BARU KENAL NGAJAK NIKAH

BARU KENAL NGAJAK NIKAH
#32 melihat bintang


__ADS_3

"Kamu khawatir banget ya sama aku ? "


tanya Resky pada Risa


" Hmm sebagai sahabat tentu aja aku khawatir, kamu itu sahabat terbaik ku aku nggak mau kamu kenapa - kenapa , "


jawab Risa pada Resky


Hmm sahabat ya


batin Resky kecewa


" Risa maaf ya aku udah kelewatan, aku terlalu over banget ngusilin


kamu sam... , "


kata kata Resky terpotong karena Risa buru-buru menyendokkan nasi ke mulut Resky


" Udah nggak usah di ungkit lagi yang penting kamu tau kesalahan mu dan nggak bakalan ngulangin kesalahan yang sama , "


kata Risa pada Resky, dengan ramah dan lembut


"Makasih ya udah maafin aku , "


kata Resky pada Risa


setelah mereka selesai makan di taman Resky mengajak Risa ke suatu tempat


" Kamu suka bintang nggak sih ? "


tanya Resky pada Risa


" Suka dong siapa yang nggak suka


bintang? "


kata Risa pada Resky


" Yuk ikut aku ke suatu tempat yang banyak banget bintang nya , "


kata Resky pada Risa


" Dimana? "


tanya Risa pada Resky


" Udah jangan banyak tanya ayo ikut aku, oh ya kamu bawa mobil sendiri ya? "


tanya Resky pada Risa


" Iya , "


jawab Risa pada Resky


"Kamu semobil aja sama aku nanti biar mobil kamu di ambil sama orang suruhan ku , "


kata Resky pada Risa


" hmm ok , "


kata Risa pada Resky


Resky dan Risa pun pergi dari taman tersebut dan mereka menaiki mobil milik Resky


Resky melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, Resky melajukan mobilnya menuju bukit kecil di belakang kota,

__ADS_1


bukit yang sangat tenang dan sepi namun indah di malam hari ,


bukit yang dinaungi langit yang bertabur bintang membuat siapapun yang melihatnya akan terpana, membuat mata yang memandang hanya tertuju pada satu keindahan, hitam kelam malam terlihat terang karena sinar rembulan ,langit yang kosong menjadi indah karena taburan bintang-bintang


Resky dan Risa pun telah sampai di bukit yang indah itu mereka pun segera turun dan naik ke atas bukit tersebut, saat di atas puncak bukit kecil yang tak terlalu tinggi , wajah Risa benar-benar sangat riang dan berbinar karena diatas bukit tersebut dapat melihat langit yang bertaburan bintang juga melihat bulan purnama yang bersinar terang


"Subhanallah, indah nya ciptaanmu ya rabb , Resky darimana kamu tau tempat seindah ini di belakang kota J? "


tanya Risa pada Resky


" Syukurlah kau suka, aku mengetahui tempat ini sudah lama, dulu waktu SMP aku dan Gilang tidak sengaja menemukan bukit ini saat kami tersesat tidak tahu jalan pulang saat itu aku baru di kota ini


saat aku bersepeda dengan Gilang kami tidak sadar kalau kami telah terlalu jauh dari kota dan sampailah di bukit ini, karena penasaran dengan apa yang ada di atas bukit aku dan Gilang mendaki bukit ini, ya karena bukit ini juga tidak terlalu tinggi jadi saat itu kami tidak takut mendaki nya, dan saat di atas bukit kami juga terpana dengan keindahan dengan langit yang bertaburan bintang di bukit ini, dan bukit ini menjadi salah satu tempat favoritku , "


aku dan Gilang juga pernah berjanji untuk membawa wanita yang kami cintai keatas bukit ini dan melihat taburan bintang di langit malam yang indah


batin Resky


" Hmm kenapa Gilang juga sampai tersesat bersamamu kan dia sudah lama tinggal di kota J ? "


tanya Risa pada Resky


" Karena Gilang juga belum pernah menjejaki tempat di belakang kota J ini , dan siapa sangka di belakang kota J ini ada bukit se-indah ini , "


kata Resky pada Risa


"Lalu kenapa kau bersepeda saat malam hari, sampai - sampai kau tersesat di sini dan bagaimana kau bisa pulang ? "


