
"Atas dasar apa kau menyentuhnya tanpa seizinku?! "
kata Risa pada Resky dengan marah dan nada suaranya sangat tajam
kenapa tatapannya menyeramkan sekali, aduh kacau deh niatnya cuman ngusilin kok jadi gini sih
batin Resky
" Risa aku tidak sengaja maaf kan aku , "
kata Resky pada Risa
" Hmph kalau kau tidak mengusiliku ini tidak akan terjadi , "
kata Risa pada Resky
Risa pun keluar dari kamarnya dengan perasaan marah, yah tak heran dia merasa marah pada Resky yang tidak sengaja menyentuh bagian dadanya, Risa adalah wanita yang bermartabat dan selalu menjaga kesuciannya, dan lagi Risa masih mengira Resky masih menjadikannya istri sementara dan menganggapnya sebagai teman , jadi Risa merasa sikap seorang teman tidak boleh melampaui batas
hmmph Resky mesum dasar cabul aku benar-benar marah kali ini
huff, tapi astagfirullah aku harus menenangkan diriku dulu,
hmm mungkin air wudhu bisa membuat aku lebih tenang dan sabar, maafkan hamba telah marah marah ya Allah, tapi tetap saja kan dia itu sahabatku seharusnya tidak boleh melewati batas huh
batin Risa
Risa pun pergi ke tempat wudhu yang ada di rumahnya, setelah mengambil air wudhu eisa merasakan ketenangan dan kedamaian, dia pun pergi ke ruang baca untuk membaca buku sekaligus mendingin kan kepalanya
"Huh akhirnya tenang juga aku di ruang baca ini aku akan menenangkan pikiranku
sejenak , "
gumam Risa
ia pun mengambil buku astronomi lalu membacanya dengan serius
*Di dalam kamar Risa, Resky sudah berganti baju dan duduk di balkon kamar milik Risa
apa aku keterlaluan, apa dia tidak suka aku usili dan ku goda ya, tapi kejadian itu aku tidak sengaja menyentuhnya siapa sangka dia sampai semarah itu, oh iya aduh dasar Resky bodoh Risa kan wanita berhijab dan sangat menjaga kesuciannya tentu saja dia marah, dan lagi dia menganggap aku ini sahabatnya bukan suaminya aggrh kenapa aku bisa sebodoh ini huff
sekarang bagaimana caraku untuk tidak membuatnya marah, ah iya aku belikan perpustakaan saja terakhir kali dia marah aku membelikan dia tiga buah novel dan dia tidak jadi marah, aku akan telfon Luis untuk membeli salah satu perpustakaan terbesar di kota ini
batin Resky iya sedang beradu dengan fikiran nya sendiri
Resky pun menelfon Luis supaya Luis membeli salah satu perpustakaan terbesar di kota ini
Resky benar-benar bingung bagaiman caranya membuat Risa tidak marah lagi , dia berfikir dengan membelikan Risa perpustakaan Risa tidak akan marah lagi
Resky pun merebahkan dirinya di atas ranjang
huff kalau Risa masih marah dia masih mau tidak ya nanti ku ajak keluar hmm aku akan menanyakannya, tapi dimana dia sekarang ya
batin Resky
Resky pun keluar dari kamarnya dan mulai mencari Risa , Resky juga terus mengirim pesan dan menelfon Risa tapi tak satupun pesan dan telfon di balas
*Di saat yang sama di ruang baca
Risa yang sedang serius membaca buku astronomi merasa sangat terganggu karena handphone nya berdering terus, akhirnya pun dia mematikan telfonnya
Huh dasar Resky aku masih kesal denganmu
batin Risa
Resky kesana-kemari bertanya pada para pelayan keberadaan Risa saat ini namun tak satupun mengetahui dimana Risa ,
lalu Resky pun bertemu dengan ibunya Risa
ibunya Risa yang sendiri tadi memperhatikan tingkah Resky yang sedang kebingungan mencari sesuatu , ia sampai di buat heran dengan apa yang di lakukan Resky
"Assalamu'alaikum ibu , "
kata Resky pada ibunya Risa
" Waalaikumsalam nak Resky,
nak Resky lagi cari apa kok kayaknya kebingungan gitu ? "
tanya ibunya Risa
" Hmm sebenarnya saya lagi... cari Risa , "
kata Resky pada ibunya Risa
" Memangnya Risa kemana kok sampai nggak pamit kalo pergi, tapi kalau sikap Risa kayak gini biasanya Risa lagi marah apa Risa marah sama kamu nak Resky? "
tanya ibunya Risa pada Resky
