
Resky dan Risa keluar dari Mall , tak lama keluar dari Mall ,
mobil mewah Resky langsung menghampiri mereka, lalu Resky dan Risa masuk kedalam mobil , didalam mobil muka Risa masih ditekuk dan gelisah, ditekuk karena masih kesal dengan Resky dan gelisah karena takut Resky akan mengetahui siapa dia sebenarnya jika Resky mengantarnya pulang pasalnya Risa akan pulang ke rumah orang tuanya, yap setelah pulang dari Indonesia Risa tinggal di kos-kosan wanita sederhana , namun sekarang dia harus pulang ke rumah orang tuanya karena tadi dia telah berjanji akan pulang supaya orang tuanya tidak khawatir
astaghfirullah sebenarnya aku kesal sekali dengannya karena dia memiliki sifat yang keras kepala astagfirullah maafkan hamba mu ini yang telah kesal dengan mahklukmu yang satu ini ,
tapi bagaimana lagi dia keras kepala ingin mengantarku pulang nanti kalau identitas ku ketahuan bagaimana? aku harus bilang apa ke ayah nanti, huh namun jika aku tutup-tutupi sepertinya juga akan percuma sih aku kan akan menikah dengan nya juga ,tapi tetap saja aku harus tanya ayah dulu tentang ini toh pernikahan ku juga belum dipastikan, baiklah aku akan minta diturunkan di depan kompleks saja,
huft astaghfirullah berilah kesabaran pada hambamu ini
batin Risa yang kesal sekaligus khawatir identifikasi nya akan diketahui Resky
"Hey Risa kau masih kesal padaku, kenapa cemberut begitu hah? "
sepertinya Resky belum puas membuat Risa kesal
"Tidak, aku tidak kesal padamu dan aku juga tidak cemberut tuh , "
kata Risa kepada Resky dengan memalingkan wajahnya
" Masa sih , kalo nggak cemberut senyum dong , "
goda Resky , yang membuat Risa memutar kepalanya menghadap Resky dan memaksakan senyumannya
" Nih nggak cemberut kan , "
jawab Risa, dengan memaksakan senyuman manis keluar dari bibirnya, meski senyuman manis itu dipaksakan dia tetap terlihat sangat manis saat tersenyum 😊
astaghfirullah sabarkan hambamu ini ya Allah
batin Risa
aduh kenapa senyum terpaksa pun terlihat sangat manis begitu sih, Eh a-aku ini kenapa, kenapa sangat senang begini melihat dia tersenyum begitu dan kenapa aku ini tidak bisa berprilaku dingin padanya ya, dan kenapa pula aku bisa sampai menjadikannya teman ku
batin Resky, sepertinya Resky sudah mulai tertarik dengan Risa
"Nona ini kita akan kemana? "
tanya pak sopir membuyarkan suasana antara Resky dengan Risa
" Mmm, itu kita menuju kompleks Gaharu pak sopir , "
kata Risa pada pak sopir , lalu oak sopir pun menjalan kan mobil tersebut membelah jalanan yang agak macet karena memang sudah ada orang yang pulang kerja
a-apa kompleks Gaharu itu kan kompleks kawasan rumah baru ku yang seminggu lagi akan aku tempati dan kompleks tersebut adalah kompleks kalangan elit semua rumah disana adalah rumah mewah, siapa dia sebenarnya kenapa dia bisa tinggal di kawasan kompleks tersebut ?
