
*Pagi yang cerah di kediaman privasi Resky Wardana saat itu adalah pukul setengah tujuh Risa sedang memasak makanan untuk sarapan
Resky yang berpakaian rapi sedang berdiri memperhatikan Risa yang sedang memasak
lalu Resky berjalan ke arah Risa dan merangkulnya dari belakang
"Assalamu'alaikum kutu buku , "
salam Resky pada Risa yang membuat Risa kaget
" Astaghfirullah, waalaikumsalam kau mengagetkan ku apakah kamu berjalan tanpa suara ,sudah lepaskan aku sedang memasak nanti makanannya gosong , "
kata Risa pada Resky
" Ya aku tadi memang berjalan tanpa suara karena tujuanku memang mengagetkan istriku ini , "
kata Resky pada Risa
lalu Resky melepaskan rangkulannya dari Risa
"Huh dasar biang jail , "
kata Risa pada Resky
" Apakah kamu sudah menyiapkan tas alat tulis, juga apapun yang harus di bawa ke kampus?"
tanya Resky pada Risa
" Sudah , dan aku juga sudah membereskan kekacauan yang kamu buat kemarin , "
jawab Risa pada Resky
" Hah kekacauan apa? "
kata Resky pada Risa
dia tidak merasa bersalah sedikitpun tentang apa yang telah dia perbuat dengan membeli semua barang yang tidak di ingin kan Risa juga menggubah jumlah alat tulis yang dibeli kemarin, dan kemarin malam juga Risa telah membereskan semuanya dengan menaruh semua barang-barang tersebut di ruangan kosong yang ada di lantai bawah , Risa telah merapikan semua barang tersebut di ruangan itu dan hanya mengambil barang yang dia perlukan saja lalu membawanya ke kamar
"Kamu itu apakah tidak merasa bersalah sama sekali, apa aku harus memukul kepalamu dulu untuk bisa mengingat semua perbuatan mu kemarin ha ??"
kata Risa pada Resky
" Aku tidak merasa bersalah sama sekali karena aku tidak melakukan kesalahan apapun, aku hanya ingin kamu merasa nyaman saja kan , "
kata Resky pada Risa dengan entengnya
astagfirullah sabar Risa , kenapa aku bisa bertemu orang aneh seperti dia 🤧
batin Risa
ceklek
Risa mematikan kompor karena memang masakannya sudah matang
" Sudahlah, ini sarapannya sudah matang aku akan menyajikannya ke meja makan lalu kita sarapan ok , "
kata Risa pada Resky
" Baiklah, tapi kau harus menyuapiku , "
kata Resky pada Risa
__ADS_1
" Apakah kamu masih Resky yang sama seperti Resky yang aku temui saat pertama kali bertemu denganku, dulu kamu sangat dingin denganku tapi kenapa sekarang jadi berubah gini? "
tanya Risa pada Resky
" Yah aku masih Resky yang sama, tapi kamu lebih suka yang mana yang dulu waktu pertama kali bertemu atau
yang sekarang ini? "
tanya balik Resky pada Risa
Risa yang sudah hendak ke meja makan dengan membawa nasi di tangannya menghentikan langkahnya
"Aku.... lebih suka yang ini , "
jawab Risa pada Resky
Deg deg deg
jantung Resky berdetak dengan kencang mendengar perkataan Risa tersebut
di.. di.. dia bilang suka yang ini berarti secara tidak langsung telah menyatakan perasaanya kalau dia suka pada ku, hatiku rasanya senang sekali
batin Resky
seketika suasana hati Resky menjadi sangat baik dan berbunga-bunga tentunya
lalu waktu sarapan telah tiba Risa dan Resky sarapan bersama tentunya dengan sepiring berdua dan Risa yang menyuapi Resky
*setelah beberapa menit sarapan pun telah selesai
"Oh iya, kamu juga satu campus dengan ku kan, apakah kamu berangkat ke kampus hari ini?"
