
Ceklek
suara pintu terbuka
"Assalamu'alaikum, ayah , "
salam Risa pada ayahnya
ayahnya yang tengah memeriksa berkas di depan laptop langsung menyambut Risa
" Wa'alaikumsalam putriku wah sudah datang kamu nak , "
jawab ayahnya Risa pada Risa
ayah dan anak itu pun berpelukan melepas rindu ,
yah meskipun Risa sudah menikah selama sebulan dengan Resky dan meskipun setiap hari minggu Risa juga berkunjung ke rumah ayahnya namun tetap saja mereka merasa rindu karena memang hubungan ayah dan putrinya ini sangat dekat
" Ayah , Risa kangen , "
kata Risa pada ayahnya
" Iya nak ayah juga kangen , "
kata ayahnya Risa kepada Risa, dengan masih memeluknya
lalu mereka melepas pelukan tersebut dan duduk di sofa
" Ayah jangan terlalu capek dengan pekerjaan kantor, ayah juga harus perhatiin kesehatan ayah, jangan banyak bergadang juga , "
kata Risa pada ayahnya
" Iya putriku , makasih ya udah perhatian sama ayah , "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Hmm.. ayah emang lagi ngecek berkas apa, aku bisa bantu kok , "
kata Risa pada ayahnya, ia menawarkan bantuan pada ayahnya
" Hah , emang kamu bisa bantu ayah? "
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Emn... bisa kok, ayah lupa ya
aku itu udah punya pengalaman kerja jadi sekretaris lho , "
jawab Risa percaya diri
" Mmm ok kamu boleh bantuin ayah, ini adalah berkas untuk rapat besok semua materi rapat sudah tertulis di dalam berkas ini,
tapi masih harus di revisi lagi soalnya ada beberapa kesalahan pengetikan jadi harus di cek dan di ketik ulang dan harus di cetak saat ini juga karena satu jam lagi asisten ayah akan kesini untuk ngambil berkas ini , "
"Berkas total ada sepuluh lembar dan belum di revisi sama sekali ,jadi pekerjaan kamu bukan hanya mengetik tapi juga merevisi setiap kesalahan kata yang ada di berkas ini , kamu mengerti ? "
kata ayahnya Risa pada Risa
lalu ayahnya Risa berjalan menuju meja kerjanya dan menunjukkan berkas yang sedang dia periksa kepada Risa
" Mmm... ok aku akan kerjain dan bantuin ayah ^-^, "
kata Risa pada ayah nya
" Emang kamu bisa menyelesaikan ini semua dalam waktu satu jam?"
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Belum di coba belum tau , aku akan
berusaha , "
kata Risa pada ayah nya Risa
dengan tersenyum
sebenarnya aku sengaja memberikan berkas yang belum di revisi sama sekali yang yang akan digunakan untuk rapat besok ,
jika dia mampu menyelesaikan pekerjaan ini dalam waktu satu jam, berarti dia memang mampu menjadi pewaris ku , Risa berusahalah ayah percaya padamu
batin ayahnya Risa
Ayahnya Risa ingin melihat potensi yang ada di dalam diri Risa sekaligus mengujinya sebagai calon pewaris nya
Risa sudah mulai merevisi berkas yang di berikan ayahnya dan melingkari setiap kata yang salah , matanya sangat jeli melihat setiap kesalahan kata dan tangannya sangat cepat secepat matanya yang melihat kesalahan kata yang ada, tak di sangka Risa hanya membutuhkan waktu sepuluh menit dalam merevisi berkas tersebut
dan sisa waktu yang tersisa dia gunakan untuk mengetik, tangan Risa saat mengetik sangat lihai dan cepat dan tanpa menimbulkan kesalahan sedikitpun , ayahnya Risa yang melihat Risa sangat profesional dalam mengerjakan berkas itu pun merasa kagum padanya
Hmm... Risa memang memiliki potensi
batin ayahnya Risa
waktu terus berjalan dan Risa berhasil merevisi , mengetik, dan mencetak ulang berkas tersebut dalam waktu lima puluh menit
"Ayah aku sudah selesai, masih ada waktu sepuluh menit ayah bisa periksa ulang berkas yang sudah aku kerjakan ini , "
kata Risa pada ayahnya, sambil memberikan berkas yang telah ia kerjakan
" Hmn... ok ayah periksa dulu , "
kata ayahnya Risa pada Risa
