
"Aku ingin pulang saja , "
kata Risa pada Resky dia masih merasa malu dengan kejadian yang menimpanya tadi
" Yasudah kita pulang saja , "
kata Resky
apakah dia malu pipinya merah seperti tomat
pfft ๐
batin Resky
Resky dan Risa keluar dari taman tersebut dan mulai menaiki mobil milik Resky, Resky mengemudi dengan kecepatan sedang dan dengan tenang, tak terasa waktu telah menunjukkan pukul dua belas yang menandakan sudah zhuhur dan azan zhuhur berkumandang dan bergema di seluruh penjuru kota
"Resky berhenti di masjid itu dulu ya , "
kata Risa sambil menunjuk masjid yang akan dilewati
" Ya baiklah , "
kata Resky, lalu membelokkan mobilnya menuju masjid
Resky memarkirkan mobilnya di depan masjid dan turun, Risa pun juga ikut turun
" Ayo kita segera ambil wudhu lalu sholat , "
kata Risa pada Resky
lalu melepas sepatunya dan menuju ketempat wudhu
Resky pun demikian, mereka lalu memasuki mushola dan mulai mengikuti sholat zhuhur berjamaah bersama jema'ah lainnya yang ada di dalam masjid tersebut
setelah sholat mereka pun masuk mobil lagi dan melanjutkan perjalanan namun ditengah perjalanan perut Risa berbunyi menandakan kalau dia tengah lapar sekarang
"Kau lapar ? "
tanya Resky
"Hehe iya aku lapar , "
kata Risa sambil memegangi perutnya itu
" Kita ke restoran dulu ya , "
kata Resky
" Tapi aku mau makan pecel lele dengan nasi panas , "
kata Risa
" Hmmmt bagai mana ya Ris,
jika aku makan pecel lele di warung pinggir jalan, semua orang akan meliput dan membuat dokumentasi di HP nya dan dalam waktu satu jam maka akan viral, karena semua orang di negara ini tau kalau aku adalah Resky Wardana seorang CEO dari perusahaan besar,
kalau kamu mah tidak akan ada yang tau karena identitas mu tidak diketahui siapapun jadinya saja, kamu bisa bergerak bebas sedangkan aku, nggak bisa , "
kata Resky menjelaskan
" Hmm kamu sih ๐ , ngapain juga harus ekspos wajah sih
tapi aku mau makan pecel lele Resky , gimana dong ๐ , "
kata Risa pada Resky
" Hmm begini saja pecel lele nya di bungkus saja kau yang turun untuk beli, bagaimana? "
tanya Resky pada Risa
" Emmm baiklah kalau begitu , "
jawab Risa
lalu Resky melajukan mobilnya menuju tempat dimana pecel lele tersebut dijual, dan akhirnya Resky menemukan tempat yang menjual pecel lele
" Ini uang kau beli menggunakan uang ini
saja , "
kata Resky dengan menyodorkan dua lembar uang seratusan ribu
" Eh tidak usah ini terlalu banyak lagi pula aku bawa uang pas kau tidak perlu repot-repot , "
kata Risa pada Resky
__ADS_1
" Pakai uang ini ,
Risa kau ingatkan aku tidak suka menerima penolak kan dan kau wanita pertama yang berkali-kali menolak pemberian dan permintaan ku , jika ini kebanyakan bilang saja pada pada penjualnya untuk mengambil kembaliannya , kau mengerti , "
kata Resky dengan tegas
"Iya-iya Resky tidak perlu marah gitu dong , "
kata Risa
" Dasar pemaksa _-, "
gumam kecil Risa yang terdengar oleh Resky
"Apa bilang sekali lagi ๐คจ? "
kata Resky
" Tidak-tidak , aku tidak bilang apa-apa , "
kata Risa pada Resky dan Risa langsung turun setelah mengambil uang yang diberikan Resky
dia benar-benar wanita pertama yang membuat kepalaku pusing, hmmm tapi kenapa setiap kali aku dekat dengannya aku menjadi merasa senang tapi jika lebih dekat aku merasa jantungku berdetak dengan sangat kencang, huft perasaan apa ini sebenarnya aku bingung sekali
batin Resky
" Assalamu'alaikum pak pecel lele nya dua dibungkus ya , "
kata Risa ramah
" Waalakkumussalam Iya sebentar ya , "
kata penjual pecel lele tersebut, dan langsung membuatkan pesanan Risa
" Ini neng pecel lele nya , "
kata penjual pecel lele tersebut pada Risa dengan memberikan pecel lele yang telah dibungkus
"Makasih pak ini uangnya kembaliannya ambil saja assalamu'alaikum , "
kata Risa dengan memberikan dua lembar seratusan ribu yang telah diberikan Resky tadi
" Waalaikumsalam makasih ya neng ๐ , "
bagaimana tidak senang dua bungkus pecel lele harganya hanya seratus ribu namun Risa memberikan uang dua lembar seratusan ribu
