
"Baiklah kita akhiri kelas hari ini , sampai jumpa di pertemuan berikutnya assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh , "
kata Kak Adam mengakhiri kelas
" Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh , "
jawab semua mahasiswa
setelah itu semua Mahasiswa keluar kelas kecuali Risa , Tia ,dan Ken yang masih di bangkunya masing-masing
*Tia menghampiri Risa di bangkunya
" Risa mau ke kantin nggak ?"
tanya Tia pada Risa
"Emm... nggak deh aku bawa bekal soalnya , "
jawab Risa pada Tia
" Wah bekal yang di buatin ibu mu ya, pasti enak deh, aku mau coba dong , "
kata Tia pada Risa
" Boleh, tapi ini bukan bekal yang dibuatin ibuku, aku buat bekal ini sendiri , "
kata Risa pada Tia
" Hah, buat sendiri emangnya ibu mu kemana kok , kamu buat bekal sendiri? "
tanya Tia pada Risa
Ken yang dari tadi masih di bangkunya mendengar semua percakapan antara Risa dan Tia
" Dasar tukang kepo , "
cletus Ken dengan nada dingin
lalu dia pergi keluar kelas
" Isshh apaan sih , dasar si Ken manusia es , "
kata Tia dengan nada kesal
" Tia , siapa dia?"
tanya Risa pada Tia
" Oh itu dia adalah tuan muda dari keluarga Pramanta 'Kenzo Aji Pramanta ' dan dia juga pewaris tunggal 'PRAS GROUP ' perusahaan yang tak kalah berpengaruh nya di negara ini dengan perusahaan milik keluarga Wardana, dan keluarga Subahri, denger-denger dia bakalan jadi pemimpin selanjutnya gangster terbesar di Eropa milik ayahnya,
yah berhubungan dengan dunia mafia, dan karena itu juga banyak mahasiswa yang takut berteman dengannya karena nggak mau nyawanya terancam , tapi dia itu sebenernya baik lho tapi karena sifatnya yang dingin itu jadi sifat baiknya itu nggak terlihat , orangnya terlalu pendiem sih , eh tapi kenapa kamu tanya soal dia jangan-jangan kamu..... , "
kata Tia dengan panjang lebar menjelaskan latar belakang Ken pada Risa
" Eh... enggak kok bukan gitu, aku cuman pengen tau aja kamu jangan berfikir macem-macem gitu dong ,nih katanya mau nyobain bekal ku , "
kata Risa pada Tia
dengan mengeluarkan bekalnya
" Wah sandwich, aku suka banget sama sandwich , "
kata Tia pada Risa
"Oh kalo kamu suka besok aku buatin deh khusus buat kamu mau nggak ? "
kata Risa kada Tia
" Wah asik, aku mau , "
kata Tia pada Risa
setelah selesai memakan bekalnya Risa beranjak dari tempat nya , dia ingin ke kamar mandi
" Tia aku ke kamar mandi dulu ya , "
kata Risa pada Tia
" Iya, mau aku temenin nggak ? "
tanya Tia pada Risa
" Errr.... nggak usah deh aku sendiri aja , "
jawab Risa pada Tia
" Ok deh 👍 , "
kata Tia pada Risa, sambil mengacungkan jempol
dia orang yang baik , dan asik diajak bicara
batin Risa
lalu Risa keluar dari melas dan menuju kamar mandi , setelah sampai Risa langsung masuk ke kamar mandi
setelah beberapa saat Risa pun keluar dari kamar mandi, dan mencuci tangannya di wastafel, setelah itu dia keluar dari kamar mandi , namun saat mau keluar dari kamar mandi dia di cegat tiga mahasiswa,
beberapa mahasiswa tersebut mengganggu Risa
"Hey gadis, kenapa sendirian di kamar mandi mau abang temenin nggak hahaha , "
kata salah satu dari mahasiswa
lalu salah satu mahasiswa tersebut mendekat pada Risa
" Berhenti jangan mendekat lagi kalau tidak kalian akan menyesal , "
kata Risa dengan tegas
" Hah menyesal, hahaha cantik abang nggak bakalan nyakitin kamu kok abang cuman pengen kamu main sama abang aja , "
kata salah satu dari mahasiswa tersebut
lalu mahasiswa yang mendekat tersebut mulai memegang tangan Risa, lalu Risa menghempaskan tangannya
" Jangan pegang-pegang ya , "
kata Risa tegas
" Wah ternyata dia anak anjing liar hahaha, tapi sayangnya pakaiannya terlalu tertutup, bagaimana kalau kita buka aja 😏? "
kata mahasiswa tersebut
"HAHAHAHA , "
gelak tawa semua mahasiswa yang menggangu Risa
mendengar kata-kata yang di ucapkan seorang mahasiswa tersebut Risa menjadi marah dan secara spontan menampar nya dengan kuat
PLAK
"Heh kau berani menamparku sepertinya aku tidak bisa bersikap lembut lagi ,
tahan dia , "
kata mahasiswa tersebut
lalu dia mahasiswa lainnya menahan Risa
__ADS_1
"Hay kalian mau apa lepaskan aku !"
