
"Oh nggak apa-apa kok,
eh aku mau tanya
hmm aku boleh bawa cinta pertama ku kerumah kamu nggak ? "
Tanya Risa pada Resky
" Apa cinta pertama siapa? "
Tanya Resky pada Risa
" Mondy, aku pingin jalan jalan sama dia kalo kamu nggak ada di rumah , "
Jawab Risa pada Resky
huh ini maksudnya apa coba membawa cinta pertama nya ke rumah 😒??
batin Resky yang kesal
"Nggak boleh kamu itu istri aku masa jalan sama yang lain sih , "
Kata Resky pada Risa
" Tapi Mondy itu bukan.... , "
Belum sempat menjelaskan, Resky sudah menyela perkataannya
" aku bilang nggak , ya nggak
ngerti ngak sih! "
Kata Resky tegas,
emangnya Mondy itu cowok yang kayak gimana sih kok Risa berani banget mau bawa dia pulang huh
batin Resky
Resky mengira kalau Mondy itu laki-laki padahal Mondy yang dimaksud Risa itu motor vespa kesayangan Risa
" Enggak aku bakalan tetep bawa Mondy kalau nggak ada Mondy aku nggak mau kerumah kamu ok , "
Kata Risa pada Resky
Risa lalu keluar dari kamar
" Risa hey! "
Kata Resky lalu dia pergi mengejar Risa
lalu Resky memegang tangan risa untuk menghentikannya
"Hey ngapain sih, kok pergi gitu aja emangnya Mondy itu siapa? "
Tanya Resky pada Risa
" Kamu harus janji kalo kamu udah liat Mondy kamu harus izinin aku buat bawa Mondy kerumah ok , "
Jawab Risa pada Resky
"Hmph iya-iya ok , "
Kata Resky pada Risa
Hmph jangan harap aku bakaln izinin kamu bawa cowok lain ke rumah liat aja nanti, kalu si Mondy bener-bener cinta pertama kamu yang belum kamu lupain aku nggak balan ngelepasin dia
Batin Resky, dia belum tahu kalau Mondy yang di maksud Risa adalah motor vespa kesayangannya Risa dan bukan cowok kayak yang Resky pikir
Lalu Risa membawa Resky ke bagasi rumahnya untuk melihat Mondy
"Lho kok ke bagasi sih? "
Tanya Resky pada Risa
"Ya iyalah mau kemana lagi kalau mau liat Mondy ya harus ke bagasi dulu , "
Jawab Risa
Apa Mondy itu pelayan yang selalu bersih-bersih bagasi ya?
Batin Resky
" Nah ini dia Mondy, vespa merah kesayanganku, aku udah melewati susah, seneng bareng Mondy pergi ke pasar, ke sekolah kemanapun pasti sama Mondy waktu di Singapura hihihi , ini adalah motor vespa yang ayah beli di Indonesia lalu di kirim ke Singapura buat jadi hadiah ulang tahunku beberapa tahun lalu 😆 , "
Kata Risa dengan melukiskan senyuman di bibirnya
syukurlah aku lega ternyata motor
batin Resky
" Oh ternyata Mondy itu motor vespa merah ini ya aku kira siapa? "
Gumam kecil Resky
" Heh emangnya kamu kira Mondy itu siapa ky? "
Tanya Risa pada Resky, dia tadi mendengar gumaman Resky
" Eh en-enggak kok , "
Jawab Resky agak canggung
" Gimana boleh ya bawa Mondy ? "
Tanya Risa pada Resky
" Ka-kalo Mondy yang ini sih boleh , "
Kat Resky pada Risa
" Yey makasih Resky , kamu memang sahabat terbaik , "
Kata Risa yang sangat girang sampai melompat-lompat
" Seseneng itu ya , "
Kata Resky
kebahagiaan nya sangat sederhana
batin Resky
" Hm iya , eh ini udah jam tujuh lho kamu belum ganti baju sama belum sarapan ayo cepet ke kamar dulu habis itu sarapan, eh iya kamu bawa tas kerja nggak? "
Kata Risa pada Resky, dia tanpa sadar menarik tangan Resky dan menggengam erat tangannya
" Kalo masalah tas kerja kamu tenang aja Luis pasti udah bawain kok , "
Jawab Resky
Kalo kayak gini rasanya kaya suami istri beneran, seneng rasanya di gandeng kayak gini
Batin Resky
