Berawal Dari Cinta Rahasia

Berawal Dari Cinta Rahasia
episode 26 maaf


__ADS_3

"yuri bangun" mama tina memanggil


"yuri udah bangun ma" (memang enak punya mama, hidup berkecukupan, tapi membosankan ucap yuri)


yuri berjalan ke meja makan


"pagi papa mama"


"pagi sayang"


"hihihi"


"kenapa kamu yuri??


" ayah biasanya yuri panggil ayah, sekarang harus panggil papah, terus yuri punya mamah, rumah mewah, kayak nya yuri masih dalam mimpi pah"


" maafin papah ya selama ini kau harus hidup susah"


"he em, gak perlu minta maaf pah (sambil menggelengkan kepala). yuri malah bisa menghargai semuanya papa"


"udah -udah ayo sarapan, dan habiskan sarapannya"


"baik mama ku yang cantik"


di kampus......


"Hai sepupu" ucap farhan


"iyee, geli gue han"


"pagi yuri"


"eh juan pagi " sambil senyum paling manis


"giliran ama juan senyum kegilaan, sok manis!! giliran ama gue, sama sekali, pahiittt"


"Hai semua" ucap sita yang baru dateng bareng Rio


"kalian bareng lagi???, apa kalian sedang berkencan?? " tanya juan


"tidaaaa kk, bukan!! hanya searah, jadi Rio menebengiku(sita takut yuri salah paham, dan apa nanti kata farhan)


" oh kirain " ucap farhan agak jutek..

__ADS_1


"hemz, ja, kita duluan ya" sita menarik yuri pergi


"woy, tunggu, gue juga mau masuk kelas kali, ja juan Rio" ucap farhan


hining.... sebentar....


"Rio, gue rencananya mau nembak yuri"


"hems, apa urusannya denganku"


"apa kau tidak marah?? "


"aku tidak marah, tapi aku juga tidak akan biarin lo semudah itu nembak yuri"


"hahaha dasar lo Rio!!, gak mau kalah"


"kalok tentang perasaan gue ke yuri, mana boleh kalah!!! "


pulang kuliah seperti biasa.... yuri berjalan di taman, lalu dia duduk di bangku tangan...


"yo cewek ceroboh"


"hemz, rio(tiba-tiba memeluk Rio) Rio"


"ada apa?? "


"aku tak pernah marah padamu"


"tapi kau menjauhiku"


"aku hanya menguji perasaanmu saat jauh dariku"


"maksutnya?? "


"kau tak perlu tahu, yang perlu kau tau, kau harus berada di sisiku" (mengeratkan pelukannya)


"Rio, bolehkah aku berharap lebih(gumam lirih yuri)"


mereka melepaskan pelukan...


saat mereka bertatapan Rio mendekatkan wajahnya ke pada yuri. tapi......


ekhm.... ekhm.... ekhm...

__ADS_1


terdengar suara batuk mereka berdua menoleh...


"kak bastian???? "


"pacaran jangan disini!! " ketus


"enggak pak, kita gak pacaran"


"belum, bukan gak, tak menyentil kening yuri"


"aaawww, (tersenyum senang) "


"ikut gue, Rio"


"ja yuri gue duluan ya, gue ada urusan sama kak bastian"


"ok ja"


"ada apa kak?? "


"Rio gue suka sama yuri?? "


"haaaaa aku gak salah denger kak?? "


"gue suka sama yuri dari SMA??? "


"parah, kenapa kakak gak ungkapin??, kenapa bilang ke gue kak, kenapa saat Rio yakin perasaan Rio ke yuri"


"gue cuma ngomong ke lo aja?? "


"tunggu jangan-jangan, orang yang donororin darah waktu itu?? "


"iya gue"


"astaga!!! shiittt!!!! " saingan nambah lagi


"ok kalok gitu, kakak juga harus berjuang, semua keputusan ada di yuri. kalok kakak tetap diem kakak akan menyesal, lebih baik berjuanglah,"


"tapi Rio, "


"udahlah kak(menepuk pundak bastian) semua jawaban ada di yuri,.


aku, kamu, juan hanya bisa berjuang yang menentukan hasil nya yuri. siapapun yang di pilih yuri, kita harus Terima. "

__ADS_1


"ok, kali ini gue gak bakal, diem dan sembunyi lagi,"


"yost. ayok kita lihat siapa yang di pilih yuri. "


__ADS_2