lalu ayahnya Risa memeriksa dengan seksama, lembar demi lembar berkas yang telah Risa kerjakan
hmm.. luarbisa dia bisa menyelesaikan nya dalam waktu lima puluh menit, dan berkas yang dia kerjakan ini tidak ada kesalahan sedikitpun , putriku memang pantas menjadi pewarisku
batin ayahnya Risa
"Luar biasa, semua katanya tersusun rapi, dan tanpa ada kesalahan sedikitpun juga efesiensi waktumu saat mengerjakan juga sangat cepat, hmm... sepertinya kinerja mu naik ,
dan sepertinya putriku ini sudah belajar banyak , "
__ADS_1
kata ayahnya Risa pada Risa (memuji)
xixi sebenarnya Resky yang mengajariku teknik mengetik dengan cepat waktu itu dia memberikan pengajaran dan tips-tips agar bisa memeriksa berkas yang harus di revisi
batin Risa
ternyata Risa memiliki kemampuan ini karena dia di ajari Resky sebelumnya
" Ayah jangan terlalu memuji,
hmm.. aku memang belajar banyak dari Resky aku sering melihat dia mengetik dan saat dia mengetik tangannya sangat lihai juga cepat dan dia juga kata perkata yang dia ketik juga jarang sekali ada yang salah, lalu aku mulai belajar semua ini dari Resky , Resky pun juga turut mengajariku dan memberikan banyak pengajaran, "
kata Risa pada ayahnya
" Hmm... putriku ini memang tidak salah pilih suami ya ternyata, dan ayah jadi sangat bangga sekali punya menantu seperti nak Resky, yah siapa sih yang nggak bangga punya menantu seorang CEO dari perusahaan nomor satu di Asia , "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Ayah jangan terlalu meninggikan, bagaimana pun juga Resky tetap seorang manusia bisa yang di berikan kemampuan lebih oleh Allah SWT dan apapun yang kita punya saat ini juga milik Allah , "
kata Risa pada ayahnya
" Iya, iya, putriku ini
memang rendah hati , "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Sudahlah, ayah aku ingin ayah mengayun ku di ayunan yang ada di taman belakang
sambil minum es coklat , "
kata Risa pada ayahnya
" Baiklah ayo ke taman belakang ayah akan mengayun mu di ayunan, dan ayah akan menyuruh pelayan membuatkan mu es coklat istimewa , "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Yey , "
sorak Risa senang
lalu ayah dan anak itu pun menuju taman belakang dan Risa sudah membawa es coklat di tangannya, setelah sampai di taman belakang Risa pun langsung naik ayunan dan ayahnya mengayunkannya
setelah beberapa menit ayahnya mengayun Risa , ia pun duduk bersama di ayunan bersama Risa
" Putriku apa kamu betah tinggal di rumah suamimu? "
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Hmn.. yah aku sangat betah dan Resky juga memperlakukan ku dengan sangat baik , "
jawab Risa pada ayahnya
" Hmm ayah juga melihat nak Resky memperlakukan mu dengan sangat baik karena kamu saat ini jadi tambah
gemuk lho , "
kata ayahnya Risa pada Risa
"Aih jadi lama-lama aku bisa menjadi beruang jika di sana terus T-T, "
tanya Risa pada ayah nya
Ini pasti karena Resky sering meminta makan sepiring berdua dan dengan porsi besar kadang dia tidak menghabiskannya akhirnya aku yang memakan semuanya padahal kesepakatan awal kita makan semuanya bersama T-T
batin Risa
" Hahaha iya gemuk banget ini aja pipi kamu tambah tembem kek bantal busa tapi bagus dong itu artinya
Resky sayang sama kamu , "
jawab ayahnya Risa pada Risa
" Hah masa sih ,
huff ini semua gara-gara Resky , "
kata Risa pada ayahnya
" Hah emangnya nak Resky ngapain kok gara- gara dia sih ? "
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Hmm gini lho masa dia nyuruh aku makan sepiring berdua sama dia nah, nasi sama lauknya itu kan jadi banyak banget dia itu cuman makan seperempatnya terus minum susu, lah terus masa aku di suruh habisin semua sisa makan yang ada di piring itu sendiri kan banyak banget , dan karena nggak mau buang-buang makanan jadi aku habisin semuanya deh, tapi sekarang aku jadi nambah gemuk deh T-T , "