Mereka pun berjalan cepat sambil berpegangan tangan dan melewati dapur tanpa canggung sedikit pun meski di liatin banyak pelayan
ayah ibu Risa ternyata melihat mereka
"Ayah, ibu senang deh liat mereka mesra , ternyata putri kecil kita sudah besar , "
Kata ibunya Risa pada ayahnya Risa
" Iya bu jadi keinget waktu baru nikah dulu , "
Jawab ayahnya Risa
*Di dalam kamar milik Risa
" Resky ini kemeja celana dan jas kamu , sekarang cepetan gih ganti baju , "
Kata Risa pada Resky
" Iya, iya sabar dong , "
Kata Resky pada Risa
Lalu dia pun pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian
Eh iya Resky belum sarapan aku bikin roti sama susu dulu deh ,
hmm sekalian bikin buat aku deh kebetulan aku juga belum sarapan
Batin Risa
Ia pun pergi dari kamarnya dan mengambilkan sarapan untuknya dan Resky
Saat di meja makan Risa melihat ayah dan ibunya sedang sarapan
" Assalamu'alaikum ayah ibu , "
Salam Risa pada kedua orang tuanya
"Waalaikumsalam , "
Jawab ayah dan ibunya Risa secara bersamaan
"Eh iya Resky mana, kok nggak ikut sarapan dan kok kamu buat roti sama susunya dua sih buat siapa? "
Tanya ayahnya Risa
" Oh Resky sedang ganti baju, dan ini buat Resky sama aku , dia nanti ke kantor agak pagi jadi aku bawain sarapan nya
ke kamar , "
Jawab Risa pada ayahnya
" Oh gitu yaudah sarapannya di kamar aja nggak apa-apa ,bisa sekalian kamu bantuin Resky siap-siap , "
Kata ibunya Risa pada Risa
" Hmm iya kalau begitu ayah ibu aku ke kamar dulu ya assalamu'alaikum , "
Kata Risa pada kedua orang tuanya
" Waalaikumsalam , "
Jawab ayah dan ibunya Risa bersamaan
__ADS_1
Risa pun kembali ke kamarnya dengan membawa sarapan
" Assalamu'alaikum , "
Salam Risa pada Resky
Resky tengah duduk di sofa dengan memainkan ponselnya
" Waalaikumsalam, dari mana aja sih kok tiba-tiba ngilang ? "
Kata Resky pada Risa
" Eh ini buatin roti sama susu, buat kamu , "
Jawab Risa ada Resky
"Oh , yaudah kalau begitu sarapannya nanti aja ini kamu tolong pakein aku dasi sama
jas , "
Kata Resky pada Risa
" Eh i-iya, bentar aku ambil
bangku dulu , "
Kata Risa pada Resky , lalu sebelum mengambil bangku Risa mengambil dasi milik Resky yang ada di atas meja
Meski Risa sudah terbilang tinggi tapi Resky lebih tinggi darinya jadi dia agak sulit jika harus memakaikan dasi pada Resky , Risa pun mengambil bangku kecil yang ada di sebelah pintu kamar mandi miliknya lalu meletakkannya di depan Resky dan ia mulai berdiri di atas bangku tersebut lalu mulai memakaikannya di leher Resky
Deg deg deg
Detak jantung Risa berdetak dengan cepat karena dia baru pertama kalinya memakan dasi pada seorang laki-laki dan berdiri sedekat itu di depan laki-laki
Jantungku tidak bisa di kondisikan setiap kali sedekat ini dengan Resky
aduh bagimana ini semoga Resky tidak mendengar detak jantung ku kan , aku benar benar dalam keadaan canggung sekarang
Batin Risa
"Mmm Resky ka-kapan aku daftar kuliah? "
Tanya Risa pada Resky
Dililahat dari dekat ternyata lebih cantik, rasanya ingin mencium bibirnya, aggrh tapi aku harus tahan nggak boleh , nggak boleh, Resky tahan ,Resky tahan
Batin Resky
Dia malah mengagumi kecantikan Risa dan tidak menghiraukan pertanyaan Risa tadi
" Resky! Kok bengong sih ada apa, ngliatin aku terus ada yang salah ya sama aku? "
Tanya Risa pada Resky
" Ah eng-enggak kok , kamu tadi tanya apa? "
Jawab Resky canggung
" Kapan aku daftar kuliah ?"