batin Resky yang lagi-lagi bertanya-tanya tentang siapa Risa setelah mendengar dimana kawasan tempat tinggal Risa
namun waktu telah menunjukkan pukul tiga sore dan suara azan ashar menggema di seluruh penjuru kota disana dan kebetulan mobil Resky berjalan dijalan yang akan melewati masjid
"Resky itu ada masjid kita berhenti dulu ya , aku mau sholat ashar , "
kata Risa sambil menunjuk masjid yang akan dilewati tersebut
" Pak berhenti di masjid itu ya , "
kata Resky pada pak sopir , lalu pak sopir pun mengiyakan nya dan mobil tersebut mulai memasuki halaman masjid, pak sopir membuka kan pintu mobil untuk Resky dan Risa
" Ayo Resky sekarang kita sholat ashar dulu yuk , "
ajak Risa pada Resky ,sambil berjalan menuju masjid lalu Resky menganggukkan kepalanya dan mereka pun mulai masuk ke area wudhu masing masing setelah berwudhu mereka sholat berjamaah bersama jamah lainnya yang juga sholat di masjid tersebut
sepertinya Resky sudah mulai mau sholat lagi
setelah selesai sholat berjamaah mereka keluar dari masjid, saat keluar dari area masjid Risa melihat ada seorang anak kecil yang menghitung uang hasil dia mengamen namun tiba-tiba ada preman yang menghampiri anak kecil tersebut dan lalu memalaknya, sontak saja tanpa basa basi Risa langsung berjalan menuju anak kecil dan preman tersebut dia berniat menolong anak kecil tersebut
__ADS_1
"Risa kamu mau kemana, hey , "
kata Resky meneriaki Risa yang sudah agak jauh, lalu Resky mengikutinya
mau kemana sih dia
batin Resky
*sementara di samping jalan yang terdapat preman yang sedang memalak anak kecil yang baru saja mengamen
"Hey bocah sini uangnya , "
kata preman tersebut , dengan merebut kantong plastik berisi uang yang tadinya dipegang anak kecil itu
" Bang jangan diambil uangnya itu untuk membeli makanan, bang jangan diambil , "
kata anak kecil tersebut kepada preman anak kecil tersebut sudah menangis
" Hey kalau mau punya uang jangan malakin anak kecil dong, mending kamu kerja yang halal aja sana , "
kata Risa kepada preman dengan lantang, kali ini Risa tidak menunjukkan sisi lembutnya dia, sekarang menunjukkan sisi garang nya kepada preman tersebut
" Alah apaan sih, lo itu cuman cewek ya jangan macem-macem sama gue, entar gue hajar keyok baru tau rasa lu hahaha , "
kata preman tersebut kepada Risa
preman itu pun mulai mau mendaratkan pukulannya kepada Risa tapi berhasil ditangkis dan Risa menendang bagian vital dari preman tersebut yang membuat preman tersebut terjatuh ,dan mengerang kesakitan,
dan kantung berisi uang milik anak kecil tersebut terjatuh,tidak mau sampai preman tersebut berdiri lagi Risa langsung memplintir tangan nya ke belakang dan mulai menginjak punggung preman itu dengan satu kakinya dan saat ini Risa tengah berada diatas punggung preman tersebut
"Ampun nona, ampun tolong lepaskan saya saya nggak bakalan malakin dia lagi saya janji , "
rengek preman itu kepada Risa supaya mau melepaskannya
" Tidak aku tau kau pasti akan mengulangi perbuatanmu lagi kau harus dihukum untuk ini supaya jera , "
Risa tidak sadar bahwa ada sepasang mata yang memperhatikannya sendiri tadi saat ia melakukan aksinya meringkus preman
hmmm dia benar-benar wanita yang berbeda
batin Resky, Resky berdiri memperhatikan Risa yang tengah menolong anak kecil dari preman
lalu Resky berjalan kearah Risa
"Sini biar aku yang pegangin preman nya sambil menunggu polisi , "
kata Resky tiba tiba sudah ada di samping Risa dan membuat Risa kaget , lalu Resky mulai memegangi tangan preman tersebut supaya tidak kabur
" Eh, Resky i-ini , "
kata Risa