jawab Risa pada ayahnya
" Hahaha, ternyata nak Resky mengurus mu dengan sangat baik ayah jadi seneng deh, dan dia romantis juga nyuruh kamu makan sepiring berdua sama dia , "
kata ayahnya Risa pada Risa, sambil tertawa
" Ihh ayah kok ketawa sih , "
kata Risa pada ayahnya
" Ok ok ayah nggak ketawa lagi,
hmm... bagaimana kuliahmu lancar nggak ada halangan apa-apa kan, dan kamu punya berapa banyak temen di sana? "
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Kuliah lancar kok dan aku sih baru cuman punya tiga temen aja, yah maklum lah di sana itu banyak orang yang berteman hanya karena kekayaan dan drajat keluarga aja ,
" Tapi aku beruntung banget punya mereka bertiga yang dengan tulus berteman dengan ku meski mengetahui statusku saat di campus sebagai mahasiswi
beasiswa yang miskin, "
jawab Risa pada ayahnya
" Hmm coba sebutin nona dan tuan muda dari keluarga mana sih yang nggak mandang status saat berteman? "
__ADS_1
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Yang dua, sih tuan sama nona muda , tapi yang satu dia adalah mahasiswa s3
beasiswa , "
jawab Risa pada ayahnya
hmm bukannya di campus Risa saat ini, itu nggak pernah menerima ataupun memberikan beasiswa pada mahasiswa manapun, jika pun ada itu pasti adalah seorang tuan atau nona muda yang menyembunyikan identitas nya, seperti Risa ini,
hmm... kira-kira siapa ya teman Risa yang ini , atau jangan-jangan itu nak Resky yang menyamar dan Risa belum tau akan hal ini dan nak Resky juga nggak punya niat ngasih tau Risa soalnya pengen melindungi Risa dengan samarannya
batin ayahnya Risa
" Yang pertamanya namanya Tia Alaska nona muda dari keluarga Alaska dia adalah seorang kutu buku seperti aku dia memakai kaca mata dan rambutnya di kepang dua dia itu sebenernya cantik, tapi dia nggak tau caranya dandan dan dia lebih suka dengan hal-hal sederhana seperti aku, dan dia sangat baik juga ramah tapi dia nggak suka dengan teman-teman yang ada di campus karena teman-teman di campus berteman dengan nya hanya karena latar belakang keluarganya saja,"
"Dia bilang sama aku ,
lebih baik berteman dengan orang miskin berhati tulus dari pada dengan orang kaya yang munafik dan berhati bulus, "
kata Risa pada ayahnya
" Wah nggak nyangka nona muda dari keluarga Alaska sangat baik dan nggak mandang status saat berteman, dan kamu hebat juga bisa berteman dengan nya ayah sedang menjalin hubungan bisnis lho dengan perusahaan keluarganya , "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Ih ayah apaan sih aku berteman dengan Tia itu bukan karena latar belakang keluarganya aja jadi ayah jangan jadiin persahabatan ku ini sebagai kesepakatan bisnis ok , "
kata Risa pada ayahnya
" Iya, iya ayah bercanda kok
terus yang kedua? "
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Hmm.. yang kedua adalah tuan muda dari keluarga Pramanta emn.. siapa ya nama lengkapnya , oh ya Kenzo Aji Pramanta pertama kali aku bertemu dengan nya saat aku nolongin dia di gang , dia terluka parah dan kehabisan banyak darah dan aku bawa dia ke rumah sakit ,"
" Aku juga sempet mendonorkan darah aku ke dia yah soalnya stok untuk golongan darahnya kosong juga sangat langka untuk di temukan tapi, kebetulan aja golongan darahnya sama kayak aku jadi aku mendonorkan darahku ke dia deh , dan lagi di hari kedua masuk campus dia juga nolongin aku pas di gangguin sama mahasiswa lain,"
"Dia itu orangnya dingin nggak banyak bicara tapi kalo dengan orang yang udah akrab dia itu orangnya nggak sedingin kelihatannya dan dia sangat baik terhadap ku juga dia bilang ke aku nggak akan biarin
mahasiswa lain gangguin aku lagi , "
