
"Assalamu'alaikum , "
salam Risa dan Resky pada ayah dan ibunya Risa
" Waalaikumsalam , "
jawab ayah dan ibunya Risa serentak
"Nak kalian sudah pulang,
tapi kenapa selarut ini,
kalian kemana aja? "
tanya ibunya Risa
" Ibu dan ayah tenang aja aku sama Resky baik-baik aja kita nggak kenapa-kenapa kita cuman pergi di deket-deket sini aja kok karena keasikan jalan-jalan jadi lupa waktu deh, ya kan Resky? "
jawab Risa pada ayah dan ibunya sambil menyenggol tangan Resky, tanda agar Resky mengiyakan perkataannya
" Eh i-iya ayah sama ibu jangan
khawatir , "
kata Resky pada ayah dan ibunya Risa
"Hmm yasudah Risa kamu ke kamar dulu ya istirahat, Resky ayah ada hal yang ingin ayah sampaikan padamu ayo kita keruang baca dulu
ayah ingin ngomong berdua sama kamu , "
kata ayahnya Risa pada Resky
Eh ayah mau ngomongin apa ya sama Resky, jadi penasaran
batin Risa
" Risa ayo ibu anterin kamu ke kamar? "
kata ibunya Risa pada Risa
ibunya Risa dan Risa sudah berjalan menuju kamarnya Risa dan meninggalkan ayah nya juga Resky, ayahnya Risa dan Resky pun juga meninggalkan ruang keluarga dan menuju ruang baca
" Risa kamu istirahat dulu gih pasti capek kan ibu tinggal dulu ya ***... , "
belum selesai ibunya Risa menyelesaikan perkataannya Risa langsung menyela
" Tu-tunggu maaf menyela ibu, ibu apa yang dibicarakan ayah pada Resky aku
penasaran? "
tanya Risa pada ibunya
" Hmm nanti kamu juga tau sendiri dari Resky, yasudah ya kamu istirahat aja dulu ibu mau ke kamar assalamu'alaikum , "
kata ibunya Risa pada Risa sambil mengecup kening Risa lalu pergi meninggalkan Risa
setelah ibunya pergi ke kamar Risa langsung menutup pintunya tanpa menguncinya
Aku gerah mending aku mandi saja mungkin lebih segar
batin Risa
Tanpa pikir panjang Risa langsung mengambil jubah mandi yang sering ia gunakan untuk mandi dan handuk biasa, namun dia melupakan hal yang memang harus ia bawa yaitu pakaiannya
Syurr
suara air dari kamar mandi
hmm segarnya ternyata benar mandi adalah salah satu cara untuk melepaskan kepenatan
batin Risa
*Di saat yang sama di ruang baca
Resky dan ayahnya Risa tengah duduk di sofa yang ada di dalam ruang baca
"Nak resky ayah langsung saja ke intinya, nak Resky ayah ingin Risa melanjutkan kuliahnya ke S2 dan S3 di jurusan fakultas bisnis ekonomi di ' CAMPUS CITRA BISNIS
BANGSA ' apakah nak Resky keberatan,
yah karena nak Resky adalah suaminya sekarang jadi apapun yang akan Risa lakukan tentunya harus seizin dari nak Resky , "
kata ayahnya Risa pada Resky
" Hmm ayah tentunya Resky tidak keberatan sama sekali Resky malahan senang kalau Risa bisa melanjutkan kuliahnya, dan kebetulan Resky juga masih melanjutkan S3 di 'CAMPUS CITRA BISNIS BANGSA ' Resky juga berjanji akan selalu melindungi Risa saat di campus nanti , "
kata Resky pada ayahnya Risa
" Wah kebetulan sekali, huft ayah benar benar lega jika kamu satu campus dengan nya ayah jadi merasa Risa akan lebih aman , "
kata ayahnya Risa pada Resky, dengan lega karena merasa Risa akan selalu aman
" Hmm jika ayah masih merasa khawatir Resky bisa memasang GPS di HP nya Risa secara diam-diam supaya kita selalu tau dimana Risa berada , jadi jika Risa dalam bahaya kita bisa langsung tau dimana Risa berada , "
kata Resky pada ayahnya Risa