tanya Risa pada Resky
jawab Resky pada Risa (bohong)
maaf Ris aku harus bohong lagi ke kamu, sebenernya aku ada kelas dan hari ini masuk tapi aku nggak mau kamu tau,
soalnya aku pengen melindungi kamu di kampus secara diam-diam , dan saat di campus aku bukan sebagai Resky Wardana tapi sebagai orang lain, dan di campus hanya pak rektor dan petinggi campus yang tau kalau aku adalah seorang Resky Wardana
batin Resky
sebenarnya Resky saat di campus memang sudah dari dulu memang menyamar untuk menyembunyikan identitas nya dan dia tidak mau sampai Risa tau kalau dia menyamar saat di kampus karena Resky ingin melindungi Risa secara diam-diam
"Oh iya Risa nanti pas udah di campus kamu langsung ke ruangan rektor untuk mengambil id card , yah sebenernya sih untuk mengambil id card semestinya di bagian tata usaha tapi karena hanya pak rektor yang tau kamu adalah nona muda dari keluarga Subahri jadi kamu harus ambil Id card di sana , "
kata Resky pada Risa
" Baiklah , kalau begitu aku mau ke kamar dulu mau ganti baju sama ambil tas assalamu'alaikum , "
kata Risa pada Resky
" Hmn ya ,waalaikumsalam , "
kata Resky pada Risa
Lalu Risa naik keatas menuju kamar untuk mengganti pakaiannya dan mengambil tas
setelah beberapa menit Risa keluar dari kamar, Risa hanya memakai sedikit riasan sederhana yang bisa di kenakan, menggunakan pelembab, cream wajah, liblam, body lotion, dan parfum yang sering ia gunakan, Risa memakai Rok berbahan levis, memakai rompi jubah warna merah, dalaman warna hitam dan jilbab warna hitam pula dia memakai warna yang sedikit gelap karena dia sadar kulitnya putih, kali ini dia memakai flat shoes tanpa hak warna mocca terang
lalu dia berjalan menuju arah Resky
__ADS_1
"Assalamualaikum, Resky kamu belum berangkat? "
tanya Risa pada Resky
eh dia kok nggak pakek baju yang aku beliin kemarin sih, padahal kan lebih mahal dan bermerek, dia malah pakek baju sederhana gitu, tapi dia tetep cantik, dan anggun
batin Resky
" Waalaikumsalam, hmn aku ke kantor berangkat jam sembilan, eh tapi kok kamu nggak pakai baju yang kemarin aku
beliin sih? "
tanya Resky pada Risa
" Baju yang kamu beliin buat aku kemarin itu kemahalan dan di sana kan aku bukan sebagai orang nona muda tapi sebagai serang gadis yang mendapatkan beasiswa dari perusahaan 'WARDANA'S GROUP' untuk bisa kuliah di campus' CITRA BISNIS BANGSA' , masa kamu lupa sih , "
jawab Risa pada Resky
" Hmn iya juga sih 🤔, "
kata Resky pada Risa
" Kalau gitu aku kuliah dulu ya ***.... , "
kata Risa pada Resky tapi Resky memotong perkataannya
" Tunggu dulu ini golden card buat kamu , kamu bisa gunain kartu ini sesuka hatimu tanpa batas , "
kata Resky pada Risa sambil memberikan kartu tersebut pada Risa
" Hmn Resky nggak usah soalnya ayahku udah kasih aku golden card , ini aja jarang aku guanin , "
kata Risa pada Resky
" Udah ambil aja, mau kamu gunain atau enggak itu terserah kamu, karena ini kewajiban aku menafkahi kamu sebagai suami ok ,"
kata Resky pada Risa
" Oh gitu ok deh aku Terima , "
kata Risa pada Resky
" Ya sudah berangkat gih, eh tapi salim dulu dong sama suami , biar berkah nanti
ilmunya , "
kata Resky pada Risa
lalu Risa menjabat tangan Resky tapi tak di sangka Resky menarik tangan Risa dan mencium kening Risa
Risa seketika mematung karena kaget
"Hati - hati di jalan ya , istriku , "
kata Resky pada Risa
lalu Risa memegang keningnya
" I-iya a.. a... aku berangkat dulu assalamu'alaikum , "
kata Risa pada Resky dengan pipi yang memerah karena malu
__ADS_1