tanya Risa pada Resky


" Kamu ini ternyata banyak tanya ya,


hmm saat itu Gilang tiba-tiba saja mengajakku bersepeda di belakang kota, yah walaupun sebenarnya tujuan dia mengajakku bersepeda di belakang kota hanya untuk menemui pacarnya saja, maklum lah playboy kelas kakap pacarnya banyak, tapi entah kenapa saat itu aku tidak bisa menolak jadinya saja mau di ajak Gilang bersepeda di belakang kota untuk menemui pacarnya itu, namun saat sudah sampai di belakang kota kami tidak menemukan pacar Gilang sama sekali ternyata saat sampai di sana pacar Gilang mengirimkan pesan nya bahwa dia minta putus


jadi pacar Gilang hanya menipu kami dan memutuskan Gilang lewat pesan tersebut , huff sungguh sial , "


dan kau percaya tidak kami tidur si atas bukit ini karena sangat mengantuk dan untunglah tidak ada bahaya apapun , saat sudah pagi aku menelfon papah dan mamah, tak lama kemudian orang-orang suruhan papah , datang juga bersama papah dan mamah ku


akhirnya aku dan Gilang


bisa pulang deh , "


begitulah Resky menceritakan bagaimana dia bisa tersesat sampai dia menemukan bukit di belakang kota J bersama Gilang


" Apa kau tidur di atas bukit ini, kau tidak takut kalau ada bahaya? "


tanya Risa pada Resky


" Hey orang ngantuk mana takut sama bahaya kalo dah ngantuk ya nggak mikir apapun lagi yah untungnya sangat pencipta masih melindungi ku dan Gilang waktu itu , "


jawab Resky pada Risa sambil mencubit hidung kecil Risa


"Awww sakit Resky, hidungku ini kecil jika kau cubit bisa-bisa hilang karena tercabut,


nanti kalau aku tidak punya hidung lagi bagaiman ? "


kata Risa pada Resky sambil memegangi hidungnya yang merah karena dicubit oleh Resky


" Hahaha kamu ini lucu sekali mana mungkin bisa tercabut, kalaupun tercabut aku akan memberimu nafas buatan dari mulut ke mulut ok jadi kau tenang saja , "


kata Resky pada Risa sambil tertawa


saat tertawa begini dia terlihat tampan ,


eh berfikir apa aku ini sadarlah Risa dia sahabatmu

__ADS_1


batin Risa


iya terpesona dengan Resky yang tertawa


" Bagaiman ibu mu pasti dia sangat khawatir padamu karena tidak pulang semalaman? "


tanya Risa pada Resky


" Hey mamah ku itu sangat khawatir dan sangat histeris saat


dan dia menemukanku di bukit ini dia memeluk ku dengan erat tapi setelah dia memeluk ku dia menjewer kupingku dan memarahiku habis-habisan huuff , "


kata Resky pada Risa


" Hahaha, mamah mu memarahimu pasti lucu sekali jika aku bisa melihat ekspresi kesal mu juga ekspresi kesakitan saat di jewer mamamu pasti akan sangat menyenangkan hahahaha , "


kata Risa pada Resky sambil tertawa lepas


"Berani kamu ya menertawakan penderitaan ku 🙄 , "


kata Resky pada Risa


Resky pun langsung mencubit hidung Risa


" Aww sakit tau nggak ini aja tadi belum sembuh malahan di tambahin huuff , "


kata Risa pada Resky dengan kesal dan cemberut


"Hahahaha siapa suruh menertawakan penderitaan ku,


sudah-sudah jangan cemberut sini duduk sini di sampingku dan menikmati bintang-bintang yang bertaburan di langit yang indah ini , "


kata Resky kepada Risa


Resky sudah dalam posisi duduk, Risa pun juga duduk di samping Resky namun masih menjaga jarak dengannya


" Sini duduknya agak deketan kita kan udah nggak marahan lagi , "


kata Resky sambil menepuk tempat di sampingnya


" Hmm iya , "


kata Risa pada Resky


Risa pun duduk dekat dengan Resky, mereka berdua melihat bintang yang bertaburan dilangit dangan perasaan damai dan tenang mungkin juga karena suasananya yang sangat tenang di sana


" Risa bo-boleh kah aku bersandar di bahumu? "


kata Resky pada Risa dengan canggung


aduh ni mulut kenapa sih kok asal bicara aja, tapi aku ingin sekali bersandar di bahunya, semoga dia nggak marah


batin Resky


Risa yang mendengar kata-kata Resky menarik nafasnya dan membuangnya dengan pelan


" Hmm tidak apa-apa bersandar lah di


bahuku , "


kata Risa pada Resky


seketika jawaban Risa yang mengizinkan Resky bersandar di bahunya membuat Resky tersenyum, lalu Resky pun menyandarkan kepalanya di bahu Risa


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca ok see you the next episode


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2