"Mmm... sebenarnya ada sedikit masalah aja kok bukan apa-apa , "
jawab Resky pada ibunya Risa
" Hmm syukurlah kalau bukan masalah besar tapi, kalian harus ngomongin baik baik dengan kepala dingin dan jangan ada yang pakai emosi, kalau ada salah satu dari kalian ada yang emosi makan yang satunya harus bisa ngalah dan berkepala dingin jadi masalah yang kalian hadapi bisa cepat selesai,
oh iya ibu lupa ibu harus buatin teh buat ayah yasudah ya nak Resky ibu ke dapur dulu,
baik - baik ya sama Risa
Assalamu'alaikum , "
kata ibunya Risa pada Resky
" Makasih ya ibu sarannya
waalaikumsalam , "
__ADS_1
kata Resky pada ibunya Risa
Resky pun melanjutkan mencari Risa
hmm kata nya Gilang kalo cewek lagi marah dia pasti ke tempat favorit nya buat nenangin diri , dilihat dari kepribadian Risa dia pasti lagi ada di tempat yang banyak bukunya, hmm apa jangan jangan di toko buku, ah tidak lah dia tadi nggak bawa tas kok terus pakai kerudungnya juga kerudung instant tadi pas keluar kamar ,juga nggak bawa dompet ,
oh iya kenapa aku jadi sebodoh ini sih
' Ruang baca ! '
Risa pasti ada di ruang baca
batin Resky
Resmi pun berjalan menuju ruang baca untuk menemui Risa
Resky membuka sedikit pintu ruangan tersebut untuk memastikan keberadaan Risa
"Huff akhirnya ketemu ,bener kan dia disini
dasar kutu buku akut nggak bisa jauh jauh dari buku , "
gumam Resky
" Assalamu'alaikum , "
salam Resky pada Risa
Eh Resky ngapain kesini sih aku kan masih kesel sama dia
batin Risa
"Waalaikumsalam , "
jawab Risa dengan nada suara yang terkesan dingin
" Hmm baca buku apa? "
tanya Resky
Bukan urusan kamu tuh
batin Risa
Risa tidak menanggapi pertanyaan Resky tadi dia hanya diam saja
" Masih marah, masih kesel sama aku, aku minta maaf deh kalau gitu itu semua karena kesalahan ku aku ngaku salah meski itu nggak sengaja tapi semuanya terjadi karena keusilan dan kejailan aku minta maaf , "
kata Resky pada Risa
Risa langsung menutup bukunya dan dukungan menghadap Resky
" Hmph kalau dah tau salah jangan diulangin lagi kita ini cuman temen di dalam pernikahan dan jangan melewati batas, aku emang udah maafin kamu, tapi aku masih marah ok , "
kata Risa dengan nada ketus
" Aku janji nggak akan kayak gitu lagi , "
kata Resky pada Risa
lebih baik aku pergi aja deh kayaknya dia emang marah banget sama aku , dan dia pasti lagi nggak mau aku ganggu hmm gagal deh rencana kejutannya
batin Resky
" Kamu baik-baik ya disini aku tau kamu masih marah sama aku
assalamu'alaikum , "
kata Resky pada Risa dan Resky pun pergi dari ruang baca tersebut dan kembali ke kamarnya Risa, di kamarnya Risa Resky menelfon Luis untuk membatalkan acara kejutan untuk Risa
setelah menelfon Luis Resky mengambil jaket nya yang ada di dalam koper juga mengambil kunci mobil miliknya dan mulai pergi dari rumah tersebut , tidak ada yang tau kalau Resky pergi dari rumah untuk menenangkan dirinya , Resky pergi ke taman yang pernah dia datangi dengan Risa terakhir kali
Tak terasa waktu bergulir cepat hingga sampai azan isyak berkumandang , Resky belum kunjung pulang juga Risa yang baru saja selesai sholat isyak di mushola keluarga yang ada di rumahnya, saat dia masuk ke dalam kamarnya dan mendapati Resky tidak ada dikamar tiba -tiba saja dia menjadi khawatir
"Assalamu'alaikum , "
salam Risa namun tidak ada yang menjawab
Resky kemana kok nggak ada di kamar sih, hmm ini sudah pukul setengah delapan malam, ya memang belum terlalu larut tapi tetap aja aku jadi khawatir, kalau dia kenapa-kenapa gimana, apa aku tadi keterlaluan ya marahnya sama resky sampai-sampai dia pergi nggak bilang-bilang, aku harus cari dia tapi dimana, hmm aku harus coba cari di tempat tempat yang pernah aku datangi sama Resky, tapi aku hanya pernah di ajak Resky ke toko buku , terus ke rumahnya dan di taman itu, ya aku akan datangin semua tempat itu
