Bantu Aku Untuk Hidup

Bantu Aku Untuk Hidup
Chapter 21 Cantik


__ADS_3

"cuma ngobrolin soal ayah" jawab adam lalu menyusul sherina ke tempat tidur


"ini yakin kita tidur satu ranjang" tanya adam


"kamu mau yidur di lantai atau ruang tamu" tanya sherina ,,, adam pun tanpa menjawab langsung masuk kedalam selimut dan tidur disamping sherina



PAGI HARI


"maksud mu HAH" bentak ayah sherina ke seketarisnya. Ayah sherina sangat marah saat tau kalau sherina belum mengiriminya dana untuk proyeknya,,,, tadi pagi-pagi sekali ayah sheeina di telvon oleh seketarisnya dan mengatakan bahwa proyeknya tidak bisa dijalankan sebelum ada dana yang masuk. Membuat ayah sherina segera pergi ke perusahaan.


"maaf pak tapi memang nona sherina belum mengirimi dana pak" jawab seketaris ayah sherina ketakutan.


"kamu sudah menghubungi anak itu belum" tanya ayah sherina


"sudah pak tapi tidak ada jawaban" jawab seketaris ayah sherina


"aaAArrgh" ayah sheeina berteriak kesal


"aku harus segera menemui anak itu,,,, sebelum tua b\*ngka itu menghalangi proyekku" ucap ayah sherina dan melangkah pergi dari kantor.



SKIP



"kamu yakin dam mau njalanin rencana kakek tadi" tanya sherina ke adam.


Saat ini adam dan sherina dalam perjalanan pulang ,,,tapi saat sebelum pulang mereka sempat berdiskusi dengan kakek sherina mengenai proyek ayah sherina.


"aku yakin-yakin aja rin apalagi tadi kakek udah bilang juga kan kalau ayah udah tau soal ini" jawab adam sambi konsentrasi menyetir mobil


"tapi....." ucapan sherina terhenti dan kembali mengingat percakapan mereka dengan kakeknya tadi.



*FLASSBACK*



"*sherina buang keegoisanmu itu dan dengarkan saran kakek" ucap kakek sherina kepada sherina. Kakek ,,,nenek ,,,adam dan sherina kini telah mengobrol di ruang tamu rumah kakek sherina*


"*iya naak ,,,sesekali dengarkan kakek yaa ,,,, kakek gak akan menjrumuskanmu" timpal nenek sherina*


"*lakukan kerjasama dengan perusahaan adam dan alihkan pembangunan proyek hotel ke puncak ,,,,aku sudah berbicara dengan gara dan dia setuju hanya melihat kamu mau melakukannya atau tidak saja" ujar kakek sherina*


"*kek biarkan aku memikirkanya lebih dulu" jawab sherina*


"*adam kamu bagaimana" tanya kakek sherina ke adam*


"*ah.....saya ngikut keputusan sherina aja kek" karna sedari tadi hanya diam adam semlat kaget saat di tanya oleh kakek sherina*


"*nah tinggal kamu gimana rina" ucap kakek sherina*


FLASSBACK OFF


"aku akan menanyakan hal ini ke om anggara dulu dam" ucap sherina


__ADS_1


Beberapa saat setelah mereka sampai dirumah anggara sherina langsung disambut oleh ibu adam


"siang tante" sapa sherina


"siang sayang....gimana nginep dirumah kakek bisa tidur" tanya ibu adam lembut dan memegang tangan sherina.


"bisa kok tante....sherina gampang tidur hehe" jawab sherina


"hmm anak sendiri dilupain" gerutu adam saat melihat ibunya lebih memperhatikan sherina.


"apa sih.....udah ayo masuk.....lagian ya dam kamu itu udah biasa gak pulang berhari-hari jadi mama udah biasa dan lagi kamu itu laki-laki" ucap ibu adam sambil menggandeng sheeina masuk rumah.


"iyaa iyaaa" jawab adam kesal sambil berjalan dibelakang sherina dan menyuruh bik imah mengambil pakaian yang ada di dalam mobilnya.



"kalian pulangnya terlambat oh" sahut ayah adam dari ruang tengah saat melihat adam dan sherina maauk rumah.


