
"yo kalian lagi ngomongin apa??" ucap farhan
"mau tau aja lu, " ucap sita
"oh iya yuri kudengar kau mendapat biasiswa ke negara J, apa kau akan mengambil kesempatan itu?? "
"aku tak tau han, aku masih bingung lagian batas waktunya masih lama, aku tak harus memikirkan nya sekarang"
"bagus... berapa hari ini kita tidak ada mata kuliah, bagai mana kalok besok kita ke pantai, bibiku baru saja membuka resorts di sana"
"ok, aku dan yuri setuju, udah berapa lama kita tidak bersenang-senang bersama"
"baiklah besok pagi ku jemput kalian, bagai mana kalok ku ajak Toni??.hahaha" farhan tertawa
" tidak!! jangan ajak si gendut itu, dia akan selalu menempel padaku aku tak mau" jawab sita cemberut (Toni adalah fens fanatik sita)
Hahahahhahahaha.... Ketiga sahabat itu tertawa bersama-sama.....
pagi hari, mereka sudah berangkat menuju pantai menggunakan mobil farhan.
"ok kita sampai, ayo turun"
"oh indahnya bagus sekali pemandangan laut begitu biru, ombak kecil, rasanya aku ingin lari bersama ombak itu" ucap yuri
" oh farhan, ini teman-teman mu yang akan membantu di sini sebagai pelayanan, di pondok ini" ucap tina bibi farhan
"APA??? ucap yuri dan sita terkejut
" eh eh apa aku belum cerita pada kalian, kalok kalian kesini akan membantu bibiku, di pondok resort nya ini"
"FARHAN?!!! kau menjebak kami" ucap sita
HAHAHAHAHAHAHA.....
"kalian kan sahabatku masak kau tega aku yang imut ini bekerja sendirian di pantai ini"
"ciiiiihhh dasar, aku menyesal punya sahabat macam kau" ucap sita sambil memalingkan mukanya
(yuri terkekeh melihat tingkah kedua sahabatnya)
"sudah tak apa sit, kita nikmati saja beberapa hari ini, toh kita bisa menikmati sunset secara gratis."
"baiklah kali ini aku mendengarkan sahabatku yang cantik ini, sekarang farhan angkat koper kami ke kamar"
"baik nyonya" ucap farhan
yang membuat sita dan yuri terkekeh geli..
"besok adalah pembukaan resort kami, ada beberapa tamu penting yang akan datang, aku harap kalian bisa membantu bibi" ucap tina
__ADS_1
"baik bi kami tidak akan mengecewakan bibi" ucap mereka bertiga secara kompak.
"bisa kompak gitu ya jawabanya"
"haha kitakan sudah bersahabat sangat lama bibi, dari kami SD" ucap sita
"iya dan si tomboy ini yang menyatukan kita bibi.." ucap farhan sambil menunjuk sita
"sudah sudah kalian boleh istirahat dulu, dan mohon bantuannya buat besok" ucap Tina sembari pergi...
KEESOKAN HARINYA......
"yuri kau tampak cantik menggunakan seragam ini" ucap farhan
"yaelah cuma yuri aja yang di puji" ucap sita sinis
" kalok lu mah gak pantes di bilang cantik, hahaha"
"bilang aja aku terlalu cantik sampai kau tak dapat berkata," sembari sita mendekatkan wajahnya ke wajah farhan
deg deg deg deg (muka farhan memerah)
ekh ekhm
"kalian sudah siap" tanya Tina
SUDAH BI.... mereka menjawab bersama
aku ada tamu VIP, aku ingin kau mengajaknya berkeliling"
"baik bi"
"permisi CEO, ini yuri dia akan mengantar CEO berkeliling"
"selamat pagi CEO, saya yuri" yuri membungkuk, saat dia mengangkat wajahnya betapa terkejutnya dia.
"Juan, Rio, dan bastian" ucap yuri lirih.
"yo cewek ceroboh, kau yang akan mengantar kami, berkeliling, boleh juga"
"aku tak tertarik, aku akan kekamar saja" ucap Juan
"sayang amat kita dah disini kenapa kita gak bersenang-senang, bagaimana menurutmu kak" sambil merangkul bastian..
"kak?? maksudnya?? tanya yuri bingung
" apa kau tak tau bastian adalah kakak tiri Juan"
"apakah, apakah ayah Juan menikah lagi? apakah ibu tiri Juan ibunya bastian? apakah ini yang merubah kepribadian nya? " banyak sekali pertanyaan yang ada di pikiranku ucap yuri dalam hati.
__ADS_1
"sudahlah mari kita berselancar bersama, siapa yang menang hari ini akan di temani yuri sendirian" tantang Rio
"aku tak tertarik" ucap juan
"ok aku setuju" ucap bastian
"aku berubah pikiran, aku akan melawan mu bastian!!! " ucap Juan
" ok ok ok, kita bersiap"
setelah mereka berselancar dan pemenangnya adalah bastian...
"aiya gua kalah, kak bastian memang terbaik dech" ucap Rio
"karna sudah jadi kesepakatan hari ini yuri harus menemani kakak, sendiri. ok"
"cewek ceroboh jangan sampai tergoda dengan kak bastian ya, ingat pada pangeran playboy mu hahaha" ucap Rio sembari tertawa
"apa-apaan si kau dasar pangeran playboy tak tau malu.. " ucap yuri yang berjalan dengan bastian menjauh dari Juan dan Rio
"apa kau sangat mengenal Rio, ku lihat kau begitu akrab dengannya?? " tanya bastian
"akrab.. ti. tidak aku tak merasa kami dekat, hanya saja dia selalu mengganggu ku" dengus yuri kesal memikirkan perkataan Rio itu
"mari CEO saya antar anda berkeliling ke spot foto di pantai ini, disini ada spot bagus yang berada di atas, kita bisa melihat laut dan Sunset yang begitu indah dari sana....
silahkan.." mereka naik tangga menuju spot yang berada di atas tebing..
"betul katamu ini begutu indah (bastian bukan melihat pantai melainkan dia melihat punggung yuri yang menatap laut biru itu). yuri??? "
"iya CEO ada apa??? "
"jangan panggil aku CEO, panggil aku bastian"
" baik ce, eh bastian, oh iya aku mau mengucapkan banyak trimakasih, untuk malam itu"
"jangan sungkan, aku melakukan itu hanya karna kemanusiaan"
"dasar bisa-bisa nya aku berfikir dia begitu lembut tenyata dia masih saja seprti es batu yang begitu dingin" gerutu yuri lirih
"apa kau mengatakan sesuatu??? "
"ti tidak. aku hanya sedang menikmati momen indah ini" ucap yuri
yang membuat senyum simpul di sudut bibir bastian
" kau tersenyum" ucap yuri
"tersenyumlah kau terlihat hangat saat tersenyum" ujar yuri polos
__ADS_1
bastian hanya diam.....