BARU KENAL NGAJAK NIKAH

BARU KENAL NGAJAK NIKAH
#33 Hadiah


__ADS_3

Ini pertama kali aku bersandar di bahu seorang wanita, rasanya hati ku sangat senang, oh ya aku belum memberikannya hadiah ulang tahun


batin Resky


"Risa ini, tolong terimalah hadiah kecil dariku, meski sederhana namun semoga kamu


suka , "


kata Resky pada Risa , sambil memberikan kotak kecil berisi hadiah ulang tahun


"Oh terimakasih aku buka ya? "


tanya Risa pada Resky


" Iya . "


jawab Resky


"Wah aksesoris HP capel, earplug panda lucunya , "


kata Risa pada Resky



" Maaf terlalu sederhana ya, hmm sebenarnya aku bingung memilihkan hadiah yang cocok untuk mu, aku lihat kamu sudah memiliki semuanya, semua barang mu adalah barang mewah namun tak satupun kau gunakan , aku ingin memberikan sesuatu yang berbeda dan selalu kamu bawa ke mana - mana , dan saat di STAR MALL aku melihat earplug capel ini yah jadinya saja aku beli dan aku jadikan hadiah ultah untukmu, maaf jika terlalu sederhana , "


kata Resky pada Risa


" Hmm menurutku hadiah ini adalah hadiah yang sangat istimewa terimakasih ya atas hadiahnya aku sangat menyukainya,


hmm Resky aku pinjam HP dulu , "


kata Risa pada Resky


"Ini ,


tapi untuk apa? "


tanya Resky


" Untuk ini , "


kata Risa pada Resky sambil memasang earplug tersebut di HP nya dan HP milik Resky


"Eh kan kamu bisa memberikan earplug ini untuk orang yang istimewa atau ke kerabatmu kenapa di berikan pada ku? "


tanya Resky pada Risa


" Menurutku kau adalah orang yang


istimewa , "


kata Risa pada Resky


kenapa dia berkata seperti itu apakah dia mau mengungkapkan perasaannya padaku?


batin Resky


" Hmm karena kamu sudah memberikan aku tempat yang istimewa di hatimu sebagai sahabatmu, jadi sekarang kamu adalah sahabatku yang paling istimewa , "


kata Risa pada Resky


hmm sahabat istimewa ya


batin Resky , Resky kecewa karena lagi lagi hanya dianggap sahabat oleh Risa


"Terimakasih sudah menganggapku istimewa di hatimu , sebagai seorang sahabat , "


kata Resky pada Risa

__ADS_1


" Eh Resky ini sudah pukul sepuluh malam ayo kita pulang, takutnya ayah dah ibu khawatir , "


kata Risa pada Resky


" Iya ayo , "


jawab Resky


"Hati hati saat turun agak terjal soalnya ,


sini genggam tanganku agar tidak jatuh , "


kata Resky pada Risa, Resky sudah mengulurkan tangannya


apa menggenggam tangan nya ini pertama kalinya aku menggenggam tangan seorang lelaki, kenapa jantungku berdebar padahal hanya hal kecil seperti ini


batin Risa


" Hey kenapa melamun, cepat genggam tanganku agar tidak terjatuh , "


kata Resky pada Risa


sambil mengulurkan tangannya


" Eh i-iya , "


kata Risa pada Resky, dia pun menggenggam tangan Resky dengan erat


akhirnya dia menggenggam tangan ku


batin Resky, dia sangat senang dan bahagia karena Risa mau menggenggam tangan nya


Mereka terus bergenggaman tangan sampai turun bukit dan baru melepaskannya saat di dalam mobil


agghr perasaan apa ini kok kayaknya nggak karuan


batin Risa


ternyata memang benar lampu di jalanan di belakang kota ini memang dimatikan saat sudah larut hmm pantas saja dulu Resky dan Gilang sampai tersesat, dan mungkin saja ada beberapa kejahatan kriminal yang pernah di lakukan di sini


batin Risa


"Resky , "


panggil Risa pada Resky


" Hmm , "


jawab Resky kepada Risa singkat


"Kenapa lampu jalanan di belakang kota ini di matikan? "


tanya Risa pada Resky


" Hmmm sebenarnya aku juga tidak tau, mungkin karena ini jalanan di belakang kota dan tidak ada yang lewat jadi lampu di jalanan ini di matikan , "


kata Resky pada Risa


hah jawaban apa ini, ini benar-benar jawaban seorang Resky Wardana , naif sekali jawabannya tak ku sangka seorang Resky Wardana seorang CEO yang kalau sedang memberikan pertanyaan pasti memberikan argumen tapi kenapa ?


