
Risa dan kedua orang tuanya sudah lama sekali berbincang hingga tidak sadar bahwa sudah hampir asar
"Tak terasa waktu begitu cepat ini sudah hampir asar, yasudah ayah mau siap-siap ke mesjid dulu, oh ya Resky mana kenapa dia tidak terlihat dari tadi? "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Oh Resky tadi sedang tidur, dia sangat kelelahan , "
kata Risa pada ayahnya
" Bangunkan dia untuk sholat asar ke masjid katakan jika padanya ayah ingin ke masjid bersama dengannya , "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Iya ayah assalamu'alaikum , "
kata Risa pada ayahnya
" Waalaikumsalam , "
jawab kedua orang tuanya Risa secara bersamaan
Risa pun berjalan menuju kamarnya untuk membangunkan Resky
" Assalamu'alaikum , "
salam Risa
" Waalaikumsalam , "
jawab Resky yang sedang duduk di tepi ranjang
" Kau darimana saja? "
tanya Resky pada Risa
" Aku tadi berbincang dengan ayah dan ibu di ruang keluarga , hmm kau cepatlah bersiap-siap ke masjid, oh iya ayah menunggumu dia ingin ke masjid bersama mu , "
kata Risa pada Resky
"Ok , "
kata Resky pada Risa
Resky pun mengambil baju koko nya dan memakainya di kamar mandi
Azan pun berkumandang , menandakan waktu sholat asar
" Risa aku ke masjid dulu ya assalamu'alaikum , "
kata Resky pada Risa
Resky pun keluar dari kamar, tanpa memakai peci, Risa yang menyadari hal itu dia langsung berlari mengejar Resky dengan membawa peci milik Resky
dasar kebiasaan sekali lupa dengan pecinya🙄
batin Risa
" Resky! "
Teriak Risa, saat memanggil Resky
huh untung masih di tangga
batin Risa
Resky yang hendak menuruni tangga menghentikan langkahnya saat mendengar risa memanggilnya
" Eh ada apa kau berteriak begitu aku baru keluar sebentar untuk ke masjid saja masa udah kangen aja sih☺ , "
Goda Resky pada Risa
Pelayan dan kedua orang tua Resky yang melihat tingkah mereka berdua mereka pun tersenyum
"Aihh Resky berhenti menggodaku ini peci mu tertinggal lagi, lain kali jangan sampai tertinggal lagi , "
bisik Risa pada Resky lalu dia memberikannya pada Resky
" Hmm nggak di pakein nih pecinya, kalo nggak di pakein
aku nggak ke masjid lho , "
goda Resky pada Risa
" Hiiss, kau ini , "
kata Risa pada Resky
Risa pun memakaikan peci tersebut , dan semua yang melihat mereka berdua merasa iri ketika melihat nya
"Istriku mereka berdua serasi ya , "
kata ayahnya Risa pada ibunya Risa dengan berbisik
" Hihihi iya suamiku tak disangka mereka sangat romantis , "
kata ibunya Risa dengan berbisik pula
"Sudah ku pakaikan sekarang pergilah ke masjid dan lain kali jangan lupa membawa peci lagi , "
kata Risa kepada Resky dengan berbisik
" Terimakasih kau selalu mengingatkan ku saat aku lupa , "
Bisik Resky di telinga Risa yang seketika membuat pipi Risa menjadi merah
__ADS_1
" Wah mesranya, udah mesraan nya
nak Resky ayo ke masjid keburu telat , "
kata ayahnya Risa pada Resky
Resky dan ayahnya Risa pun berangkat ke masjid di tengah perjalanan bertemu dengan warga kompleks
"Wah pak Ramlan ke masjid bareng mantunya ya , "
kata salah satu ibu-ibu kompleks
" Iya bu, yasudah kami ke masjid dulu assalamu'alaikum , "
kata pak Ramlan pada ibu ibu tersebut dan langsung pergi menuju masjid
" Wah nggak nyangka ya ternyata pak Ramlan punya seorang putri, dan identitasnya di rahasiakan , "
bisik salah satu ibu-ibu kompleks
"Iya jeng nggak nyangka dan ternyata putrinya itu juga cantik banget ya , "
bisik ibu-ibu kompleks lainnya
pak Ramlan yang mendengar perkataan ibu-ibu kompleks tersebut merasa resah akan keamanan Risa pasalnya sudah banyak orang yang mengetahui bahwa Risa adalah anak dari Pak Ramlan Subahri meski hanya sekitaran kompleks pasti akan tersebar sampai keluar
hmmm aku semakin resah akan keamanan putriku ya Allah lindungi putri ku dari bahaya
batin pak Ramlan sekaligus doanya
...--Skip selesai solat--...