kata Risa dengan keras
aku harus kabur , aku tidak bisa melawan mereka sendirian
batin Risa
lalu Risa memberontak dan menendang bagain vital dari kedua mahasiswa yang menahannya dan juga memukul kepala mahasiswa yang hendak melecehkannya,
lalu Risa pun langsung kabur begitu mendapatkan celah
"HEY JANGAN KABUR, AYO TANGKAP DIA! "
kata salah satu mahasiswa yang kepalanya dipukul oleh Risa tadi
Risa berlari dengan kencang dan tiga mahasiswa tersebut masih mengejar nya
ah gawat bagaiman ini , ya Allah tolong hamba mu ini dari marabahaya
doa Risa dalam batin Risa
lalu Risa menabrak seorang pria berbadan tinggi dan tegap yang sedang berjalan
BRUUK
"Apa kamu nggak punya mata,
cepat bangun dari tubuhku! "
kata pria tersebut pada Risa dengan tatapan kesal
lalu Risa berdiri dan pria tersebut juga berdiri dari posisinya yang tadi
" Ah maaf, tuan tolong aku aku sedang di kejar tiga orang pria brengs*k tolong aku aku tidak bisa menghadapi mereka sendiri tuan , aku mohon 🥺 , "
kata Risa pada pria tersebut
oh ternyata dia wanita itu, apakah dia sedang kesulitan
batin pria tersebut
" Hey gadis kamu mau lari kemana lagi,
Ken berikan dia padaku jangan ikut campur urusanku , "
kata salah satu mahasiswa yang mengejar Risa
" Jangan ganggu dia, dia adalah orang ku jika kalian berani menyentuhnya sehelai rambut pun aku tidak bisa berjanji tangan kalian masih ada besok , "
kata pria tersebut yang tak lain adalah 'Ken'
" Bos ternyata dia orang tuan muda 'Ken' jika kita masih mau tangan kita masih ada besok, lebih baik kita tidak usah mengusiknya lagi , kemarin aku dengar tuan muda 'Ken' membunuh orang di gang 'SRIKANDI' , "
bisik salah satu mahasiswa
gawat juga kalau begitu
batin mahasiswa tersebut setelah mendengar perkataan salah satu temannya itu
" Ok , karena kamu orangnya 'Ken' aku akan melepaskanmu, ayo pergi , "
kata salah satu mahasiswa tersebut kepada Risa
lalu ketiga mahasiswa yang mengganggu Risa akhirnya pergi
*Risa masih bersembunyi di punggung Ken
" Mereka sudah pergi kamu nggak usah takut lagi , "
kata Ken pada Risa
" Terimakasih banyak tuan, karena telah menolong saya , saya benar-benar mengucapkan terimakasih kepada anda , "
ucap Risa pada Ken dengan kepala tertunduk
karena Risa pada saat itu menitihkan air mata jadi dia menundukkan kepalanya dia menangis karena dia masih trauma
dia pernah mengalami hal yang sama dan luka di batinnya karena kejadian waktu itu belum sembuh
jadi memang tidak mungkin jika dia bisa sampai menangis
" Angkat kepalamu , "
Ini hapus air mata mu , "
kata Ken pada Risa dengan memberikan sapu tangan miliknya
" Terimakasih tuan, "
kata Risa pada Ken , dengan menerima saputangan miliknya
" Tidak perlu berterimakasih aku hanya membalas budi mu , waktu itu kamu menyelamatkan nyawaku dengan darah mu dan sepertinya sekarang kita impas , "
kata Ken pada Risa
" Ta-tapi bagaimanapun juga saya benar-benar mengucapkan terimakasih pada mu tuan Aji, terimakasih huhuhu hiks, hiks , "
tangis Risa pun pecah tanpa sadar air matanya berlinang sangat banyak dan membasahi pipi putih nan lembutnya
dan Risa memanggil Ken dengan nama 'Aji' salah satu nama nama yang dimiliki seorang Ken
'Aji?' *bagaiman dia tau namaku ada 'Aji' nya? , pasti 'si kacamata' bermulut besar itu yang memberitahu nya
*( maksud Ken adalah Tia*)
tapi apa dia punya trauma?
kenapa dia bisa sampai se ketakutan ini padahal ini hanya hal sepele apa dia dulu pernah mengalami hal yang sama ya??
batin Ken
*Bagi seorang Ken kejadian seperti ini hanya hal biasa 😌 readers juga tau kan si Ken itu bahkan melihat kejadian yang lebih dari ini jadi wajar saya ya kalau dia sedikit meremehkan hal seperti ini 😌 (ok yuk lanjut)
"Jangan panggil aku 'Aji'
panggil aku 'Ken' , "
kata Ken pada Risa
" Baik tuan Aji hiks, hiks , "
kata Risa pada Ken
Apa dia donggo 😑🤦♂️????