tak lama kemudian Risa pun kembali dengan membawa bungkusan yang isinya pecel lele yang baru dibelinya
"Assalamu'alaikum Resky ini mau makan dimana , "
tanya Risa , yang langsung masuk ke dalam mobil
" Engg makan di rumah pribadiku saja , "
kata Resky
" A-apa rumah pribadi? "
kata Risa, dia tidak tau yang dimaksudkan rumah pribadi
maksudnya apa coba rumah pribadi apakah dia tidak tinggal dengan orang tuanya
batin Risa
" Iya rumah pribadi aku punya rumah ku sendiri, setelah aku berkerja aku membangun rumahku sendiri untuk aku tempati,
saat di sana nanti ada banyak pelayan jadi tidak hanya kita berdua saja , "
kata Resky kepada Risa
" Oh begitu , ya sudah , "
kata Risa pada Resky
Resky pun melajukan mobilnya menuju rumah pribadinya
mobil milik Resky sudah sampai didepan pintu gerbang rumah pribadinya, pak satpam yang mengetahui mobil siapa yang datang ia langsung membukakan pintu gerbang tersebut
Resky dan Risa pun turun dari mobil dan menuju pintu untuk masuk kedalam rumahnya namun
pintu tiba-tiba terbuka dan ada seorang pelayan laki-laki yang tak lain adalah pelayan rumah Resky
" Selamat datang tuan muda Resky , "
kata pelayan tersebut
__ADS_1
Resky hanya menanggapi sambutan pelayan tersebut dengan sedikit menganggukkan kepalanya
" Assalamu'alaikum , "
sapa Risa pada pelayan tersebut
" Waalaikumsalam nona silahkan masuk , "
kata pelayan tersebut mempersilahkan masuk
Risa pun tersenyum manis pada pelayan laki laki tersebut
kenapa dia harus tersenyum semanis itu, pada seorang pelayan
aku ini sebenarnya kenapa, perasaan aneh apa ini kenapa akun merasa tidak senang Risa melihat risa tersenyum manis pada laki-laki ,padahal itu hanya pelayan
huft aku ini kenapa
batin Resky yang merasa bingung dengan perasaannya
huft padahal aku hanya ingin seorang lelaki sederhana yang akan selalu menemaniku hingga hari-hari tuaku datang, namun takdir berkata lain , aku menikah hanya sementara dan dengan orang yang memiliki kekayaan berlimpah, aku merasa impian ku ini hanya sebuah impian
batin Risa
Resky menuju meja makan dan Risa mengikutinya ada beberapa pelayan yang telah berdiri di sana yang telah siap menerima perintah dari Resky
" Ambilkan piring dan sendok , "
kata Resky kepada pelayannya lalu pelayan tersebut mengambilkan dua piring dan dua sendok
" Engg aku tidak usah pakai sendok aku makan pakai tangan saja, sebentar aku cuci tangan dulu , "
kata Risa yang telah berjalan menuju wastafel
" Terserah kau saja , "
kata Resky yang mengikuti Risa dari belakang karena dia juga ingin mencuci tangannya
lalu setelah mencuci tangan Risa dan Resky mulai makan pecel lele yang baru di mereka beli tadi
Bismillahirrahmanirrahim, waktunya makan
batin Risa
Risa makan dengan sangat rakus dengan menggunakan tangan, yah mungkin karena memang kelaparan dan dia sudah biasa dengan makan menggunakan tangan
dia wanita pertama yang makan dengan tidak anggun di hadapanku dia sungguh menarik
batin Resky
Resky makan dengan menggunakan sendok
mmmm enak juga pecel lele ini makanan yang enak
dibalut kesederhanaan, pantas saja Risa menyukainya pecel lele ini memang sesuai karakternya
batin Resky
Risa makan dengan sangat rakus hari ini sampai sampai tidak memperhatikan ada nasi di pipinya
"Makan itu harus bersih jangan belepotan, kayak anak kecil saja , "
kata Resky sambil mengambil nasi yang ada di pipinya Risa dan itu membuat pipi Risa memerah
" I-iya, maaf aku sangat lapar , "
kata Risa pada Resky
andai saja pernikahan ini bukanlah pernikahan sementara , Eh tidak-tidak aku ini berfikir apa sih, Risa kau harus membuat jarak antara perasaan mu dan Resky jangan sampai kau jatuh cinta padanya ingatlah kau hanyalah seorang teman yang akan membantunya saja ingat itu
batin Risa,
sepertinya di hati Risa mulai tumbuh sedikit rasa kepada Resky
dan sepertinya Resky juga merasakan perasaan tersebut
______________________________________________
//๐ค๐ค๐ค hallo readers enjoy for reading
don't forget to like ,coment, and vote ok
see you the next episode bye ๐๐ค๐ค๐ค//
______________________________________________
__ADS_1