
"Kenapa bajumu banyak noda darahnya apakah ada yang terjadi?"
tanya Resky pada Risa
" Hmn.....panjang ceritanya aku takut kak Toni nanti bosan mendengarnya , "
jawab Risa pada Resky
" Katakan saja aku akan mendengarkan , "
kata Resky pada Risa
" Huff baiklah, awalnya saat perjalanan ke campus ini aku memotong jalan dengan melewati gang 'SRIKANDI ' itu lho gang yang langsung terhubung di jalan raya depan campus yah karena kupikir setelah melewati gang hanya perlu menyebrang jalan satu kali itu akan lebih mudah dan lebih cepat sampai ke campus, tapi saat aku di gang tersebut , aku mendengar suara orang minta tolong lalu aku ke sumber suara orang minta tolong tersebut lalu saat aku ke sumber suara aku menemukan ada seorang pria yang terkulai lemas dan kehilangan banyak darah, sekujur tubuhnya penuh luka dan darah lalu aku membawanya ke rumah sakit terdekat dengan 'Mondy'.... eh maksudku motorku saat di rumah sakit pria itu kondisinya kritis terlebih lagi dia kehilangan banyak darah dan karena darah yang dimilikinya adalah darah O- (negatif) darah yang lumayan langka dan rumah sakit juga tidak mempunyai stok darah golongan O- (negatif) jadi aku menawarkan diri untuk mendonorkan darahku, dan syukurlah darahku cocok dengannya jadi aku mendonorkan darahku, yah begitulah ceritanya singkatnya itu adalah alasan mengapa aku terlambat dan bajuku terkena banyak noda darah , "
kata Risa pada Resky (menjelaskan)
" Kenapa kau menolong orang yang tidak kau kenal, pakai mendonorkan darah segala lagi🙄, kalau aku jadi kamu sih udah aku biarin aja
bukan urusan ku juga ,"
kata Resky pada Risa
" Kak Toni, sebagai sesama manusia kita harus saling tolong menolong entah siapa pun itu, jika ada yang memerlukan pertolongan kita , kita harus membantunya sebisa kita sekecil apapun bantuan yang kita berikan mungkin itu akan sangat berguna untuk mereka yang sedang membutuhkan pertolongan kita, ya kan kak Toni ?"
kata Risa pada Resky
Hatinya memang baik dan lembut, pilihanku memang tidak pernah salah
batin Resky
"Hmm iya kamu benar, "
kata Resky pada Risa
dengan mengelus kepalanya Risa dan dengan tersenyum
elusan ini serasa familiar
batin Risa
setelah perjalan yang di selingi dengan perbincangan diantara mereka akhirnya mereka sampai di ruangan rektor
" Kita sudah sampai, tapi kamu yakin nggak mau ganti baju yang lebih bersih? "
tanya Resky pada Risa
" Hmm sebenarnya aku juga ingin berganti baju tapi aku tidak membawa gantinya toh juga ini sudah sangat terlambat , sudah tidak ada waktu lagi , "
jawab Risa pada Resky
" Kamu di sini dulu jangan masuk keruangan rektor, aku akan ambilkan baju.... mi-milik adik perempuan ku kebetulan rumahku dekat dengan campus, kamu di sini dulu,
pak rektor tidak akan lari kemanapun ok, "
kata Resky pada Risa
"Eh tidak perlu repot-repot, "
kata Risa pada Resky
" Sudah tunggu saja , "
kata Resky sambil berlari
Resky menuju halaman belakang campus dan menelfon Luis untuk mengirimkan baju untuk Risa
" Halo Luis kirimkan satu set baju muslimah ke campus, kamu ngirim kesini dengan menyamar ya, temui aku di halaman belakang campus lima menit dari sekarang , "
" Apa tuan, ba-baik saya akan langsung ke sana dengan membawa bajunya ,"
kata Luis di telfon dengan panik
yah gimana nggak panik coba Resky aja nyuruh bawain baju muslimah dalam waktu lima menit dan Luis juga harus menyamar
lalu setelah lima menit , dan benar saja Luis langsung menemui Resky di halaman belakang dengan membawa satu set baju muslimah
"Tuan ini saya membawa satu set baju muslimah nya yang gamis sudah ada kerudungnya juga tuan , "
