
Risa telah melajukan motornya menuju campus 'CITRA BISNIS BANGSA ' , Risa dia memotong jalan dengan melewati gang 'SRIKANDI' yah memang kebetulan gang 'SRIKANDI ' adalah gang yang paling dekat dengan campus jadi jika ingin lebih cepat ke campus 'CITRA BISNIS BANGSA' bisa lewat gang ini , namun gang 'SRIKANDI' termasuk gang yang sepi entah apa alasannya banyak rumor beredar bahwa gang tersebut berhantu dan sering terjadi hal-hal aneh
"Emn lewat sini ternyata sepi juga ya , juga ada yang bilang gang ini berhantu pasti karena rumor ini,gang ini jadi sepi , huh padahal kan nggak ada apa-apa , dan kalaupun ada emangnya kenapa kalo kita nggak ganggu mereka, mereka para jin dan hantu pasti juga nggak bakalan ganggu , "
gumam Risa
"Tolong, tolong saya, tolong, "
suara minta tolong yang misterius
eh ada yang minta tolong , aku cek dulu deh takutnya beneran ada orang yang lagi dalam bahaya
batin Risa
lalu Risa menuju sumber suara ,namun dari ujung gang ada yang memanggilnya dengan berteriak
"HEY NONA JANGAN KE SANA, DI SANA ADA SUARA-SUARA ANEH TAKUTNYA ITU SUARA ROH JAHAT YANG MAU MEMANCING MANUSIA DATANG, POKOKNYA JANGAN KE SANA JIKA ANDA KE SANA DAN TERJADI APA-APA JANGAN SALAHKAN SAYA, SAYA SUDAH MENGINGATKAN , "
kata seorang bapak-bapak di ujung jalan
" TIDAK APA PAK MUNGKIN ITU ADALAH SUARA SEORANG YANG SEDANG DALAM KESULITAN SAYA AKAN MENOLONGNYA, "
kata Risa juga dengan berteriak
Hmn di dunia ini tidak ada yang namanya roh karena setiap manusia yang meninggal rohnya langsung diangkat oleh Allah SWT jadi tidak ada yang namanya roh gentayangan atau yang sebagainya, jika pun ada itu adalah jin yang menyamar saja, yang hendak mengganggu manusia, dan suara minta tolong itu aku rasa itu adalah suara manusia yang sedang dalam kesulitan dan memerlukan bantuan dan aku harus menolongnya
batin Risa
lalu Risa menuju sumber suara dan menemukan seorang pria yang terkulai lemas dengan berlumuran darah, lalu dia segera turun dari motornya
"Astaghfirullahalazim, ada apa dengannya kenapa sampai berlumuran darah ? "
gumam Risa
lalu Risa mengecek nadinya untuk mengetahui apakah pria misterius itu masih hidup atau meninggal
" Syukurlah dia masih hidup tapi nadinya lemah aku harus segera membawanya ke rumah sakit terdekat , "
gumam Risa
lalu Risa memapah pria tersebut dan memboncengkan nya
" Bertahanlah tuan aku akan membawamu ke rumah sakit , "
kata Risa pada pria misterius tersebut
lalu Risa membawa pria misterius tersebut ke rumah sakit terdekat
setelah beberapa menit Risa akhirnya sampai di rumah sakit terdekat yaitu rumah sakit 'MEDICALNATION'
lalu Risa segera memapah pria misterius tersebut masuk kedalam rumah sakit supaya bisa segera mendapatkan penanganan
"Dokter, dokter, suster, ini ada orang yang harus segera mendapatkan penanganan , "
kata Risa dengan nada panik
" Baiklah nona , suter bawa pria ini ke UGD segera , "
kata dokter
lalu para perawat dan dokter segera membawa pria misterius tersebut ke UGD
lalu Risa menunggu di luar, setelah setengah jam dokter keluar dari UGD
" Dokter bagaimana keadaannya ? "
tanya Risa pada dokter