lalu Risa melepaskan tangan preman tersebut , dia mulai berjalan menghampiri anak kecil itu yang masih berlinang air mata karena ketakutan
" Assalamu'alaikum, hey tidak usah takut kakak ada disini dan preman itu tidak akan memalak mu lagi ini uang mu , "
kata Risa pada anak kecil tersebut dengan lembut
" Waalaikumussalam, iya kak makasih ya udah nolongin aku , "
kata anak kecil tersebut dengan lirih
" Namamu siapa , "
tanya Risa pada anak kecil tersebut
__ADS_1
" Namaku Bagas kak , "
jawab anak kecil tersebut
"Oh Bagas kenapa kamu ngamen, kamu nggak sekolah? "
tanya Risa
"Enggak , orang tuaku nggak punya uang buat membiayai sekolah dan kami anak jalanan bisa makan aja udah beruntung banget , "
jawab anak kecil tersebut
kasihan dia
batin Risa merasa iba kepada anak kecil tersebut, dan lalu ia merogoh sakunya dan mengambil dompet yang ada didalamnya
Risa mengambil sepuluh lembar uang seratusan ribu dan memberikannya kepada anak kecil tersebut
" Dek ini ada sedikit dari kakak, kasih ke orang tua mu ya? "
kata Risa kepada anak kecil itu
" Terimakasih kak, kakak baik sekali, aku akan berikan ini kepada ibuku dia pasti sangat senang karena sekarang dia pasti bisa masak , "
kata anak kecil itu dengan wajah berbinar
" Jangan terus berterimakasih pada kakak berterimakasih pada Allah SWT dialah yang memberikan rezeki itu kakak hanya perantara nya saja, yasudah sekarang kamu buru-buru pulang gih , keburu orang tuamu mencari mu ya? "
kata Risa pada anak kecil itu
lalu anak kecil itu pun berlari pergi meninggalkan mereka dan si preman yang masih ditahan oleh Resky
Resky yang melihat tindakan Risa tadi merasa kagum padanya
Dia benar-benar berbeda dia sudah menolong dan memberi tapi tidak mau dipuji
batin Resky kagum
Lalu suara sirine polisi mulai terdengar polisi pun keluar dari mobil dan menghampiri mereka
"Pak ini preman nya, segera bawa ke kantor polisi dan berilah hukuman yang semestinya supaya dia jera , "
kata Risa pada pada pak polisi tersebut
" Baik bu, terimakasih karena telah meringkus para preman yang neresahakn ini , dulu dia juga sudah masuk ke penjara namun ternyata dia belum jera juga, kami akan membawanya kekantor polisi , "
kata polisi tersebut, lalu polisi tersebut membawa preman itu ke dalam mobil polisi, dan mobil polisi tersebut mulai pergi menuju kantor polisi
" Oh ternyata kau lumayan juga, bisa meringkus satu preman sendirian, apakah kau punya ilmu bela diri yang tinggi ? "
kata Resky kepada Risa
" Hmm itu bukan apa-apa, aku memang punya ilmu bela diri namun belum terlalu hebat, yah minimal bisa untuk membela diri lah
sekarang kita langsung jalan saja,
aku sudah terlambat untuk pulang , "
kata Risa kepada Resky , dia masih saja merendah tentang kemampuan bela dirinya , padahal Risa itu adalah pesilat yang sangat handal dan dia adalah murid kesayangan bibi nya pasalnya dia adalah murid terbaik yang dimiliki bibi nya
Bibi nya Risa adalah pesilat handal sekaligus guru silat Risa dia memiliki beberapa murid, salah satunya Risa, dan Risa menjadi murid terbaik diantara murid bibi nya
..............................................................................
//🌻🌺 hallo readers maaf ya telat up episode soalnya , author hari ini sibuk banget, kerjaan numpuk dan baru senggang sekarang
__ADS_1
, jangan lupa habis baca tinggal kan jejak ya guys like vote and coment yang positif dan membangun supaya author lebih semangat lagi dan lupa sama capek dan bisa seneng juga, ok see you next episode, and enjoy reading 😇😉//
...............................................................................