kata Risa pada ayahnya
Sebenernya ayah sudah tau semuanya nak, setiap kegiatan atau kesulitan mu di campus atau di luar rumah dan saat kamu diganggu oleh beberapa mahasiswa itu sebenernya ayah tau dan orang suruhan ayah pun juga mau membantu tapi saat itu ada tuan muda ken jadinya mereka mundur dulu agar tidak ketahuan, dan tidak buyar penyamaran mu
batin ayahnya Risa
dia sudah tau semuanya tapi dia menutupi nya agar Risa tidak terkekang karena terus di ikuti oleh orang suruhan ayahnya itu
" Hmm... tuan muda dari keluarga Pramanta sebenernya dulu ayah pernah merencanakan perjodohan antara kamu dan tuan muda Pramanta saat kamu SMA dulu,yah karena memang ayahnya itu sahabatnya ayah jadi kami ingin kalian menikah
"Tapi saat Pramanta, ( ayahnya Ken) membicarakan perjodohan ini tuan muda Ken menolak tanpa sempat melihat foto kamu dan kenal dengan mu, katanya sih nggak mau ngurusin hal-hal kayak gitu dan karena kami nggak mu memaksakan kehendak pada seorang anak jadinya perjodohan waktu itu kami batalkan,"
"Dan nggak nyangka dia sekarang jadi sahabat baik kamu , dan sepertinya dia tertarik sama kamu, haha siap-siap aja dia menyesal kerena udah nolak putri ayah
yang membanggakan ini , "
"Kesempatan dia untuk mendapatkan kamu kembali sudah tidak ada karena kamu sudah menikah hahaha, "
kata ayahnya Risa pada Risa dengan gelak tawanya
Mendengar perkataan ayahnya yang menyebutkan kalau Ken dulu sempat akan di jodohkan dengan Risa , ia pun menjadi kaget
" Apa?! , dulu ayah sempat berencana,
merencana perjodohan antara aku dan Aji, tapi kenapa ayah nggak pernah menyinggung hal ini kepada ku ? "
tanya Risa kaget
" Yah, udah batal juga kan ngapain di omongin lagi , tapi kenapa kamu panggil tuan muda Ken dengan nama 'Aji' ? "
tanya ayahnya Risa
" Tidak ada, aku hanya nyaman memanggilnya dengan nama itu, toh 'Aji' juga namanya , "
jawab Risa pada ayahnya
"Hahaha dasar memang kamu orang yang berbeda nak, terus yang temen kamu yang ketiga? "
tanya ayahnya Risa pada Risa
" Hmm... untuk yang ketiga ini aku nggak tau pasti sih, tapi yang pasti katanya dia mahasiswa beasiswa, namanya kak Toni, dan dia juga tinggal di dekat campus, orangnya dingin , nggak banyak ngomong, baik tapi agak nyebelin soalnya dia itu punya sifat bodoamat dan tegas juga di disiplin,"
"Hmm.. dan sifatnya itu agak mirip sama Resky entah kenapa sejak pertama kali ketemu kak Toni kesan pertama ku dia seperti Resky pasalnya, tinggi badannya, tatapan matanya, pola mukanya juga postur nya itu mirip Resky juga sikap nyebelin ya itu juga sama kayak Resky, yah bedanya cuma penampilan nya sih kak Toni itu style nya jadul pakai kaca mata pula, dan punya tailalat di pipi kanan nya,
dan dia juga yang nganterin aku ketemu pak Rektor , "
kata Risa pada ayahnya
hmm.. tadi Risa bilang temennya yang ketiga itu orang biasa namanya Toni hmm...nah, karena di campus itu semua mahasiswanya adalah nona dan tuan muda keluarga terpandang dan tidak ada satupun yang kalangan bawah, dan tadi Risa bilang si Toni ini mahasiswa beasiswa jadi memang sudah bisa di pastikan dia adalah nak Resky
batin ayahnya Risa
Tuan Subahri telah tenggelam dengan pemikirannya hingga dia tidak sadar sampai melamun
"Ayah halo kok ngelamun sih ? "
kata Risa pada ayahnya
" Eh... nggak kok, oh jadi Toni ini mahasiswa beasiswa S3,..... ayah bersyukur kamu bisa dapetin temen-temen yang tulus berteman dengan mu , "
kata ayahnya Risa pada Risa
" Iya ayah aku juga bersyukur banget dapet temen yang baik-baik kayak gini , "
kata Risa pada ayahnya
Risa dan ayahnya melanjutkan perbincangan mereka mereka menghabiskan waktu bersama , sampai sore menjelang setelah sholat ashar Risa pulang kembali ke kediaman pribadi Resky
__ADS_1