" Keadaanya kritis, dia kehilangan banyak darah , dia harus segera mendapatkan donor darah namun golongan darah yang ia miliki lumayan langka yaitu O-(negatif) golongan darah O- memang bisa melakukan transfusi darah ke semua golongan darah, namun tidak bisa menerima transfusi darah dari golongan lain atau bisa di bilang hanya bisa menerima transfusi dari golongan darah yang sama , dan bank darah rumah sakit ini belum ada darah yang bergolongan O- dan jika ingin mencari di bank darah lain saya rasa waktunya tidak akan cukup karena pasien harus sesegera mungkin mendapatkan pendonor darah , "
kata dokter tersebut pada Risa
aku harus menyelamatkannya
batin Risa
" Dokter, cek golongan darah saya jika cocok saya ingin mendonorkan darah saya
untuk nya , "
kata Risa pada dokter tersebut
" Baiklah nona mari ikut saya , "
kata dokter tersebut pada Risa
lalu Risa di bawa oleh dokter tersebut untuk memeriksa golongan darahnya
" Syukurlah nona, golongan darah anda dengan pasien cocok , "
kata dokter tersebut pada Risa
"Alhamdulillah, dokter kapan transfusi nya bisa dimulai? "
tanya Risa pada dokter tersebut
" Transfusi darah nya bisa dimulai sekarang, nona mari ikut saya dan nona harus mengisi data diri dulu , tapi sebelum itu karena pakaian Anda dipenuhi noda darah anda harus memakai baju pasien ini, agar proses transfusi darahnya bisa steril , "
kata dokter tersebut pada Risa
" Baiklah dokter ,"
kata Risa pada dokter tersebut
lalu setelah mengisi data diri dan mengganti pakaiannya dengan pakaian pasien setelah itu Risa langsung melakukan transfusi darah
Setelah satu jam akhirnya transfusi darah tersebut selesai
" Dokter sekarang apakah dia baik-baik saja? "
tanya Risa pada dokter tersebut
__ADS_1
" Sekarang kondisinya sudah baik-baik saja dia sudah melewati masa kritis nya, "
kata dokter tersebut pada Risa
"Alhamdulillah kalau begitu, "
kata Risa
lalu seorang suster membawakan makanan, dan susu juga tablet tambah darah untuk Risa dengan meja dorong stainless
" Nona silahkan ini adalah makanan yang di siapkan untuk para pendonor darah , "
kata suster tersebut pada Risa
" Terimakasih suster , "
kata Risa pada suster tersebut
" Oh ya dokter apakah saya dapat melihat nya nanti , "
tanya Risa pada dokter tersebut
" Iya nona anda dapat melihatnya nanti tapi kalau pasien sudah sadar segera lapor saya ya nona , "
kata dokter tersebut pada Risa
" Baiklah dokter , "
kata Risa pada dokter tersebut
lalu suster dan dokter pergi dari ruangan Risa
lalu Risa memakan makanan tersebut juga meminum obat tambah darah
" Alhamdulilah , aku sudah kenyang , oh ya aku harus mengurus administrasi dulu baru melihat keadaanya , "
gumam Risa
lalu Risa menuju bagian administrasi untuk melunasi semua tagihan rumah sakit
" Assalamu'alaikum, suster saya mau mengurus administrasi korban yang saya bawa kemari tadi pukul sembilan pagi tadi , "
kata Risa pada suster tersebut
" Baiklah untuk biaya administrasi pasien, sebesar lima belas juta rupiah dan karena pasien harus di rawat inap selama seminggu jadi total semua biaya nya adalah seratus lima puluh juta rupiah nona , "
kata suster tersebut pada Risa
aku harus membayar dengan kartuku yang di berikan ayah atau Resky ya, emn jika menggunakan kartu yang di berikan ayah makan ayah akan bertanya untuk apa uang sebesar itu dan jika aku menjawab untuk membantu pengobatan orang lain maka ayah akan bertanya lagi kenapa aku menggunakan kartu yang di berikan olehnya dan bukan yang di berikan Resky bisa-bisa dia akan mengira Resky tidak menafkahi ku
