Berawal Dari Cinta Rahasia

Berawal Dari Cinta Rahasia
episode 12


__ADS_3

di dalam mobil Juan......


"turunlah, aku sudah mengatur semua keperluan mu, untuk pindah ke Universitas ini, dan setelah kau pindah kau akan menepati apartemen ku yang tak jauh dari Universitas ini, karna aku tau, rumahmu begitu jauh dari sini" ucap Juan kepada yesi..


"trimakasih CEO, atas kebaikan hatimu"


"kau selalu lupa panggil aku Juan, ini tak sebanding dengan kau yang menyelamatkan aku"


"RI, liat itu Juan dengan siapa?? " ucap sita


yuri menengok dan mendapati Juan yang sedang menggandeng wanita lain


"hemz, (sesak sakit, dadaku terasa sakit, sekilas perasaan ini yang pernah aku alami saat aku melihat Juan dan merry) mungkin pacarnya" ucap yuri sambil memberikan senyum palsu.


"lo gak papa kan ri, udah mending lo ama sita pergi aja dari sini, hindari juan!!" ucap farhan tegas


Semua siswa bisik bisik


(kudengar tu pacar barunya Juan, cantik ya couple banget, satu super ganteng satu super cantik)


"ya Tuhan kenapa hati ini harus sakit, toh aku gak pernah dekat dengan dia, buat apa aku merasakan sakit hati, yuri tenanglah tenang" ucap yuri dalam hati


"yuk kita ke kantin aja, kamu gak usah mikirin Juan lagi yuri, kamu kan yang bilang kamu itu cuma orang yang menyukai nya, dan kamu juga udah siap kalok melihat Juan bahagia dengan wanita lain, kamu gak harus sakit hati kan" ucap sita geram dengan tingkah kawannya itu, yang kekeh mau mencintai Juan secara diam-diam.


"iya sita aku tau.... biarkan cinta ini berawal dari cinta rahasia, dan berakhir juga dalam rahasia" ucap yuri sembari menghala nafas panjang...


Rio yang tau keadaan yuri langsung menghampiri yuri dan menarik tanganya


"ikut aku" ucap Rio


"kemana"


"cepat ikut, gak usah banyak tanya"


"baiklah, lebih baik pergi dari sini, dari pada aku terus melihat Juan dengan wanita itu, meski ku coba iklas tapi masih terasa sesak"

__ADS_1


"woy lo mau bawa yuri kemana dia ada kelas, hei Rio" teriak sita


" bodok gua gak denger" ucap Rio sekenanya


"aits sudahlah, dari pada yuri liat Juan terus nangis diem diem, mending di bawa Rio, biar dia tenang lagian aku liat Rio care kepada yuri".


" hei kita mau kemana playboy, main bawa masuk anak orang kedalam mobil"


"udah lo gak usah sok tegar, menangis, menangislah yuri, jangan kau tahan kali ini aku tau hatimu sedang sakit"


tanpa disadari yuri meneteskan airmata nya


"huaaaa aa tangisnya pecah, kau tau aku sudah mencoba menyembunyikan nya, kenapa kau tau itu, kau curang Rio, kau curang kau tau segalanya yang aku rasakan"


Rio menghentikan laju mobilnya....


"menangislah, jika itu dapat menenangkanmu.(sambil Rio membenamkan wajah cantik yuri ke dada bidangnya) luapkan semuanya, dan lupakan Juan"


"Rio, apa maksud mu,??? "


"aku tadi dengar kau,.. ah sudahlah lupakan, kita dimana?..


" kau sudah puas menangis, lihat kemejaku penuh dengan air mata dan ingusmu"


"tidak aku tak mengeluarkan ingus" huh dengus yuri


"hahaha dasar kau, sudah ada bukti masih mengelak, minggir kurasa kau betah sekali menyender di dadaku, apakah begitu nyaman" goda Rio


"apaan si kamu tadi yang menarik ku" sembari mendorong Rio menjauh....


"Rio membuka kemejanya"


"hei hei apa yang kamu lakukan, kau jangan coba coba mesum terhadapku"


"tak(Rio menyentil kening yuri) kau itu yang berpikiran mesum aku ingin mengganti kemejaku, masak aku mau keluar memakai, kemeja penuh ingusmu"

__ADS_1


"hemz," yuri tersipu malu mendengar perkataan Rio


deg..... (gila badanya bagus membuatku gerah gumam yuri, yang melihat dada bidang perut kotak kotak milik Rio)


"kenapa gadis ceroboh kau memandangiku, hingga air liur mu menetes, hahahahaha" Rio tertawa puas melihat ekspresi yuri


"apa apa, siap yang menatapmu, aku tak kan terpengaruh oleh badan pangeran playboy macam kau.. "


Rio mengganti kemejanya dengan kaos biyasa


(alamak, cuma pakai kaos biasa aja Rio masih begitu tampan, ah apa-apan aku ini, aku tak boleh memikirkannya ucap yuri dalam hati)


"kita mau kemana?? "


"udah ikut aku aja."(Rio menggandeng tangan yuri)


" eh kamu ini masih SMA apa, masak kamu ajak aku ke taman hiburan "


"emang SMA pernah ada yang mengajakmu kesini"


"adalah"


"siapa pacarmu???"


"bukan, dia cuma temen les piano ku dulu"


"laki-laki!!!! "


"iya"


"apa-apan dia ini, gak usah jawab jujur juga donk, jaga perasaanku kenapa, cemburu ni gua" ucap Rio dalam hati


"mau masuk gak ini" ucap yuri


"ya mau. apa kau sudah tidak sabar???? "

__ADS_1


"ok kita main Kincir ria dulu" ucap Rio antusias.........


__ADS_2