jawabannya menurutku terlalu naif ya, apa mungkin karena tidak mau banyak bicara?


batin Risa, dia heran dengan jawaban yang di berikan Resky karena tidak biasanya Resky memberikan jawaban yang mengandung keraguan , pasalnya Resky adalah seorang CEO yang jika memberikan pernyataan pasti juga memberikan argumen yang kuat


"Apa kau tidak khawatir jika di sini akan terjadi kriminalisasi , di balik kegelapan sepanjang jalan belakang kota ini? "


tanya Risa pada Resky


" Emm untuk hal itu aku malas memikirkannya karena itu juga sudah bukan urusanku dan lagi aku tidak suka terkait dengan urusan orang lain, aku ini orangnya tidak suka memikirkan masalah yang ada di sekitarku karena jika aku memikirkan nya hanya akan membuat kepalaku pusing, dan aku berdoa semoga aku tidak pernah terkait dalam masalah kriminalisasi yang merepotkan itu , "

__ADS_1


jawab Resky pada Risa


" Err benarkah kamu nggak mau ikut campur dalam hal kriminal apapun meski anggota keluargamu yang menjadi pelaku atau korbannya? "


tanya Risa pada Resky


" Hmm tidak lah ngapain aku ngurusin, meskipun mereka yang terlibat hal-hal kriminal itu adalah anggota keluarga ku aku tidak akan ikut campur , "


jawab Resky


" Namun kenapa kamu nggak mau ikut campur ? "


tanya Risa


" Kamu itu banyak tanya ya, huff karena mereka mempunyai keluarga inti masing - masing , keluarga ku itu semua sanak saudara seperti paman , bibi , kakek , nenek, bahkan ponakan, mereka sudah memiliki kedudukan dan kekuasaan di dalam masyarakat, jadi jika ada salah satu anggota keluargaku yang terjerat kasus kriminal, jika dia adalah pelaku maka akan keluar dan bebas dengan mudah dan jika dia adalah korban maka akan mendapatkan keadilan lebih mudah , paham ? "


jawab Resky dengan gamblangnya


huff aku lupa kalau keluarga Resky itu semua orangnya adalah orang kaya dan memiliki kedudukan jika pun terjerat kasus kriminal mungkin akan keluar dengan mudah sepertinya aku sudah salah menanyakan hal ini kepada nya 😒


batin Risa


"Iya, iya aku percaya dengan semua kekuasaannya keluargamu tapi.. , "


Risa belum sempat melanjutkan perkataannya Resky sudah menyela


" Sudahlah kenapa kita malah ngomongin kriminal sih, huff aku males banget tau nggak sih berurusan dengan urusan merepotkan sepeti itu , "


kata Resky pada Risa


sepertinya dia memang tidak suka jika membicarakan soal kriminal


batin Risa


" Baiklah aku tidak akan membicarakan hal ini lagi , "


kata Risa pada Resky


akhirnya mobil Resky sudah sampai di kediaman Subahri, mereka sampai pukul setengah sebelas malam


aduh pasti ayah dan ibu khawatir sekali karena aku pulang larut


batin Risa


Risa dan Resky pun turun dari mobil dan menuju pintu lalu Risa memencet belum yang ada di samping pintu


pelayan yang mendengar ada yang memencet bel pun langsung membukakan pintu


"Assalamu'alaikum , "


ucapan salam Risa dan Resky secara bersamaan


" Waalaikumsalam, tuan dan nona muda, silahkan masuk , "


kata pelayan


"Ayah dan ibu sudah tidur? "


tanya Risa pada pelayan


" Tuan dan nyonya menunggu nona dan tuan muda di ruang keluarga, mereka sudah lama menunggu , "


kata pelayan tersebut pada Risa dan Resky


" Baiklah kau pergilah , "


kata Risa pada pelayan tersebut


pelayan tersebut pun menundukkan kepala lalu pergi menuju dapur

__ADS_1


__ADS_2