dan dia akan curiga dengan hubunganku dan
Resky, tidak tidak boleh sampai seperti itu , ok aku gunakan kartu yang di berikan Resky saja jika dia bertanya aku kan bisa menjelaskannya tanpa takut dengan konsekuensi apapun
batin Risa
setelah berpikir keras kartu mana yang akan dia gunakan dia akhirnya memutuskan menggunakan kartu milik Resky
kata risa suster tersebut
suster tersebut kaget saat melihat kartu yang di berikan Risa untuk membayar biaya administrasi tersebut
" No-nona anda nona muda dari keluarga mana ? "
tanya suster tersebut pada Risa
" Oh nona muda dari keluarga Subahri kenapa memang? "
Risa langsung reflek menjawab tanpa sadar dia membocorkan identitasnya
Wah gawat aku membocorkan identitas ku
batin Risa
" A-apa ke-keluarga Subahri😲 ?! "
tanya suster tersebut
terpaksa aku harus pakai cara terakhir untuk menutupi identitas ku
batin Risa
seketika wajah Risa berubah menjadi serius dan dingin, dan memiliki aura yang kuat
" Ssssssttt jangan pernah sebarkan identitas ku pada siapapun jika sampai kamu menyebarkannya pada orang tuamu sekalipun nyawamu yang menjadi taruhannya, karena sekarang kamu tau identitas ku ,mulai dari sekarang akan ada satu pengawal bayanganku yang akan selalu mengikuti mu dan mengawasi mu , tapi kamu tenang saja kebebasan mu akan terjamin namun jika kamu memiliki niat untuk menyebarkan identitas ku pengawal bayangan ku tidak akan segan untuk.....
mem-bu-nuh-mu , "
kata Risa dengan nada dingin juga dengan hawa yang sangat menyeramkan
yah Risa memang di ajari oleh ayahnya menggunakan cara terakhir ini untuk menutupi identitas nya jika sudah terbongkar, namun ini kali pertama Risa menggunakan cara terakhir ini yaitu cara 'pengancaman yang penuh dengan tekanan'
maafkan aku suster aku tidak punya cara lain lagi untuk menutupi identitas ku
batin Risa
"Ba-baik nona, saya berjanji tidak akan menyebarkan identitas anda , "
kata Suster tersebut
setelah menyelesaikan semua administrasi Risa langsung menuju ke kamar pasien dimana pria misterius tersebut di rawat
" Assalamu'alaikum , "
salam Risa
*Di kamar pasien
" Oh belum sadar ya emn aku tunggu sampai sadar deh , "
gumam Risa
__ADS_1
lalu Risa menunggu pria misterius tersebut sampai sadar
selang beberapa menit akhirnya pria misterius tersebut sadar
" Aggrh i-ini dimana? ",
tanya pria misterius tersebut
" Kamu di rumah sakit, aku menemukanmu di gang SRIKANDI dengan keadaan tak sadarkan diri dan kehilangan banyak darah, karena kamu sudah sadar aku akan panggilkan dokter , "
jawab Risa pada pria misterius tersebut
lalu Risa langsung pergi mencari dokter
" Tu... aggrh kepalaku sakit , eh sudah pergi sebenarnya siapa wanita itu , "
kata pria misterius tersebut
lalu tak lama setelah itu dokter dan perawat datang memeriksa pria tersebut
" Syukurlah tuan anda sudah sadar, tadi tubuh anda di penuhi luka dan kekurangan darah untunglah nona yang tadi membawa anda tepat waktu kesini dan di jugalah yang mendonorkan darah untuk anda dia juga sudah membayar seluruh administrasi anda juga perawatan anda disini selama
seminggu maaf sebelumnya mohon anda mengisi data diri ini , "
kata dokter tersebut pada pria tersebut
" Baiklah dokter, dokter siapa wanita itu dan sekarang dia ada dimana? "