"maaf pa tadi kita mapir makan dulu di minimarket" jawab adam dan duduk di sofa ruang tengah itu


"iya om maaf tadi sherina yang ngajak buat mampir ke minimarket" ucap sherina menimpali ucapan adam dan duduk disamping adam


"ya udah gak papa tapi lain kali kasih kabar kalau mau mampir-mampir dulu ...mama kalian dari tadi ngomelin papa karna kalian gak sampai-sampai auuw..... Sakit maa" setelah mengataka hal itu ayah adam terkena cubitan ibu adam.


"hehe maaf om" ucao sherina gak enak


"o iya om sherina mau nanya sesua-" peekataan sheeina belum selesai tapi sudah si potong oleh ayah adam


"soal proyek ayah kamu??...... Papa setuju apapun keputusan kamu tapi rencana yang di bicarakan kalek kamu itu adalah hasil dari diskusi kami"


"jitu ya om... Ya udah sherina bakalan usahain yang terbaik" ucap sherina


"papa tidak menerima penolakan" lanjut ayah adam yang membuat sherina mengurungkan niatnya untuk menolak


"iya om" jawab sherina


"mama udah naruh beberapa gaun dikamar adam kamu coba mana yang lebih cantik untuk nanti malam......adam kamu bantuin rina" ucap ibu adam


"iya ma/tante" ucap adam dan sherina barengan lalu merekapun saling pandang dan tersenyum


"ya udah kita ke kamr dulu pa ma" ucap adam dan mengandeng sherina pergi


"eee anak itu" ucap ayah adam


DIKAMAR ADAM


"dam mama kamu borong gaun satu butik" ucap shetina saat melihat gaun-gaun dirak dan beberapa manikin dikamar adam


"hahaha bukankah dirumahmu lebih banyak" ujar adam dan mengingat dress room sherina seperti apa


"setidaknya itu memang aku pakai ....ini aku hanya memakai salah satu itu pun hanya sekali" jawab sherina


"ya yaa wanita selalu benar" ucap adam


"belum tentu juga pakaian itu tidak akan kamu pakai lagi" gunam adam pelan


"kamu bilang apa" tanya sherina yang tidak mendengar gunaman adam karna sibuk memilih gaun di rak-rak


"cepat coba saja gaunnya" ucap adam mengalihkan pembicaraan


"okee" jawab sherina seraya masuk ke ruang ganti adam

__ADS_1



setelah adam menunggu beberapa saat



"bagaimana menurutmu" tanya sherina yang meminta pendapat adam tentang gaun yang dia kenakan


"emmm oke sih tapi kurang wah" ucap adam sambik tersenyum "ganti" lanjut adam. Sherinapun hanya memanyunkan bibirnya dan masuk lagi ke ruang ganti



"kalau yang ini" tanya sherina



"ganti" ucap adam


"ini" ucap sherina



"haaaa ganti" ujar adam. Sherina pun hanya diam dan berganti pakaian


"kuharap ini yang terakhir" ucap sherina.... Sheeina sudah terlihat lelah karna sudah mengganti gaun nya beberapa kali.



"terlalu sederhana rinaaa" ucap adam "ganti"


"ini dimana sederhananya" protes sherina "aku benar-benar sudah lelah adam,,,, memakai gaun tidak semudah memakai pakain biasa" lanjut sherina



"haaa tema pesta papa kali ini pertama...jadi kamu pasti tau bukan sederhananya bagian mana" jelas adam


"kenapa tidak bilang dari tadi ....membuatku lepas pasang gaun saja sepeeti boneka" protes sherina karna adam tidak memberi tau tema pestanya dari awal.


"kau memang cantik seperti boneka sayang" gunam adam pelan


"hah???" tanya sherina karna tidak mendengar gunaman adam


"bukan apa-apa sudah sana" ucap adam


"haaa sekali lagi saja" ucap sherina memohon


"haaaa kalau begitu akan aku pilihkan" ucap adam dan berdiri memilih gaun di rak tapi saat melihat gaun yang ada di manikin adam terdiam


"coba kau pakai gaun yang itu" ucap adam sambil menunjuk gaun yang ada dimanikin



"kau yakin ini,,,, aku tidak mau kalau kau suruh ganti lagi" tanya sherina sambil memegangi gaun yang di tunjuk adam


"yakin jadi kau bisa mencoba nya sekarang" ucap adam lalu mendorong sherina pelan ke ruang ganti


"haaaa" sherina pun hanya bisa menghela nafas dan masuk ke ruang ganti


"gaun itu akan cocok dengan kemejaku" ucap adam saat sherina sudah masuk ruang ganti


TBC

__ADS_1


__ADS_2