
kenapa , aku ini rasanya tangan ini bergerak sendiri huft aku benar-benar bingung , jangan-jangan aku telah.... jangan-jangan Sampai aku menyukainya , aku harus tanya Gilang soal ini terkadang orang ketiga lah yang mengetahui perasaan antara dua orang,
huh dua orang apanya , sepertinya Risa tidak merasakan apapun.... tapi apakah dia tidak merasakan apapun
batin Resky yang merasa heran dengan perilakunya sendiri dan merasa bingung dengan perasaannya terhadap Risa
"Resky aku mau pulang , "
kata Risa sambil membereskan piring yang ada didepannya juga piring Resky dan mulai berjalan di wastafel, saat sampai di wastafel Risa mulai mencuci piring
Risa sudah terbiasa saat di rumah maupun di kosannya dia selalu mencuci piring saat setelah makan, Risa selalu bersikap mandiri dan tidak mau mudah bergantung pada orang lain
" Hei kau kenapa mencuci piring
disini banyak sekali pelayan, kalian pelayan bodoh kenapa membiarkan calon istriku mencuci piring ?
sia-sia aku membayar kalian , "
kata Resky dengan nada yang terdengar agak keras
mendengar itu semua semua pelayan menjadi berwajah pias dan panik
lalu ada salah satu pelayanan yang berjalan mendekat menghampiri risa dengan tubuh yang bergetar
" Nona sudah biar saya saja ini adalah tugas saya sebagai seorang pelayan , "
kata salah satu pelayan yang menghampiri Risa pelayan tersebut tangannya sudah bergetar ketakutan ,
seperti sudah tau maksud pelayan tersebut Risa langsung menghentikan kegiatannya dia lalu mencuci tangannya dan mengelap nya dan menghampiri Resky, yang sudah marah pada para pelayan tersebut karena membiarkan Risa mencuci piring
apa maksud perkataannya tadi calon istri, aku ini hanya temannya yang sedang membantunya saja , kenapa berlebihan gini sih aduh kan kasihan para pelayan itu jadi ketakutan
batin Risa yang merasa heran dengan tingkah Resky
Risa pun duduk di samping Resky
" Itu Resky, kenapa harus marah aku hanya mencuci piring apa yang salah dengan itu ,aku sudah biasa mencuci piring saat dikosan maupun dirumah , "
kata Risa dengan lembut
" Tentu saja salah kau itu sebentar lagi akan menjadi istriku bisa bisanya mereka membiarkanmu begitu saja mencuci piring memangnya buat apa aku membayar mereka ? "
kata Resky kesal
aku harus membawanya keluar dulu untuk membicarakan ini , kenapa juga harus marah?
ya memang sih waktu pertama aku kerumah dan ayah melihat ku mencuci piring ayah juga langsung marah pada pelayan yang bertugas didapur sebenarnya ada apasih dengan mencuci piring ?
batin Risa
"Rumah mu ada tamannya kan ayo kita ke taman dulu ada yang harus aku bicarakan padamu disini ada begitu banyak mata dan kuping berkeliaran , "
kata Risa pada Resky
seperti mengerti maksud dari Risa Resky berdiri dan berjalan duluan tanpa mengatakan sepatah katapun yah mungkin masih merasa kesal dengan kejadian tadi ,
dan Risa pun mengikutinya dari belakang, mereka pun sampai di taman belakang rumah milik Resky taman yang indah dan besar dipenuhi dengan bunga mawar berwarna merah dan juga berwarna putih juga ada air mancur
ditengahnya ada pohon yang rindang ikut menghiasi taman tersebut
dan dibawah pohon rindang itu ada sebuah bangku taman Risa dan Resky duduk di sana
tak ku sangka dia ternyata punya taman seindah ini dan taman ini sangat terawat
batin Risa yang kagum dengan taman milik Resky
"Bicara lah , "
kata Resky pada Risa dengan nada dingin
" Kenapa tadi marah sama pelayan karena aku mencuci piring? "
kata Risa pada Resky
" Kau sadar tidak kau ini sebentar lagi akan menjadi istri dari Resky Wardana,
meskipun hanya sementara kau akan menjadi istriku, tapi kau akan selamanya menjadi sahabatku dan aku tidak mau sahabatku mencuci piring di rumahku, sahabat ku memiliki tempat tersendiri di hatiku dan aku tidak suka menjadikan sahabatku menjadi pembantuku kau mengerti , "
kata Resky menjelaskan
" Hmmm ternyata kau sangat menghargai persahabatan kita, terimakasih ya kau telah mau menjadi sahabatku, kau adalah sahabat pertama ku di negara ini, dan kau juga sangat menghormati ku,