Waktu berlalu begitu cepat sholat asar berjamaah di masjid sudah selesai Resky dan pak Ramlan pun akhirnya pulang
"Nak Resky ayo kita bicara di ruang keluarga sebentar , "
kata ayahnya Risa pada Resky
" Iya ayah , "
kata Resky
apa yang ayah ingin berbicara pada ku
batin Resky
Resky dan pak Ramlan pun ke ruang ke ruang keluarga dan mereka duduk di sofa
" Hmm nak Resky saya benar benar khawatir dan resah dengan keamanan Risa sekarang, karena sepertinya sudah banyak yang tau tentang identitas Risa selepas pernikahan
ini , "
kata ayahnya Risa pada Resky
oh ternyata tentang keamanan Risa
batin Resky
kata Resky pada ayahnya Risa
" Namun tetap saja aku masih resah, tapi sekarang Risa sudah menjadi istrimu aku sudah tidak bisa lagi mengawasinya seperti dulu, dan aku serahkan keamanan Risa sepenuhnya kepada mau, namun aku tidak akan lepas tanggung jawab untuk melindunginya aku akan menyiapkan pengawal bayangan untuk mengawasinya secara diam- diam , "
kata ayahnya Risa pada Resky
"Iya ayah aku tidak masalah , asal itu membuat ayah tenang , "
kata Resky pada ayahnya
*Di kamar Risa dan di saat yang sama Risa juga baru selesai sholat asar dia lalu merapikan mukena nya dan juga sajadah nya
setelah selesai solat dia pun mengambil buku tentang ilmu bisnis,
ya memang kebetulan Risa juga tertarik dengan bisnis, jadi dia bertekat ingin belajar di bidang bisnis juga Risa nantinya akan menjadi pewaris tunggal perusahaan milik ayahnya
Risa membaca di tepi ranjang menghadap timur atau menghadap jendela kamarnya
"Aku harus mempelajari ini, hmm buku ini lengkap juga ada solusi menghadapi resiko kredit dan resiko lainnya
menarik , "
gumam Risa
Risa terus membaca dengan serius dan terus membalik halaman demi halaman
tiba-tiba Resky mengagetkan nya dari belakang dan membisikkan sesuatu di telinga Risa
" Assalamu'alaikum, baca apa? "
bisik Resky yang membuat Risa kaget
" Astaghfirullahalazim, waalaikumsalam Resky kau mengagetkan ku
dari belakang , "
kata Risa pada Resky dengan kaget
Resky sekarang duduk di belakang Risa sambil memeluknya dari belakang, sikap Resky itu benar-benar membuat Risa canggung , kaget dan malu bercampur aduk
aduh Resky kau mengagetkan ku dan kenapa kau ini ini terlalu dekat, sebenarnya ada apa dengan dia akhir-akhir ini ?
batin Risa yang aneh dengan Resky
" Hngg Re-Resky kita terlalu dekat aku tidak nyaman , "
kata Risa pada Resky sambil berusaha menjauh dari Resky
__ADS_1
ku usili saja dia
batin Resky
" Memangnya kenapa kau tidak mau dekat
dengan ku? "
kata Resky
" Bu-bukan begitu tapi... , "
kata Risa pada Resky canggung
" Kalau bukan berarti tidak apa-apa kan
toh kita sudah sah , "
kata Resky dengan entengnya
" Hngg terserah kau saja yang penting kau tidak melampaui batas mu , "
kata Risa pada Resky, yang seketika membuat Resky bahagia
eh kenapa aku merasa semakin erat saja dia memeluk ku, ughh aku tidak nyaman dan jantungku kenapa ini jika dekat dengannya selalu berdetak kencang aku jadi tidak bisa fokus membaca
batin Risa
" Apa jantungmu berdetak sangat kencang, atau kau merasakan sesuatu? "
kata Resky pada Risa
eh apa dia bisa membaca pikiran ku?
atau karena memelukku die jadi bisa merasakan detakkan jantungku ?
batin Risa
" Mm ti-tidak , "
kata Risa dengan gugup
bohong dia sedang merasakan sesuatu, hihihi aku senang, tapi dia belum mau jujur dengan perasaannya huh
batin Resky
"Oh begitu , "
kata Resky pada Risa, dia menyandarkan kepalanya di punggung Risa dengan tenang dan nyaman, dan mulai menutup matanya
" Kau sedang membaca apa
serius sekali? ",
tanya Resky sambil menutup mata
"I-ini b-buku bisnis, a-aku tertarik pada bisnis jadi aku i-ingin mempelajarinya lebih jauh lagi , "
kata Risa dengan gagap
yah bagai mana tidak gagap Resky saja dengan entengnya memeluk Risa dari belakang
kenapa aku merasa dia sengaja melakukan ini semua
batin Risa
" Oh tertarik bisnis kenapa tidak belajar dariku saja , "
kata Resky pada Risa
" Hmm aku masih bisa belajar sendiri besok kalau aku sudah masuk ke kuliah fakultas bisnis dan ada yang aku tidak mengerti aku akan menanyakannya pada mu , "
kata Risa pada Resky
"Ya baiklah , "
kata Resky pada Risa
aku kerjain mu supaya wajah gugup mu ini menyatakan semua perasaanmu padaku aku tahu sebenarnya kau juga sudah suka padaku
untung tidak pakai hijab jadi lebih mudah mengerjai nya
batin Resky
Resky dengan sengaja mengelitik leher Risa dengan hidung nya yang mancungnya
" Hmm.....
Resky apa yang kau lakukan ini geli bagaimana aku konsentrasi membaca bukuku, sudah berhenti Resky,
hmm ini geli sekali , "
kata Risa pada resky, dia terus menggeliat karena kegelian karena dia menggeliat tanpa sengaja tangan Resky menyentuh dada Risa
aduh aku tanpa sengaja menyentuhnya, apa dia akan marah
batin resky
Dia ini kenapa sih lihat saja pembalasan ku ya Allah maaf kan aku telah mendendam tapi aku merasa sebagai pihak yang di rugikan
batin Risa penuh kekesalan karena sikap Resky
Risa dengan kesal mem-mlintir tangan resky
"Resky kau keterlaluan ! "
__ADS_1
kata Risa yang kesal sekaligus marah pada Resky