
Rio dan Juan pergi ke kampus sebelah untuk menemui yesi, yesi bersekolah di Universitas B, berbeda dengan mereka berdua.
"kau yesi" tanya Juan
"iya aku yesi, kau siapa?? " tanya yesi
"apa ini kalungmu" tanya Juan sembari memperlihatkan kalungnya
"iya aku memiliki kalung seperti itu" tapi kelihatanya beda permata nya lebih terang, punya ku lebih gelap ucap yesi dalam hati
"kenapa kalung itu ada padamu????, dan kamu siapa??
" aku Juan Mahesa, CEO grub Mahesa. jadi benar ini milikmu, trimakasih kau telah menolongku, mengantarkan ku ke hotel dan rumah sakit" ucap Juan tulus
"apa?? " apa maksutnya ini bahkan aku tak tau maksutnya, tapi tak apalah Juan Mahesa kan sangat kaya, kalau aku bisa bersamanya hidupku akan makmur.
"apa kau lupa bahwa kau menyelamatkanku"
"tidak bukan begitu" oh jadi gadis pemilik kalung ini, menyelamatkan nyawanya, pasti Juan akan memperlakukan ku dengan baik, kalok di bayangan nya aku adalah penyelamat nya, aku ikuti saja alurnya aku akan bersandiwara, ucapnya dalam hati
"tidak bukan begitu, aku hanya saja aku tak mau kau tau aku yang menyelamatkan mu, tak di sangka kalung ku malah jatuh. ucap yesi lembut
" cih jelek sekali sandiwara nya, membuatku jijik " ucap Rio dalam hati
"baik ini aku kembalikan kalungmu, dan sebagai gantinya kau sudah menolongku, aku akan memberikanmu 2 permintaan, yang pasti akan ku kabulkan."
__ADS_1
"ti tidak usah CEO, aku tak menginginkan nya, aku tulus membantumu"
"cihhh gadis munafik, aku sama sekali tak menyukainya, ucapannya membuat aku muak.." ucap Rio dalam hati
"apa kau yakin Juan, gadis ini yang memiliki kalung itu" tanya Rio pada Juan
"aku yakin Rio adinata. apa kau meragukan penglihatan mataku, dia sangat cocok dengan kalung itu"
"kau tak ingin mencari tau dulu, kau tak takut kau di tipu?? "
"maaf tuan Rio, aku tidak berbohong, bahkan aku sendiri tidak mau CEO mengatahui kalung itu milik ku, untuk apa aku berbohong," aku harus hati-hati dengan Rio, kelak dia bisa jadi benalu.
"cuihhh aku akan membongkar kedok ularmu itu, aku tak akan membiarkan sahabat ku kau manfaatkan, dasar wanita ular" ucap Rio dalam hati.
"baiklah aku pergi dulu,
"baik trimaksih CEO"
"dan satu lagi jangan panggil aku CEO, panggil aku Juan"
di dalam mobil......
"bagaimana yesi menurutmu, dia begitu lembut, anggun, dan cantik"
"apa kau menyukainya?? "
__ADS_1
"tidak, aku hanya sedikit tertarik dengan ya"
(tapi bagus juga kalok Juan punya cewek, dia tak akan menggangu yuri, dan yuri tak akan pernah sakit hati lagi, dan semoga yuri bisa membuka hatinya sedikit untuk ku...
tapi yesi itu ular aku juga tak rela jika temanku di manfaat kan wanita ular itu..ucap Rio dalam hatinya...)
setelah Juan pergi.....
"apa yang harus aku minta pada CEO kaya itu, apa aku harus membuatnya menjadi tunangan ku, oh Tidak-tidak aku tak bisa terburu-buru, aku harus terkesan baik hati di hadapanNya......
aku tau apa yang harus aku minta kepadanya..... "
"malam hari.......
kring kring kring.....
" selamat malam, CEO "
"malam siapa ini....?? " tanya Juan di seberang telpon
"saya yesi. "
"bagaimana yesi kau mau minta apa padaku, uang jabatan atau apa....?? aku berjanji untuk memenuhi nya"
"ti ti tidak COE, aku tak ingin hartamu, aku cuma mau pindah ke Universitas yang sama denganmu, ku dengar Universitas itu Universitas terbaik di negara ni. "
__ADS_1
"hanya itu, baiklah, kau sangat peduli dengan pendidikan, kau memang baik"
" trimaksih pujiannya CEO " cuih aku ingin pindah dan semakin dekat denganmu, akan ku buat kau bertekuk lutut padaku, JUAN MAHESA.. tak akan kubiarkan kau lepas dari genggamanku........