
"Risa apakah kamu bahagia menikah dengan orang yang baru kamu kenal nak
apakah benar kau tidak ditekan untuk menyetujui pernikahan ini, atau ada alasan lain yang membuatmu setuju menikah dengan tuan Resky Wardana? "
tanya ayahnya Risa dengan serius, ayahnya Risa sangatlah menyayanginya dia tidak mau sampai putrinya tertekan atau terpaksa harus menikah dengan orang yang baru dia kenal, meski itu Resky Wardana sekalipun
aduh, benar kan ayah melontarkan banyak pertanyaan padaku, tapi aku senang ternyata ayah sangat menyayangiku, dia tidak mau aku terluka,
tapi aku harus jawab apa apakah aku harus berbohong , jika aku berbohong sama saja aku mengkhianati ayah dan ibuku tapi bagaimana lagi aku tidak punya alasan lagi ya Allah maafkan dosa-dosa ku yang durhaka pada ayah dan ibu hamba ini
batin Risa yang resah sekaligus bingung harus mencari alasan apa lagi untuk menyakinkan ayah dan ibunya supaya menyetujui pernikahan ini
"Ayah, ibu aku yakin aku akan bahagia dengan tuan Resky tuan Resky adalah orang yang sangat baik dia ingin menikahi ku katanya sejak saat pertama kali melihatku dia jatuh cinta padaku, dan karena sifat nya yang baik aku pun sepertinya juga
mulai menyukainya yah, begitulah , "
kata Risa kepada kedua orang tuanya (bohong)
" Huh yasudah jika kau memang sudah mulai menyukainya dan ingin menikah dengannya ayah dan ibumu ini bisa apa , kami berdua hanya bisa menyetujui nya saja kan , "
kata ayahnya Risa kepada Risa , yang seketika membuat wajah Risa menjadi senang, bukan karena senang akan menikah dengan Resky tapi senang karena bisa menyelamatkan ibunya Resky dari tindakan gegabah
padahal Resky menggunakan alasan ibunya akan bertindak gegabah karena permintaannya tidak dituruti itu hanyalah kebohongan semata, supaya Risa mau menikah dengannya dan menjadi istri kontrak atau istri sementara nya
"B-benarkah kalian setuju, terimakasih ayah ibu kalian telah menyetujui
pernikahan ini , "
kata Risa kepada kedua orang tuanya dengan senang
syukurlah mereka setuju tapi bagaimana pun aku telah berbohong pada mereka, dan kebohongan itu akan aku bongkar setelah bercerai dari Resky dan mengatakan segalanya tanpa kebohongan sedikitpun, ayah ibu maafkan aku, ini semua demi ibunya Resky
batin Risa yang lega kedua orang tuanya menyetujui pernikahan ini
" Ayah, ibu aku ingin meminta izin besok Resky ingin bertemu denganku di kafe young namun untuk jamnya aku belum bertanya padanya, mungkin nanti aku akan mengirim pesan padanya dan bertanya pukul berapa dia ingin bertemu dengan ku , "
kata Risa pada ayahnya , dia meminta izin pada kedua orang tuanya bahwa dia akan bertemu Resky besok
"Kau boleh bertemu dengannya besok tapi ingat jangan sampai satu orang pun tahu identitas mu, kau boleh mengatakan identitas mu pada Resky namun harus ditempat yang tertutup , "
kata yah nya Risa kepada Risa
" Baik ayah terimakasih telah
mengizinkanku ,"
kata Risa kepada ayahnya
" Nak ini sudah jam setengah sepuluh lebih baik sekarang kau kembali ke kamarmu dan tidurlah , "
kata ibunya Risa yang menyuruh Risa untuk tidur
__ADS_1
" Baiklah, ayah ibu aku kembali ke kamar dulu assalamu'alaikum , "
kata Risa kepada kedua orang tuanya dengan melukiskan senyuman manis di bibirnya
" Hmm ayah ternyata putri kita sudah besar ya , "
kata ibunya Risa pada ayahnya Risa
"Iya bu dia sudah besar dan menjadi gadis cantik dan baik hati hmm rasanya baru kemarin aku menggendongnya , semoga dia selalu dilindungi oleh Allah SWT , "
kata ayahnya Risa
" Iya ayah semoga Allah SWT selalu melindunginya , "
kata ibunya Risa kepada ayahnya Risa
mereka selalu mendoakan yang terbaik untuk putrinya itu karena itu adalah putri satu satunya yang mereka miliki
Risa telah kembali ke kamar nya
dia mengambil baju tidurnya baju tidur lengan panjang yang biasa ia kenakan saat tidur dan lalu Risa mengganti bajunya yang sekarang dengan baju tidurnya itu lalu dia melepas jilbabnya dan menguraikan rambutnya, Risa melepas jilbabnya hanya pada saat tidur dan mandi saja selain itu dia tidak pernah melepas jilbabnya
namun saat dia mau merebahkan tubuhnya dia teringat bahwa Resky belum mengatakan pukul berapa dia akan menemui Risa di kafe young , Risa lalu mengirim pesan kepada Resky
..." Assalamu'alaikum Resky, pukul berapa kita akan bertemu di kafe young , "...