tapi Resky sikapmu memarahi pelayan tadi sangatlah berlebihan, aku sudah terbiasa mencuci piring di rumah maupun di kosan, jadi mulai sekarang aku tidak mau melihatmu memarahi pelayan mu hanya karena hal-hal kecil seperti ini, kasihan mereka tangan mereka tadi bergetar ketakutan karena kau marahi tadi , "
kata Risa dengan lembut pada Resky
tak ku sangka dia sangat menghormati ku sebagai sahabatnya, Ya Allah terimakasih kau telah memberiku sahabat yang baik seperti dia, meski impian ku untuk menikah dengan orang yang kucintai telah sirna namun impianku untuk memiliki sahabat seperti nya telah terwujud, hamba tau kau pasti memiliki rencana yang indah dibalik semua ini
batin Risa yang sangat senang memiliki sahabat yang menghormatinya seperti Resky
"Huft baiklah-baiklah aku tidak akan memarahi pelayan lagi karena hal-hal kecil tapi kau harus berjanji selama aku memiliki pelayan kau tidak perlu harus mencuci piring seperti tadi , "
kata Resky pada Risa
" Iya Resky aku janji selama ku punya pelayan, di rumah ini aku tidak akan mencuci piring tapi sekarang kau jangan marah lagi ya , "
__ADS_1
kata Risa kepada Resky dengan lembut
aku tidak bisa marah terlalu lama dihadapannya, saat aku melihatnya dan mendengar kata katanya rasanya hatiku merasa sangat tenang entah kenapa aku tidak tau, ada apa perasaan ini kenapa aku ingin sekali dekat dengannya, melindunginya dan ingin selalu bersamanya, ada apa sebenarnya dengan hatiku ini huft
batin Resky
sepertinya percikan api cinta telah ada di hati Resky untuk Risa
"Iya aku tidak akan marah lagi , "
jawab Resky pada risa dengan raut muka yang datar , dia memasang raut muka yang datar dia ingin menyembunyikan perasaannya itu kepada Risa
" Kalau nggak marah lagi senyum yang manis dong, masa kesel gitu sih , "
kata Risa pada Resky
hmm gadis ini , ini kan raut muka datar bukan kesal, sepolos apa dia ini
batin Resky
"Apa harus aku contohkan , baiklah aku contohkan ya seperti ini π , "
kata Risa dengan mengukir kan senyum manis nya pada Resky
aduh , dia malah senyum semanis itu
yampun kau ini
batin Resky
" Iya-iya sudah seperti ini kan , "
kata Resky pada Risa dengan mengukir kan senyum manis dan semakin menambah ketampanannya
" Nah gitu dong kan jadi semakin tampan , "
kata Risa pada Resky
dan kata-kata Risa itu membuat Resky menjadi salting dan malu
kenapa jadi se-senang ini dipanggilnya tampan, kok aku jadi salah tingkah sih hanya karena kata-kata gadis ini barusan
batin Resky
" Resky aku mau pulang, ayo antar aku
pulang , "
kata Risa yang sudah berdiri dari duduk ya
" Iya ayo , "
kata Resky pada Risa
saat hampir sampai di ambang pintu Risa teringat sesuatu yang hampir saja dia lupakan ,
yap buku novelnya
" Resky sebentar, novel ku , "
kata yang sudah berbalik badan dan mau mencari novelnya didalam rumah Resky
" Kau tenang saja novelnya sudah berada di dalam mobil , "
kata Resky pada Risa yang telah menghentikan langkah Risa untuk mencari novelnya
sepertinya gadis ini pelupa dia kan kemari tidak membawa novelnya , huh dasar kutu buku angkut
batin Resky
Risa dan Resky pun keluar dari rumah pribadi itu lalu masuk kedalam mobil milik Resky , lalu Resky mengemudikan mobilnya menuju
kediaman keluarga Subahri , tak berapa lama berselang mobil Resky akhirnya sampai di kediaman Subahri Resky tidak mengantar Risa sampai dalam dia hanya menurunkan Risa di depan pintu gerbang saja
"Risa aku tidak bisa mengantarmu sampai dalam aku hanya bisa sampai depan rumah saja, soalnya aku sedang ada urusan , sampaikan salam ku ke pada ayah dan ibu ya kalau begitu aku pergi dulu assalamu'alaikum , "
kata Resky dari dalam mobil
" Iya nanti aku sampaikan waalaikumsalam hati-hati dijalan , "
kata Risa sambil memegang pintu mobil dan hendak keluar dari mobil,
saat Risa sudah keluar dari mobil Resky langsung pergi meninggalkannya
mungkin ada urusan mendesak jadi dia buru-buru begitu
batin Risa
di dalam mobil Resky menelfon Gilang,
Resky memasang ear phone di telinganya
..." Halo Gilang , "...
..." Ya ada apa Resky,...
__ADS_1
...tumben nelpon ? "...
..." Kau senggang sekarang? "...
..." Ya kebetulan aku senggang, emang ada perlu apa lo mau kesini ? "...
..." Hmm ada yang mau gue tanyain ke elo , "...
..."Yaudah , lo kesini aja , "...