batin Risa
dia benar benar khawatir dengan Resky yang pergi tanpa pamit
Risa lalu mengambil kunci mobilnya yang tergantung di samping rak buku dia pun bergegas pergi
namun saat melihat para pelayan sibuk menyiapkan makan malam ia teringat dengan Resky yang belum makan malam
Resky pasti belum makan malam aku akan membawakan makanan untuknya
batin Risa
Risa pun langsung mengambil rantang dan menaruh nasi dan lauk yang ada di atas meja ke dalam rantang tersebut
"Nak kamu ngapain
ini makanan buat
siapa ? "
tanya ibunya Risa
" Oh ini buat Resky bu , "
kata Risa lada ibunya
__ADS_1
"Emangnya Resky kemana nak? "
tanya ibunya Risa pada Risa
aduh , aku harus jawab apa dong
batin Risa ke bingungan harus menjawab apa
" Mmm ceritanya panjang nanti aja ya bu aku buru buru banget
assalamu'alaikum , "
kata Risa pada ibunya lalu ia secara pergi dari rumah untuk mencari Resky
" Waalaikumsalam, semoga nggak ada apa-apa , "
jawab ibunya Risa
Setelah itu Risa langsung bergegas menuju tempat tempat yang pernah dia datang dengan Resky, mulai dari STAR MALL, Rumahnya Resky tapi semuanya hasilnya nihil
aduh Resky aku telfon juga nggak diangkat, kemana lagi aku harus nyari ke mall, udah kerumah, ah iya taman yang akau datengin sama Resky terakhir kali
batin Risa
Risa pun bergegas menuju taman yang terakhir kali ia dan Resky kunjungi yang tak lain adalah taman GREEN PARK ,
setelah sampai di taman Risa turun dengan membawa rantang berisi makanan dia mulai mencari Resky di taman tersebut saat melewati air mancur Risa melihat ada seorang laki-laki memakai jaket berdiri menghadap air mancur tersebut
itu pasti Resky
batin Risa
Risa pun segera berlari dan memeluk lelaki tersebut dari belakang dan meneteskan air mata , dan benar saja ternyata seorang laki-laki yang berdiri di air mancur tersebut adalah Resky
eh siapa ini yang memeluk ku dari belakang
batin Resky
"Assalamu'alaikum, Resky ke-kenapa pergi nggak bilang bilang aku udah nyari kamu kemana-mana hiks , "
kata Risa pada Resky dengan menangis
Resky yang mengetahui itu Risa saat mendengar suaranya langsung berbalik badan
" Waalaikumsalam Risa , kamu kok nangis kenapa? "
tanya Resky pada Risa
" Kok kamu pakek nanya sih aku nangis kenapa, aku tuh kawatir sama kamu Resky udah pergi nggak bilang-bilang terus kamu sekarang sholat isyak apa belum tadi sholat maghrib nggak, dan pasti kamu belum makan malam kan ? "
kata Risa pada Resky
air mata Risa masih berlinang dan membasahi pipinya
" Aku baru tau kamu ini cerewet dan ternyata perhatian juga ya sama aku , "
goda Resky pada Risa
" Ihh aku tuh khawatir sama kamu tapi kamu malah kayak gini dasar penjahil akut , "
kata Risa pada Resky
" Hahahaha iya iya maaf jangan marah lagi, maaf ya aku udah buat kamu khawatir aku kesini itu supaya kamu bisa redain amarah kamu ,
aku pikir dengan aku nggak dirumah sebentar kamu bisa agak reda gitu amarahnya, dan kamu tenang
hmm, kalau soal solat kamu tenang aja
aku udah sholat maghrib dan isyak kok di masjid deket sini tadi , "
kata Resky pada Risa,
lalu Resky menghapus air mata Risa
" Kamu udah makan malam belum? "
tanya Risa pada Resky
" Belum, dan pastinya
kamu juga belum kan? "
jawab Resky pada Risa
Risa pun menggeleng kan kepalanya
"Ini aku tadi sempet bawa makanan dari rumah , "
kata Risa pada Resky
" Hmm yasudah kita makan bareng ya , "
kata Resky pada Risa
lalu mereka pun berjalan menuju kursi bangku taman yang berada tak jauh dekat air mancur
" Tapi ini sendoknya cuman satu , "
kata Risa pada Resky
"Ya nggak apa-apa lah kan tadi kita juga makan sesendok berdua kan , "
kata Rezky pada Risa
" Nih aku suapin , "
__ADS_1
kata Resky pada Risa
lalu Resky pun menyuapi Risa, dan dia juga ikut makan