Berawal Dari Cinta Rahasia

Berawal Dari Cinta Rahasia
episode 8


__ADS_3

malam sudah semakin larut


"trimakasih atas makan malamnya CEO bastian"


"panggil bastian saja, lagian aku mentraktir mu karna kau sudah membawaku melihat pemandangan yang begitu indah" ucap bastian dingin


"ciiih, bisa bisanya ada orang yang begitu dingin, bahkan musim salju tak sedingin dia"


dengus yuri


"baik aku akan kembali ke kamarku"


"baik bastian, selamat malam"


tak ada jawaban, bastian langsung meninggalkan yuri...


"cc ciiih hhhh dasar pangeran kutub!!!!!, betapa bodohnya wanita yang mau menjadikan dia pacarnya, bisa bisanya cowok sedingin itu banyak penggemarnya, gerutu yuri tak henti henti memaki bastian


"yuri!!!! "


"ah kamu sit, buat kaget aja"


"kamu lagi ngapain? kayaknya kesel banget. "


"bagaimana aku gak kesel, aku dengan ramah mengucapkan selamat malam padanya, nah aku malah cuma di tinggal gitu aja di cuekin, dasar pangeran dingin" romet yuri tiada henti


"hahahaha awas jangan ngeromet terus, awas tar kamu jatuh cinta lagi sama bastian"


"gak akan di hatiku hanya ada Juan. gak bakal ada yang lain. "


"Haiz anak ini, selalu bermimpi, bangun yuri, bahkan Juan tak pernah ada simpati terhadapmu, cintamu tak akan terbalas yuri"


yuri terdiam lesu, mendengar ucapan sahabatnya tu....


farhan yang tau mencoba memecah keheningan sesaat itu.....


"udah udah siapapun, dan apapun yang nanti terjadi terhadap kalian, aku akan tetap jadi orang yang selalu di sisi kalian" ucap farhan


"FARHAN" Ucap sita dan yuri bersamaan dengan mata berbinar, merekapun berlalu meninggalkan tempat itu, dan ke kamar masing-masing....


keesokannya...


"rio lihat ini," juan memperlihatkan kalung yang ia temukan di rumah sakit itu..

__ADS_1


"ini, apakah kalung cewek yang menyelamatkanmu" (berarti ini kalung yuri, dasar ceroboh, aku tak akan membiarkan Juan mengetahui bahwa wanita itu kau yuri) .ucap Rio dalam hati


"iya, aku akan mencarinya, sampai manapun, aku merasa aku harus bertemu dengannya"


"terus kau akan berbuat apa"


"aku akan menyelidikinya dengan cara ku"


"ok ok, kalau gitu kita lupakan sejenak masalah ini, ayo kita bersenang senang di resort ini"


mereka berdua berjalan ke arah pantai dan tiba tiba....


BRUUUUKKKKKK


tak sengaja yuri menabrak juan yang sedang berdiri di pinggir pantai


BYuuuuurrr


Juan pun jatuh ke dalam pantai berombak tu..


"shiiit, pagi pagi udah buat orang mandi dua kali, hey kecerobohannmu bisa membunuhku tau, jauh jauh dariku, dasar wanita siallll" umpat Juan terhadap yuri.


"maaf aku tidak sengaja" ucap yuri lemah


sita yang melihat perlakuan Juan terhadap yuri membuatnya geram


"hei CEO sombong, temanku sudah minta maaf, dia tak sengaja, kau tak perlu mendorongnya hingga jatuh"


Juan melangkah pergi tak menanggapi ucapan sita


Rio yang melihat tu... dia reflek langsung menggendong yuri menjauh.


"kau tak apa cewek ceroboh"


"au au sepertinya kaki terkilir, aku tidak menyangka akan di dorong oleh Juan"


"sudah jangan di pikirkan perlakuan dan ucapannya"


"rio apa aku pembawa sial untuk juan, bahkan aku belum berteman dengannya' apa aku begitu menjijikkan di depannya," yuri bersuara lirih dan bergetar, air matapun menetes di pipinya"


"suts yuri jangan bicara begitu, kau membuat hatiku sakit" ucap Rio


"yuri jawab aku jujur, apa kau menyukai Juan??? "

__ADS_1


(deg, pertanyaan Rio membuat yuri menangis semakin jadi)


"iya Rio aku menyukai Juan dari kita masuk SMA" ucap yuri lirih.


"huh bodoh kau yuri, kenapa kau tak jujur padanya, sebelum dia terluka dengan merry"


"terluka, apa tu karna merry berselingkuh"


" bukan hanya berselingkuh merry juga telah menyerahkan keperawanan nya dengan selingkuhannya, di malam saat Juan akan mengajaknya bertunangan, dan merry hanya menginginkan uang Juan saja."


"Astaga, itu salah ku Rio, itu salahku, kenapa dulu aku memberi tau merry bahwa Juan menyukainya, bahkan aku yang mengatur pertemuan Juan dan merry di kafe itu, aku aku aku bodoh Rio aku yang menghancurkan hati Juan, aku yang jahat Rio aku jahat"


"tidak yuri bukan bukan salahmu, kau tak bersalah, bahkan kau lebih menderita, kau pasti sangat menderita, saat lelaki yang kau suka menyukai wanita lain, dan kau membantunya untuk jadian, yuri hatimu begitu baik, tapi Juan tak pernah bisa melihat itu, yuri aku mohon buka hatimu untuk orang lain, agar kau juga bisa bahgia yuri"


Cup( Rio memeluk dan mencium kening yuri)


(terasa hangat, perasaan apa ini ucap yuri)


"te terimakasih Rio, kau begitu baik padaku" pandangan yuri kabur dan dia pingsan di pelukan Rio.


"yuri Hei hei bangun cewek ceroboh bangun, jangan jangan dia pingsan" Rio menggendong yuri dan membawanya naik mobil dan mencari ruma sakit terdekat.


Di rumah sakit


"kamu keluarga pasien"


"iya dok, saya pacarnya" ucap Rio


"dok sebenrnya yuri sakit apa dok"


" dia mengalami anemia akut mas, mungkin dia kelelahan dan kurang tidur.


"oh iya mas, maaf apakah ada keluarganya, dia membutuhkan transfusi darah, dan di rumah sakit ini, sedang ke habisan stok darah untuk pasien," ucap dokter


"apa golongan darah pasien dok"


"AB negatif, golongan darah ini lumayan langka mas, hanya 0,1persen untuk populasi di Asia ini mas"


"baik dok, saya akan menghubungi keluarga, dan seluruh bank darah di negara ini"


"tolong secepatnya ya mas, karna kondisi pasien lumayan menghawatirkan"


"baik dok, segera saya usahakan" ucap Rio

__ADS_1


__ADS_2