...tut tut tut...
lalu sambungan telpon pun terputus
Resky masih melajukan mobilnya menuju rumah sakit yang sekarang menjadi tempat kerja temannya tersebut
setengah jam kemudian Resky sampai di rumah sakit tempat Gilang berkerja, Resky lantas langsung turun dari mobilnya dan berjalan menuju ruangan Gilang
Resky langsung saja masuk keruangan Gilang tanpa mengetuk pintu, ya karena sudah biasa jadi Resky tidak perlu mengetuk pintu lagi
"Ada perlu apa bro , "
kata Gilang dengan santainya
" Udah deh gue nggak mau basa basi lagi langsung intinya aja , "
kata Resky yang langsung duduk di sofa yang ada di ruangan Gilang tersebut
" Emangnya ada apaan sih ky, masalah cewek ya π , "
kata Gilang pada Resky
"Lebih tepatnya
perasaan gue ke cewek itu , "
kata Resky pada Gilang
" Maksudnya ? "
tanya Gilang pada Resky
" Gini lo dengerin gue baik baik ya,
hmmm gue itu sebenernya bingung sih sama perasaan gue ke cewek itu, gue baru kenal sama dia tapi gue ngerasa aneh setiap kali deket sama dia rasanya nggak karuan,
ada rasa seneng ,grogi , dan pengen terus deket sama dia, and lo jelasin ke gue sebenernya itu perasaan apa? "
tanya Resky pada Gilang Resky menjelaskan perasaan yang dia rasakan jika dekat dengan Risa
" Puft hahahaha ππππ
Resky Resky masa kayak gitu aja lo nggak tau sih itu berarti lo udah jatuh cinta sama cewek itu ,
tau nggak sih ",
kata Gilang pada Resky
" Lo tau darimana kalau gue jatuh cinta sama tu cewek? "
tanya Resky lagi pada Gilang
" Eh Resky lo kenal gue kan gue itu udah berpengalaman juga udah menjalin hubungan dengan banyak wanita dan gue juga udah tau gelagat dari seorang pria yang jatuh cinta dan bahkan gue udah bisa baca tingkah lo itu dan apa yang ada di otak lo sekarang , "
" Sekarang pasti lo lagi bingung banget sekaligus terus membohongi perasaan lo kalo elo itu suka sama dia, ya mungkin lo terus membohongi perasaan lo itu karena si cewek belum ngerasain apa-apa ke elo jadi karena nggak mau sakit hati elo terus aja bilang kalo elo nggak suka sama dia padahal elo udah bener-bener suka sama tu cewek iya kan Resky ? "
kata Gilang pada Resky
Gilang memang seorang pria yang selalu menjalin hubungan dengan banyak wanita dan dia juga sering di sakitin juga oleh banyak wanita π, jadi nggak heran Gilang langsung bisa menebak gelagat, sifat, bahkan apa yang difikirkan Resky , dulu waktu Resky jatuh cinta pada Selly pun dia juga mendatangi Gilang untuk bicara soal perasaan yang dia rasakan
loh dia ternyata udah tau semua yang gue pikirin bener-bener sahabat gue ini selain dokter buat naganin penyakit manusia ,dia juga dokter cinta , dasar playboy cap kakap
batin Resky yang heran kenapa Gilang dengan mudahnya tau semua yang difikirkan dan dirasakan Resky
"Gue masih nggak percaya kalau gue beneran jatuh cinta, kasih tau gue aja gimana cara membuktikan kalau gue bener bener jatuh cinta sama tuh cewek , "
kata Resky pada Gilang
" Halah , Resky jujur aja sama gue sebenernya lo itu udah nyadarin kalo elo itu udah terlanjur jatuh cinta sama cewek itu dan lo kesini cuman mau mastiin aja kalo elo bener-bener jatuh cinta atau enggak sama cewek itu, dan sebenernya tujuan asli lo kesini itu cuman pengen ngerti gimana caranya elo bisa tau cewek yang elo maksud itu punya rasa yang sama kaya yang elo rasain sekarang ke dia iyakan Resky Wardana ? "
kata Gilang pada Resky, Gilang memang benar benar pintar dalam urusan ini
sampai-sampai mengetahui tujuan dan maksud dari Resky yang datang kepadanya tanpa harus Resky sendiri yang mengatakan maupun menjelaskan
Huft percuma juga bohong masalah kaya gini sama Gilang dia itu udah ahlinya dalam urusan ini
batin Resky
"Huft iya deh gue akui itu emang tujuan gue, elo emang bener bener pinter banget ya sama urusan yang kayak gini
and konek nya cepet
dasar Playboy cap kakap π , "
kata Resky pada Gilang
__ADS_1
//π€π€halo readers author minta maaf kalau ada salah dalam pengetikan karya karena ini karya pertamanya author jadi harap maklum jangan lupa untuk terus dukung author dengan cara like, coment (yang positif dan membangun) vote dan favorit ya karena itu semua adalah semangatnya author lebih-lebih lagi coment dan likenya itu bener-bener buat author semakin semangat lagi buat nulis novel ini,
ok ok pokoknya enjoy for reading and see you the next episode bye ππ€π€//