Kata Risa pada Resky
"Oh kalu masalah itu kamu besok lusa bisa langsung berangkat aku udah ngurus semuanya kalau masalah buku atau yang lainnya kamu jangan khawatir soalnya aku udah beliin kamu perpustakaan yang ada di pusat kota di dalam perpustakaan itu aku udah nyiapin semua buku-buku yang kamu perluin buat bahan kuliah dan aku juga udah nambahin banyak buku lainnya seperti novel, buku sejarah Islam, buku astronomi, buku fiksi non fiksi dan.... , "
Belum sempat Resky menyelesaikan perkataannya Risa sudah memberhentikan mulut Resky yang berbicara dengan jari telunjuknya
" Tunggu... Kamu tadi bilang apa, beliin aku perpustakaan di pusat kota, kenapa kamu beliin aku perpustakaan yang ada di pusat kota, ini pasti bukan karena aku masuk kuliah aja kan? "
Tanya Risa pada Resky
Karena karena agak bingung dengan perkataan Resky Risa tanpa sengaja mengencangkan dasi Resky yang saat ini melingkar di kerah baju Resky
" He-hey jangan kenceng-kenceng dong make-in dasinya , "
Kata Resky pada Risa
Mendengar perkataan Resky Risa lalu mengendurkan dasi tersebut
" Jawab pertanyaan aku tadi Resky , "
Kata Risa dengan tegas
"Hmm i-iya sebenernya awalnya tuh,bukan karena kamu masuk kuliah sih, itu karena kemarin kamu marah aku bingung gimana buat kamu nggak marah lagi dan aku inget terakhir kali kamu marah sama aku kamu minta aku beli tiga buah novel terus aku beliin dan kamu nggak marah lagi jadi , karena kemarin kamu marah dan kesalahanku besar aku pikir beliin kamu perpustakaan pusat kota biar kamu nggak marah lagi , "
Kata Resky pada Risa
Resky, Resky kok kamu jadi gini sih, cuman nggak mau aku marah eh malahan beli perpustakaan biar ngredam amarahku padahal kan buat ngredam amarah bukan pakek buku aja, dan perpustakaan pusat kota itukan perpustakaan terbesar di kota J
Batin Risa
"Resky kalau aku marah lagi apa kamu bakalan beli semua perpustakaan
di kota ini?"
Tanya Risa
" Yah kalau itu buat kamu nggak marah lagi dan kalau kamu mau ya itu bisa aja , "
Jawab Resky dengan entengnya
Huff dasar orang kaya tapi sangat bodoh 🤦♀️
Batin Risa
Kata Risa pada Resky, Risa sudah turun dari bagkunya dan menuju meja untuk sarapan
" Tunggu masih ada yang kurang Risa , "
Kata Resky pada Risa
" Hah apa lagi yang kurang ky ?"
Tanya Risa
"Jasnya belum di pakein lho , "
Jawab Resky sambil menenteng jas miliknya
" Huff iya iya aku lupa , "
Kata Risa
Sabar Risa kamu harus sabar astagfirullahalazim, sabar meski kamu istri kontrak kamu tetep harus memenuhi kewajiban mu sebagai seorang istri melayani suami meski sebatas ini saja
Batin Risa
Risa pun memakaikan Resky jasnya
" Sudahlah ayo sarapan dulu , "
Kata Risa pada Resky
" Hmm iya , "
Kata Resky pada Risa
Merekapun duduk di sofa untuk sarapan
" Suapi aku , "
Kata Resky pada Risa
Huff manja
Batin Risa
" Iya baiklah , "
Kata Risa pada Resky
Lalu di mulai menyuapi Resky dengan roti namun baru satu suap dan saat mau jalan dua suapan roti Resky menghentikannya
" Eh kenapa ky? "
Tanya Risa pada Resky
" Dasar bodoh kamu juga makan , "
Kata Resky pada Risa
" Iya , "
Kata Risa pada Resky
Lalu Risa mengambil roti miliknya
" Hey harus makan roti ini jangan yang itu , "
Kata Resky pada Risa sambil menunjuk roti yang di suapi Risa padanya tadi
Eh lah kalau gitu makna bekasnya dong ihh dasar Resky aneh, tapi aku nggak bisa nolak, entar kalo di tolak malah marah huff
Batin Risa
" Iya _- , "
Kata Risa pada Resky
" Tumben nggak nolak , biasanya aja adu argumen dulu? "
Tanya Resky pada Risa
" Resky, kalau aku nolak pasti kamu maksa kan , toh ini pasti yang kamu mau , "
Jawab Risa pada Resky
" Hahaha gadis kecil sekarang kamu pinter ya udah ngerti kemauan ku , "
Kata Resky pada Risa, dengan mengelus kepala Risa
" Ihh apaan si ky, aku bukan gadis kecil , umurku itu udah dua puluh satu tahun , "
Kata Risa pada Resky , dengan terus menyuapi roti pada Resky
" Haha tetep aja kamu sama aku lebih tua aku Risa , "
Kata Resky pada Risa
__ADS_1
" Iya iya pakdhe ,
oops 😂🤭 , "
Kata Risa meledek Resky
" Kamu berani panggil aku pakdhe? "
Kata Resky dengan nada dingin dan mendekatkan wajahnya pada Risa
terlalu dekat jantung ku berdetak nggak karuan lagi
batin Risa
"Iy... Um , "
Kata Risa yang belum terselesaikan Resky sudah memhungkam Risa dengan roti yang utuh yang ada di atas piring (roti milik Risa)
" Ihh Resky ,"
Kata Risa kesal dan memanyunkan bibirnya
Lucu banget sih kalo kesel
Batin Resky
" Udah cepet ayo turun Luis pasti udah di bawah nungguin aku , "
Kata Resky pada Risa
"Haiss kamu tuh jahilnya akut banget , "
Kata Risa sambil memakan sisa roti miliknya
"Eh Resky aku nanti saat pulang ingin naik Mondy , "
Risa dan Resky
" Hah?
