapi apa yang kamu bicarain sama kakek tadi" tanya sherina sambil melangkah ke arah tempat tidur
"emmm" adam pun tidak tau harus menjawab apa
'aku bilang aja kali ya kalau aku disuruh buat cepet nikahin dia'
__ADS_1