"Hmm iya betul ide mu ini memang bagus , pasanglah GPS di HP Risa secara diam-diam, tapi jangan sampai ketahuan Risa, jika sampai ketahuan Risa akan merasa kebebasannya direnggut, dan sebenarnya ayah sudah menyuruh sekitar sepuluh bodyguard bayangan yang selalu menjaga Risa selama ini namun ayah tidak pernah memberitahunya karena ayah takut jika dia tahu dia akan merasa terkekang , "
kata ayahnya Risa pada Resky
" Iya ayah tenang saja , "
kata Resky pada ayahnya Risa
" Yasudah pergilah ke kamar dan beristirahatlah , "
kata ayahnya Risa pada Resky
" Yasudah Resky pamit dulu assalamu'alaikum , "
pamit Resky pada ayahnya Risa,
" Waalaikumsalam , "
jawab pak Ramlan
lalu Resky pun meninggalkan ruang baca dan kembali ke kamar
*Di dalam kamar Risa
Risa sudah selesai mandi, namun dia belum keluar dari kamar mandi
aduh , bagaimana ini aku lupa membawa pakaianku semoga Resky masih di ruang baca
batin Risa khawatir
Risa pun mulai memakai jubah mandi nya dan melilitkan handuk biasa ke rambutnya yang basah, lalu dia pun mengintip dari balik pintu kamar mandi memastikan kalau Resky belum datang ke kamar
fyuh bagus dia belum datang, sebaiknya aku cepat
batin Risa dia merasa lega karena Resky belum datang ke kamar
Risa pun berjalan menuju lemari dan mengambil pakaiannya namun di saat dia tengah mengambil pakaiannya dia tidak sadar kalau Resky masuk kedalam kamar
"***....alamu.. alai... kum",
salam Resky pelan
kenapa dia hanya memakai handuk aduh mulusnya, tidak-tidak tahan Resky, tahan
batin Resky
__ADS_1
saat Risa berbalik badan , dan hendak masuk ke kamar mandi lagi untuk mengganti baju dia melihat Resky dan merasa kaget akan kehadirannya
" KYYAAAAAAKK , RESKY BALIK BADAN MENGHADAP DINDING DAN JANGAN BERGERAK SEBELUM AKU SURUH BERGERAK OK , "
kata Risa pada Resky dengan berteriak dengan sangat keras
"Ba-baik , "
kata Resky yang juga kaget karena Risa berteriak dengan keras
dia ini wanita apa jendral sih triakannya keras banget dan tegas gitu curiga gue kalau dia juga ikut khusus jendral 😕
batin Resky
kenapa langsung masuk sih nggak ketuk dulu, dan aku juga lupa lagi ngunci pintu duh malunya
batin Risa
Risa pun bergegas menuju kamar mandi dan segera menganti bajunya
Risa menghabiskan waktu sangat lama sekali di dalam kamar mandi, dia menghabiskan waktu kira-kira hampir setengah jam didalam kamar mandi hanya untuk mengganti baju, padahal biasanya saja Risa hanya perlu menghabiskan lima menit saja untuk mengganti baju namun mungkin karena dia masih merasa malu pada Resky jadi dia masih di dalam kamar mandi
huff nggak boleh lama-lama lagi di sini, ayo Risa singkirkan rasa malu ku ini lupakanlah semua ini dan berjalan keluar dengan santai, aggrhh tapi nanti kalau pipiku merah bagaimana, ok ok tetap tenang dan slow
batin Risa
Risa menarik nafas panjang lalu dia berjalan keluar dari kamar mandi
oh iya Resky masih menghadap dinding kakinya pasti pegal karena menghadap dinding begitu lama
batin Risa
"Assalamu'alaikum Resky, kamu udah boleh bergerak , "
kata Risa pada Resky, sambil duduk di kursi dan mengeringkan rambutnya yang basah
" Waalaikumsalam, iya , "
jawab Resky
"Hmm lain kali kalo mau masuk ke kamar harus ketuk dulu biar nggak ada kejadian kayak tadi lagi , "
kata Risa pada Resky
" Iya, tadi aku liat pintunya nggak di kunci jadinya aku langsung masuk deh
aku mana tau kalo kamu cuman pakek jubah mandi aja 🙄 , "
kata Risa pada Resky