lalu seketika balasan langsung datang di ponsel Risa
...sembilan tepat , "...
balas Resky
ehh dia itu ternyata cepat sekali membalas pesan
batin Risa dia heran kenapa Resky cepat sekali membalas pesan darinya, karena biasanya seorang pria selalu lama jika membalas pesan dan pada umumnya pria itu lebih cenderung langsung telfon dari pada mengirim pesan
lalu Risa segera merebahkan tubuhnya di kasur dan menaruh ponselnya di meja yang ada di samping ranjangnya lalu dia membaca doa tidur didalam hati lalu pelan pelan menutup matanya
*Esok hari
Suara azan subuh menggema di penjuru kompleks dan Risa pun terbangun karena suara azan subuh tersebut, Risa lalu duduk bersandar di atas ranjangnya dengan mengucek matanya , setelah nyawanya terkumpul dia langsung menyambar handuk dan mandi, setelah mandi dia lalu berpakaian dan mengambil air wudhu, Risa memang sudah biasa mandi sebelum sholat subuh
Setelah mengambil air wudhu dia mengambil mukena memakainya dan menggelar sajadah dan dia lalu dia mulai sholat
setelah sholat dia sedikit memberi pelembab di wajahnya dan mulai memakai kerudungnya
dia memakai kerudung pink dan gamis berwarna putih membuatnya semakin menawan dan semakin terlihat cantik
lalu dia keluar dari kamar pukul delapan pagi dia menuju meja makan dan mendapati kedua orang tuanya telah berada disana
__ADS_1
"Assalamu'alaikum selamat pagi ayah ibu ku tersayang , "
sapa Risa dengan manis kepada kedua orang tuanya dan mulai duduk di kursi samping ibunya
" Waalaikumsalam sayang wah kamu cantik sekali, kamu jadi ketemu Resky? "
tanya ibunya Risa
" Iya bu nanti jam sembilan , "
jawab Risa sambil membalik piring yang ada di hadapannya
" Risa kamu harus selalu berhati hati dan waspada ya jangan sampai ada yang mengetahui identitas mu selain tuan Resky Wardana , "
kata ayahnya Risa kepada Risa
" Baik ayah, pokoknya ayah jangan khawatir ya , "
jawab Risa sambil mengukir senyum manisnya
lalu mereka pun mulai makan dengan tenang dan tidak ada sepatah katapun keluar hanya suara pisau dan garpu saja yang beradu
setelah setelah selesai mereka lalu menuju ruang keluarga untuk berbincang karena ini hari libur jadi ayahnya Risa ada di rumah
mereka tertawa dan bergurau bersama sampai tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan, Risa yang melihat jam yang ada di ponselnya seketika terperanjat karena kaget,
"Ayah ibu ini sudah pukul setengah sembilan aku harus segera pergi aku takut telat , perjalanan dari rumah menuju kafe young menghabiskan waktu setengah jam,
yasudah ya aku langsung pergi assalamualaikum , "
kata Risa kepada orang tuanya dengan kaget lalu dia buru buru mencium tangan kedua orang tuanya dan langsung pergi
" Waalaikumsalam hati hati nak , "
kata ibunya Risa sedikit berteriak soalnya Risa sudah hampir sampai didepan pintu
" Bu ayah khawatir Risa dalam bahaya ayah akan mengutus orang suruhan ayah untuk mengawasi Risa , "
kata ayahnya Risa kepada ibunya Risa
" Terserah ayah saja , "
kata ibunya Risa kepada ayahnya Risa
...................................
//Hai readers author telat up lagi author lagi dalam zona kesibukan akut bukannya sok sibuk author emang beneran sibuk dan terimakasih kepada para pembaca yang udah setia menunggu dan membaca novel ini 🙏🙏 see you the next episode all 🤗🤗
eh iya hampir lupa author jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca ya 👍 klik like favorit,coment (yang positif dan membangun),ok //
............................
__ADS_1