lah nanti kopernya gimana? "
Tanya Resky
" Kan bisa di taroh di mobil, terus aku bisa naik Mondy ky , "
Jawab Risa
"Aihh yaudah se-bahagiamu , "
Kata Resky pada Risa
" Yey makasih , "
Kata Risa pada Resky dengan senyumannya
" Makasih aja nih , "
Kata Resky pada Risa
" Hmm nanti aku traktir makan , kamu nanti mau makan apa? "
Tanya Risa pada Resky
" Tapi saat ini aku lagi pengen makan
kamu , "
Kata Resky pada Risa dan mendekatakan Risa padanya dengan memegang pinggang Risa
ih ini Resky kenapa sih kok aneh banget maksud nya apa coba
batin Risa
" Ihh jangan bercanda deh,
udah ayo turun , "
Kata Risa pada Resky berusah melepaskan dirinya dari Resky
"Lepasin Resky , "
Kata Risa pada Resky
dia ini polos atau bodoh sih , masa nggak tau maksud aku
batin Resky
" Hmm kamu tuh wanita pertama yang nolak aku, kamu tau nggak puluhan ribu wanita di luaran sana ngantri buat akun makan,
eh kamu malah nggak mau , "
Kata Resky pada Risa sambil mendongakkan dagunya Risa
" Aku bukan termasuk salah satu dari mereka aku ini berbeda ok, udah lepasin ini udah jam setengah delapan kamu mau telat
kekantor ? "
Kata Risa pada Resky
" Yaudah ayo , "
Kata Resky pada Risa
Resky pun melepaskan tangannya dari pinggang Risa dan lalu menggandeng tangannya
Dan mulai turun
Kok dia mukanya kayak kecewa gitu ya, kasian juga sih tapi lucu lho mukanya yang kayak gini hihi sebenernya aku tau maksudnya tapi kan kok dia bisa kepikir cara itu, huff nanti deh bikin dia seneng dikit
Batin Risa
Merekapun turun dan benar saja Luis asisten Resky sudah ada di bawah berdiri sambil membawa tas kerja milik Resky
"Assalamu'alaikum , "
Salam Risa dan Resky bersamaan
" Waalaikumsalam , "
Jawab orang yang ada di bawah bersamaan (Luis, ayah dan ibunya Risa)
" Udah mau berangkat nak? "
Tanya ayahnya Risa pada Resky
" Iya yah, Resky pamit dulu ya , "
Kata Resky dengan mencium tangan kedua mertuanya itu
" Hati hati di jalan ya nak Resky , "
Kata ibunya Risa pada Resky
" Iya ibu, assalamualaikum , "
Kata Resky lalu ia pun keluar dari rumah dan Risa bunga mengikutinya
" Ayah ibu , aku
anter Resky keluar dulu ya , "
Kata Risa pda kedua orang tuanya lalu mulai mengikuti Resky dari belakang
Setelah sampai di depan mobil
" Hati hati di jalan ya , "
Kata Risa pada Resky
Lalu Risa pun mencium punggung tangan Resky
" Iya kamu juga baik-baik ya nanti pas pulang kerumah ku , "
kata Resky pada Risa
"Resky tunggu , "
Kata Risa yang menghentikan Resky
" Ada apa lagi kutu buku? "
Tanya Resky
" Resky sini dulu, bungkuk sedikit ada yang ingin aku omongin , "
Kata Risa pada Resky
Lalu Resky pun agak membungkukan badannya
" Ap... , "
Perkataan Resky yang belum sempat di selesaikan karena dia kaget , Tiba-tiba Risa mencium pipinya
" Makasih ya
udah bolehin aku bawa Mondy , "
Bisik Risa di telinga Resky
" Risa kamu.... "
Kata Resky pada Risa
Wajah Risa seketika menjadi merah karena merasa malu
" Udah-udah cepetan naik mobil terus ke kantor , "
Kata Risa pada Resky dengan membukakan pintu mobil untuk Resky dan menyuruh Resky masuk kedalam mobil, Resky pun masuk kedalam mobil
dengan wajah senang dan bahagia hatinya benar benar berbunga-bunga setelah Risa mencium pipinya tadi
" Assalamu'alaikum , "
Salam Resky pada Risa, den mengukir senyum hangat di bibirnya
" Waalaikumsalam , "
__ADS_1
Jawab Risa