" Di kunci ataupun nggak di kunci ya harus ketuk pintu dulu atau ucapin salam ok , "
kata Risa pada Resky
" Iya maaf , "
kata Resky pada Risa
" Aku mandi dulu ya gerah nih , "
kata Resky pada Risa dan mulai mengambil handuk yang tergantung di samping pintu kamar mandi
" Resky tunggu, aku ambilin baju dulu , kamu bawa piyama kan? "
tanya Risa pada Resky
"Hmm kayaknya ada tuh di dalam tas , "
kata Resky pada Risa
" Eh ini ada nih , "
Resky pun masuk kedalam kamar mandi dan mulai mandi
Risa juga melanjutkan mengeringkan rambutnya , setelah rambutnya kering Risa memakai kerudung instan dan mengambil buku novel yang ada di dalam rak laku duduk di kursi yang ada di balkon, lalu dia pun mulai membaca buku di balkon kamarnya dengan melihat pemandangan kompleks Gaharu di malam hari
Resky yang sudah selesai mandi clingukan mencari diman keberadaan Risa , dan akhirnya menemukan keberadaan Risa di balkon
kerjain ah 😏
batin Resky
Resky emang belum kapok ngerjain Risa terus terusan
"Assalamu'alaikum kutu buku akut , "
kata Resky dengan berbisik di telinga Risa
Risa yang sedang fokus dengan bukunya pun merasa kaget
" Astaghfirullahalazim waalaikumsalam, Resky ngagetin aja
sih , "
kata Risa pada Resky
" Hahaha habisnya sih baca buku fokus banget, udah ayo masuk jangan diluar terus entar kedinginan lho , "
kata Resky pada Risa
" Hmm iya-iya , "
kata Risa pada Resky , lalu ia pun masuk kedalam kamar dan menutup pintu yang terhubung di balkon dan kamarnya
Risa yang melihat rambut Resky yang masih basah ia pun menyuruhnya untuk duduk di kursi yang telah ia siapkan
" Resky sini duduk di kursi ini biar aku keringkan rambutmu , "
kata Risa pada Resky, Risa pun menarik kursi yang ada di samping meja yang sering dia gunakan untuk membaca buku
" Eh iya , "
kata Resky pada Risa
Resky oun duduk di kursi yang Risa maksud lalu Risa mengeringkan rambut Resky dengan hairdryer
" Resky tadi ayah bilang apa sama kamu? "
tanya Risa
" Oh iya, katanya kamu harus nerusin kuliah di CAMPUS CITRA BISNIS BANGSA di jurusan fakultas bisnis ekonomi ",
kata Resky pada Risa
" Beneran? "
tanya Risa
" Iya , "
jawab Risa
"Yey , "
kata Risa dengan sangat senang
" Dan lalu kamu kuliah di sana di jurusan bisnis ekonomi berarti kamu adik kelasku karena aku juga kuliah disana ngalanjutin S3 ku di jurusan itu , "
kata Resky pada Risa
" Hah kamu juga kuliah disana? "
__ADS_1
tanya Risa pada Resky
" Kenapa nggak suka? "
tanya Resky pada Risa
" Bu-bukan begitu, maksudku di sana kan kamu itu adalah seorang CEO dari perusahaan besar dan kalau sampai mereka semua tau aku adalah istri kamu bisa heboh kan? "
tanya Risa pada Resky
" Hmm kamu tenang saja yang mengetahui aku adalah seorang Resky Wardana hanya Pak Rektor dan beberapa dewan kampus saja, dan aku menyamarkan diriku di campus aku hanyalah seorang Resky saja aku juga merubah penampilan ku menjadi culun , jadi maha siswa disana nggak tau lalu aku adalah seorang Resky Wardana, dan kamu juga harus menyamarkan identitas mu jangan sampai mereka tau kalau kamu adalah istriku, bilang aja aku adalah teman masa kecilmu ok , "
kata Resky pada Risa
"Oh gitu ya ok deh , dan Resky karena kamu akan jadi kakak kelasku jadi mohon bantuannya jika aku merasa kesulitan dengan materi atau yang lainnya ya , "
kata Risa pada Resky sambil mengeringkan rambut Resky
" Iya baiklah , "
