
"yost, tante terlihat sangat cantik"
"kau juga terlihat sangat cantik yuri, "
"baiklah ayo turun tante, pernikahan akan segera dimulai"
"yuri?? "
"iya tante"
"bolehkah kau memanggilku mama"
"baiklah, mama"
"aku sangat senang memiliki anak seperti mu yuri, aku akan memperlakukan mu seperti anak kandung ku"
"yo tante, buruan turun om baskoro dah nunggu tu" suara farhan terdengar dari balik pintu.
mereka bertiga turun dari tangga.
semua mata tertuju pada pengantin
"kau sangat cantik yuri" bisik farhan
"geli gue denger pujian dari lo hahaha"
yuri dan farhan terlihat akrab mereka saling melemparkan tatapan.
"apaan si, turun tangga aja, pakek acara Tatap-tatapan sama cowok" dasar kau yuri kamu memang harus di beli pelajaran., Rio terlihat sangat cemburu
yuri mengedarkan pandang mencari rio
"hih tu cowok, baru dateng muka udah di takuk aja"
"sedangkan juan dengan tenang melambaikan yang nya ke arah yuri" memang juan is the best begitu coll dan tenang tidak seperti Rio gerutu yuri..
setelah acara pernikahan selesai.. yuri duduk di taman..
__ADS_1
"Hai, boleh duduk" ucap juan
"boleh, duduk aja"
"Ri, bolehkah aku bertanya??? "
" boleh mau tanya apa?? "
"apa kau menyukai rio??? "
"haaaa, kau bercanda mana mungkin aku menyukai rio?? tidak akan mungkin aku menyukai nya, dia itu hanya cowok yang selalu menggodaku, mana mungkin aku bisa menyukai nya.
tak sengaja Rio mendengar kata kata yuri tersebut..
"shit...sakit banget, apakah perhatian ku selama ini tidak berpengaruh pada perasaanmu yuri" sialll Rio mengacak-acak rambutnya..
"yo, pertanyaan macam apa juan. sudah jelaskan yuri itu menyukai mu dari SMA, kenapa kau menanyakan itu padanya" menahan sakit
"Rio,(ucap yuri lirih, kenapa hatiku sakit mendengar dia mengatakan itu), be be tul, mana mungkin aku menyukai pangeran playboy macam dia"
"kalian sangat lucu sudah jelas kalian saling suka, tapi sudahlah selama kalian tak mengakuinya masih ada kesempatan untuk mendekati yuri" ucap juan dalam hati.
"apaan si juan" yuri merasa canggung
"ok gue kesini gue mau pamit, gue juga dah pamit sama om tante, ja"
setelah acara pernikahan selesai..
di kamar yuri..
"hei bodoh-bodoh kau yuri, kenapa kau mengucapkan itu, huh, apa Rio akan marah, tapi aku juga tak salahkan mana mungkin dia menyukai ku, ah kenapa ini sangat mengganggu aaaaahhhhhh sialllll, huh kenapa mendengar ucapan Rio aku merasa sakit, ahhh, bukan kah aku sudah menyukai juan sejak lama"
" di tempat lain"
" Rio menghabiskan malamnya di club malam, dia menghabiskan puluhan wine, membuatnya tak sadarkan diri"
"setelah Rio sadar, gue di mana"
__ADS_1
"lo di rumah gue?? "
Rio mengedarkan pandangan mencari asal suara.
"lo...?? "
"kenapa lo gak suka berharap banget yang nolong lo yuri"
"tidak juga, gue sudah tau persaan yuri ke gue, gue terlalu pede aja kalok dia punya rasa ke gue"
"maksut lo?? "
"tak apa?? "
"mandilah, dan ganti baju lo, gue ada baju farhan di sini, kayaknya muat"
"thanks, udah nolongin gue semalam"
"gue nolongin lo karna lo temen sahabat gue"
"ok ok"
"yo makan dulu, gue ada kelas pagi,"
"ok gue anter"
"heeee, naik apa?? lo aja semalem gue yang bayarin naik taksi"
" lo meragukan gue, gue mah tinggal telpon mobil, udah di bawah kontrakan kecil lo ini"
" ya ya orang kaya bebas"
"hahahhaa, lo tau itu"
"saat Rio ketama manis banget" gumam sita
"woyy buruan ".....
__ADS_1
" ok"