tanya pria tersebut
" Nona yang tadi dia sudah pergi katanya ada urusan mendadak yang harus dia selesaikan dan dia tadi berkata jika tuan bertanya siapa dia sebenarnya dia menyuruh saya memberitahu kepada Anda namanya emn siapa ya tadi.... Oh ya 'Risa '
dia memberitahu kalau namanya 'Risa' , "
kata dokter tersebut pada pria tersebut
" Risa ya , baiklah kalian bisa pergi sekarang dan aku juga sudah tidak membutuhkan perawatan apapun lagi
aku akan pergi dari sini , "
kata pria tersebut pada dokter dan suster tersebut
" Tapi tuan anda masih memerlukan perawatan dan anda belum mengisi data diri ini , "
kata dokter tersebut pada pria tersebut
" DIAM , "
kata pria tersebut dengan keras dan dangan tatapan dingin yang menyeramkan
lalu pria tersebut ke luar dari rumah sakit dan ada helikopter yang menjemputnya di depan rumah sakit tersebut
*Di saat yang sama Resky yang dari tadi menunggu Risa di campus dengan samarannya mendapat laporan kalau Risa tadi tidak ke kampus dan tidak ke ruangan rektor, seketika saja Resky langsung panik dan menelfon Risa berulang kali
" Sebenarnya ada apa dengannya kenapa dari tadi aku telfon nggak diangkat sih , yang pertama nggak ke kampus, yang kedua nggak ke ruangan rektor, terus tadi juga aku telfon pak Yan katanya dia juga nggak pulang dia sebenernya kemana , "
kata Resky dengan panik dan mondar-mandi di depan pintu gerbang campus
Resky sudah dari jam delapan pagi menunggu Risa di pintu gerbang , dia berniat mengantarkan Risa ke ruangan rektor dengan samarannya namun karena Risa tak kunjung datang jadinya saja di terus menunggu dengan penuh kekhawatiran dan kegelisahan di hatinya
"Cukup, aku nggak bisa di sini terus aku harus cari dia , "
kata Resky
saat Resky mau pergi mencari Risa, Risa dengan vespa nya telah sampai di campus dan Resky dengan spontan mencegat motornya
" Risa kamu dari mana aja kok baru dateng sih terus ini kenapa baju kamu penuh darah gini kamu nggak kenapa-kenapa kan? "
kata Resky pada Risa
dengan penuh kepanikan
siapa laki-laki ini kenapa tau namaku
batin Risa
Risa tidak mengetahui kalau orang yang mencegatnya itu adalah Resky
" Maaf kakak siapa ya, kenapa bisa tau nama saya ? "
tanya Risa
aku lupa kalo aku lagi nyamar
batin Resky
" Ehm , saya adalah mahasiswa S3 nama saya Toni,saya yang di tugaskan oleh pak rektor untuk mengantar nona Risa,
ke ruangannya , "
kata Resky pada Risa
" Oh tapi apakah kak Toni tau identitas
saya? "
tanya Risa pada Resky
" Hah identitas mu nggak tuh, dan buat apa juga aku mengetahuinya, memangnya aku kurang kerjaan apa mencari tau identitas mu jika pun aku mau tau identitas mu
aku tinggal tanya saja kan siapa nama mu itu sudah cukup , "
kata Resky pada Risa
Saat Resky berbicara pada Risa dia merubah suaranya supaya Risa tidak mengetahui identitas nya juga dia menggunakan sifat dinginnya
emn kenapa aku merasa kak Toni ini mirip kayak Resky ya padahal kan suaranya juga penampilannya sangat berbeda tapi posturnya, sama tinggi badannya sama ,oh mungkin karena itu aku ngrasa dia kayak Resky
batin Risa
kalau Risa tidak mengenali Resky itu memang wajar karena Resky saat itu memakai kacamata dan tailalat palsu juga dia memakai kemeja dan celana panjang yang super-duper jadul juga meng-klimiskan rambutnya apalagi dia mengubah suaranya
__ADS_1