__ADS_1
kata Luis pada Resky
" Ok bagus ini bonus untukmu , "
kata Resky pada Luis
sambil melemparkan amplop coklat yang berisi uang
huff syukurlah bisa tepat waktu ke sini dan untungnya bisa dapet bonus juga, nggak sia-sia nyamar jadi tukang sampah di campus ini
batin Luis
" Tuan kalau sudah tidak ada perintah saya mohon undur diri , "
kata Luis pada Resky
" Pergilah , "
kata Resky pada Luis
setelah itu Resky pergi menemui Risa lagi di depan ruangan rektor
untung dia masih di sana
batin Resky
" Assalamu'alaikum, ini bajunya , "
kata Resky pada Risa sambil memberikan tas yang di salamnya berisi baju untuk Risa
" Hmn iya terimakasih ya kak Toni, eh tapi ini masih baru ya ? "
tanya Risa pada Resky
" Iya ini masih baru belum di pakai juga, katanya adik perempuanku nggak apa-apa baju itu kamu pakai, "
jawab Resky pada Risa
" Wah adikmu baik sekali sampaikan terimakasih ku pada adikmu nya kak Toni, "
kata Risa pada Resky
batin Risa
" Kak tapi kamar mandinya dimana ya ? "
tanya Risa pada Resky
" Kamu dari sini lurus aja ada tangga belok kiri nah kamar mandi wanita ada di sana, "
kata Resky pada Risa
"Oh ok , "
kata Risa pada Resky
dengan melukiskan senyumnya yang sangat vania
sudah kubilang dulu jangan tersenyum semanis itu pada orang lain diluar, hub dasar, kamu tunggu aja hukuman mulai saat di rumah nanti
batin Resky
setelah selesai berganti baju Eisa dan Resky masuk ke ruangan rektor
"Assalamu'alaikum, maaf Pak rektor saya terlambat datang kesini karena ada sedikit kendala saat di jalan , "
kata Risa pada pak rektor
" Waalaikumsalam, ah nona Risa tidak perlu sungkan kapan saja anda datang kesini saya akan selalu siap menyambut anda
nona muda , "
kata pak rektor pada Risa
sambil membungkukkan badannya (memberi hormat)
si-sikap apa ini, terlalu berlebihan
__ADS_1
batin Risa
" Err... ti-tidak perlu terlalu berlebihan,
jika dengan ku bersikap biasa saja pak,"
kata Risa pada Pak rektor
" Baiklah nona dan tuan Res...., "
kata pak rektor namun belum selesai berbicara Resky langsung menutup mulut pak rektor dengan tangannya
" Jangan bocorkan identitas ku , bersikap normal lah dan panggil aku Toni saat di depannya mengerti , "
bisik Resky pada pak rektor
" Ba-baik tuan ",
kata pak rektor dengan nada pelan
berada di dekat tuan muda Wardana rasanya akan membuat jantungku meledak dan memperpendek umurku
batin pak rektor
eh ada apa dengan mereka berdua dan kenapa wajah pak rektor sangat pias?
batin Risa
" Errr.... kalian sedang apa ya, kenapa aneh sekali? "
tanya Risa
" Ti-tidak ada apa-apa nona, i-ini id card anda dan juga jadwal pelajaran anda, juga anda bisa mengambil buku-buku paket yang anda butuhkan untuk pelajaran ,
di perpustakaan , "
kata pak rektor pada Risa
" Oh baiklah terimakasih pak rektor , "
kata Risa pada pak rektor sambil tersenyum ramah
" Ya ya sama-sama , "
kata pak rektor
" Kalau begitu kami pamit undur diri dulu assalamu'alaikum , "
kata Risa pada Pak rektor
lalu Risa dan Resky keluar dari ruangan rektor
" Sekarang kamu mau kemana? "
tanya Resky pada Risa
" Emn di jadwal ini hari ini aku hanya memiliki kelas pagi saja dan sekarang sudah mau sore dan tidak ada kelas rapi campus masih buka sampai sore nanti, jadi aku ingin
ke..... perpustakaan untuk meminjam buku paket saja, "
kata Risa pada Resky
"Aku temani , "
kata Resky pada Risa
" Eh, baiklah terimakasih kak Toni karena mau menemaniku , "
kata Risa pada Resky
dengan tersenyum sangat manis
kutu buku ini kurang sekali penjagaan dirinya
membiarkan seorang pria asing yang baru saja dia kenal ikut bersamanya , dasar singa betina
batin Resky
__ADS_1