aku menyuruhnya memanggil ku 'Ken' tapi dia tetap saja memanggil ku 'aji'
dasar babi kecil nakal 🙄
" Terserah kau saja lah mau memanggilku apa, tapi kenapa kamu begitu ketakutan bukankan mereka tidak jadi menyentuhmu , apakah kau pernah mengalami hal yang sama,
apakah pernah ada seorang laki-laki brengs*k yang hampir menyentuhmu ? "
Tanya Ken kepada Risa
" Hmn ya dulu dan aku masih trauma , "
jawab Risa kepada Ken
*kasian juga dia,
__ADS_1
aggggrhh kenapa aku ini rasanya ingin sekali melindunginya sebenarnya aku ini kenapa*?
batin Ken
" Ayo ikut aku , "
kata Ken kepada Risa
lalu Risa mengikutinya dari belakang,
Ken membawa Risa di cafe sebrang campus
cafe tersebut bernama 'Choco Cafe'
lalu Ken dan Risa masuk ke cafe tersebut dan mereka duduk di bangku dekat jendela
" Kenapa kau membawaku ke sini , "
tanya Risa pada Ken
" Diam saja dulu , aku akan pesan kan coklat untukmu, "
kata Ken pada Risa
lalu Ken memanggil pelayan dan memesan
Es coklat, dan lava cake untuk mereka berdua
lalu tak beberapa lama pesanan mereka datang
wah coklat 🤤
pasti sangat enak ini
batin Risa
muka Risa sudah menunjukkan muka-muka tidak sabar ingin menyantap coklat tersebut
apa dia suka coklat??
mukanya sudah penuh harap untuk menyantapnya 🧐
batin Ken
lalu Setelah itu Risa langsung meminum coklat tersebut dengan penuh kenikmatan yang tergambar di wajahnya
"Kau suka coklat nona ? "
tanya Ken pada Risa
"Hmm .... iya sangat suka, "
" Eh bentar kau belum jawab pertanyaan ku, kenapa kamu mengajakku kemari? "
tanya Risa kembali pada Ken
" Huff, untuk menenangkan mu, aku dengar coklat bisa menenangkan hati yang sedang kacau, jadi karena hatimu sedang kacau aku mengajakmu kemari , "
kata Ken pada Risa
ternyata benar kata Tia dia orang yang baik, dan tenyata juga perhatian
batin Risa
" Terimakasih karena sudah perhatian denganku..... teman baru ku 😁, "
kata Risa pada Ken
lalu Risa lanjut menyeruput es coklatnya
uhuk, uhuk, uhuk
saat Ken meminum coklat nya dia ter-batuk-batuk kaget ,
karena mendengar ucapan Risa yang memanggil nya teman baru
seumur-umur belum ada seorang perempuan yang memanggilnya teman
" Apa katamu, 'teman' ? "
tanya Ken pada Risa
" Iya , kita kan memang teman sekarang, "
"Kau sudah membantu ku dan aku pun juga sudah membantu mu kita sudah saling membantu, jadi sekarang kita teman 😁, "
kata Risa pada Ken
'Teman ' yah ini pertama kalinya aku di panggil dan ini pertama kalinya aku diakui sebagai 'teman' oleh seorang perempuan yang begitu tulus seperti ini 😳
batin Ken
raut wajah yang tertegun lun tergambar di wajahnya
yups Ken adalah seorang pemuda yang tidak pernah mendapat teman satupun karena jika orang yang dekat dengannya akan merasa takut setelah mengetahui identitasnya apa lagi oleh seorang perempuan ini benar-benar pertama kali baginya
"Apakah kau benar-benar menganggap ku sebagai teman? "
tanya Ken pada Risa, dengan serius
" Eh....iya aku benar-benar menganggap mu sebagai teman, teman yang sangat baik , "
kata Risa pada Ken dengan melukiskan senyum di bibirnya
" Apakah kau tidak takut pada ku meskipun aku adalah seorang yang berbahaya yang bisa mengancam nyawamu, dan meskipun aku adalah seorang seorang yang akan menjadi pemimpin gangster terbesar di Eropa? "
tanya Ken pada Risa
ternyata yang di katakan Tia itu benar, padahal dia orang yang baik sayangnya tidak memiliki teman karena latar belakang nya
batin Risa
" Tidak, kenapa aku harus takut pada temanku sendiri, aku yakin teman ku tidak akan pernah membahayakan ku apa lagi
mencelakai ku , "
jawab Risa pada Ken dengan tersenyum ramah
" Risa kau.... baiklah kita berteman aku berjanji aku akan selalu melindungi mu , "
kata Ken pada Risa
*gadis ini benar-benar ya
apakah dia tidak mempertimbangkan nya dulu hanya karena satu perbuatan baik ku dia langsung menerima ku sebagai teman??
wanita ini benar-benar polos dan tulus
mungkin jika yang menyelamatkan nya hari ini bukan aku dia bisa saja dimanfaatkan
dasar
tapi meskipun begitu aku berjanji akan melindungi nya
aku benar-benar senang ternyata aku masih layak menjadi seorang teman dan diakui
itu semua karena dia
terimakasih* :)
batin Ken
__ADS_1