kata Resky pada Risa
" Hmm sudah aku keringkan rambutmu , "
kata Risa pada Resky
" Iya terimakasih , "
kata Resky pada Risa
" Iya sama sama , "
kata Risa pada Resky
Setelah mengeringkan rambut nya Resky Risa lalu melepas hijabnya dan menggerakkan rambutnya lalu dia pun duduk di tepi ranjang sambil membaca buku novel miliknya
"Eh Resky kamu juga tidur di sini? "
tanya Risa pada Resky
" Iya dong lalu mau tidur dimana lagi di sofa, aku nggak mau ya nanti punggungku sakit semua lagi , "
kata Resky pada Risa
" Lho kok gitu sih, hmm yasudah deh kamu boleh tidur di sini tapi inget ya harus jaga jarak ok , "
kata Risa pada Resky
"Iya bawel
udah buruan tidur jangan baca buku terus nanti matamu juling lho, udah malem banget ini , "
kata Resky pada Risa
" Iya-iya , "
kata Risa pada Resky lalu meletakkan bukunya di atas meja kecil yang diatasnya terdapat lampu tidur
Ini pertama kalinya aku tidur sama seorang pria, ini jantung kenapa sih kok deg-degan terus padahal nggak ngapa-ngapain, huh
batin Risa
Resky saat ini memiringkan badannya dan menghadap Risa , Resky menggulung rambut Risa yang sangat panjang ke tangannya
"Aww Resky ngapain sih ke jambak tau , sakit ini , "
kata Risa pada Resky
Risa tadinya sudah menutup matanya terbangun lagi kerena Resky memainkan rambutnya
" Phff, ini rambutmu panjang sekali, aku nggak menduga ternyata kamu punya rambut panjang dan hitam dibalik hijab mu , "
kata Resky pada Risa
" Ihh apaan sih hmm aku emang suka rambut panjang Resky udah ah lepasin rambut aku jangan di mainin terus , "
kata Risa pada Resky
tapi Resky tidak menghiraukan nya dan malah terus memainkan dan mencium rambut nya Risa yang sudah dia gulung di tangannya
harum
hmm bagaimana ya biar lebih deket lagi
batin Resky
Resky memang sedang berencana untuk bisa lebih dekat lagi dengan Risa
" Mm nggak wangi nih rambutmu
kamu tadi cuman nyiram rambut kamu pakek air doang ya nggak di sampoin? "
tanya Resky
" Eh wangi kok aku sampoin rambut ku , "
jawab Risa
" Ah masa sih kok masih wangi
rambutku ya nih coba cium aja ? "
tanya Resky pada Risa
"Ah nggak percaya aku orang aku dah pakek sampo kok , tapi mana coba rambut kamu masa masa sih lebih wangi rambutmu , "
kata Risa pada Resky
lalu Risa pun mendekatkan hidungnya ke rambut Resky, dan saat ini posisi Resky dengan Risa sangat dekat, dan Risa belum sadar kalu itu hanya akal - akalan nya Resky aja biar bisa tidur deketan sama Risa
" Mm sama kok wanginya , "
kata Risa pada Resky
saat Risa hendak menjauh dari posisinya sekarang Resky menahannya
" Udah buruan tidur nggak usah pindah posisi lagi , "
kata Resky pada Risa
dengan memegang tangannya
"Eh Resky tapi... , "
kata Risa pada Resky namun belum sempat di selesaikan Resky menahan tangan Risa dengan erat dan tidur
Eh sudah tidur, huh sial aku kena jebakannya hmm tapi biarin deh yang penting dia nggak macam macam
batin Risa
Risa pun perlahan juga menutup matanya lalu tidur di samping Resky yang masih mendekap erat tubuhnya
☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺
author akan update seminggu lagi ya, maaf akan fakum seminggu soalnya author lagi banyak kerjaan banget untuk seminggu kedepan jadi kalian para pembaca sekalian mohon maklum dan maafnya
don't forget to like, coment, vote, and favorite ok
see you the next episode bye, bye 👋
☺☺☺☺☺☺☺☺☺😕☺☺☺☺☺
__ADS_1