
"yo cewek ceroboh, ntar malem kamu dateng gak ke acara reuni" berjalan mendekat ke arah yuri yang sedang duduk di bangku taman
"apa urusanmu pangeran playboy"
"ya bukan urusanku si, tapi.. "
"tapi apa???? "
"tapi kalok gak ada lo reuni gak menarik" ucap Rio
"hahhaa (yuri tertawa), apaan si kamu?? gombal aja terus, gak mempan, dasar pangeran playboy."
"ya udah gue mau pergi dulu, dan gue harap lo ntar malem dateng di acara reuni, gue menantikan kehadiran lo yuri" bisik Rio di telinga yuri yang membuat yuri bergidik...
"hemz"
di malam reuni....
yuri di jemput farhan dan sita....
setelah sampai di tempat reuni, semua mata tertuju pada yuri. yuri menggunakan gaun berwarna hitam yang simple tapi membuat dia terlihat anggun dan classy....
Juan, Rio, dan bastian pun tak henti memandangnya....
"sita, apa aku salah kostum, kenapa semua memandangku"
"tidak, kau terlihat begitu cantik, semua mengagumimu"
"yuri, apa kau mengingatku" ucap Ferdy
"ingat ketua kelas, selamat malam, apa kabarmu?? " sapa yuri
"baik, sangat baik"
mereka mengobrol sambil tertawa mengenang masa SMA..
ting... SMS masuk di HP yuri
pangeran playboy (Rio)
"kau terlihat sangat cantik.
me
__ADS_1
" gak usah gombal gak mempan" sambil melihat ke arah Rio.
pangeran playboy
" aku serius, tapi sayang... "
me
"sayang kenapa??? "
pangeran playboy
"aku gak kenapa-kenapa kok sayang, hahaha"
me
"cii iihh, sial"
pangeran playboy
"tapi sayang, yang ada di sampingmu bukan aku, jadi kecantikanmu mubazir"
me
pangeran playboy
"baik"
sebelum Rio menghampiri yuri, bastian sudah berada di samping yuri
"permisi apa aku mengganggu" tanya bastian dengan sopan kepada Ferdy
"tidak"
"bolehkan aku meminjam yuri sebentar"
" baik kak bastian silahkan aku tinggal dulu, daaa yuri, sampai ketemu lagi"
"by-by"
"ada apa pak eh, CEO eh" ucap yuri gugup
"gak papa cuma bosen aja"
__ADS_1
"oh kirain kenapa??? "
" memang mau mu apa, mau ku peluk?? " tiba-tiba bastian memeluk yuri dari belakang.
Rio yang melihat yuri berpelukan dengan bastian merasakan cemburu...
"apa-apan cewek tu menyuruh ku menemuinya untuk melihat dia berpelukan dengan laki-laki lain.
" apaan si?? lepas yuri memberontak, tidak ingin di peluk bastian, diam ini adalah balas budimu, untuk ku yang menyelamatkan mu malam itu" ucap bastian dengan tenang
yuri hanya diam mendengar apa yang di ucapkan bastian, dia tidak mengelak lagi
"baik 2 menit, hanya 2 menit, tidak kurang tidak lebih"
"cukup lepaskan sudah 2 menit, aku tak mau ada orang yang salah paham dengan hubungan kita"
"memang siapa yang akan salah paham" ucap bastian dingin
"kau kan jomblo senior??? " goda bastian
"yang ku maksut bukan aku, tapi kau, siapa tau nanti pacarmu, melabrak ku"
"aku tidak punya pacar"
" yaelah tadi ngejek ternyata sama aja jomblo"
"beda kau jomblonya tidak laku, aku jomblonya karna akunya yang tidak mau" ucap bastian dengan pede
"sombong sekali anda bung, apa anda tidak pernah di tolak??
"belum dan tak akan pernah!!" ucap bastian dengan tegas
hahahaha yuri tertawa
" kenapa kau tertawa"
"kau begitu pede, selain sikap dinginmu ada sikap kekanak-kanakan juga"
yuri tertawa dan bastian tersenyum..
"senyum mu itu bagai kehangatan di tengah musim salju yang dingin" ucap yuri yang membuat bastian semakin tersenyum lebar...
di sisi lain Rio memandangi yuri dan bastian.
__ADS_1
"yuri, kau begitu dekat dengan kak bastian, apakah setelah perasaanmu abu-abu terhadap Juan, kau mulai membuka hati kepada kak bastian, yuri taukah kau hatiku sakit dan hancur" Rio menatap punggung yuri matanya berkaca-kaca..